[SHINee/2s/mpreg] Babies PART 2end


Annyeooooong,

hehehe*ngengir Gj*. lama nunggu ya? saya lagi sibuk mondar-mandir sana-sini ampek jatuh sakit karena capek *curcol*. curcol dikit gpp ya? Aku pengen lanjutin ini seminggu lagi, tapi ide ini muncul secara terus-menerus di otakku. so terciptalah ff tak jelas ini. silahkan baca, dan commnetnya.kalau yang minta piku, mianhe author gak bisa ngasih.

title : Babies

Author : Ria

Cast : SHINee and other.

Pair : 2min and onkey

Saat ini di dorm SHINee terdengar suara gaduh yang dibuat oleh leader SHINee ini. mengapa tidak ribut, pagi-pagi ia sudah berlari ke kamar mandi dan bersiap untuk menjemput istri tercintanya.  Hal ini membuat bayi yang ada di kamar Minho dan Taemin menangis karena kaget. Dengan sigap Taemin segera menggendong aegyanya, sedangkan Minho memberitahu sang leader untuk diam sejenak.

“Hyung, jangan berisik gitu dong. Kasian Minhwa dia gak bisa tidur,” beritahu Minho, sedangkan yang diberitahu hanya nyengir kuda.

“Mianhe, Minho aku sedang buru-buru…oh ya kalau mau sarapan sudah aku siapkan, kalian makan saja…jadwal kalian aku tempel di pintu kulkas..” jelas san leader.

“Memang hyung mau kemana?”

“Aku mau menjemput Key…dia selalu menanyakan keadaan Taemin dan ingin menggendong ‘cucunya’ itu,”

“Hmm,,,ne, hati-hati ya hyung….semoga nanti perjalanannya lancar,”

“Amin, aku pergi dulu ya? Annyeongbye,,,” pamit Onew lalu menghilang di balik pintu.

Minho memandang Taemin yang sibuk menimang-nimang Minhwa. Sepertinya anaknya itu sudah mulai tenang. Syukurlah, by the way, mana Jonghyun-hyung? Apa ia ke dorm Jino lagi? Tahulah, yang penting sekarang ia bahagia bisa bersama Taemin.

***

@Daegu

Seorang namja cantik sedang mondar-mandir tak jelas. Pandangannya tak lepas dari jalanan. Sepertinya ia sedang menunggu seseorang. Tiba-tiba datanglah yeoja paruh bayamenghampiri namja cantik itu.

“Key, duduklah, aku yakin Onew pasti datang menjemputmu,,,, jika kau berdiri terus nanti kau capek, kau sedang hamil kan? Apalagi sebentar lagi kau akan melahirkan, tidak baik kalau kau kecapean begitu,” ceramah umma Key.

“Ne umma…hhhh, aku ingin menggendong Minhwa, dia pasti lucu sekali,” curhat Key dan membuat ummanya itu tersenyum.

“Kira-kira kapan cucu umma akan lahir? Hmm?” tanya sang umma seraya mengelus perut Key yang sudah membuncit.

“Tinggal menghitung hari saja umma,” jawab Key.

“Jjinja? Wah, sebentar lagi aku akan menjadi halmoni,,,”

“Hehehe, ne,,,doakan supaya Key dan Baby selamat ya?”

“Pasti sayang, umma akan mendoakan keselamatan kalian,” sahut sang umma lalu memeluk anaknya itu dengan penuh kebahagiaan.

Tin tin

Klakson mobil Onew terdengar, membuat umma dan anak yang sedang berpelukan itu segera melepas pelukannya. Key segera bangkit dan berjalan menghampiri nampeyonnya itu.

“Yeobooo, kenapa kau lama sekali?” tanya Key.

“Mian, honey, tadi si Minhwa menangis, aku jadi dimarahi Minho?” jawab Onew sambil menggaruk tengkuknya yangtak gatal.

“Gwenchana yang penting kau disini,”

“Ne, Ah annyeonghaseyo” sapa Onew pada umma Key.

“Annyeong, bagaimana kabarmu Onew?” tanya umma Key.

“Nan gwenchana, bagaimana kabar umma?”

“Aku juga baik-baik saja,,,terima kasih sudah menjaga Key, aku harap ia bisa melahirkan dengan selamat,” harap sang umma memandangi Key yang sibuk mengelus-elus perut buncitnya.

