WHITE LIES / 2MIN – ONKEY/ 3 0F?


CAST : MASIH SAMA KAYA KEMAREN

AUTHOR : YUA FEAT KEI

Foreword

(YUA)

haaaaah~~ GILA!! sebulan kemudian gue baru update, yah miaan~ ini karena saya kok. wkwkw.. nah nah saya mau curhat dikit, sebelumnya gue mau bilang  IM MVP!! YEAAH! INSTEAD FLAMERS!! jadii gue gak terima kalo ada yg komen nyuruh onew sama ayam *dezigh
oke kembali ke ff ini,makasiiih bgt yg udah nungguin ampe bulukan (?) ni FF gaje kita, oh jinjja part ini gw ngerasa tulisan gw jelek bangeet maaaf yah.. jeongmal~ maklum lah gw abal – abal. trus kenapa part key ga banyak mafia scene? karena key emang belom resmi jadi mafia, you know kan? dia mesti jalanin misi dulu. dah yeah gw bego bgt gambarin kehidupan mafia. mianhae! pokoknya semua karakter kebalik yah. hahah. key dingin dluar hangat didalam *apa ini/plak
pokoknya gtu deh~ AT LEAST IM SHAWOL! I LOVE 5 OF THEM❤

SISANYA gw setuju sama yeobo gw , kita sibuk *ceileh* maklum semester 7 ga gampang guys. pikiran numpuk banget T^T 24 jam ngga cukuup . haah~

MAKASIH YG KOMEN PANJANG KEMAREN. MMUUAACCCH >,<

(KEI)

Annyeong~ keiminnie is here~!😄 Yak, akhirnya lahir juga nih WL3…hahaha

Mianhae kalo lama…karena berbagai alasan yang membuat FF ini tertunda. Gue and yeobo udah masuk kuliah lagi.. n strez berat T_T !! Tekanan wat nyusun skripsi, rapat wat organisasi, kegiatan klub, media yang ga ngedukung, waktu yang sempit…kyaaa!! Mohon maklum ne~ kita dah semester 7..*bow* tapi  kita akan terus berkarya disela waktu kosong kita. Gomawo yang udah nunggu nih FF. Mian juga kalo kurang greget n ga sesuai harapan. *HARUS SUKA!* hehehe

Okelah, disini emang alur rada lama, baru buka2in kartu mereka satu per satu. Tapi kalo kalian bosen, kita bakal percepat alur dan mengakhiri FF ini. So, please comment guys. Gue tambah cinta yang bersedia ngasih jempolnya…hehehehe (^o^)/

WARNING 

1. FF OOC = OUT OF CHARACTER

2. MISS TYPO? MIAN .__.v

3. KOMEN YANG PANJANG WOI!!

4. DONT BASHING

5. NOT PLAGIARISM

makasih buat Viena Soma yang buatin Puisi nya. muahaha. cepet sembuh nee~!! sanni yang bawel juga cepet sembuuh yah xD! ah fitri juga cepet sembuh! ah kalian bertiga!! jaga kesehataaan ne~ *bighugkisstouch

 komen woi komen awas kalo ga *cekek*

ini link 2 part sebelumnya bagi yang belum sempet baca maybe? 0___0

part 1

part 2

.

.

.

@Lee’s house

Hening……….

Belum ada yang memecah keheningan, mereka sibuk dengan pikiran masing–masing, saling mengagumi diam–diam. Lalu ..

BRAK

“SSAAKIIIIT~~ hyuuuuuuuuung!!”

SNAP!

Onew mulai tersadar saat mendengar teriakan ’rutin’ adiknya itu.

Key masih tidak mengeluarkan sepatah katapun.

CKLEK

”Hyuuung!! Sedang apa sih? Kenapa tidak membantuku hah?!”taemin memasuki kamar hyungnya sambil mengelus bokong sexy (?) yang entah berapa juta kali harus merasakan kecupan mesra tangga rumah mereka.

Taemin belum tersadar ada orang lain di kasur hyungnya.

“Hyuu~ OMO!!” 0____o

Membelalakkan matanya dan bibirnya yang membentuk huruf ‘O’ begitu melihat sosok asing di kasur hyungnya yang sedang menatapnya datar. Onew pun tidak bereaksi apa-apa hanya memandangnya. Lalu sedetik kemudian taemin menepuk pipinya, “Omo! hyuuung~ ikut aku!”taemin menarik tangan Onew dan menyeretnya keluar bersamanya. Sedangkan key masih saja terdiam menyaksikan kehebohan taemin barusan.

Taemin membawa onew agak jauh dari kamarnya agar tidak terdengar oleh tamunya itu.

“Hyung! Siapa dia? Kok aku tidak kenal? Dia pacarmu?! Kenapa dia bisa ada dikamarmu dan tidur di kasurmu? Kau habis melakukan apa hyung!?”sambil menunjuk hidung bangir onew dengan telunjuknya dan sedikit menekannya. Matanya pun memicing curiga.

Tapi bukannya menjawab pertanyaan taemin, onew malah menarik wajah taemin untuk mendekat. “Kenapa wajahmu?!”sambil menyingkirkan poni taemin kesamping dan terlihatlah kapas yang direkatkan plester di dahi adiknya itu.

Taemin menepis tangan onew yang akan menyentuh lukanya itu dan memundurkan sedikit tubuhnya, tudingannya tadi ke onew langsung terlupa begitu saja, “Ta-tadi aku jatuh.”

Tidak heran memang, tapi ini adalah suatu hal yang jarang terjadi karena sampai membuat adiknya terluka dan onew sadar perban yang melilit di bahu kanan taemin yang sedikit terlihat dari kerah bajunya yang longgar. “Perban?!”

