OUR FATE/ONKEY-2MIN/6 OF?


foreword

ANNYEOOOOOOOOONG~~

kembali lagi dengan yua author lama update dikarenakan sesuatu hal ==”

oke ini adalah lanjutan our fate nya .. ada yang nungguin kagak ya? kayanya ngga ada tuh >,< huuuh.. maap ya kalo part ini buat kalian emosi gtu *plak
da gtu ga panjang2 amat, kepala saya pusing karena belom tidur T__T

terpaksa update ngetik di pc , keburu ilang feeling da gitu masih mikirin White Lies, sumpah  setress *lirik kei* huweee T__T

WARNING

1. FF ABAL,SINETRON,LAMA *pundung

2. ALUR NGACO*plak

3. cerita nya punya saya onewnya juga*plak

4. DONT BASH ME OKAY ^^

5. KOMEN YANG PANJANG WOIII!!

miss typo? maap yaaak .__.V

Cast                  : Onew,Key,Taemin,Minho

Support Cast : Jonghyun, Jino

Genre               : sad (?), romance, Life.

Length             : sepanjang jalan kenangan kita bergandeng tangan *plak

.

.

.

Di kamar key,

“baby~~ aku datang, bagaimana kabarmu eumh? Ah kau masih tertidur ya? Bangunlah, kau sudah satu minggu tidak bangun baby~~ tidakkah kau merindukanku eoh?”onew mengelus pipi key lembut.

“……………….” Tidak ada respon.

“baiklah, sekarang aku akan memandikanmu, otte? Aku tidak mau ada yang menyentuh baby ku~~ sekarang aku membasuh tubuhmu ya~~”

Onew membuka piyama kancing key perlahan, satu demi satu kancing ia buka. Ia kaget, tidak percaya apa yang ia lihat ini, apakah nyata? Ia menyentuh perut key yang sangat kurus itu, bukan.. bukan itu yang membuat nafasnya tercekat, tapi sesuatu.. tanda? Tanda inikan?

RIBBON??

*****

Di pantai ..

“hyuuung~~ kejar akuu!! Ayooo~~ tangkap akuuu…kyaa kyaa kyaa >,<” taemin berlarian dengan senyum merekah di bibirnya yang manis.

“YA! YA! Jangan berlari nanti kau terjatuh! Taemin aa~~ chhakkaman..” seru namja tampan yang nampak terengah – engah  mengejar namja manis nya yang berlarian seperti anak kecil. Ckck

Ya, mereka adalah Taemin dan Minho, setelah Taemin merengek meminta ke Pantai, akhirnya Minho mengabulkannya walaupun harus melalui banyak penderitaan *lebai minho/plak

GREP

Minhoberhasil menangkap namja cantik berambut panjang pirang ini kepelukannya. Ia memeluknya dari belakang lalu mengangkatnya dan memutar tubuhnya.

“kyaaaa!! Minho hyung turunkan aku! Kyaaa… pusing tau!” taemin meracau setelah diangkat tangan kekar minho.

”ada syaratnya?!”

”mwo?” taemin menoleh menatap minho curiga dan menyipitkan matanya.

”ppopo” minho mulai mengerjai taemin.

Haaah~! Sayang sekali sepertinya minho lupa kalau taeminnya terkadang bisa sangat ”pervert” ?*plak

”bagaimana bisa kalau posisinya seperti ini hyung? Pabo?!” taemin masih digendongan minho dan masih diputar – putar.

HUP

Taemin turun lalu segera memutar tubuhnya memandang kekasihnya ini, eh kekasih? Entahlah sejak kapan menjadi kekasih pun ia tidak tau, yang ia tau ia mencintainya, mencintai namja ini begitu dalam.

Taemin menatap lama mata teduh itu, mata yang dirindukannya perlahan ia menyentuh pipi minho dengan kedua tangannya masih menatap nya dalam. Sementara minho hanya terpaku ditatap seperti itu oleh malaikatnya.

Ah shit! Taemin jangan pandang aku seperti itu, aku ingin memakanmu, oh Tuhan tolong jangan siksa aku. Bagaimana bisa Engkau menciptakan makhluk sesempurna ini?

”hyung..can you close your eyes please?”taemin masih menatap minho yang tanpa ia tau jantung minho mungkin sudah mau meledak.

“mw..mwo? wae?..”

Ssst..taemin menutup bibir minho dengan telunjuk kanannya.

Akhirnya minho menuruti kemauan ajaib taemin nya itu. Ck terkadang minho merasa taemin nya ini anak yang ajaib, ia selalu bisa membuatnya menuruti semua keinginannya. Hey! Siapa yang bisa menolak taemin sih?

Perlahan taemin mengusap mulai dari kening minho. Kening yang lebar,pikirnya. Kening yang selalu ingin ia kecup sayang, lalu turun ke matanya, mata indah yang mampu menyihir taemin, mata teduh seperti bulan purnama. Ia memainkan bulu mata minho sampai minho bergidik geli dan minho hanya bisa tersenyum diperlakukan seperti itu. Lalu turun ke hidung mancung minho, ia menyentuhnya pelan dengan telunjuknya dari atas batang hidung minho sampai bawah. Lalu ia mengusap pipi minho lembut.

Tes..

Tes..

Entah kenapa Taemin menangis, tapi tak ada suara,tak ada isakkan. Hanya air mata nya keluar begitu saja. Minhopun tidak menyadarinya sama sekali.

”hyung..dengarkan aku dan tetap pejamkan matamu karena ku tak mampu berbicara jika kau menatapku..”
”ne~ bicaralah” minho menjawabnya dan tersenyum. Ah senyum yang indah, taemin yakin tidak satu orangpun di dunia ini yang tidak menyukai senyum indah minhonya.

”hyung…ini adalah kening ku, milikku tidak ada yang boleh mengecupnya selain aku,arra?”

Minho hanya tersenyum geli mendengar pernyataan taemin. Imut sekali, pikirnya.

”lalu ini, mata besar keroro ini juga hanya boleh melihatku, lalu hidung mancung ini juga hanya boleh bersentuhan dengan hidungku, lalu bibir ini ju-hmmpph…”

Minho sudah tidak tahan mendengar malaikat manisnya itu mengabsen dan menyatakan kepemilikan anggota tubuhnya (?) . Lalu ia mengecup singkat bibir manis taemin sedikit mengulumnya lembut.