“Saya juga berharap seperti itu,,,” sahut Onew sambil duduk di sebelah Key.

Suasana kembali hening. Semuanya hanyut dalam pikiran masing-masing. Tiba-tiba Key memecah keheningan dengan bertanya pada Onew.

“Bagaiman keadaan minie?”

“Dia baik-baik saja, anaknya juga sehat. Kau sudah aku beritahu nama anaknya Taemin kan?” Key mengangguk.

“Ayo, kita pulang, hyung…” rengek Key.

“Arraseo, umma kami pamit dulu ya? Sekali-kali berkunjunglah di dorm kami, Ne?” pamit Onew.

“Pasti, kau juga harus sering main kemari ya? Jaga baik-baik anakku dan cucuku ini ya?” sahut mertuanya seraya menelus perut Key yang sudah membesar.

“Itu sudah kewajibanku sebagai suami,” Key menarik tangan Onew untuk pergi.

“Umma, kami pergi dulu ne? annyeongbye,” pamit Key sambil menyeret Onew pergi dari situ. Sang umma hanya tersenyum melihat kepergian anaknya tersebut.

“Hah, sudah mau menjadi umma,tetap saja tingkah lakunya tak berubah,” gumam sang umma.

***

Di dorm SHINee sekarang sedang ramai karena Minhwa terus menangis digendongan Leeteuk. Kok bisa di Leeteuk? Itu karena Taemin sedang ada urusan sebentar dan Minho sedang ada jadwal. Dan Leeteuk ia dititipi Jonghyun yang disuruh 2Min untuk menjaga Minhwa. Dasar, Dino tak bertanggung jawab, itulah yang dipikirkan Leeteuk saat ini.

Cklek

Pintu dorm terbuka dan keluarlah dua kepala dari pintu tersebut. Siapa lagi kalau bukan Onew dan Key yang baru saja pulang dari Daegu dan tadi sempat mampir sebentar di rumah orang tua Onew? Mereka terkejut dengan suara tangisan bayi yang membahana di dalam dorm. Segera saja Key menghampiri sumber suara.

“Omo, lucu sekali,,,,ini anak Taemin dan si kodok?” tanya Key mendapati Minhwa yang sedang menangis digendongan Leeteuk.

“Kok, kau hyung? Mana Taemin?” tanya Onew yang menyadari kalau Minhwa di gendong Leeteuk.

“Dia ada urusan dengan Heechul dan tadi Jonghyun kabur saat Minhwa menangis?” jawab Leeteuk dengan muka memelas.

“Ya sudah biar aku yang gendong,” sahut Key meminta Minhwa ke gendongannya.

Ajaibnya ia langsung diam dipelukan Key. Melihat hal itu, Leeteuk ingin menjitak kepala bayi itu. Namun, ditahan oleh Onew dan membawanya pergi dari kamar Taemin dan Minho membiarkan Key bermain dengan Minhwa di kamar itu.

Di ruang tamu mereka mendapati Jonghyung dengan muka masam. Tanpa babibu lagi, satu jitakan telah mendarat di kepalanya. Sedangkan yang dipukul hanya diam saja.

“Yak, Dino kenapa kau diam saja?” tanya Leeteuk

“Hyuuuuung, Jino tidak mau melakukan ‘itu’ denganku?” keluh Jonghyun. Sontak dua orang yang ada disana pun tertawa.

“Wae? Kau harus tahan sebentar, mungkin saja dia lelah. Makanya cepat lamar dia supaya kau bisa membanya kemari dan membuat lomba tangisan bayi,” ejek Leeteuk.

“Huh, hyung sendiri merindukan Kangin hyung kan?” keluh Jjong sambil mempoutkan bibirnya.

Tiba-tiba Taemin datang bersama dengan Heechul dan Minho. Mereka bingung melihat Jonghyun yang sedang ngambek dengan Leeteuk dan Onew yang masih menahan tawa mendengar kata-kata dari Leeteuk tadi.

“Hyung, waeyo?” tanya Heechul.

“Tanya saja dengan Jonghyun? Aku mau pulang,” jawab Leeteek cuek lalu melangkahkan kaki keluar dorm.

Heechul menghampiri Onew dengan pertanyaan yang sama dan dijawab dengan menunjuk Jonghyun yang sedang mojok di ruang TV.  Lalu Taemin mendekati Onew yang masih bertahan di posisinya.

