2Min/1Shoot/Yes He is Mine


Title : Yes He is Mine

 

Pairing : Romantic

 

Cast : Tumin

Shinee

SNSD

F(x)

 

Author : TAEMpe

 

Ini epep debut :’) seneng banget waktu diterima jadi author disini. Rasanya itu kayak.. emm.. kayak… yah kaya waktu pertama diterima jadi author >.<

Gomahamnida sudah memberi saya kesempatan (_ _) *bow* xD xD

 

========

 

Majalah, Televisi, Radio sampai Koran semua tengah membahas tentang kemunculan bintang baru dari Korea Selatan..

Choi Minho..

Seorang anak dari keluarga Choi, pewaris tunggal salah satu perusahaan terbesar di Asia ini merintis karir nya sebagai selebriti, dan di terima dengan senang hati oleh masyarakat, terutama remaja. Flamers julukan bagi pecinta Choi Muda ini, kini tersebar dimana-mana. Bahkan sampai ke seluruh Dunia.

 

Membintangi beberapa drama yang laris di pasar dunia. Menjadi model video klip band atau penyanyi ternama. Tidak butuh waktu lama untuk menjadikannya seorang bintang, karena parasnya yang tampan, suaranya yang melengking, senyumannya yang mematikan, wajahnya yang ideal, bentuk tubuhnya yang sixpack dan kepintaranya menjadi model ia sukses di dunia hiburan.

 

Namja yang mempunyai hobi bermain basket ini juga, bukan hanya menjadi bintang di masyarakat, tapi dia juga seorang bintang di sekolahnya. Dia tak pernah mendapat rangking dibawah dua. Dan ia juga menjadi seorang bintang dikeluarganya.

 

===============

 

“Kau tau Minho oppa kan?” tanya seorang yeoja pada teman-temannya.

 

“Apa kau gila. Menanyakan hal itu pada kami! Tentu saja kami tau! Dasar babbo” jawab yeoja di sebelah kiri dan menjitak yeoja tadi yang bertanya.

 

“Minho hyung itu calon pacarku” namja cantik disampingnya berbicara, dan langsung mendapatkan beberapa benjolan dikepalanya.

 

“Cih. Dia itu namjaku” melotot marah pada namja tadi.

 

“Dia itu Minhoku!”

 

“Annia, dia punyaku!”

 

“Aku!!”

 

“AKU!!”

 

“AKUUUUUU”

 

Sesosok namja cantik melewati sekerombolan siswa yang kini memperebutkan bintangnya itu. Menatap jijik, hei tentu saja. Belum tentu kan Minho mau dengan mereka? Tapi mereka sudah memperebutkannya. Ckck

 

Mengabaikan siswa tadi dan segera berlari kekelasnya, yah karena untuk keberapa kalinya namja cantik ini terlambat.

 

“Taemin!!” melambaikan tangan pada namja cantik yang tengah berlari, kini menghentikan langkahnya dan berbalik, mendapati sahabatnya tengah berlari mengejarnya.

 

Taemin. Nama namja cantik itu, dia seorang siswa biasa yang tidak terlalu popular, hanya segelintir orang yang mengenalnya. Cantik? Yah itu sebutan yang pantas untuk namja cantik ini. Dia sekolah di sekolah terbaik pertama di Korea.  Dia cukup beruntung dalam masalah ini, karena namja cantik itu tidak terlalu pintar, yah dia sebenarnya pintar hanya malas saja u,u.

 

“Jino-ah” tersenyum saat sahabat imutnya kini berdiri disebelahnya dengan ekspresi wajah lelah, sehabis lari mungkin.

 

“Hosh..Hosh..Hosh” menstabilkan nafasnya.