”iyaa barbieku sayangku malaikatku, see? Semuanya milikmu . Im yours.. semua yang ada di diriku hanya milikmu milik Lee Taemin seorang” ucap minho lembut seraya menarik pinggang taemin kepelukannya. Ia mengusap air mata taemin yang sempat mengalir.

”hehe…hyung gombal~!” taemin memukul pelan dada bidang minho.

”eoh? Gombal? Ck~ aku ini tidak gombal,aku katakan yang sejujurnya, lalu kenapa kau tiba – tiba menangis eumh? Aku kan sudah bilang dari dulu aku tidak suka melihat air matamu…”minho mengelus pipi taemin dengan ibu jarinya.

”hyung.. air mata ini bukan air mata sembarangan, ini adalah air mata kebahagiaan. Aku juga tidak tahu, tapi air mata ini menetes begitu saja saat aku menatap wajahmu. Hyung.. gomawo~” taemin membalas pelukan minho mengeratkan tangannya dileher minho namun wajah mereka masih berhadapan merasakan semilir angin menyapu rambut mereka. Hanya deburan ombak yang terdengar dan pastinya debaran jantung mereka yang mereka dengar karena posisi mereka yang begitu dekat.

”tidak, kau tak perlu berterima kasih padaku, karena sebenarnya akulah yang berterima kasih padamu, kau datang mengubah hidupku. See? Aku menjadi seorang dokter pun karena dirimu, aku tau arti mencintai juga karena dirimu taemin. Lalu apa lagi yang kurang dari hidupku? NONE! Jadi akulah yang harus berterima kasih padamu. Jeongmal gomawo~”minho menempelkan kening mereka dan bermain dengan hidung mancung taemin.

”aniya~ kau terlalu baik hyung, terkadang aku merasa tidak pantas untukmu. Aku hanya seseorang yang lemah yang bisa mati kapan saja aku .. a hmmppptt-..

Lagi, minho menutup mulut yang berbicara tidak tentu arah itu dengan ciumannya. Awalnya taemin kaget namun perlahan ia membalas ciuman lembut itu. Tanpa sadar minho meneteskan air matanya disela ciuman mereka. Taemin merasakannya. Ia merasakan hangat air mata minho, namun bukannya mengusap air mata itu dan menghentikannya namun ia malah memperdalam ciuman mereka, karena ia juga menangis. Mereka menangis dalam ciuman itu, entahlah sepertinya kecupan hangat dan air mata itu lebih baik daripada melanjutkan pembicaraan mereka.

Grep

Minho melepaskan ciumannya dan menarik bahu taemin menjauh lalu menatap kedalam matanya. Menatap dengan sangat dalam.

”taemin~ dengarkan aku, mulai sekarang jangan lagi berkata yang tidak – tidak, aku tidak peduli berapa lama kita bisa bersama, aku tidak peduli apapun selama ada kau disampingku, yang aku mau hanya satu. Bertahanlah lebih lama taemin! Bertahanlah untukku, karena aku bertahan untukmu.Tidak peduli berapa waktu yang bisa kau berikan untukku, tidak peduli jika aku benar – benar tidak bisa menyentuhmu lebih dari ini, karena di hatiku hanya ada satu nama Lee Taemin dan sampai alam baka pun aku tidak akan pernah melepaskanmu, ah ani! Kau akan bersamaku sampai tua karena aku yakin kau akan sembuh dan aku akan menemukan caranya aku berjanji” minho berkata tegas menatap mata lembut taemin.

Taemin terdiam, ia hanya terpaku dan seperti terkunci kedalam mata minho. Ia tidak habis pikir bagaimana bisa seorang Choi Minho begitu mencintainya sampai seperti ini ? ia mengorbankan hidupnya hanya demi aku? Aku yang tidak tahu kapan saja ajal bisa menghampiriku? Lalu apakah aku harus meninggalkannya sementara aku sangat mencintainya Tuhan?apakah aku egois membiarkan dia menderita? Ani~ dia seharusnya tidak egois, minho masih mempunyai masa depan yang panjang dan yah ia sudah memutuskannya. Ia harus segera meninggalkan minho walaupun itu berarti sama saja MATI untuk Taemin.

oh Tuhan, please stop the time…

”hyung~ jeongmal gomawo dan mianhae~” lirih taemin pelan sangat pelan bahkan minho tak mendengarnya karena tertutup deburan ombak.

”taemin~~”

”ne..”

”sebaiknya kita kembali ke rumah sakit, aku takut onew hyung mencarimu”
”ani~ sebentar lagi ya hyung.. aku masih ingin memandang laut ini, ohya aku juga ingin memandang sunset.. kekeke~~”

”mwo? Sunset?tp itu kan masih lama minnie~aa” minho mengernyitkan dahi nya. Sebenarnya itu hanya alasan saja, sebenarnya minho sudah tidak tahan kalu berada dekat taemin ia merasa ingin lebih dan takut menyakiti taemin nya. Dan OMG taemin sekarang sangat sexy di mata minho, rambutnya tergerai indah melambai tersapu angin pantai, matanya yang sendu, bibirnya yang manis. Oh yeah! Minho juga tidak tahan melihat kaki taemin yang terekspos ditambah lagi dari tadi banyak namja yang memandangnya dan berbisik mengatakan ”pssst cantik sekali yeoja itu ya, aduh manis nya ck~” WHAT?! YEOJA?! Hahahha.. minho ingin sekali berteriak bahwa sosok manis ini adalah namja! Oh hell yes! Namja?! Cantik? Terus kenapa? Aneh? So what? Aku mencintainya walaupun ini aneh, ia tak peduli. Malahan banyak yang cemburu melihat mereka. Ckckck.. minho rasanya ingin meninju satu – satu namja yang memandang taemin intens seolah menelanjangi taemin nya itu. SHIT!