  “I-ini…”

Tanpa aba-aba onew langsung mengangkat taemin dibahunya dan membawanya ke kamar taemin. Onew yang seorang kakak sekaligus profesinya sebagai dokter, sangat concern dengan kesehatan sang adik. Terlebih hanya dialah keluarga yang taemin punya. Sampai sesuatu yang buruk terjadi pada taemin, onew tidak akan bisa memaafkan dirinya sendiri. Jelas sekali kalau dia sangat sayang dengan adik satu-satunya itu. Mereka adalah soulmate. Separuh hidup onew adalah taemin begitu sebaliknya.

Onew mendudukkan taemin dikasurnya dan menggenggam tangan mungil itu, “Kau terjatuh dimana? Kenapa sampai terluka begini?”tanyanya khawatir. Tergambar jelas kecemasan diwajahnya.

Dari kecil mereka memang selalu bersama. Tidur, mandi, main dan pergi kemanapun selalu bersama. Dulu taemin sering di goda dan dijahili oleh teman-teman sepermainan di taman dekat rumahnya karena wajahnya yang seperti perempuan dan onew selalu menjaga dan melindunginya bahkan memanggilnya princess a.k.a sleeping beauty karena dia susah sekali bangun kalau sudah tidur dan kebiasaannya itu masih hinggap sampai sekarang.

Tapi setelah kejadian 12 tahun lalu yang hampir merenggut nyawa adiknya, onew semakin protektiv dengan taemin dan sempat depresi karena lalai melindunginya. Hampir 5 tahun mereka berpisah karena taemin dibawa ke rusia oleh appa mereka ketika taemin berumur 7 tahun. Onew benar-benar hancur dan kesepian seolah nyawanya telah pergi dari raganya. Menghitung hari sampai tiba kepulangan taemin ke hadapannya adalah suatu yang sangat menyiksanya. Jadi sewaktu taemin kembali, onew yang tidak ingin meneruskan kepemimpinan sang Unicorn, akhirnya membawa adiknya pergi dari rumah untuk menjalani kehidupan yang normal. Sampai kabar bahwa appanya meninggalpun onew tidak datang ke pemakaman, dan yang ia tahu kepemimpinan ayahnya sudah diambil alih oleh underboss atau kata lainnya adalah vice president. Tapi 3 tahun belakangan ini, onew sering mengunjungi makam appanya untuk sekedar memberi bunga atau membersihkan nisan. Tanpa ada kata sapaan atau panjatan doa. Mungkin cukup di hatinya saja, karena bagaimanapun onew tidak menyukai profesi appanya yang dengan mudahnya membunuh orang dan hidup dengan uang hasil kejahatan. Setidaknya itu yang onew yakini, appanya bukan orang baik.

Taemin menunduk dan memainkan tangan mereka yang bertautan lalu mempoutkan bibirnya, “Aku jatuh dari tangga sekolah, hyuuung”

Menggeleng dan berdecak pelan lalu tanpa berkata-kata onew langsung mengambil kotak P3K yang ada di laci meja belajar taemin, kembali berjongkok di depan sang adik dan mengusap kepala itu lembut. “Sini hyung ganti kapasnya dan bersihkan lukamu.”

Taemin mengangguk dan pasrah begitu onew melepas kapas di dahinya dan meringis pelan, “Kau demam?”tanya onew begitu ia menyentuh dahi adiknya yang sedikit panas. Tadi ketika dia mengangkat taemin, memang merasa tubuh adiknya itu hangat tapi dia tidak menyangka kalau taemin ternyata demam sungguhan. *emang ada demam bohongan, nyu?==’

 “Molla hyung, tadi pagi aku memang merasa pusing karena itu aku terpeleset ditangga.”

Onew menaikkan alisnya. Tidak hanya ketika kau pusing saja taemin…bahkan ketika kau dalam keadaan segar bugar, kau juga akan terguling di tangga…hhaahh…=.=a

“Buka mulutmu dan julurkan lidahmu sedikit.”perintah onew sambil menyalakan senter kecil.

Taemin pun menganga lebar, “Aaa..uhuk uhuk! ah, hyung aku jadi tersedak!”protesnya tapi tetap mematuhi hyungnya itu dengan membuka mulut mungilnya.

“Hmm…benar kau sedikit demam.”sahut onew mematikan senternya dan sibuk mengobrak-abrik kotak obat itu. “Oh ya, itu bahumu juga terluka?”

Taemin memegang bahu kanannya dan berpikir, “Hmm tadi katanya terkilir. Sakit siih…tapi sekarang sudah tidak terlalu.”

“Masa?”Dengan wajah datar onew meremas bahu taemin.

“Huwaaaaa! SAKIT HYUNG PABO!”

“Berarti masih sakit. Nanti aku buatkan bantalan kompres untukmu.”sebenarnya onew meremas bahu taemin tadi bukan asal melainkan mengeceknya apakah tulangnya patah atau tidak. Tapi ternyata memang hanya terkilir dan uratnya yang bengkak.

Taemin masih mencibir sambil mengelus-elus bahunya yang jadi semakin sakit karena ulah hyungnya barusan. Padahal benar bahunya tadi sudah mendingan tapi onew malah meremasnya dan membuatnya jadi sakit lagi. *author garuk2 pala

“Airnya jangan panas-panas hyung. Dulu waktu aku demam kau malah memberiku air mendidih. Gezz..”

Onew mengangguk lalu menutup kotak obat itu setelah dirasa obat yang dicarinya tidak ia temukan, “Itu karena aku sangat panik Minnie. Nah, hyung akan kembali ke kamar mengambil obat demam untukmu. Lagi pula kita sudah terlalu lama meninggalkan tamuku begitu saja. Kau turun saja ke bawah, kita akan masak yakiniku.”onew keluar  berjalan ke pintu dan mengedipkan matanya.