 

“KYAAAAAA!! MINHOOOOOOOOOOOO”

 

“MINHOOOOOOOOOOOOOOOO”

 

“MINHOOOOOOOOOOOOOOO”

 

Teriakan beberapa siswa saat mobil mewah masuk keparkiran sekolah. Taemin dan Jino yang kini berada di lantai atas, menengokan wajahnya ke bawah. Melihat namja tampan itu keluar dari mobilnya dengan beberapa pengawal.

 

Kedua namja cantik itu menatap tak percaya pada lautan manusia dibawah sana, begitu banyak siswa dari sekolah ini sendiri dan beberapa siswa dari sekolah lain, bahkan ada banyak sekali yeoja atau namja yang tak memakai seragam, sepertinya menyempatkan diri datang kemari.

 

“Ck sebanyak itu fansnya?” tanya Taemin tak percaya, yah walau ini bukan pemandangan langka tapi tetap saja namja cantik itu kaget melihat lautan manusia yang semakin banyak.

 

Yayayaya, namja cantik ini tau siapa Minho. Bahkan tadi saat ia memasuki gerbang sekolah, disana sudah mengumpul beberapa namja dan yeoja yang membawa spanduk bertulisan macam-macam dan emm.. aneh, yah tentu saja aneh.

 

“AAAAAAAAH~Oppaaaaaaaaa” bahkan kini sudah banyak siswa-siswa yang mendesak di belakang, kanan-kiri Taemin, bahkan Jino pun ikut-ikutan meneriaki nama namja tampan itu.

 

“Aish ayok pergi!” ajak Taemin mencoba menarik tangan Jino.  Jino menatap kecewa Taemin saat ia sudah terbebas dari lautan manusia itu “Wae? Kau menyukainya?” tanya Taemin.

 

“Tentu saja aku seorang namja normal yang memiliki keinginan menjadi pacar Minho sunbae” jawab Jino dengan suara seseorang yang berpidato.

 

“Ck” Taemin berdecak dan melangkahkan kakinya menuju kelas. Jino menatap sebentar kearah tempatnya berdiri yang sudah sesak dan lebih memilih mengikuti Taemin.

 

Sudah ku bilang, Minho itu juga seorang idola di sekolah, dia seorang kapten basket dan sunbae yang baik. Dan sejak saat ia menjadi seorang idola, banyak orang asing yang masuk kesekolah ini dengan raut kesetanan, sudah banyak yang diusir oleh pihak sekolah, namun masih saja terus datang dan bertambah.

 

Walaupun ini jarang terjadi, yah sangat jarang, hei Minho itu orang yang sibuk. Jadi tidak salah saat ia masuk sekolah banyak Flamers yang ingin melihatnya memakai seragam dan sekolah.

 

=======================

 

Bel istirahat berbunyi, Taemin bangun dari duduknya dan berniat pergi kekantin, sampai sesosok yeoja datang dan masuk dengan buru-buru dan menahan Taemin.

 

“Cakkama” teriaknya “Taemin look!! Aku mendapatkan tanda tangan Minho” yeoja itu menerbang-nerbangkan selembar di depan wajah Taemin. Taemin mebuang nafas nya.

 

“Yuri Nunna, sudah ku bilang aku tidak tertarik” ucap Taemin hampir prustasi. Yah ia dan Yuri nonna, anio, tepatnya Yuri nunna selalu bersaing dengan Taemin, yah itu yg ada di pikirannya. Dulu Yuri dan Taemin sempat mengikuti dance battle di kejuaraan ajang yang cukup bergensi, sama-sama membawa nama sekolah. Namun Yuri kalah dari Taemin. Dan semenjak itu, Yuri selalu ingin bersaing dengan Taemin.

 

“Untukuuuuuuuuuuuu!!” tiba-tiba datang seorang yeoja yang langsung menarik kertas itu.

 

“YAK! LEPASSS!!!”

 

“ANNI. KAU YANG LEPASS!!”

 

“TIDAK AKAN!!!”