Grep

Lagi taemin menggenggam tangan minho dan membawanya ke bibir pantai, duduk berdua. Ia menyenderkan kepalanya dibahu minho masih menautkan jemarinya erat seolah tidak ingin lepas. Minho tersenyum dan hanya bisa mengikuti kemauan taemin. Ia duduk dan mengusap lembut rambut taemin menahan gejolaknya ingin menyentuh taemin yang demi tuhan he is so damn freaking sexy!! Ah ayolah minho tahan dirimu okay!==”

SREET

”eh?”

”ini! Tutup kaki mu itu dengan jaketku! Issh~!”

”mwo? Apa sih hyung? Kenapa memang? Ini kan pantai?”

”iya ini pantai! Dan di sini banyak mata – mata brengsek yang dari tadi memandangmu?! Apa kau tahu? Hah? Jangan sampai aku menghajar mereka semua” cerocos minho kesal.

Taemin hanya terkekeh geli, ckck ternyata minho nya ini sangat cemburuan. Manis sekali.

****

Semenjak ia lihat tanda itu onew terus – terusan menangis. Ia menangis bagaimana ini bisa terjadi eoh? Key adalah ribbon? Ribbon adalah key? Lalu? Takdir kah? Bagaimana bisa ia tidak menyadari ini dari awal.

Flashback

”huweee…… umma~!! Umma~!!” seorang namja kecil menangis meraung – raung menangis di pinggir jalan.

Saat itu onew sedang lewat dengan sepedanya bermaksud menjemput adiknya, taemin di sekolah.

HUP

Onew turun dari sepedanya dan memarkirnya di samping anak itu.

“gwenchana? Hey.. kenapa kau menangis adik kecil?” onew menepuk pundak namja kecil itu.

”huweee.. ummaa~~ umma~~” ia masih saja meneriakkan umma nya. Sepertinya anak kecil ini hilang. Ckck bagaimana bisa eoh?kasihan sekali

“ne..ne.. dimana rumahmu? Biar hyung antarkan pulang ne?aku membawa sepeda, lihat kan? Itu sepedaku” onew menunjuk sepeda kuningnya.

Lalu namja imut ini terdiam sedikit memiringkan kepalanya seolah menimbang – nimbang tawaran onew. Ckck dasar anak kecil sudah mau ditolong masih saja berpikir ==’’

“baiklah~ ayo bonceng aku! Cepat! Hyung~ aku mau naik sepeda!” namja kecil ini langsung tertawa riang begitu melihat sepeda.

WHAT?! Anak ajaib! Tadi dia nangis sekarang dia tertawa riang hanya gara – gara sepeda? Jangan – jangan anak ini berpura – pura menangis agar aku memboncengnya ==’’

Akhirnya onew membonceng anak itu, anak itu bernyanyi riang dan memeluk erat pinggang onew. Onew hanya tersenyum melihat tingkah anak ini, yah sangat manis seperti adiknya,taemin.

Waktu berlalu sampai onew lupa ia harus menjemput taemin di sekolah.

”ah! Aku lupa! Taemin!” onew berhenti mengayuh sepedanya lalu  menepuk jidatnya.

”eh? Hyuung~ kenapa berhenti? Aku masih mau jalan – jalan! Aaaaa…huweeee..” namja cantik ini menangis lagi tidak karuan.

Onew bingung setengah mati. Kalau taemin tidak dijemput dia juga bisa menangis seperti ini bahkan lebih parah ia bisa diacuhkan taemin satu minggu! Ah eottohke?

”mianhae~ adik kecil, ayo kita pulang dimana rumahmu eoh? Hyung harus menjemput adik hyung, jeongmal mianhae~lagipula pasti kau sudah dicari umma mu kan?ayo katakandimana rumahmu?” onew berbalik dan menatap namja kecil ini. Ah ia baru sadar namja kecil ini memiliki mata kucing yang sangat indah.

”……….”

Tak ada jawaban, yang ada hanya mata kucing ini masih menatap onew dengan mata yang berkaca – kaca berharap onew masih mau menemaninya bermain.*________*

”hhh~~ adik kecil besok kita main lagi ne?hyung janji besok kita naik sepeda lagi..otte? sekarang aku antar kau pulang yah..”

”baiklah~ ini sudah sampai kok, ini rumahku” namja cantik ini menunjuk rumah besar berwarna coklat berpilar tinggi dan yeah tentu saja ini rumah orang kaya kan?

”mm..mwo? kenapa kau tidak bilang daritadi .. yasudah sana masuk, pasti umma appa mu sudah menunggu”

”ani~ aku tidak punya appa ataupun umma~” namja imut ini langsung mengubah ekspresi wajahnya.

”eh?” onew kaget dan melihat perubahan drastis wajah anak ini. Ekspresi yang sangat.. sedih? Kesepian? Entahlah rasanya melihat wajah itu membuat jantung onew tercekat.

”ah sudahlah, aku masuk dulu, hyung sepedamu itu bisakah ditambah busa joknya eoh?pantatku sakit sekali dibonceng disitu?! Huuuh…” namja imut ini meneput pantat nya pelan.

”mwo?” 0____oa anak ajaib pikir onew.

”ah.. hyung ini tidak mengerti juga.. yasudah aku masuk, annyeong~”

“chakkaman! Siapa namamu?”onew berteriak memanggil namja imut tadi.

“ribbon! Panggil aku ribbon?!”namja tadi berlari masuk dan melambaikan tangannya meninggalkan onew dengan sejuta tanda tanya dikepalanya.

Hah? Ribbon? Apa aku salah dengar? Nama apa itu? Ribbon? Pita? Aigoo~~ anak aneh.

Akhirnya onew pergi dan mengayuhkan sepedanya cepat sebelum adiknya yang manja itu histeris karena terlambat menjemputnya ==’’

Di kejauhan namja tadi yang tidak lain adalah key, tersenyum senang.

“Jinki hyung~~ kekeke~ kena kau?!”

Endflashback

 .

.

.

Ya ribbon adalah key, key adalah ribbon. Oh tuhan rasanya kepala onew mau pecah. Ia meringkuk lemah disisi kasur key memeluk lututnya membenamkan kepalanya dalam lututnya. Tubuhnya bergetar, ia mati – matian menahan air matanya yang ingin pecah. Ia tidak ingin menangis meskipun sekarang dadanya sangat sesak, sakitkah? Sangat!!