Taemin tersenyum lebar, “Asiik! Call call!”sorak taemin. (bagi orangkoreacall=cool)

Onew pun menghilang dibalik pintu yang sengaja dibuka tapi ketika taemin baru akan beranjak berdiri, kepala onew kembali menyembul, “YA! Jangan bergerak! Tunggu hyung dan jangan turun duluan!”

Taemin mengerutkan dahinya, tapi onew memasang death glare ikuti-perintah-hyung-atau-tidak-ada-daging-untuk-makan-malam-look.

Taemin kembali menghempaskan bokongnya ke kasur, “Okee…tapi hyung berlebihan!”cibirnya.=3=

“Hehe”tersenyum senang begitu melihat adiknya menuruti perintahnya. Ia tidak mau adiknya bercumbu(?) dengan tangga apalagi sekarang dia sedang sakit. Lalu onew pun langsung melesat ke kamarnya. Astaga…dia terlalu lama meninggalkan tamunya itu.

@Onew’s room

CKLEK

Onew membuka pintu dan mendapati key sedang duduk di pinggir kasurnya sambil menunduk bahkan dia sudah mencabut infusnya.

“Hey! Gwenchana?”onew menghampiri key cemas.

Key menoleh tanpa ekspresi lalu menganggguk pelan.

“Mian aku meninggalkanmu lama, tadi adikku terluka. Hobi jatuhnya sepertinya tidak juga mau hilang.”jelas onew sambil membuka kotak obat komplit di kamarnya. Sambil mencari obat penurun panas, “Oh ya, aku belum tahu siapa namamu?”menoleh sekilas dan kembali memilih-milih obat sambil memperhatikan komposisi pada obat-obatan tersebut karena walau jarang sekali sakit tapi taemin itu mempunyai alergi obat. Jadi hanya beberapa obat khusus yang bisa diterima tubuhnya, itu pun tiap obat berbeda tergantung seberapa parah sakitnya. Walau demam, dilihat dulu seberapa tinggi panasnya dan obat apa yang sesuai dengan suhu tubuhnya. Beda suhu beda pula obatnya. Makanya onew tampak bingung harus memberinya obat apa dengan kadar ini dan itu-nya berapa. 0.0’

Key mengerutkan alisnya, kalau adiknya terluka kenapa dia bukannya mengambil perban dan alkohol serta obat merah? Tetapi malah sibuk mencari ntah obat apa dengan wajah serius begitu?

“Key.”sahutnya pelan.

Onew menoleh dan tersenyum, “Key? Namamu unik sekali.”

 Omo~ kenapa dia bisa tersenyum semanis ituuu >< gigi kelincinya lucu sekali… beruntungnya adiknya itu mempunyai kakak yang baik dan tampan sepertinya. Aah aku jadi kangen dengan dino hyungku…T3T

“Aku Lee Jinki, tapi panggil aku onew saja.”

“Aku tahu.”jawab key keceplosan dan dia langsung membekap mulutnya dengan tangannya.

“Mworago?”

Key menunduk dan menggelengkan kepalanya sambil meremas seprai onew, “Aku mau pulang dan terima kasih.”key segera beranjak pergi.

“Y-ya!”

GREP

Onew menahan lengan key dan key pun terdiam, membalikkan wajahnya menoleh kepada onew. “Ne?”

“Ma-maukah makan malam dulu bersamaku?”

Key mengangkat alisnya tinggi-tinggi terkejut mendengar permintaan onew barusan.

“Ma-maksudku bertiga dengan adikku. Mau kan? Kita masak yakiniku bersama.”

Key menghembuskan nafasnya berat, “Mian jin..”

“Onew.”sela onew cepat.

“Mian onew ssi, tapi aku harus pulang.”

“Ini sudah malam. Dimana rumahmu? Bagaimana kalau makan dulu dan kau juga bisa menginap disini. Kami masih punya kamar kosong untuk kau tempati.”

“Terima kasih tapi tidak usah. Lain kali saja, mungkin.”

.

.

.

Taemin menggoyang-goyangkan kakinya sambil menunggu onew menjemputnya. Lalu dering telpon menggema di ruangan itu, suara dari handphone miliknya. Mengambilnya dengan malas tanpa melihat siapa sang penelepon karena sepertinya dia bisa menebaknya, “Yo?”

“My lord, ada klien yang meminta kerja sama untuk…”

Taemin mengerutkan dahinya lalu memotong perkataan orang diseberang, “Kerja sama? cih, aku tidak suka kata-kata itu!”

“Pardon my lord. Maksudku, dia meminta bantuan tanganmu untuk menghabisi koruptor Negara. Namanya…”

“Ck, koruptor itu kelas kakap? Sampai harus aku yang turun tangan, eum?”

“Dia kelas hiu, my lord. Mempunyai koneksi dengan mafia seoul kelas 2.”

“Cih, hiu apa? hiu air tawar atau hiu darat? Suruh dia datang lagi besok. Dan bilang padanya, aku buka harga awal 10 digit tergantung seberapa menarik permainan yang harus aku mainkan.”

“Roger.”

PIP

Sambungan terputus.

Melempar handphonenya sembarang dan merebahkan dirinya di kasur, “Haah…haruskah aku kembali memakai tangan kiriku?”sambil meremas bahu kanannya yang sakit.