 

Kedua yeoja itu berebut selembar kertas yang hanya berisikan tanda tangan Minho. Setelah beberapa saat datang lah segerombolan yeoja lainya yang membantu ‘bos’ nya masing-masing.

 

“Yak! Kau tidak sopan!! Ayok lepaaaaaaaaaas” teriak Yoona pada Victoria yang terus membantu Krytal untuk menarik kertas itu. Hingga terus tarik-menarik pun terjadi, yang membantu Krystal lah, yang membantu Yuri lah. Dan keduanya sama-sama keras kepala.

 

Taemin menggeleng tidak percaya, hei mereka itu sepupuan.. ckckck persaingan keluarganya menurun pada anak mereka.

 

Taeminn melangkahkan kakinya menjauh, perutnya sudah tak terkontrol lagi. Lapaaar~. Ia berjalan kearah bangku Jino dan mengajaknya kekantin.

 

==============

 

“Yak ampuun!” untuk keberapa kali, jalanya terhalang oleh Minho. Ia menatap tak percaya, kini kantin penuh oleh manusia. Ia sudah tidak tahan, perutnya lapar. Tapi saat melihat desakan manusia di sana, Taemin mengurungkan niatnya dan memilih kembali ke kelas.

 

Jino mempunyai pikiran yang sama dengan Taemin dan lebih memilih untuk mencicipi setiap makanan yang dibawa teman sekelasnya.

 

=============

 

“Sekarang Songsaemin tidak bisa mengajar”

 

“Yeeeeeeeeeey” teriak seluruh siswa bahagia, bahkan Taemin sangat bahagia, Ia rela memberikan satu kardus penuh untuk mengganti dengan tidak hadirnya guru Fisika. Yah Taemin sangat membenci Fisika.

 

“Tapi. Besok ulangan”

 

“Yaaaaaaaaaay” seluruh siswa langsung mengeluh.

 

“Tak ada tapi-tapi.. sampai ketemu besok” songsaemin pun pergi meninggalkan kelas.

 

=============

 

Taemin, Jino dan beberapa teman lainya terlihat sedang menunggu makanan di kantin. Untung saja sekarang jam kosong, ia tidak bisa membayangkan jika tidak ia akan mati kelaparan dengan rumus-rumus Fisika.

 

Kantin terlihat sepi, karena mungkin hanya kelasnya yg kini mendapatkan kelas kosong. Beberapa siswa lainya ada yang diam di UKS mengaku-ngaku sakit, namun hanya untuk menggoda penjaga UKS atau hanya sekedar tidur siang. Beberapa lainya pergi ke perpustakaan, dan Krystal dan bawahannya entah pergi kemana.

 

Makanan datang, Taemin pun senang (?) saat makanan datang, saat itu juga Minho datang dan kantin yang tadi sepi kini kembali heboh.

 

Minho melirik ke arah Taemin dan tersenyum padanya. Taemin segera mengalihkan pandangannya saat beberapa pengikut Minho menatapnya tajam. Taemin menelan saliva dan lebih memilih pergi meninggalkan kantin. Jino pun menatap benci kearah Minho. Hei makanan mereka belum disentuh sedikitpun.

 

==============

 

“Aku pulang” Taemin melangkahkan kakinya masuk kedalam rumah.

 

“Kau sudah pulang?” tanya sesosok namja cantik dari arah dapur.

 

“Belum” jawab Taemin, ck pertanyaan yang konyol.

 

“Heh?” Kibum menghentikan parade masaknya dan menatap kebelakang dimana Taemin sedang asik menikmati sajian diatas meja “Ayo kau bantu aku menyiapkan makan malam” ajak Kibum.

 

“Malas” jawab Taemin.

 

“Yak!” Kibum hendak melemparkan spatulanya. Taemin tersenyum lebar menggoda ummanya itu.

 

“Ne, arraseo umma” jawab Taemin “Aku ganti baju dulu” Taemin melangkahkan kakinya ke lantai atas.