Key…ribbon.. maafkan aku.. aku dulu meninggalkanmu,  lalu sekarang sepertinya Tuhan menghukumku karena meninggalkanmu eoh? Tapi haruskah dengan cara seperti ini? Aku bahagia..bahagia telah menemukan  mu.. cinta pertamaku. Tapi kenapa ini terasa lebih sakit? Sesak,harusnya sekarang aku bahagia bertemu lagi denganmu yang aku nantikan selama ini, ah ribbon..tapi kau sekarang terbujur lemah. Ini menambah sakitku. Aku bersumpah tidak akan pernah melepaskanmu lagi. Tidak akan…

”hyuuung~~..”suara parau dan lemah memanggilnya

”eh?” onew mengerjapkan matanya, apa ia salah dengar? Sepertinya ia mendengar key?ah pasti ini hanya halusinasinya.

“hyuung~~onew hyung ~”

SNAP

Onew berdiri dan menengok key nya yang berlinang air mata. Ternyata ini bukan mimpi. Key nya sadar! Ia sadar…oh Tuhan terima kasih. Tolong jangan ambil dia dariku lagi.

Perlahan onew mendekati key dengan air mata yang tiba – tiba mengalir begitu saja. Ia menggenggam tangan key lembut menatapnya. Key membalas genggaman tangan hangat onew lalu menaikkan satu tangannya. Onew seolah mengerti dan menggapai tangan itu dan menempelkannya dipipi nya.

“ne~ baby ini aku onew hyung mu tersayang, hehe.. kau sadar kah? Bagaimana harimu? Apa yang sakit eoh?’ onew memeriksa key. Key hanya tersenyum lemah. Yah ia masih lemah mukanya masih sangat pucat.

“ck, chakkaman aku memanggil dokter dulu ne~”

GREP

Key menahan tangan onew seolah tidak ingin ditinggalkan sedetik pun. Key menggelengkan kepalanya pelan “jangan tinggalkan aku~” suaranya lirih.

“aku hanya memanggil dokter sebentar sayang~ aku tidak pergi, aku di sini dan tidak akan pernah meninggalkanmu lagi”onew mengusap lembut kepala key.

Akhirnya key mengerti dan melepaskan genggaman tangan nya. Lalu  dokter datang dan memeriksa keadaannya. Tak lama kemudian dokter keluar dari kamar key dan bertemu onew yang menunggu di luar dengan cemas.

”dok, bagaimana keadaannya?”

”ne~ onew sshi~ dimana keluarganya?”

”ah, jonghyun sshi sedang ada pekerjaan di luar jadi saya yang menjaga key sementara ini, ada apa dok? Saya akan menyampaikannya nanti pada jonghyun sshi?” onew meyakinkan dokter.

”baiklah~.. hmm.. keadaannya masih belum stabil, untunglah dia cepat sadar. Sebenarnya ini semua bergantung pada keyakinan key sshi sendiri, selain ia juga harus segera mendapatkan donor ginjal yang cocok”

“dok, apa saya bisa memberikan ginjal saya?”
”tergantung onew sshi~ apa golongan darahmu?”
”golongan darahku o”
”nah, itu dia kau tidak bisa mendonorkan ginjal karena golongan darahmu onew sshi, tetapi selain golongan darah harus sama, ginjal pun harus benar – benar cocok, golongan darah key sshi B, namun walau begitu agak sulit menemukan ginjal yang cocok untuknya”

“lalu? Bagaimana dok? Tidak adakah jalan lain? Apa kita harus menunggu tanpa kepastian seperti ini??”

”hhh~ tenanglah onew sshi, saya berusaha semaksimal mungkin, paling tidak sampai key sshi mendapatkan donor ginjal yang cocok ia harus bertahan karena keadaannya melemah, dan sekarang kita juga harus banyak berdoa semoga ada mukjizat” dokter berusaha menenangkan onew dan menepuk bahu nya pelan.

Onew seperti dilempar ke jurang, jantungnya melengos, berat, ini sungguh berat. Sampai kapan ia menahan melihat penderitaan orang – orang yang ia cintai? Sebegitu beratkah hidup?

Mukjizat katanya? Cih!! Aku tak percaya! Mukjizat apanya? Semuanya hancur, semuanya berantakan, adiikku sakit, umma appa pergi, sekarang apa? Key? Lalu aku harus MENUNGGU MUKJIZAT? Hah! MUKJIZAT tidak pernah ada dalam hidupku. Yang ada hanya LUKA dan PENDERITAAN! Enak sekali dokter itu berkata mukjizat? Jika yang terbaring adalah anaknya apakah dia bisa setenang itu hah? Rasanya aku ingin meninjunya!
key~ jika saja aku bisa memberimu ginjalku aku akan memberikannya, bahkan aku bersedia memberikan segalanya untukmu,jantung?hati?mata?everything! hanya untukmu. Apa artinya aku hidup jika hidupku seperti ini? SHIT!! Key.. jeongmal mianhae~~ 

Tak lama onew menghubungi jonghyun untuk memberitahu nya perihal keadaan key.

”yeoboseyo” onew menempelkan iphone4 berwarna putih dikupingnya.

”yeoboseyo~ ah onewsshi  wae?”

”jonghyun sshi, key siuman dan………”

”mwo?? Jinjja?”

”ne~………..”

”baiklah aku akan segera kesana, tolong jaga adikku dulu onew sshi. Gomawo~”

PIP

****

CKLEK

Pintu terbuka, onew memasuki kamar key lagi. Ia pandang lekat wajah kekasihnya ini. Lemah, pucat,tidak berdaya. Onew bersumpah seandainya ia bisa bertukar keadaan, ia rela asal tidak melihat orang – orang yang sangat ia cintai terluka, menderita untuk kesekian kalinya. Key tertidur, nafasnya teratur, sepertinya ia disuntik lagi tadi dan harus terlelap. Perlahan onew mengusap lembut pipi tirus key. Ia membungkukkan wajahnya, meneliti tiap inchi wajah key dengan telunjuknya, dari kening turun ke hidung dan berakhir di bibir tipis key. Perlahan ia mengecup singkat bibir key,sangat lembut. Betapa kagetnya onew ketika key membalas kecupannya. Ia membuka mata  dan melihat key yang sedang tersenyum manis.