“Hyung, mana Minhwa?” tanya Taemin.

Kemudian pintu kamarnya terbuka dan keluarlah Key. Segera saja Taemin menghampiri sang diva.

“Ummaaaaaaa bogoshippo,,” teriak Taemin sambil memeluk Key erat.

“Nado minie. Oh iya, Minhwa sedang tidur di kamar tadi ia menangis karena Dino yang tak bertanggung jawab itu,” omel Key. mendengar hal itu Minho langsung menghampiri Jonghyun yang sedang mojok di ruangan.

“Hyung, aku kan menitipkan Minhwa padamu, kenapa kau pergi begitu saja?” marah Minho mencengkeram kerah Jonghyun.

“Aku menitipkannya pada Leeteuk hyung,” polos Jjong.

“Bohong,” kata Minho sambil melempar Jonghyun begitu saja.

“Sudah, jangan bertengkar! Disini ada kecil dan orang hamil,” Bentak Onew dengan wajah sangar dan membuat dua orang itu kicep.

Sedangkan para namaj cantik itu hanya tertawa melihat dua namja tampan sedang dihukum oleh  leader SHINee tersebut.

“Oh iya Key, ini aku membelikanmu baju bayi,” kata Heechul seraya mengeluarkan baju bayi yang baru saja dibelinya tersebut. Ada baju bayi namja dan yeoja dengan jumlah yang banyak.

“Karena Heechul hyung bingung makanya ia membeli baju bayi untuk namja dan yeoja, lihat umma, rata-rata warna pink dan kuning kan? Ada gambar ayamnya lagi, pasti umma suka” jelas Taemin memperlihatkan sederet baju-baju bayi yang imut.

“Gomawo, tadi aku dan Onew sudah membeli perlengkapan bayi, sepertinya barang-barangku belum dikeluarkan?” kata Key.

Di luar Onew sedang menyuruh Minho dan Jonghyun mengangkat perlengkapan bayi yang tadi dibeli olehnya sebelum pulang dari dorm. Sedangkan dua orang yang sedang dihukum itu hanya bisa pasrah harus mengangkat perlengkapan bayi. Seperti Box bayi, Bak mandi bayi, mainan bayi, baju-baju bayi yang lucu, dan lain-lain. Para namja cantik itu hanya melihat namja tampan dengan tenang. Malah Key dan Taemin melihat Jonghyun dan Minho sambil makan pop corn?

***

Pagi yang cerah menghiasi dorm yang sepi karena para penghuninya masih tertidur lelap. Seperti biasa orang yang pertama bangun adalah Jonghyun, lalu Key, Onew, kemudian Taemin dan Minho. Mereka sarapan daging sapi masakan Onew. Mereka makan dengan tenang tanpa ada pembicaraan sama sekali. Taemin memecah keheningan.

“Umma, kapan umma mau melahirkan? Ini kan hampir sepuluh bulan umma hamil?” tanya Taemin.

“Jeongmal?” kaget Key lalu melihat kalender dan menghitungnya. “Kalau dari perkiraan dokter sih memang terlambat, tapi analisa dokterkan bisa salah yang penting kita serahkan semua pada tuhan,” bijaknya.

“Wow, sejak kapan kau tertular Siwon-hyung?” sindir Jonghyun. Tanpa menyahut sindiran Jonghyun. Tiba-tiba makanan yang ada dihadapannya menghilang dan mendarat di tempat cuci piring. Karena Key mengambil makanannya yang baru habis 4 sendok saja.

“Hyung, istrimu lho!” keluh Jonghyun menatap Onew melas, sedangkan yang ditatap hanya angkat bahu.

Mereka tertawa melihat Jonghyun yang diacuhkan oleh Onew. Hahaha, poor Jjong *elus kepala Jjong*. Tapi Key masih memikirkan apa yang dikatakan Taemin tadi. Merasakan apa yang dipikirkan anaenya itu, Onew menggenggam tangannya, seolah-olah memberikan ketenangan padanya.

Setelah makan para member SHINee yang ada jadwal melaksanakan kegiatannya tersebut. Yang ada di dorm hanya ada Taemin dan Key. Mereka memang tidak diperbolehkan bekerja terlalu keras. Jadi SHINee tidak mengadakan konser atau bernyanyi di panggung. Mereka hanya memngisi acara masing-masing dan menjadi model pada produk baju atau iklan-iklan tertentu saja.