 

Sebenarnya Kibum itu bukan umma kandung Taemin, ia hanya merawat Taemin saat Taemin sudah tidak mempunyai keluarga. Tepatnya 8 tahun yang lalu.

 

Heechul umma Taemin, sakit parah dan meninggal. Sedangkan Hangeng appa Taemin meninggal karena kecelakaan pesawat saat pulang dari Beijing, tanah kelahiran appanya.

 

Jadi tidak salah, jika tidak ada lagi rasa canggung antara keduanya.  Kibum sudah menyayangi Taemin seperti anak kandungnya sendiri. Begitupun Taemin.

 

=============

 

Taemin mendudukan dirinya di sofa, memakan cemilannya. Ia sangat lapar. Ingat kan bahwa ia belum makan dari sekolahnya, dan saat ia ingin makan. Dengan tegas Kibum menolak dan melarangnya, ia harus makan saat anggota keluarga sudah lengkap. Taemin memutar bola matanya, jika saja Kibum tau bahwa ia belum makan selain sarapan dan beberapa cemilan hasil paksaan Jino pada teman sekelasnya.

 

Kesal jika ia mengingat Minho. Ingat?

Dia telah membuat paginya suntuk.

Membuat kepalanya pusing karena pertengkaran Yuri vs Krystal

Membuat ia harus menahan lapar saat istirahat.

Membuat ia harus menahan lapar untuk kedua kalinya saat Minho datang bersama para pengikutnya.

Membuat ia mendapatkan tatapan tajam dari para pengikutnya.

Membuat ia cemburu.

Membuat ia ingin rasanya menendang para pengikutnya itu.

Membuat ia ingin menjitak kepalanya.

 

“Huuuh” Taemin membuang nafas panjang. Dan memfokuskan pada televise di depannya, film kartun kesukaanya. Spongebob.

 

“Halo Minnie” suara bass hinggap ditelinga Taemin dan sebuah tangan kekar memeluknya dari belakang. Mencium leher Taemin beberapa kali. Taemin menjauhkan tubuhnya.

 

“Yak Minho! Cepat ganti baju sana!!” teriak Kibum pada anaknya itu.

 

Minho memutar matanya dan menatap Taemin yang masih sibuk dengan kartunya. Melangkahkan kaki dan berdiri di depan Taemin. Menghalangi televise yg masih menyala. Taemin menatap Minho tajam. Minho terkekeh dan mencium bibir Taemin kilat dan berlari saat ummanya mengancungkan spatula.

 

Minho, Choi Minho anak kandung dari Choi Kibum dan Choi Siwon, teman bermain Taemin selama 8 tahun, yang bisa menjadi kaka yg baik bagi Taemin, sahabat disaat Taemin membutuhkan seseorang untuk mendengar ceritanya, menjadi dokter disaat ia sakit, memberikan pelukan disaat Taemin takut, memberi rasa hangat disaat Taemin kedinginan, memberikan pundaknya disaat Taemin menangis. Dan.. seorang suami yang sah bagi Choi Taemin.

 

Minho dan Taemin sudah menikah sekitar 8 bulan yang lalu, sebelum Minho memulai debutnya. Dan tidak ada yang mengetahui itu, bahkan Jino sahabat Taemin sendiri tidak tau. Dirahasiakan dari pihak sekolah dan public.

 

The end

 

=============

 

Gomawo :’)

141 thoughts on “2Min/1Shoot/Yes He is Mine

  1. ciyeeeeee taemin…..
    kudu pura” gakenal dan ga tertarik ke minho, padal nyesek banget :p wkwk
    mana jino jg ikut’an suka lg ke minho😄
    buakakakaakakkaka
    lagian taemin kenapa gabilang aja, kalo minho itu suami *eh pacarnya, gitu…
    biar ga pada ribut~~
    karena kalo bilang minho suaminya, pasti mereka bakal dapet masalah.
    hahahaha

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s