[2Min/1S] My House Maid


Annyeooooong,

Hahaha, padahal lagi di desa. saya bersyukur karena tanteku buka usaha warnet. jadi aku bisa nge-net deh. cerita ini terinspirasi dari komikku yang dah lama hilang entah kenapa aku pengen banget Minho jadi karakter yang ada di komik yang tidak kuketahui judulnya. ceritanya aku gak tahu sama apa nggak? kayaknya sih ada yang sama apa nggak? mungkin ini lebih Gj dari yang asli? selain dari komik itu, ff ini juga terinspirasi dari novel yang aku baca beberapa hari yang lalu. oh iya, aku minta doanya supaya KTI ku diterima dan masuk final. gomawo. jangan lupa RCL.x 

NO BASHING, NO SILENT READER 

Title : My House Maid

Author : Ria

Genre : Romance, mungkin ada commedynya

Cast : 2min, dan OnKey

pairing : 2min

Seorang namja cantik berlari kencang menuju sekolahnya. Sepertinya dia agak terlambat untuk pergi ke sekolah karena bangun kesiangan. Disisi lain, seorang namja tampan sedang melakukan hal yang sama dengan namja cantik itu juga. Mereka bertabrakan di gerbang sekolah. Kenapa bisa bertabrakan? Karena arah mereka yang berlawanan.

“Yak, Minho…bisa tidak menabrakku?” teriak namja cantik itu pada namja tampan yang ternyata bernama Minho.

“Mwo? Kau yang menabrakku bukan aku, Taemin!” sahutnya tak mau kalah.

Minho dan Taemin bisa dibilang anjing dan kucing atau tom and jerry itulah sebutan teman-temannya pada dua namja tersebut. Setiap bertemu mereka selalu saja bertengakar satu sama lain. Mulai dari pertengkaran yang penting sampai tidak penting. Kadang para fans Minho merasa iri pada Taemin karena bisa dekat dan akrab dengan idolanya. Ada yang bilang mereka adalah pasangan serasi. Ada juga yang bilang dua kubu yang tak mau kalah. Seperti yang terjadi sekarang mereka sibuk bertengkar di depan gerbang sampai tidak menyadari datangnya Mr Jung yang sedang berkacak pinggang sambil menggelengkan kepala melihat pertengkaran anjing dan kucing di depannya.

“Yak, Mr Lee dan Mr Choi. Berhentilah bertengkar dan ikut aku ke kantor Bk sekarang juga!” bentak Mr Jung pada dua makhluk liar di depannya. Minho dan Taemin mengikuti Mr Jung ke ruangannya.

@office

2min duduk bersebelahan dengan jarak yang lumayan jauh. Mr Jung yang memperhatikannya hanya bisa menahan tawanya melihat dua makhluk yang sama-sama tak mau kalah. Sedikit berdeham untuk menghilangkan tawa yang hampir meledak itu.

“Beri alasan kenapa kalian beertengkar dan terlambat?” tanya Mr Jung.

“Saya bangun kesiangan dan orang ini yang menabrakku duluan di depan gerbang tadi, Mr” kata Taemin dan Minho bersamaan. Mr Jung tersenyum melihat tingkah mereka.

“Arraseo, sepertinya kalian kompak sekali ya? Baiklah, karena kekompakkan kalian. Saya hukum mengepel lantai sepanjang koridor lantai dua saja,”

“Ne” sahut 2min lalu beranjak keluar dari kantor Mr Jung.

Mr Jung menatap kepergian mereka dengan senyum yang merekah. Semoga kalian berjodoh dan tidak bertengkar lagi seperti ini. Dasar, mereka sama-sama tidak mau mengalah. Pikir Mr Jung.

***

Taemin menyapu lantai koridor dengan asal karena ia terus saja menggerutu tidak jelas. Sedangkan Minho yang bertugas mengepel lantai merasa tidak puas dengan kerjaan Taemin pun mulai menegurnya.

“Yak, bisa bekerja dengan benar tidak sih!” bentak Minho.

“Memang kenapa? Aku sudah menyapunya dan tugasmu adalah mengepel lantai kan? Sudah, pel saja”

“Bagaimana aku bisa mengepelnya kalau masih kotor seperti ini! sapu dari awal lagi!” Perintah Minho sambil menyeret Taemin menuju ujung koridor. Sedangkan Taemin hanya mempoutkan bibirnya lucu.