Baru saja taemin menerima telpon yang mengharuskan dirinya kembali ke dunia gelap. Seorang klien yang memintanya untuk menghabisi nyawa koruptor Negara. Tidak heran karena memang profesi taemin a.k.a Falcon adalah pembunuh bayaran. Dan sebenarnya taemin itu kidal dan sudah terkenal dengan pembantai bertangan kidal. Dia pernah menghabisi 325 nyawa dalam sebuah pesta di kapal pesiar milik pejabat rusia hanya dengan menggunakan tangan kirinya. Kelihaiannya menggunakan samurai, dia gunakan saat pembantaian di ballroom kapal itu dan dalam waktu kurang dari 5 menit, semua yang hadir disana tewas ditangannya. Falcon jarang menggunakan pistol untuk membunuh. Senjata yang ia pakai juga beragam sesuai mood-nya, tapi ada satu lagi yang menjadi ciri dari Falcon. Yaitu sebuah magnum*demi tuhan readers ini bukan es krim!!* yang sudah dia modif sehingga bentuknya lebih kecil dan ringan yang selalu dia bawa di paha kirinya, tapi yang lebih mengagumkan lagi dia memakai peluru dari perak asli dengan cetakan nama FALCON dan ukiran burung garuda di peluru tersebut. Mungkin di kepolisianseoulbaru menyimpan 3 buah peluru perak itu karena Falcon memang baru menggunakannya 3x, termasuk membunuh presidenkoreaselatan terdahulu. *gue ngarang loh, jangan di ambil hati namanya juga penpik, ok?*

Falcon sudah menjadi incaran pihak kepolisian dunia karena tidak hanya dikorea, peluru perak itu juga pernah di temukan ketika ada kasus pembunuhan diHawaii,santiago, moskow serta cina. Identitasnya yang samar dan gerak-geriknya yang seperti bayangan sungguh membuat mafia lain was-was. Karena Falcon belum pernah membunuh penduduk sipil. Yang ia bantai adalah orang-orang bermasalah dan memiliki latar belakang kriminal.

Jadi sebenarnya Falcon itu baik atau jahat??

.

.

.

“Minnie?”panggil onew dari ambang pintu kamarnya. Taemin menoleh, “Ayo turun.”

Taemin segera bangkit dari kasurnya dan tersenyum menghampiri, “Hyung jongkok dan gendong akuu~”pintanya imut. Onew segera menuruti dan berjongkok tapi taemin terhenti begitu melihat sosok di sebelah onew.

“Eh? Hmm…”taemin memutari tubuh key dan memperhatikannya dari kepala sampai ujung kaki.

“Kenapa Minnie?”tanya onew megerutkan alisnya melihat tingkah taemin, dia merasa tidak enak pada key yang merasa terintimidasi pandangan taemin.

“Wae?”sahut key dingin menatap taemin datar.

Taemin menaruh jari telunjuknya di dagu dan memiringkan kepalanya, “Selera fashionmu bagus! Kau pacar onew hyung ya?”tebak taemin asal sambil mengedip-ngedipkan matanya lucu.

“HAH!”onew sontak berdiri dan key yang memasang tampang terkejutnya mendengar pertanyaan taemin barusan.

“Hehe iya kaaan? Ayo ngaku!”taemin memainkan dan mengayun-ayunkan lengan onew. “Iyakanhyuuung?”

“Shh..”key berdesis dan membuang muka.

“Mi-minnie….”Onew jadi merasa semakin tidak enak. Dia sudah kepayahan meminta key untuk makan bersama karena dari tadi key bersikeras untuk pulang.

Padahal di dalam hati key…

OMOOOO!! GOD! Tuhan ah siapapun! Kalau dengar hatiku, aku ingin pingsaaann! Anak ini si Minnie-minnie ntah siapa namanya, dia imut sekaliiii *Q*

Aku ingin mencubitnya dan membawanya pulang! Astaga bagaimana bisa ada anak semanis ini? Demi tuhan bahkan wajahnya lebih cantik dari Barbie rapunzell!

Kenapa dua kakak beradik ini sangat luar biasa sempurna?? Yang satu tampan dan ramah, yang satu imut, manis…hyaaaahh aku tidak mau pulaaaangg!! =3=

“Hyung?”panggil taemin.

Onew mengelus kepala taemin, “Dia temanku namanya key. Dan kami baru kenal hari ini jadi kau jangan mengatakan yang macam-macam, arra?”

“i-iii huwaaa!”lagi-lagi onew mengangkat taemin dan menyampirkannya di bahunya. *biasa ngangkut beras nih si unyu/plaak*

“Ayo key, kita ke ruang makan. Aku akan siapkan alat-alat untuk membuat yakiniku.”ajak onew sambil berjalan dan menuruni tangga.

Taemin yang kepalanya di belakang punggung onew, melihat key dan tersenyum manis, “Ayo kita makan yakinikuuu”

Key membulatkan matanya melihat tingkah taemin yang melambaikan tangannya untuk mengajaknya turun.

Imut. Imut sekali…-pikir key. Dan ia pun mengikuti dari belakang.

.

.

.

Minhoside…

“AAAKKHH DASAR JAMUR! Kau sukses membuatku gilaaa!”teriak minho frustasi sambil mengacak rambutnya. Berjalan mondar-mandir di dalam kamarnya dan terhenti di depan kaca menatap bayangan namja yang tidak lain adalah dirinya sendiri, mengerutkan alisnya sambil memegang bibirnya.

“Manis…”

Flashback…

CHU~~

Taemin mencium bibir minho karena dia terus saja mengoceh. Sebenarnya hanya menempel karena taemin sudah kehabisan akal untuk membuat makhluk ini berhenti berkicau terlebih kepalanya sedang pusing dia jadi tidak bisa berpikir jernih.

Keduanya terbelalak dan taemin langsung mendorong minho menjauh sampai terjengkang kebelakang dan jatuh ke lantai karena kakinya terantuk kursi. Padahal taemin hanya mendorongnya dengan satu tangan kirinya…

“KAU!”teriak mereka bersamaan.