Taemin sedang sibuk menidurkan Minhwa, sedangkan Key hanya duduk diam di kamar. Dia masih memikirkan perkataan Taemin tadi pagi. Tak lama kemudian ia memilih untuk memperdengarkan bayinya itu dengan musik yang ada di i-pod-nya tersebut.

Tok tok tok

“Chagiy~, boleh aku masuk?” tanya orang yang mengetuk pintu.

“…” tak ada sahutan dari dalam. Tidak mendengar apa-apa akhirnya sang pengetuk pintu yang notabenenya adalah Onew, segera masuk ke dalam kamarnya.

Cklek

Pintu terbuka, ia mendapati anaenya itu tengah tertidur dengan tangan yang diletakkan di atas perutnya yang buncit. Onew duduk di pinggir kasur. Menatap sang anae yang tidur nyenyak. Di belainya tiap inchi wajah Key, kemudian ia turun ke perut namja cantik itu.

“Annyeong baby, kangen pada appa kah? Makanya kau harus cepat lahir ne? kami tidak sabar ingin melihatmu ada di dunia ini, dan kau tidak boleh nakal di dalam sana, kau baikkan? Saat appa tidak ada di sampingmu? Nah, sekarang kau tidur, ne? jumuseyo, saranghae,” Onew mencium perut Key kemudian keningnya dan mulai tidur di samping anaenya itu sambil memeluk sang istri.

***

Jam 3 pagi, orang-orang tengah tidur lelap dan masuk ke alam mimpi masing-masing, tapi tidak dengan boyband satu ini. pukul tiga pagi sang Diva SHINee ini tiba-tiba teriak kesakitan dan air ketubannya telah pecah. Tandanya ia akan melahirkan. Membuat semua member terutama Onew panik.

“AAAAH, APPOO, JEONGMAL APPOYO….hhhh…hhhh” teriak Key sambil menjambak rambut Onew yang kini telah menggendongnya menuju mobil. Ketiga member yang lain mengikutinya dari belakang.

Jonghyun menyetir mobil, sedangkan Onew duduk di samping Key karena ia tak mau lepas dari Onew. Taemin dan Minho membawa mobil sendiri karena takut kalau hal itu mengganggu tidur aegya merka.

Di dalam mobil Key semakin heboh. Sampai-sampai Jonghyun tidak konsentrasi dalam menyetir mobil dan menerobos lampu merah. Alhasil mereka dikejar polisi. Dengan wajah yang melas akhirnya mobil mereka dikawal oleh polisi sampai rumah sakit.

Segera  saja Key dan Onew memasuki ruang persalinan. Kok Onew ikut? Karena Key tak mau melepaskan tangannya pada Onew. Alhasil, kuat tidak kuat Onew terus menemani istrinya itu. Dia sampai mengeluarkan air mata karena melihat anaenya berjuang keras untuk mengeluarkan anak mereka.

“AAARGH hhh…hhh…hhh…” teriakan Key memekakan telinga. Peluh telah bercucuran di dahinya. Dengan sabarnya Onew mengelap setiap peluh yang menetes di wajah Key.

2 jam berlalu sejak persalinan di mulai. Key tetap berusaha mengeluarkan bayi yang telah ia kandung selama 9 bulan 14 hari. Telat 4 hari. Jadi bayinya agak susah keluar. Tak lama kemudian.

Oeeek Oeeek Oeeek

Seorang namja tampan lahir di dunia. Dia sangat mirip sang appa, tapi matanya mirip dengan Minho? Itu karena sang umma saat hamil selalu saja mengejek kodok belo tersebut. Alhasil anaknya lah yang punya mata seperti orang yang ia ejek. Melihat hal itu Onew lega. Namun, ketika ia melihat wajah sang anae yang tiba-tiba memucat. Dia langsung panik.

“Key, ireona Key!” panggilnya terus mengguncang tubuh Key.

“Dokter, pasien mengalami pendarahan hebat!” teriak salah satu suster yang membantu proses persalinan. Segera saja dokter mengani Key. *kayak kasus yang di alami tantenya author*

“Maaf tuan Lee, anda harus menunggu di luar,,,anda bisa membantu kami dengan doa” kata salah seorang suster membawa Onew keluar.