Mereka memulai lagi tugasnya dari awal. Taemin menghadap depan sambil menyapu lantai, sedangkan Minho menghadap belakang sambil mengepel lantai *bayangin upin-ipin yang berbenah rumah*. Mereka mengerjakannya sampai bel istirahat berbunyi. Tak masalah bagi dua orang ini karena otak mereka yang cerdas dan mempunyai banyak prestasi di sekolahnya. Maka dari itu Mr Jung tidak menghukum mereka dengan membersihkan toilet melainkan membersihkan lantai di koridor lantai dua ini.

Setelah menyelesaikan tugas. Minho dan Taemin kembali ke kelas masing-masing. Dan mereka disambut dengan riang oleh teman-temannya.

“Eh, ciyee, yang dihukum bersama-sama. Aku harap kalian berjodoh.”

Dan dijawab oleh dua orang itu dengan kata-kata yang sama.

“Apaan sih! Aku membencinya!” bagaimana bisa sampai menjawab dengan perkataan yang sama kalau bukan jodoh?

Lee Taemin namja populer di sekolah setelah Minho. Dia terkenal karena kecantikan dan keceriaannya, sifatnya yang selalu ceria dan ramah pada teman-temannyalah yang membuat orang gemas melihat tingkahnya yang seperti anak kecil. Choi Minho namja paling populer di sekolahnya karena tampan, dan berbakat dalam bidang olah raga. Sifatnya berbeda 180 derajat dengan Taemin. Dia dingin dan jarang sekali berbicara kecuali jika bertengkar dengan Taemin. Namun di balik ke kerenannya dia mempunyai bakat yang membuat kalian tak percaya.

***

Saat sampai di rumah, Taemin dikejutkan dengan tas koper yang ada di ruang tamu dan orang tuanya yang berdandan sangat rapi. Sepertinya ia akan ditinggal oleh orang tuanya. Key umma Taemin yang menyadari kedatangan anaknya itu segera mendudukkan Taemin di sofa ruang tamu.

“Umma dan appa mau kemana?” tanyaTaemin dengan wajah sendu.

“Umma dan appa mau pergi ke Jepang untuk mengurusi perusahaan disana,” sahut Key sambil duduk di sebelah Taemin.

“Kenapa aku tidak diajak?”

“Karena sebentar lagi kau ujian, kami tidak tega membiarkan anak umma yang pintar ini harus ketinggalan pelajarannya,”

“Tapi, Minie tidak mau sendirian?” rengek Taemin sambil memeluk erat ummanya.

“Tenang saja nanti ada yang mengurusmu,”

“Sirheo, aku ingin ikut umma dan appa saja, appa ya?” rengek Taemin sambil menarik-narik baju appanya seperti anak kecil.

“Tidak bisa chagiy…kau harus disini,. Bagaimana kalau kau minta oleh-oleh? Kau minta apa?” tanya Onew  berjongkok di depan Taemin yang berpikir ingin oleh-oleh apa saat orang tuanya kembali.

“Aku mau dongsaeng,” jawabnya dan membuat Onew dan Key saling berpandangan.

“Wae? Disini aku kesepian, tidak ada yang bisa aku ajak bermain? Kalau aku punya adik nati dia aku ajak bermain. Jebal umma, appa aku minta dongsaeng?” lanjut Taemin.

Onew tersenyum melihat tingkah anak semata wayangnya ini.

“As you wish, honey,” katanya dan membuat Taemin bertepuk tangan riang mendengar kata-kata appanya itu. Sedangkan Key hanya tersenyum melihat tingkah anaknya yang persis dengan appanya.

“Bagaimana Chagiy~, kita turuti permintaan aegya kita?” tanya Onew merangkul anaenya itu.

“Terserah kau saja, aku hanya mengikuti permainanmu. Kajja, kita berangkat yeobo. Taemin, umma dan appa pergi dulu ne? besok siang orang yang mengurusmu dan rumah ini akan datang. Makan siang, malam dan pagi sudah umma siapkan untukmu kau tinggal panaskan saja. Bye honey, kita bertemu dua bulan lagi ne?” kata Key lalu mencium pipi Taemin. Dan disusul dengan Onew yang mencium kening Taemin.

“Uang saku bulanan seperti biasa, appa transfer lewat rekeningmu. Kau harus banyak menabung ne?” ujar Onew dan dib alas dengan anggukan oleh Taemin.

“Kami pergi dulu ya? Hati-hati sayang, belajar yang rajin!” pamit OnKey.

“Jangan lupa oleh-olehku umma, appa!” teriak Taemin sebelum umma dan appanya naik mobil menuju bandara.