“Sakit…”minho meringis mengelus kepalanya dan bokongnya yang menghantam lantai dengan sadis.

“Kau mesum!”teriak taemin.

“Apa?! Heh, yang menciium aku itu kan kau! Enak saja bilang aku mesum!”

“Tidaaakk!! Penjahat! Mesum! Pervert! Cabul!”taemin melempar bantal, selimut dan blazernya ke arah minho.

Minho terbengong mendengar kata-kata taemin, sebenarnya disini siapa tersangka siapa korban, hah? minho benar-benar geram dibuatnya. Giginya bergemeretuk kesal, “Kaauuu…heh bocah aneh! dengar ya…”

“Tidak dengaaaarrr!!!”menutup kupingnya dan berlari keluar tanpa menutup pintu. Spontan orang-orang yang lewat di depan ruangan itu jadi terheran melihat kekacauan di dalam. Seprai dan bantal yang berserakan, blazer taemin yang bertengger di kepala minho…dan taemin berlari dengan kemeja berantakan dan kancing yang terbuka.

WTH??

Semua menatap minho curiga dan berbisik-bisik menonton ketololan minho saat itu yang hanya terdiam masih duduk di lantai. Tapi 5 detik berikutnya, “YAAAAAAAA!!!”berteriak bagai singa kehilangan mangsa. *apa deh

end flashback…

Errgh…jamuuurr…hari ini aku di bawa guru BP dan diinterogasi seperti penjahat hanya gara-gara keributan kecil di ruang kesehatan itu! Harus menjelaskan kepada dokter song, Leo Sam yang seorang guru kedisiplinan keturunanbrazilyang sangarnya seperti gorilla betina ngamuk begitu tahu anaknya diculik, lalu hampir saja aku di skors gara-gara saksi mata mengatakan aku akan memperkosa taemin! Kurang sial apalagi , hah?!

SIALAN! AAARRRGGHH AKU KESAAAAALLL!!!

Aku kesal sampai ubun-ubunku rasanya darahku sudah mendidih di kepala dan siap meledak!

Awas saja besok di sekolah aku akan memberinya ganjaran! Dasar jamur! Padahal dulu dia manis sekali…memang sekarang pun manisnya tidak berkurang malah dia berrevolusi menjadi cantik seperti yeoja tapi kenapa dia jadi judes begitu? Ck, dulu dia selalu manja padaku dan memanggilku dengan lembut dan sayang. Tapi kenapa…lebih parahnya dia tidak ingat aku! Grrr..

“Aku akan selidiki kenapa kau sampai melupakanku, jamur….”bergumam penuh keyakinan sambil melirik benda berkilat di samping tempat tidurnya.

.

.

.

Back to Lee’s house….

 “Ya! Minnie! Jangan makan dagingnya teruuss! Makan juga sayurnya!”pekik onew. Kalau sudah mengomel, dia persis ibu-ibu rumah tangga.

“Ah hyung~ aku sukanya dagiiing. Key hyung juga makan yang banyak, ya?”taemin menaruh sepotong daging ke mangkuk nasi key.

“Go-mawo.”ucap key pelan. Dia memfokuskan diri pada makanan di depannya. Karena tidak dipungkiri dia sangat lapar.

“Makan yang banyak key. Jangan malu-malu…”ucap onew dan menaruh beberapa potong daging lagi, kimchi, sosis dan tahu di mangkuk key. Membuat key tercengang menatap horror mangkuknya. Bagaimana bisa dia menghabiskan ini semua??

“Onew ssi..ini..”

“Tidak apa-apa, masih banyak kok. Minnie biar makan brokoli dan paprika saja, dia itu terlalu banyak makan daging! Hahaha”tertawa sampai matanya membuat garis lengkung seperti bulan sabit.

Tampan…

Taemin menggigit sumpitnya menatap mangkuk key yang telah menggunung lalu melihat onew kesal karena merasa di anak tirikan.

“Ih hyung jahat sama, Minnie..”taemin memanyunkan bibirnya dan menekuk tangannya di atas meja untuk menopang kepalanya dan membuang muka dari tatapan onew.

“Minnie~”

“Tidak dengar.”ambeknya.

Kyaaa~~ dia ngambek semakin imuuuut, aku ingin membawanya pulaaang >///<

“Ah, i-ini. Ini buatmu saja. Lagipula ini terlalu banyak untukku..”key menaruh daging itu ke mangkuk taemin. “Lihat, sekarang dagingnya kita bagi dua..?”

Taemin melirik mangkuknya yang telah terisi daging dan tersenyum memandang key, “Ih hyung baik~ gomawo!”soraknya.

Key hanya mengangguk dan kembali menunduk makan dengan perlahan. Mati – matian ia menahan dirinya untuk memeluk anak imut ini. Lalu tiba – tiba……..

BRAK

“YA! Minnie!”

Taemin kaget karena kali ini onew membentaknya, ia menatap onew tidak percaya. “Hyu-hyung..”matanya mulai merebak.

“Eh maksudku, bukan membentakmu tapi…kalau kau mau nanti kupanggangkan lagi dagingnya. Biar itu untuk key saja, oke?”

Kenapa? Memang kenapa harus?

Beginilah sifat asli taemin. Dia sebenarnya sangat manja dan haus kasih sayang. Selama ini ia selalu dituntut untuk menjadi kuat oleh appanya tapi tetap saja jiwa taemin kecil masih tertinggal dan tertanam didirinya. Sadar atau tidak taemin memang mengeluarkan sifat itu di hadapan onew. Hanya onew. Entahlah ia rasa onew adalah segalanya. Hanya saja dia tidak bisa memberitahukan identitas Falcon pada hyungnya itu. Ada rasa bersalah karena dalam hati kecilnya ia sama sekali tidak ingin membohongi onew dan sifatnya ini adalah murni tanpa kebohongan atau kemunafikan dirinya yang lain.