“eh? Kau sudah bangun? Hmm~~ baby nakal yaaa~” >,<
”kau yang nakal! Mencuri cium saat aku tidur, hehe~ tentu saja aku bangun kalau ada yang menciumku selembut itu”jawab key asal.

Mereka berdua tersenyum dan saling memandang. Key memandang kekasihnya ini, ia menahan tengkuk onew dan bertahan di depan wajahnya, merasakan hembusan nafas masing – masing. Key memejamkan matanya, onew mengelus lembut pipi tirus key.

“hyung~ gomapta~” lirih key pelan.

“for what baby? Tidak ada, aku lah yang berterima kasih karena kau sudah bangun, kau tahu? Aku hampir gila menunggumu sadarkan diri eumh? Aku merindukanmu, aku sangat merindukanmu, sungguh” onew mengecup singkat kening key.

Tes..

Tes..

Tes..

Key lagi – lagi meneteskan air matanya. Bukan, bukan air mata kepedihan tapi ini adalah air mata kebahagiaan. Ia sangat bahagia bisa mencintai dan dicintai terlebih oleh namja tampan dan berhati emas seperti onew. Oh sungguh ia tidak ingin meminta apa – apa lagi kepada Tuhan. Ia sangat Bahagia.

”sssst… uljima~ heeumm aku tahu~ kau minta ppopo yaaah? Ayooo akui saja, ckck”onew menaikkan turunkan alisnya menggoda kekasihnya ini.
”mw..mwo- hmmppfttt

Onew mengunci rapat bibir key. Ia sapu lembut dan mengulumnya dengan lembut. Hey! Mereka sepertinya lupa ini rumah sakit? Ckck.. orang menjadi gila kalau dimabuk asmara >///<

Key hanya diam dan menikmati (?) perlakuan onew. Sungguh onew sangat lembut, ia sangat menyukainya. Namun kelamaan ciuman ini menjadi agak..eerr.. full of passion? Entahlah siapa yang memulai tapi terdengar suara – suara kecupan dahsyat (?) dari kamar key. Ckckckck

****

“hyuung~ mau kemana? Bukan kah masih ada pasien?” tanya  seorang namja imut.

”eh~ aku lupa, jino~yaa aku harus ke rumah sakit, adikku sadarkan diri, aku minta tolong kau carikan dokter jaga yang lain atau kau handle saja pasien lain? Otte? Sekalian belajar lah.. mereka tidak begitu parah kok, aku yakin kau mampu. Ne~? Annyeong~~” jonghyun langsung berlalu tanpa mendengar respn jino yang sedang terbengong tak percaya dengan apa yang ia dengar barusan? 0____0

”aish~~ jinja.. aku? Menangani pasien? Yang ada nanti aku yang sakit jiwa, aku kan hanya psikiater amatir. Haaaah~~ adiknya yah? Hmm.. aku belum sempat menanyakannya. Haah semoga saja adik jjong hyung baik –  baik saja” jino bermonolog ria setelah ditinggal pergi sosok tampan tadi.

Ah~ lebih baik aku pergi menemui ahjumma~sepertinya keadaannya membaik. Biar pasien – pasien ini ditangani dokter lain saja. Aku belum sanggup menangani orang sakit jiwa akut seperti mereka, rasanya aku ingin menjedoti saja kepala mereka supaya kembali waras. ==’’

****

Taemin tertidur pulas di mobil. Haaah~ setelah sekian lama minho membujuknya akhirnya dia mau pulang juga,susah sekali membujuk taemin. Taemin tidak tahu minho sudah sangat jengah dengan tatapan namja sialan yang terus saja memperhatikan taeminnya di pantai  tadi. ia bersumpah tidak akan membiarkan taemin memakai pakaian minim (?) lagi. ==a

Akhirnya mereka sampai di rumah sakit. Minho tidak tega membangunkan malaikat cantiknya ini. Ia memandangi sejenak wajah taemin dan mengelus pelan pipi taemin yang entah sudah berapa kali ia melakukannya.
”taemin~aa kita sudah sampai, bangunlah…”bisik minho lembut dikuping taemin.

”eeuunnggh~~” hanya erangan malas yang keluar dari bibir taemin.

“Huuff. Yasudah aku gendong yah, minnie ku pasti lelah sekali eumh?” tak terdengar jawaban, tampaknya taemin benar – benar kelelahan. Yah bagaimana tidak taemin minta jalan – jalan lagi ke taman bermain, naik bianglala lah, makan permen kapas, waah hari yang panjang dan ini sudah larut.

Minho turun dan membuka pintu mobil lalu mengangkat taemin dengan gaya brydal style. Perlahan ia jalan memasuki loby diiringi bisikan perawat yang sibuk bergossip. Sebagian lagi bertepuk tangan kecil menyaksikan dua sosok sempurna ini.
”Cih dasar tukang gossip, berisik sekali” minho mencibir =3=

Lalu ia menaiki lift menuju kamar taemin.

CKLEK

Minho membuka kamar Taemin dan ia kaget mendapati sosok yang sedang duduk di sofa menatapnya penuh amarah.

DEG

”Mati aku” batin minho. Ia melihat onew melipat tangannya di dada dengan tatapan yah.. murka?

”dari mana kalian? baringkan taemin di kasur dan aku perlu bicara empat mata padamu SEKARANG!” Onew berkata pelan namun minho dapat merasakan aura kemarahan dari nada nya. Yah inilah resiko yang ia takutkan sepertinya ia akan babak belur lagi? ==’’

”n..ne~ hyung” minho perlahan membaringkan taemin di kasurnya takut – takut taemin terbangun.

Cklek

Pintu kamar taemin ditutup dan sekarang mereka pergi ke ruangan minho.

BUGH

”auw” ringis monho. Telak ia dipukul diperutnya.

”minho.. aku  rasa otakmu masih berjalan dengan baik dan seharusnya kau sebagai dokter yang PINTAR  tidak melakukan hal bodoh ini?!” onew berkata dingin masih menatap minho penuh amarah karena telah membawa adiknya pergi tanpa sepengetahuannya.