***

Keesokannya,saat pulang sekolah Taemin menaruh sepatu sembarangan, melempar baju seragamnya sembaragan. Lalu ia duduk di depan televise hanya dengan mengenakan boxer dan kaos yang dipakainya asal. Tiba-tiba.

Cklek

Pintu depan terbuka dan menampakkan sesosok namja jangkung dengan seragam sekolahnya. Dia meletakkan sepatu Taemin ke tempatnya. Lalu masuk menuju ruang tengah. Namja itu menahan nafas ketika melihat kulit Taemin yang begitu menggoda. Kalau saja ia masih tidak bisa mempertahankan nafsunya bisa saja ia menyerang Taemin. Tunggu, berarti bossnya adalah Lee Taemin? OMG, kenapa bisa seperti ini? hah, ini neraka bagi namja tampan ini.

Taemin menoleh dan menatap namja yang kini berdiri tak jauh darinya. Matanya bertemu pandang dengan namja tampan itu. Sedikit memproses apa yang dia lihat karena tiba-tiba otaknya lama memproses apa yang ia lihat. Membelalakkan mata ketika menyadari siapa namja yang ada di hadapannya tersebut.

“CHOI MINHO? Jadi orang yang dimaksud umma adalah Kau? Ku kira yang datang adalah ahjumma-ahjumma ternyata kau!” cerocosnya. Minho berusaha untuk menetralisir debaran jantungnya. Menarik nafas panjang lalu mulai berbicara dengan majikannya itu.

“Yak, Taemin pakai bajumu, tidak sopan sekali kau!” perintahnya.

“Siapa kau? Berani memerintahku? Aku bossmu sekarang!”

“Setidaknya pakai bajumu itu, bagaimana kalau yang adalah namja berhidung belang? Pasti kau hanya tinggal nama saja LEE TAEMIN!”

Dengan malas Taemin memakai pakaian dengan benar dan tidak lagi mengekspos badannya lagi. Sedangkan Minho ke dapur dan mulai memasak makan siang untuk majikannya itu. Kenapa bisa seperti ini? untung aku bekerja sampai jam 8 malam dan tidak menginap? Kalau menginap bisa mati aku? Rutuknya dalam hati.

Taemin melangkah menuju dapur dan duduk di depan meja makan. Dia memperhatikan gerak-gerik Minho yang sedang memasak. Sedikit tertawa mengingat Minho adalah yang notabenenya namja paling populer ternyata bekerja sebagai House maid di rumahnya? Tapi, jika diperhatikan dia cukup tampan juga. Pasti umma memilih namja tampan? Dasar, ummanya ini. atau mungkin ia memilih Minho karena usia mereka sama dan bisa ia ajak untuk bebricara? Taemin terlalu larut dalam pikirannya sehingga ia tidak mendengarkan deheman Minho yang memberitahu kalau makan siang sudah siap.

“Taemin, makan siang telah siap, kajja kita makan!” beritahu Minho sambil meletakkan telur dadar saus di depan Taemin dan yang satunya ia letakkan di hadapannya.

“Ah, Ne,” sahut Taemin yang baru sadar dari lamunannya.

Selama makan Minho hanya memperhatikan wajah Taemin. Sampai ia tidak sadar telah memasukkan makanannya ke hidungnya. Taemin yang melihat tingkahnya hanya tertawa lepas melihat Minho yang salah tingkah karena kebodohannya.

Usai makan. Minho bersih-bersih rumah, sedangkan Taemin hanya berkutat dengan laptopnya. Bukan sedang bermain melainkan tengah merasuki situs-situs penting lalu memperkuat situs tersebut. Yah, dia adalah White Hacker. Bakatnya ini turunan dari Onew yang dulu juga seorang Hacker yang sempat ditangkap FBI karena menjebol situs pertahanan U.S.A. saat dia seusia Taemin. Melihat hal itu dia hanya diperintah untuk menuji situs pertahanan dan memperkuat Korea. Bakatnya itu ia turunkan pada Taemin yang meneruskan tugas Negara ayahya itu.

Minho yang sedang membersihkan kamar Taemin jadi tidak kosentrasi membersihkannya. Dia terus memandangi wajah serius Taemin. Sampai tiba-tiba

Praaaang

Gelas yang ada di meja dekat tempat tidur Taemin pun pecah. Taemin segera menoleh ke sumber suara.

“Hyung, bisa bekerja dengan benar tidak sih?”