I’m Lee Taemin first and Falcon second.

Merasa syok dan kecewa  *tetem lebay nih ==* taemin turun dari kursi makannya dan beranjak pergi.

“Ya! Minnie mau kemana?”onew pun turun dari bangkunya menghampiri taemin.

Taemin menggigit bibir bawahnya dan berjalan pergi menghiraukan onew. Onew yang sudah hapal tabiat taemin menarik tangannya dan membalikkan tubuhnya, “Mianhae..”menyelipkan rambut taemin yang menutupi wajahnya ke samping kupingnya.

Key memutar badannya dan melihat adik kakak itu dengan pandangan nanar. Dia semakin merindukan jonghyun dan rasa itu semakin memuncak. Ia tidak pernah diperhatikan seperti itu..bahkan ketika mencoba untuk dekat dengan jonghyun, memulai sebuah hubungan hyung-dongsaeng, saat itu pula mereka harus berpisah.

Taemin menangkap mata key yang tengah memandangnya dan merasa malu karena tingkah konyolnya ini, “Hyung nappeun! Minnie sebal!”ucapnya melepaskan tangan onew dan berlari pergi menyelamatkan muka.

Onew menatap punggung taemin sambil menghela napas panjang dan menunduk menatap sendalnya. Bagaimana ini? Minnie kenapa tumben-tumbennya bersikap seperti ini, eum? Terlebih di depan tamu?

“Mungkin karena dia sedang sakit, jadi dia ingin dimanjakan…”ucap key tiba-tiba memecah keheningan seperti dapat membaca pikiran onew barusan. Dia pun turun dari kursinya dan melangkah mendekati onew.

Mendengar kata-kata key barusan onew menampar otaknya keras-keras. Benar! Minnieku sedang sakit! Hah! Pabo oneeew~ jelas dia ingin diperhatikan lebih. Kalau taemin sedang sakit memang dia seperti wanita pms atau ibu-ibu hamil yang sedang ngidam. Emosinya pun cepat naik dan menjadi sensitif.

“Be-benar…”onew jadi merasa bersalah dan menatap tangga sekilas. Nanti dia akan menyusul ke kamar taemin.

“Hey, ayo lanjutkan makannya. Maaf jadi seperti ini.”sesal onew.

Key menggelengkan kepalanya, “Tidak apa-apa, tadi sebenarnya aku sudah ditelpon untuk segera pulang. Jadi sekarang aku mau pamit.”jelas key. Hey ini adalah kalimat terpanjangnya selama ia bersama onew.

“O-oh, yya. Ta-tapi makananmu?”

“Sudah kuhabiskan. Terima kasih onew ssi.”

“Onew saja.”

Key mengalihkan pandangannya menatap pintu luar, “Aku harus pergi.”

“Baiklah.” dengan canggung onew mengantar key ke pintu, “Maaf…”ucapnya pelan.

“A-anii..”key ikut menjadi gugup.

“Hati-hati key.”

“Gomawo, dan semoga adikmu cepat sembuh.”

Key membungkuk 90 derajat lalu berbalik bersiap pergi, tapi..

GREP

“eh”?

PUK

Sebuah sweater hangat berwarna baby blue yang tadi dipakai onew sekarang bertengger di pundak key.

“pakailah, ini, udara malam ini cukup dingin aku takut kau pingsan kedinginan..haha”onew tertawa renyah memamerkan deretan gigi kelincinya.

Imut.

0____0

Key memandang onew masih dengan tatapan dingin.

OMG!! Shit! Tolong jangan terlalu baik padaku onew! Aku bisa gila karena senyummu. Oh Tuhan cobaan apa lagi ini?

”Ah, ania~ onew sshi aku tidak ingin merepotkanmu, lagipula bagaimana aku mengembalikannya nanti eoh?”key mati – matian menyembunyikan rona merah yang bersemu di pipi tirusnya.

”ck~ gwenchana~ kau bisa ke rumah sakit tempatku praktek kan? nah besok datanglah kalau kau sempat, aku besok jaga di stase kulit ne?”onew bicara panjang lebar masih menatap dalam ke mata kucing itu dan ah tentu saja onew terpesona dengan pipi key yang tiba – tiba memerah. Manis sekali pikirnya .

”mwo? Rumah sakit? Ck~ come on onew sshi Rumah Sakit di Seoul kau pikir hanya satu?” key sedikit mencibir. Wah~ key tidak sadar perlahan aura dingin yang sengaja ia buat untuk menutupi dirinya yang sebenarnya mulai hilang. Semakin menahannya key merasa pipinya semakin panas,darahnya berdesir kuat saat mata bulan sabit itu intens menatap mata kucingnya.

”ah~ hahaha.. aku kan belum bilang rumah sakit mana key~ di Rumah Sakit Internasional Seoul oke? Aku ada di Stase Kulit Lantai 9,kau carilah dokter Lee Jinki, pasti semua orang tahu” tukas onew penuh percaya diri akan dirinya yang famous =3=

What?! Lantai 9? GOD!! Are You kidding me?

Wajah key sepersekian detik memucat,oh Hell no! lantai 9? Naik? Tangga?

Mimpi buruk?!!

“ah~ baiklah besok aku akan datang ke rumah sakit mengembalikan sweatermu ini.

“aku tunggu….” Onew melemparkan ..lagi… senyum angel nya >///<

Onew mengangguk sambil tersenyum menatap punggung key yang keluar dari pagar rumah.

Haaah~ hanya bisa menghela napas, tersenyum sambil membenarkan letak kaca matanya yang sedikit turun dan menutup pintu lalu menguncinya.

 

Key Side..