”mi..mia-

BUGH

Lagi bogem mentah ditujukan di perut minho. Minho tahu onew nya sedang sangat emosi tapi ia mencoba tidak melawan karena ia tahu ia memang salah.

”baiklah, hyung pukul aku sepuas hatimu, jeongmal mianhae~” lirih minho memegang perutnya yang agak nyeri terkena pukulan onew.

Nafas onew memburu, ia sungguh tidak habis pikir minho bisa seidiot ini membawa taemin keluar begitu saja tanpa ijinnya. Tangannya terkepal,  darahnya seolah naik ke kepalanya, membuatnya tidak bisa berpikir dengan kepala dingin. Amarah menguasainya, lebih tepatnya rasa takut luar biasa menghantuinya. Takut… takut ditinggalkan lagi.

HENING

Keduanya terdiam, onew akhirnya runtuh, tubuhnya merosot, bergetar dan meninju lantai untuk meluapkan emosinya. Pengaruh kabar buruk key itu mungkin juga mempengaruhi emosi nya yang tidak stabil. Ditambah ia harus melihat taemin dibawa pergi minho keluar.

”hyung~ mianhae~ aku sudah menolak mati – matian, tapi taemin bersikeras minta keluar. Lagipula aku menjaga taemin dan see dia tidak apa – apa. Aku akui aku memang salah tidak izin padamu tapi taemin yang memintanya”
”lalu kalau taemin memintamu mengajaknya pergi dan melakukan hal yang berbahaya yang bisa membahayakan nyawanya kau menurutinya begitu? You?!!” onew membentak kasar minho suaranya masih tertahan seperti menahan tangis.

”hyung~ aku tahu aku salah.. ma-

”terlambat! Kau telah merusak kepercayaanku, kau tahu aku bukanlah orang yang mudah percaya, apalagi ini menyangkut hidup adikku, kau tahu artinya HAH? Ini adalah hidup mati adikku?! JANGAN BERCANDA DENGANKU CHOI MINHO! DEGARKAN AKU, MULAI DETIK INI JANGAN PERNAH MENEMUI ADIKKU LAGI DAN AKU TIDAK SUDI KAU MENJADI DOKTER PRIBADINYA LAGI!” onew berkata tegas menatap minho yang menatapnya tidak percaya.

DEG!

Minho seperti kembali ke masa lalu, saat ia mati – matian mendapatkan restu onew demi taemin. Lalu apa sekarang? Kejadian itu terulang lagi karena kesalahan bodohnya? nafas minho pun memburu  ia mengepalkan tangannya, emosi. Yah siapa yang tidak emosi jika dipisahkan oleh orang yang dicintai eoh?!

”terlambat hyung~ aku sudah memutuskan, sampai alam baka pun aku tidak akan pernah melepaskan taemin. Setelah apa yang aku lalui selama ini lalu aku harus melepasnya? Haah~ kau jangan bercanda hyung!”minho menaikkan nadanya.

”oh ya?! Bercanda? Apa aku terlihat bercanda? Hei choi minho! Kau lah yang bercanda dengan nyawa adikku! Otakmu itu kenapa? Ada yang rusak kah? Kau tahu kan penyakit adikku? HAH? Aku tidak ingin melihatmu lagi! Jangan pernah menampakkan wajahmu di depanku ataupun adikku. Oh ya aku akan pindah dari rumah sakitmu ini!” onew pergi meninggalkan minho.

BLAM

Pintu tertutup. Menyisakan minho yang terdiam ia meremas dada nya.sakit? lebih dari itu! Ia tidak siap! Ani! Ia tidak akan bisa hidup tanpa taemin!

Tanpa mereka tahu sebelumnya taemin mendengar pembicaraan mereka  ya taemin….

Taemin side ..

Mianhae hyung~~ aku tahu akan seperti ini, aku telah merencanakan semuanya, aku tahu onew hyung akan melarangmu menemuiku dan hanya inilah satu – satunya cara. Aku sangat mengerti, tapi sungguh aku juga tak mampu meninggalkanmu.. jeongmal saranghae~ tapi aku tidak pantas untukmu hyung~ aku sakit, aku tidak bisa membahagiakanmu, aku lemah, aku tidak mungkin membuatmu menderita menjagaku setiap saat. Terima kasih kau sudah mencintaiku seperti ini. Di kehidupan selanjutnya, aku berjanji aku tidak akan sakit dan aku akan mengejar cintamu. Mianhae~ choi minho kau selalu ada di hatiku. My eternal love..

Setelah taemin mendengar semuanya, ia lega akhirnya rencana nya berhasil meskipun ini harus menyakiti semua orang, hyungnya, cintanya, hatinya. Andai saja mereka tahu ia lah yang merasakan sakit, sangat sakit melihat orang yang kita cintai menatap kita dengan tatapan sedih? Bukannya taemin tidak tahu,ia tahu sangat tahu kalau minho selama ini diam – diam menangisinya. Ia sungguh tidak tega. Awalnya ia pikir ia bisa bertahan, sedikit saa ia bisa egois. Tapi tidak setelah umma minho datang dan mengatakan hal yang membuatnya sadar. Umma minho mengatakan hal yang sangat menyakitkan…..

Taemin bergegas kembali ke kamar saat onew mau keluar. Ia tidak boleh terlihat, lalu ia kembali tertidur seolah tak terjadi apa – apa. Tak lama onew ke kamarnya dan mencium keningnya. Taemin masih tersadar, ia menahan air matanya.

Jeongmal mianhae~~

…………….

CKLEK

Pintu kamar terbuka, masuklah seorang namja tampan memakai kemeja baby blue kotak – kotak. Dia adalah jonghyun, ia menghampiri key yang sedang terlelap. Ia mengusap kepala key dan menncium kening key pelan agar key tidak terbangun. Namun key terbangun mendengar suara decitan bangku yang jjong tarik.

“euungh.. hyuung~ kau datang?”

“eh? Mianhae kau jadi terbangun, istirahatlah.. ya aku datang untuk menemani adikku yang cantik ini eumh” jjong mendekat dan memainkan hidungnya dengan key. Key hanya terkekeh geli.

“ah hyung~ kau telat kenapa baru datang? Isssh.. =3=” key mengerucutkan bibirnya imut.