“Mian, Taemin aku tak tahu kalau disitu ada gelas”

“Ya sudah, kau bereskan saja dan hati-hati ne?”

“Ne”

Mereka kembali melakukan aktivitas masing-masing. Raut wajah Taemin yang semula tenang menjadi gelisah. Melihat hal itu Minho menanyakannya pada Taemin.

“Kau kenapa?” tanya Minho.

Tanpa melihat wajah Minho ia menjawab, “Gwenchana, hanya ada peertempuran antar hacker, kalau aku kalah bisa-bisa laptopku mati,”

Minho hanya mengangguk mengerti akan apa yang di ucapkan Taemin. Biarlah, toh dia tidak bisa membantu kalau sudah seperti ini. dia melanjutkan pekerjaannya dan membuat makan malam.

“Taemin, makan malam sudah siap, kajja kita makan,” panggil Minho pada Taemin.

“….” tak ada sahutan.

Minho penasaran apa yang sedang dilakukan majikanna itu segera saja melihat keadaan Taemin yang masih berkutat dengan laptopnya.

“/Taemin, saatnya makan malam. Kalau sampai kau telat makan aku bisa dimaragi ummamu,” kata Minho.

Taemin menghentikan acara pertempurannya sejenak. Lalu menatap Minho yang sedang berdiri di ambang pintu kamarnya.

“Hyung, bisa suapi aku? Aku harus menyelesaikan ini! dan ini membutuhkan waktu yang lama, kali ini lawanku sangat kuat, Hyung. Jika lengah sedikit saja dia bisa memblokir system yang ada di laptopku ini, jebal hyung,” pinta Taemin dengan memasang puppy eyes nya.

Minho yang tidak tahan melihat tatapan Taemin, segera saja menuruti perintahnya. Mengambil makan malam dari ruang makan lalu menyendokkan sedikit demi sedikit ke Taemin.

“Hyung, sebentar lagi pulang ya? Tidak bisakah kau menungguku tidur dulu lalu pulang? Aku kesepian disini!” pinta Taemin sambil menutup laptopnya. Sepertinya pertarungan kali ini dimenangkan oleh Taemin lagi.memang harus butuh tenaga ekstra untuk mengalahkan BLACK HACKER. Biasanya Taemin meminta bantuan sang appa, tapi karena sang appa tak ada dia harus berjuang sendirian.

“Aku akan mencobanya Taemin, besok kita bertemu lagi, ne?” sahut Minho yang disambut dengan tepuk tangan riang dari Taemin.

“Besok jemput aku, hyung. Kita berangkat ke sekolah bersama-sama,” manjanya.

“Ne, besok kita berangkat dan pulang bersama-sama,” pasrah Minho. Taemin hanya bertepuk tangan riang dan memeluk Minho senang.

***

Sejak saat itu Taemin dan Minho menjadi sangat akrab. Jarang sekali meraka bertengkar dengan hebohnya di sekolah. Dan teman-temannya malah semakin yakin kalau mereka berdua pacaran. Seperti biasa gossip itu disangkal dengan malu-malu olenya.

Suatu hari Minho sedikit terlambat ke rumah Taemin siang itu karena ia ada rapat dengan tim basketnya. Dengan jabatannya sebagai ketua basket tdak mungkin untuk meninggalkan timnya kan? Saat sampai ia disambut dengan pemandangan tak sedap. Taemin mabuk karena meminum soju yang ada di kulkas.

“Omo, Taemin kau sedang apa? Kenapa kau minum soju? Kita kan belum cukup usia?” cerocos Minho. Taemin hanya menatap polos botol-botol soju yang berserakan.

“Kenapa appa sering minum ini? rasanya tidak enak, hyung” polos Taemin.

“Aku juga tidak tahu. Kajjja aku antar kau ke kamarmu, tapi kau harus minum air putih dulu untuk menetralisir mabukmu itu”, kata Minho sambil menyodorkan gelas yang berisi air putih ke Taemin.

Dengan malas Taemin menerima gelas itu lalu meminumnya. Minho menggendong Taemin ala bridal style ke kamarnya dan meletakkannya ke atas tempat tidur lalu menyelimuti tubuh namja cantik itu. Ketika akan meninggalkan Taemin, tiba-tiba tangannya ditahan oleh namja cantik itu.

“Minho hyung, jangan pergi dulu, temani aku disini,” racau Taemin lalu menarik Minho sehingga namja tampan itu jatuh di atas tubuhnya.