Key pulang dari rumah onew lalu langsung menuju apartemen mewahnya. Ah sungguh detak jantungnya tidak terkendali di hadapan onew tadi belum lagi taemin yang sangat sangat imut dan manis. Hubungan adik kakak itu yang sangat manis mengingatkannya pada masa lalunya, dan tentu saja hyungnya, jonghyun.

Bugh

Key menjatuhkan tubuh rampingnya dikasur mewah yang sangat empuk ini, tentu saja seprainya warna pink khusus ia yang memintanya ==’’

Key menatap langit – langit kamarnya, ia meremas pelan dada kanannya, menstabilkan detak jantungnya. Matanya mulai berkaca – kaca, pandangannya kabur. Yah~ ia kembali ke ingatan itu.. saat ia berusia 7 tahun…..

 

Flashback..

”Huweeeee onew hyung jahat! Aku benciiii~!! aallgghhh….” seorang namja imut melempar batu ke tengah laut dari bibir pantai. Ia sekuat tenaga melempar batu itu sambil menangis tidak karuan (?)

Key terdiam menatap namja kecil itu. Lalu ia lihat namja imut itu masih saja menangis dan berteriak – teriak. Hey ini masih pagi?! Lalu ada anak kecil yang menangis di pinggir pantai? Akhirnya key memutuskan untuk menghampiri namja imut itu.

GREP

Key menepuk bahu namja imut itu.

 

0___0

Cantik.

Matanya… abu – abu? Tapi…kenapa…cuma sebelah?

 

”hey~ gwenchana? Kau kenapa adik imut?” key bertanya pada namja di depannya ini dan yah ia takjub, anak ini kadar keimutan melewati batas kenormalan (?) sampai rasanya ia ingin membawa adik kecil ini pulang. Ckckck

Namja imut ini hanya terdiam menatap key –yang entah kenapa menghampirinya- lalu memiringkan kepalanya imut. ><

Namja imut ini menatap wajah seseorang didepannya dia berpikir sebenarnya ini yeoja atau namja? Harus dipanggil apa? Dan wah! Mata hijau!

Cantik..

”ah~ mian.. tadi oppa lihat kau menangis? Wae?”key berusaha senormal mungkin bertanya agar anak ini tidak takut.

”oppa?aku namja~~ ” jawab namja imut ini polos mengerjapkan matanya bingung.

”mwo? jinjja? lalu kenapa kau menangis sendirian di sini eoh?” namja cantik ini yang tidak lain adalah key bertanya dengan sangat lembut dan mengusap lembut rambut namja imut ini.

Hahaha sesama namja yang bingung dengan gender yang mereka lihat satu sama lain *plak

“huks.. aku.. huks.. aku kecal kalena hyungku tidak mau bangun dan menemaniku main di pantai, aku mau lihat matahali telbit di pantai.. huks..aku cangat cuka pantai”

“mwo? Wah hyungmu itu mungkin kelelahan, ne~ sini biar aku yang temani. Aku juga suka lihat matahari terbit, setiap pagi aku ke sini”key tersenyum menampilkan lesung pipit nya. Imuuuut >//<

”Cendilian?” taemin membulatkan matanya tidak percaya. Ia rasa hyung ini yang menurutnya sangat cantik dengan rambutnya yang blonde dan mata kucing indah berwarna hijau ini agak aneh.

”ne~ wae? Hyungku juga  tidak bisa menemaniku karena ia sakit =3= kau lebih beruntung adik kecil”

”ah? Jinjja?

”ne~ ah ini jangan bersedih aku punya jeruk, hmm.. aku lihat kau sangat mirip jeruk ini”

0____0 *ekspresi taemin

”mwoya? Jeluk? Kalau begitu hyung milip meong ?! matamu cepelti meong hyung~”

Taemin menyipitkan matanya menatap mata key.

Meong?

”hahahha~~ aku  meong? Kalau begitu aku panggil kau jeruuk saja yaah~ nah lihat jeruk ini imut sekali kan” key memperlihatkan jeruk yang sudah ia gambar emoticon  fighting.

(^___^)9

”woaaah~~ kyeopta~ gomawo hyung~” Taemin mengambil jeruk itu tapi buru – buru key menarik tangannya ke udara.

”wa..wae hyuung? Katanya jeluk itu buat aku?? =3=”

”ne~ ada syaratnya.. kau tidak boleh menangis lagi ne? Harus kuat! Arra? Kalau kau sedih makanlah jeruk maka pasti semangat mu akan kembali~ arrasseo?”

”allacceo~!!” jawab taemin cadel

”Good boy!!”

”ayoo hyuung~~ kita belciap melihat matahali telbit >0<”

”ne~~ kkaja” key menggandeng tangan imut taemin kecil yang sangat menggemaskan.

Namja ini, yaitu tidak lain adalah Taemin, namja imut bermata abu – abu namun hanya sebelah dan mata lainnya berwarna coklat terang, sedangkan key memiliki manik mata berwarna hijau. Paduan yang terlalu sempurna, pahatan tuhan yang bisa dibilang… Terbaik?

Hey~ siapa yang tidak jatuh cinta jika melihat mereka.

Karya Tuhan yang paling…. Sempurna.

Key masih menggandeng tangan Taemin yang mungil, mereka akhirnya duduk di tepi pantai, yah~ Pantai Pulau Jeju yang memiliki keindahan tiada tara di Korea.

Hamparan pasir putih yang sangat indah, ditambah kerang – kerang cantik menghiasi pantai. Ada sekelompok kura – kura beristirahat. Sepertinya sebuah keluarga yang sangat indah, kura – kura berkumpul, ada dua kura – kura besar dan banyak kura – kura kecil disekitar kura – kura besar itu. Seperti sebuah keluarga?