“hh~~ mianhae~ aku tadi sedang ada praktek, kau tahukan pasien ku sangat banyak, yaah mungkin karena aku tampan?” jjong tersenyum lebar dan mengusap dagu nya membanggakan diri” =.=a

“ah..ne~ne~ hyungku memang tampan tapi sayang belum laku juga. Ckck.. ironis” key mencibir.

“mm..mwo? ya! Kau! Ishhh…lihat saja tak lama lagi aku akan mendapatkan kekasih”  =3=

”haha..ne~ ne~ aku menunggunya, semoga itu benar – benar terjadi, jangan sampai aku keburu mati duluan yah…”

”…………………”

”hyung?”

”kau… sudah berapa kali harus kubilang jangan berkata seperti itu hah? Eerrgghh~~! Kau benar –benar! Kau itu akan sembuh! Arraseo?” jjong menyentil pelan kening key.

”oh ya!Adaberita baik?!”

“mwo?”

“dengar…. Umma sudah membaik, ia sudah mau mendengarkanku. Dan ia sedikit mulai mengingatmu key! Hebat kan? Tidak lama lagi ia pasti menjengukmu” jjong tersenyum manis dan mengusap kepala key lembut.

”jinjja?” key menutup mulutnya tidak percaya. Matanya berkaca – kaca.

“sstt.. nah nah! Jangan menangis, jelek sekali wajahmu kalau menangis?!” jjong buru – buru mengusap mata key yang sudah berkaca – kaca.

“aah~ hyung aku bahagia, akhirnya umma sadar, setidaknya…. Ah ani! Aku pokoknya bahagia sekali!” key tersenyum manis memperlihatkan lesung pipitnya yang cantik. >///<

”ne~ makanya kau harus semangat ne~?!kau pasti bisa sembuh.. percayalah….” jjong memeluk dan mengusap punggung ramping key.

…………….

Di tempat lain..

”Ahjumma.. aku dataaaaang”

Ahjumma itu hanya tersenyun simpul melihat namja imut ini mendatanginya lagi, entah kenapa ia mengingatkan nya pada putra nya yang manis.

”ne~ ahjumma ayo sekarang kita makan ne~ aku suapi yaaa?”

”tidak usah aku bisa sendiri….” ahjumma tersenyum melihat tingkah namja imut ini yang sangat periang.

Omo!! Ahjumma sudah bisa bicara?0_____0

 .

.

.

.

TBC

eaaa eaaa.. Tubercullosis again ==”

mian ya part ini gaje maklum ini buatnya baru*plak
eh sumpah ya guee begadaaang buat ini>,<” so please comment!!!

kalo ngga? guee sumpahiiiin pada gatel2 *plak
ah pokoknya komeng dah, mau jelek bagus kan tergantung reader. okay ^^

JANGAN LUPA DI LIKE YAK . HOHO.

GUE CINTA YANG KOMEN N LIKE. EMMUAAAH >,<

OHYA

HAPPY 3rd ANIVERSARY 2MIN! YEIIY ^^v

57 thoughts on “OUR FATE/ONKEY-2MIN/6 OF?

  1. ampun dan itu onkey.. key lagi sakit tetep poppo2an.. hebatt.. salut deh ama onkey,,

    eh itu tetem knp? knp sengaja ngejauhin dirinya ama minho? emang umma-nya minho ngomong apaan?

    ayodong.. taekey jangan pada metong ya???

  2. huwaaaa,,,,knapa adeki2ny pada sakit semua??
    adekny lee jinki sakit keras n adekny kim jonghyun juga sakit keras…
    knapa pada sakit2an sih??
    kasian pan abang2ny…..
    minho jg kasian karena harus jauh dari minnie n ternyata tu minnie yg ngrencanain…
    kasian abang minho dong minnie…
    ntar kalo abang minho jadi pasiennya abang dino gimana coba??
    pan kasian,,,,,

  3. aaaaaaaaa,,,,keeeeeeeyyyy sadaaarrr,,,,XD
    whaaaaaaattt,,yaa!!yua onn, apaaa ituuuu???
    knpa jd gt si taem am minhonya,,??min2 tdk trimaa,,pmreka hrus slalu brsama
    andwaee,,,andwaee,,,andwaee,,><

  4. wah wah wah…. Pertama-tama saya mau mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada sang penulis yang saya tahu bernama Yua atas ketidak telitian saya yang mengira bahwa karya Our Fate adalah karya Kak Kei, sungguh saya minta maaf yang sebesar-besarnya. Tapi sungguh sebelumnya saya telah membaca karya ini melalui situs jejaring sosial yang dimiliki oleh sang Author hingga chapter kelima. Kak Yua, sungguh saya minta maaf sebesar-besarnya yah. Tapi jujur aku tu nyari ni ff di fb, tapi ga ketemu karena aku lupa judul ma author ni ff sebelumnya pas di fb, hehehe maaf ya Kak..

    back to the story

    Ribbon. Awalnya aku kira Ribbon itu istilah asing untuk istilah medi,ternyata itu nama si Key. Jadi si Key udah kenal si Jinki sebelumnya?? Trus kenapa Key ga tahu kalo si Onew itu si Jinki?? Atau jangan-jangan Key udah tahu kalau si Onew itu si Jinki??

    Protectif banget yah si Jinki, masa si Taemin dibawa keluar gitu aja marahnya sampai kaya gitu?? kasian kan si Minho nya kena bogeman si Jinki.Sampe dua kali pula. Trus apa pula yang diomongin emaknya Minho sama Taemin ampe Taemin nyerah gitu.

    Ngga sabar nunggu chapt berikutnya ini, apa yang bakal dilakuin Minho agar tetap bisa bersama Taemin. Apa bisa Taemin hidup tanpa kehadiran Taemin? Apa key tahu kalau Jinki tahu bahwa Key adalah Ribbonya yang notabenenya adalah cinta pertamanya? apa Jjonghyun akan berhasil mengenalkan Jino(aku rasa pasangan Jjonghyun disini ya si Jino ini) kepada adiknya, Key???