Minho berguling dan mulai tidur di samping Taemin. Sedangkan Taemin tidur sambil memeluk Minho yang ada di sampingnya. Minho hanya bisa pasrah dengan kemanjaan Taemin. Dia memandangi wajah Taemin yang sedang terlelap. Yeppoh. Tiba-tiba detak jantung Minho berdetak lebih kencang dari biasanya.

Melihat jam weker yang ada di sebelah tempat tidur namja cantik itu. Pukul 9 malam. Saatnya untuk pulang. Melepas pelukan Taemin perlahan dan menggantinya dengan guling. Lalu beranjak pergi dari sana.

Keesokannya Taemin tidak melihat Minho datang ke sekolah maupun ke rumahnya lagi. Dia malah mendapati ahjumma-ahjumma yang sedang memasak makan siang untuknya. Kemana perginya Minho? Seakan dia menghindari Taemin.

“Ahjumma, mana Minho hyung?” tanya Taemin pada ahjumma-ahjumma itu.

“Oh, dia mengundurkan diri, alasannya sih karena sebentar lagi aka nada pertandingan basket dan ummamu mengirim ahjumma untuk menggantikan tugas Minho,” jelas ahjumma itu.

Taemin merasa kesepian di rumah ini. tak ada Minho hyung yang selalu ia ajak berbicara banyak hal. Akhirnya ia bertekad untuk menemui Minhonya itu.

***

Keesokannya, Taemin berangkat pagi-pagi sekali agar ia bisa bertemu dengan Minhonya itu. Ia menunggu Minho di depan loker namja tampan itu. Tak lama kemudian Taemin melihat orang yang sedang dicarinya itu. Dengan cepat, ia berlari menuju namja jangkung itu lalu memukulnya dari belakang dengan tasnya.

“Pabo, kenapa hyung berhenti dari pekerjaanmu? Kau meninggalkanku tanpa pamit dulu padaku, hyung, kau kejam sekali!” kata Taemin sambil terus memukuli Minho.

Sedangkan yang dipukuli itu hanya bisa menghindari pukulan dengan susah payah.

Hup

Minho memeluk Taemin. Yang dipeluk kaget akan perlkakuan Minho padanya.

“Mianhe, Taemin, bukankah ahjumma sudah menjelaskannya padamu? Aku berhenti karena sebentar lagi ada pertandingan basket, jeongmal Mianhe” jelas Minho terus memeluk Taemin.

“Hyung, nan bogoshippo, dan saranghe. Aku tidak tahu sejak kapan rasa ini muncul? Tapi saranghe Minho hyung, my house maid,” kata Taemin yang membuat Minho kaget lalu tersenyum mendengar kata-kata Taemin.

“Nado saranghe, Taemin” sahutnya mempererat pelukannya pada namja cantik yang sekarang menangis bahagia.

Sejak saat itu Taemin sering member semangat Minho yang sedang latihan untuk pertandingan basketnya. Begitu juga sebaliknya. Minho sering sekali main ke rumah Taemin setelah latihan.

***

Dua bulan berlalu, saat ini Taemin dan Minho di bandara untuk menjemput orang tuanya yang pulang dari Jepang. Sepertinya ia tak sabar untuk menanti oleh-olehnya. Minho memegang papan nama yang bertuliskan “selamat datang umma dan appa” sedangkan Taemin memegang rangkaian bunga untuk ummanya nanti.

Tak lama kemudian orang yang mereka tunggu keluar dan menghampiri mereka, tapi wajah sang umma terlihat pucat? Taemin yangmelihat hal itu bertanya pada sang appa.

“Appa, kenapa umma pucat?” tanyanya.

“Appa juga tidak tahu, sepertinya kita harus ke rumah sakit dulu, baru pulang,” jawab sang appa. Taemin hanya mengangguk mengerti.

“Oh iya, umma, appa, ini Minho hyung. Sekarang ia bukan house maid lagi melainkan namjachinguku,” kata Taemin memperkenalkan Minho pada OnKey.

“Syukurlah, kalian bisa berdamai,,,ternyata pilihan umma tak salah,” sahut sang umma yang hanya ditatap bingung oleh dua makhluk itu.

“Memang kenapa?” tanya Taemin.

“Kami menjodohkanmu dengan anak Siwon, tapi katanya kalian sering bertengkar….melihat Minho menjadi house maid, kami menyuruhnya untuk mengurusmu,” jelas Onew.