Di luar ia langsung merosot. Melihat hal itu ketiga member yang lain langsung menghampiri leader mereka. Ada apa ini?

“Hyung, waeyo? Bukankah bayinya sudah lahir?” tanya Taemin. Raut khawatir tidak hilang dari wajahnya.

“Memang bayinya sudah lahir, tapi Key mengalami pendarahan karena bayinya terlalu besar?” jelas Onew.

“Pantas saja besar, bukankah sudah telat 4 hari dari hari yang ditentukan?” sahut Jonghyun.

“Sudah hyung, kita hanya bisa berdoa untuk keselamatan Key hyung,” bijak Minho yang dari tadi diam.

1 jam berlalu, dokter keluar dari ruang persalinan dengan suster yang menggendong bayi OnKey. Sontak ke empat member SHINee menghampiri dokter tersebut.

“Bagaimana, Dok?” tanya mereka bersamaan.

“Saat ini kondisi pasien sudah membaik, pendarahan sudah berhenti, tapi ia kehilangan banyak darah maka dari itu ia harus dibawa ke ruang isolasi, yang boleh menjenguk hanya suaminya saja,” jelas sang dokter. Membuat member yang lain tambah cemas.

“Dan ini, bayi anda, selamat Onew-ssi, namja tampan yang sehat,” ujar suster memberikan bayi itu pada Onew.

“Annyeong,” pamit sang dokter lalu pergi meninggalkan mereka.

“Bayinya kami letakkan di sebelah ummanya, tapi mereka kami halangi oleh tirai agar bayinya tidak apa-apa, Annyeong” ujar sang suster lalu pergi mengikuti dokter.

Onew memandang aegyanya dengan wajah yang sendu. Air matanya terus menetes di pipi sang bayi. Sedangkan Jonghyun, dan Taemin memandang bayi dan Onew secara bergantian.

“Hwah, benar-benar mirip kau, Hyung,” puji Taemin.

“Siapa namanya?” tanya Jonghyun tak melepas pandangannya dari bayi yang ada di gendongan Onew.

“Namanya Lee Yoogeun,” reflek Onew menjawab. Membuat member yang lain saling menatap satu sama lain.

“Yoogeun? Wae?” tanya mereka bersamaan.

Onew memandang dongsaengnya sejenak, lalu tersenyum. “Aku ingin, anakku jadi namja yang lucu dan hebat seperti Jung Yoogeun yang pernah kita jaga waktu hello baby,” jawabnya.

Ketiga member hanya mengangguk-anggukkan kepalanya tanda mereka mengerti atas apa yang diucapkan leader mereka.

“Hyung, anakmu gemuk ya? Pipinya sama sepertimu, hihihi lucu dan imut, tapi kenapa matanya mirip Minho hyung ya?” tanya Taemin memandang mata Minho dan Yoogeun bergantian.

“Karena Key selalu mengejek Minho, jadi anaknya juga seperti ini,” jawab Jonghyun.

“Ouh, gitu ya?” respon Taemin sambil manggut-manggut.

“Aku mau menjenguk Key ya?” kata Onew beranjak dari tempat itu.

“Ne,beritahu kami kondisi umma ne?” sahut Taemin.

Di ruangan Key.  Onew meletakkan Yoogeun di samping Key. tiba-tiba tangan mungil namja kecil itu menggengam jari Key yang masih memejamkan matanya.

“Chagiy~ kau merasakan genggaman tangan aegyamu kan? Makanya cepat bangun dan melihat wajah lucu aegya yang kita tunggau-tunggu,” kata Onew, airmatanya mulai menggenang di pelupuk matanya.

Tanpa ia sadari tangan Key mulai bergerak tanda kalau ia akan sadar.

“Yeobo,” panggil Key serak.

“Chagiy~ kau sudah sadar? Chakaman aku akan memanggilkan dokter,” sahut Onew lalu beranjak pergi memanggil dokter, tapi tangannya ditahan oleh Key.

“Andwae, tetaplah disini…apa ini aegya kita?” tanya Key lemas.

“Ne, lucu sekali kan?”

Key mengangguk, lalu memandang Onew dan aegyanya secara bergantian “Mirip sekali denganmu, tapi matanya mirip Minho. Ah efek aku sering mengejek matanya, gwenchana yang penting ia selamat…siapa namanya?” tanya key memandang Onew.