    Dari awal baca ni ff di fb, ni ff enak banget dibacanya. Smooth, so Rommantic apalagi bagian OnKey. Tapi jujur aja di ff ini yang paling menonjol adalah OnKey Couple. tapi tetep 2min momentnya juga ga kalah ehem. Penggambaran karakternya pas, biar alur maju mundur, tetep bisa dimengerti isi ceritanya. Suka banget ma rayuan-rayuan bak dari Onew ke Key atau Minho ke Taemin. Bener-bener bisa bikin yang baca melambung jauh tinggi keangkasa.

    TOPlah buat sang penulis

  5. mengapa jadinya seperti ini?…..mengapa?……

    chingu…… buatlah taemin & kay membaik………… dan Q mohon epep ini di lanjutkan ya…..
    karna sepertinya sudah lama s’kali kami menunggu lanjutan epep ini chingu……

    kan sayang s’kali epep seDaebak ini ga di teruskan,
    Di tunggu dengan segera kelanjutannya ya chingu….. Harus Kudu Wajib di Lanjutkan ya ;))

    kami tunggu…..!!!!!!!…….

    FIGHTING!!!!!!!!

    ~GOMAWO~

  6. Pingback: OUR FATE/ 2MIN – ONKEY/ 7 OF? « suunSHINee YAOI Fanfics

  7. Koq sy mlah trharu sm kisahx 2min dr pd onkey,kykx 2min lbh kshn mna ummanya minho udh ngomong mcam2 sm taem….huhuhuh sedihx….

  8. HAHAHAHAHAHAHAHAHA *ketawa bonamana
    Mian author ini komen saya telat banget mohon mangap sekali lagee (-_-) *bow
    Tapi ini saya sudah komen saya usahakan komen semaksimal mungkin(?)/plakdziing~

    “Onew membuka piyama kancing key perlahan, satu demi satu kancing ia buka…”
    Ini mohon maap yah…pas bagian ini perasaan dan pikiranku larinya ke yadong *akh ketauan
    Soalnya yaa dunia perkancingan ga jauh2 dari itu kan? *ngasal
    Eh tapi aku suka bag. Ini karena…yaa karena aku pikir bakal macem2 *busetbusetbuset*maklum abis puasa*plak
    Err~ ribbon itu apaan sieh ? key tatoan di perut gambarnya pita gitu ?

    2min nya boook … gilaaak ini semuuttt abeess..yang di pantai itu adudududuh…saya bentol2 ini….aaaaa…!!!
    Yg ngabsen itu sama kisukisu basah(?) sama cemburu2nya minho …aaa-aaah *gileee apaan dah
    Bagian gombalnya suka jg tuh … minho vs onew adu gombal(?)/plak
    Onkey nya kurang garem ah itu/plak coba yg kancing2 itu dilanjut/plak lagi pasti jadi sedep2 gurih enak/jedotin pala
    Flashbacknya no komen/plak lagi terus dan lagi lanjut aja
    Entah kenapa kalo ada onkey anak kecil blm dpt pilnya…kalo tumin malah lebih seneng yg chibi/ini apaan sieh ngomongnya

    DAN…apa itu ngetem sengaja maksudnya ??? jadi emang sengaja biar 2min broken gitu ? pengorbanan cinta ? *penyakit sinetindo kambuh*plak
    Keytae pada mo metong semua…okelah terserah author itu mah…
    saya sekarang lagi konsen ke ….
    JONGNO !!! AAAAAAAAA !!!! KYAA KYAA KYAA !!!!
    Jongno lop yu muah muah pokoknya saya cinta jongno aigoo~❤❤❤❤ < 3

    Jadiin jongno jadiin jongno … jongno jongno jongno…
    #tebar kaset 2minonkey nc 21 plesplesplesples ke adminsuunthors#
    #tebar duit ke suunders#
    Next part semut lagi yaa..ya ya ya ?
    Semut ah semut …nyerempet ence jg boleh …

    Nb : eh, beneran loh masa aku gatel2 abis baca ini ff dan ga komen2 …
    Sampe2 aku make salep kulit biar ga gatel/curhat salah target

    Hahahahahahahaha ngaco sumpah ini komen saya maaaaaaap….maap karena telat sangat banget dan ngaco *bow
    #add backsong for this comment Semua UntukNya by Haddad Alwi ft. Anti#
    #PLAKPLAKPLAK digampar se er te #

  9. Hhu jgn smpai tetem sama minho dpiisahin dong .. Ksian min

    Itu si key cpet smbuh dong biar happy ending smua
    Kekekeke

  10. itu kenapa Taemin kayak gitu (T^T)
    lo g boleh mati~
    g boleh pisah sama Minho~
    pokoknya g boleh!

    kenapa saat Key kembali sama semangatnya justru Taemin yang g punya semangat?!
    Kenapa?!?! Kenapa thor?

    Itu yang ketemu Jino ibunya Jjong yah?
    Uooo~ calon mertua~ *plakplak

  11. Poor minho udah dapat bogem plus harus di pisahan dari taemin T_T
    Entah kenapa aku jadi dapat bad feeling ya, aku ngerasa kalau taemin mau donorin ginjalnya buat key
    Hmm

  12. taemin yg ngerencanain semua? yaampun taem itu menyakiti minho + onew ,
    Key udah siuman . Hore
    Ouh,, ribbon itu cinta masa kecil’a onew
    Ribbon = key
    TAKDIR onkey slg mncintai
    Smakin yakin yg bkl donorin ginjal’a buat key itu umma’a

  13. Taemin knpa kau tga mnykiti Minho dan drimu sndri…??
    astga~~frustasi bca crta nhe..
    Org yg d sapa Jino psti Umma Kim brsaudra…

  14. Yahhh. Kejadian dulu terulang lagi deh ho-_-
    Oh tapi si tae sengaja ya? Emang emak nya si menong ngomong apaan sama si baby? Dasar emak emak rempong–”

    Si key baru sadar nyu-_- maen ciam cium aje/? Tahan bang. Control ur feelings:*

    Haiiii. Wahai namja namja cantik, jangan pada atit dongggg :”

  15. ulala si nyonya Choi tua trnyta yun, jahara pisan!!! si Taeby diracuni bwt ninggalin abang Ming, TEGA. semoga HAPPY END

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s