“Jadi orang yang akan dijodohkan denganku itu Taemin?” tanya Minho dan mendapat anggukan dari OnKey. 2min berteriak girang sambil berpelukan satu sama lain.

“Kajja, kita ke rumah sakit!” ajak sang appa. 2min hanya mengikuti dari belakang.

@Rumah sakit.

Onew, Taemin, dan Minho menunggu Key diperiksa di luar. Taemin menceritakan tentang Black Hacker yang sempat bertempur dengannya pada Onew. Sedangkan Minho hanya mendengar percakapan ayah dan anak di sampingnya itu. Tak lama kemudian, dokter menyuruh Onew masuk ke ruangannya.

“Hyung, kira-kira umma sakit apa?” tanya Taemin cemas. Sedangkan Minho hanya memngangkat bahu. Dan mendapat pukulan dari Taemin.

OnKey keluar dengan wajah yang sumringah. Taemin segera berdiri.

“Appa, umma kenapa?” tanya Taemin dengan cemas.

“Umma tidak apa-apa, hanya saja…” Onew menghentikan ucapannya lalu tersenyum melihat Taemin yang penasaran.

“Hanya kenapa, Pa?”

“Kau akan mendapat oleh-olehmu,” lanjut Onew.

Taemin meloncat senang. Karena sebentar lagi ia akan mendapat dongsaeng. Minho hanya menatap bingung pada namjachingunya itu.

“Wae, Taemin? Kau minta oleh-oleh apa?” tanya Minho bingung. Taemin hanya terkekeh mendengar pertanyaan Minho.

“Aku minta dongsaeng, hyung” sahut Taemin girang. Minho hanya mengucapkan selamat bagi keluarga Lee.

Siapa sangka bermula dari pertengkaran, menjadi pembantu musuhnya itu. Dan terakhir mereka saling jatuh cinta satu. Ckckck, jika House maidnya setampan Minho siapa yang bilang tidak? Taemin berhasil mengubah sifat Minho yang sedingin es menjadi sangat konyol dengan kemanjaannya dengan namja itu. Sekarang mereka tidak menyangkal gosip yang diajukan padanya, tapi mereka akan menjawab.

“Kalau benar kami pacaran, bagaiman? Apa kalian akan cemburu?’ itulah jawaban mereka. Fans Minho menjadi brutal karena Taemin menjadi pacarnya, tapi tenang saja karena sistem yang ada di hp mereka telah dimatikan oleh Taemin. Sepertinya Taemin menjadi Black Hacker di hp, tapi menjadi White hacker di dunia maya.

Kadang Minho dan Taemin membantu sang appa yang sedang kebingungan karena ummanya mengidam aneh-aneh. Itulah segelintir cerita yang sangat tidak jelas.

END

Bagaimana? Gj kah? pasti banyak yang salah ketik? aku males ngedit. karena aku bikinnya disela-sela ngerjain KTI. jadi saya mohon maaf lahir dan batin untuk para reader. jangan lupa commentnya ya?

GOMAWO

93 thoughts on “[2Min/1S] My House Maid

  1. sebenernya sedikit ga nyaman sih ngikutin alur ceriyanya tapi kok aku mesem-mesem terus ya?
    aaaaaaahhhhhh….. aku bahagiaaaaaaaa…..
    hidup 2miiiiiiiiiinnnnnnn……

  2. Ahaha chukkae key umma…
    Akhirnya 2min bersatu juga deh… sweet nih.. wahh tetem jadi hacker.. keren tuh..

  3. sumpah ini kocak banget, musuh jadi cinta. kayak disinetron2 di tv.
    perjodohan yang sangat unik🙂

  4. iiiiiiii neomu sweet~

    lucuuu hahaha
    benci bilang cinta, ini udah kebanyakan terbukti sih😀

    chukae umma appa~

  5. =D »H̲̅åH̲̅åH̲̅å«»
     =)) »H̲̅åH̲̅åH̲̅å«»
    _( )_  :D »H̲̅åH̲̅åH̲̅å«»
    _( )_ 
    _( )_
    Tumben Minho yg jadi house maid, langka nich

  6. Coba ff ini ga one shot, chapter gitu pasti bagus banget. Ini kecepetan alurnya. Langsung taeminnya baru pertama kali minho jadi maid langsung manggil hyung:|

  7. Rada kecepetan sih..
    Lagian masa habis tengkar hebat gt tiba” baikan, mana minta disuapi lg -_- ckck
    Tp yaudah sih yaa, yg penting 2min bersama 😘😘😘😘 wkwkwk

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s