“Namanya Yoogeun, Lee Yoogeun,” jawab Onew.

“Yoogeun?”

“Ne, aku ingin dia seperti Jung Yoogeun yang pernah kita jaga dulu,” sahutnya.

Key langsung mengecupi tiap inci wajah anaknya itu dengan penuh kasih sayang. Melihat hal itu, Onew hanya tersenyum.

***

3 hari berlalu, tapi Key masih belum bisa dijenguk oleh siapapun kecuali pihak keluarga. Maka dari itu wartawan tidak bisa merekam kondisi diva SHINee tersebut. Dokter melarang siapapun menjenguknya karena kondisi Key masih sangat lemah. Dua infus masih melekat di tangannya. Yang satu unutk obat dan makanan, yang satunya lagi berisi darah.

Untunglah kondisi Key cepat pulih. Jadi member SHINee yang lain bisa menjenguknya. 3 hari kemudian ia diperbolehkan pulang. Dia disambut oleh artis-artis SME yang lain. Bahkan JYJ pun ikut bergabung. Di dorm meraka banyak sekali peralatan bayi yang diberi oleh OnKey shipper yang ada di dunia. Mereka sangat senang karena couple yang mereka senangi itu sudah punya bayi. Tidak hanya dari para OKS, tapi juga 2MS yang juga turut bahagia akan kehadiran bayi-bayi yang ada di dorm SHINee.

Hadiah-hadiah tersebut telah disortir oleh agensi mereka. Karena memang terlalu banyak. Para artis SME berebut menggendong Minhwa dan Yoogeun sampai kedua bayi itu menangis. Alhasil mereka semua dimarahi oleh sang diva.

Jonghyun dan Jino tiba-tiba menghilang dari keramaian. Mau apa mereka? Siapa peduli? Sedangkan nasib artis-artis SME yang lain sedang dimarahi oleh Diva dan mechine dance SHINee yang membuat anak mereka menangis. Tiba-tiba.

Brakk

Jonghyun dan Jino masuk dorm kemudian menggebrak meja dan membuat Minhwa dan Yoogeun tambah kencang menangis. Dua buah bantal mendarat tepat di wajah Jonghyun.

“Tenang dulu, aku mau buat pengumuman,” kata Jonghyun sambil menghindari pukulan dari dua umma-umma tersebut.

“Pengumuman apa?” tanya Onew sambil menghentikan pukulan Key, sedangkan Minho menghentikan pukulan Taemin.

“Aku dan Jino akan menikah bulan depan!” umum Jonghyun membuat semua yang ada disana berteriak senang, sedangkan Jino hanya menunduk malu.

“Cepat beri SHINee penerus lead vocal,” ujar manager hyung.

Semua yang ada disana tertawa melihat wajah malu Jonghyun dan Jino. Lengkap sudah kegembiraan yang ada di dorm SHINee.

END

Hahaha, gj kah? Apakah alurnya terlalu cepat? Kalau iya, mianhe, author ngerjainnya disela-sela mengerjakan tugas. Jadi gini deh. Judulnya 2shoot kan? Ya udah kalau gitu.

Aku mau bikin sekuelnya babies habis nyelesein ff 2min. kalau mau tolong comment ya? Terima kasih sudah membaca ff ini. kalau banyak kata-kata yang salah author minta maaf. Ini nulisnya antara sadar dan tak sadar karena masih terfokus mengerjakan laporan penelitianku. 

Advertisements

68 thoughts on “[SHINee/2s/mpreg] Babies PART 2end

  1. UwaAaa….
    Keluarga bahagia berkumpul di kehidupan keluarga shinee…
    Semoga mereka bahagia….

    Hehehhee…
    😉

  2. Onkey anaknya mirip minho matanya kekekeeeee
    Untung taemin ngga mikir yg ngga2…. hihihiiii
    Bisa ada perang dunia ke4 di dorm …

  3. yeeee…
    akhirnya anak onkey lahir jugaa..
    hahaha.. matanya mirip si kodok ya??
    makanya umma, jangan ngejek minho muluk..
    jonghyun ama jino mau nikah ya??
    chukkaee..

  4. akhirnya setelah penantian (?) panjang.. akhir nya key ngelahirin jugann chukae buat seluruh anggota shinee 😉

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s