Key menatap nanar gerombolan kura – kura itu.

Sedihkah?

Yah~ mungkin ia hanya iri? Key berpikir alangkah bahagianya hidup kura – kura itu, memiliki ayah, ibu, saudara yang banyak. Semuanya berkumpul, ck~ saat itu juga key berpikir ingin menjadi seekor kura – kura ==’’

What a stupid think.

Taemin masih mengemut jeruk pemberian key, lalu ia memandang key yang terlihat sedih mungkin? Well taemin memang masih kecil tapi siapa sangka…. Taemin sebenarnya seseorang yang dianugerahi kelebihan..

Jenius

“hyuung~~ wae?”Tanya taemin imut masih dengan mulut yang penuh jeruk.

Mata key terlihat sedikit berair kalau saja taemin tidak  ada mungkin ia sudah menangis tersedu – sedu.

“eh? Gwenchana~~ lihat matahari sudah mau terbit?!”key cepat – cepat mengalihkan perhatian taemin dan menunjuk ujung lautan. Terlihat sedikit demi sedikit sang mentari tersenyum indah dibalik lautan luas.

INDAH

”Hwaaaa~~ yeppeo~~ laut itu cantik  yah. Aku cuka cekali pemandangan ini. Ah hyung~ cebental lagi telang~ kita belenang yuk (,,>o<,,)/ ?”tanya taemin semangat sambil mengepalkan kedua tangan kecilnya.

”MWO?”

Key terkejut bukan main, well sebenarnya key tidak suka berenang. Kenapa? Karena takut membuat kulit indahnya menjadi  hitam ==’’

Dari kecil saja key sudah tidak suka panas. Ia ke laut hanya pagi – pagi saat matahari terbit dan sore hari menjelang matahari terbenam.Key sekarang berpikir keras bagaimana menolak permintaan Taemin tanpa membuatnya menangis.

Lalu ia mencoba plan pertama.

”ah~ mian! Aku lupa aku tidak bisa lama – lama ne~ aku harus pulang, sepertinya aku lupa izin dengan umma appa~ kamu disni sendiri tak apakah? Besok kita bertemu lagi di  sini dengan waktu yang sama, otte?” key berjongkok di depan taemin dan meyodorkan jari kelingking nya berusaha membuat janji. Ck~ anak kecil.

Mata hijau emerald dan mata abu-coklat bertatapan. Ck~ what a beautifull eyes.

”haaaaah~ allaceo~ becok ne? Yakcok!” taemin menautkan jari kelingkingnya lalu tersenyum manis >//<

Berhasil!

”ne! Yaksok! Yasudah aku pergi~ anyyeong~ hati – hati ya tidak usah berenang di sini, iih~ nanti kau dimakan hiu loh~” key mencubit pipi taemin dan berusaha menakuti taemin. Ckcck~ andai key tahu anak ini akan jauh lebih mengerikan dari Hiu sekalipun.

Key pun pergi, ani~ lebih tepatnya ia bersembunyi dibalik pohon kelapa yang cukup besar untuk mengawasi taemin di sana.

5menit…

Masih menatap taemin yang asik bermain pasir sendiri entah apa yang ia buat tapi yang key lihat taemin imut sekali sambil memajukan bibirnya *kaya di OMS/plak

10 menit..

Masih sama

Key berpikir terbuat dari apa anak itu, lalu kenapa matanya abu – abu? Key pernah sekali melihat mata seperti itu tapi yang dia tahu mata itu……..

Tapi anehnya ini hanya sebelah?? This’s rare…

But, langka bukan berarti tidak ada.

Key sibuk dengan pikirannya sendiri, lalu tak lama kemudian ia melihat sosok namja yang berlari terengah – engah menghampiri si jeruk.

Key bingung, siapa dia?  eh tapi mungkin ia hyungnya itu, mereka mirip sih..baguslah, pikir key.

Ia melihat sosok namja itu bertekuk lutut dan mengatupkan kedua tangannya didepan  si jeruk, ck~ sepertinya ia memohon maaf? gezz -__-’’

Si jeruk hanya menyilangkan tangannya di depan dada dan membuang muka memasang tampang..

 ngambek?

Ah~ manis.. sungguh key melihat adegan demi adegan sampai namja itu menggendong taemin di bahunya lalu melempar (?) nya ke laut. Pada akhirnya sang adik tertawa, sepertinya mereka bahagia?

Tes..

Tes..

Tes..

Tak terasa buliran sungai kecil mengalir di pipi putih key, ia menangis? Why?

Key merasa hangat dan sesak bersamaan. Hangat melihat adik kakak itu saling menyayangi,saling memeluk, lalu key? Apa? Jangankan memeluk bertemu untuk mengobrol saja sulit dengan hyungnya ditambah appanya sibuk mengurusi bisnis persenjataan mafia ke seluruh dunia.

Bagaimana rasanya dipeluk?

Bagaimana rasanya dikhawatirkan?

Bagaimana rasanya dimarahi?

Key masih melayang dalam pikirannya, air mata nya masih mengalir, nafasnya sesak, detak jantungnya bergemuruh tubuhnya bergetar, sungguh ia hanya membutuhkan sebuah pelukan hangat.

Puk

Key menoleh saat merasakan ada yang meletakkan sesuatu di kepalanya. Ia melihat sosok namja chubby sedikit lebih tinggi darinya yang tersenyum sangat manis sampai kedua matanya seperti menghilang hanya membentuk sebuah  garisan. Ada sesuatu yang aneh, aneh dengan warna mata itu, sepertinya familiar?

 

“eh?mata! mata seperti namja jeruk tadi? abu – abu??”key buru – buru mengusap matanya agar bisa sedikit lebih jelas menatap sosok didepannya ini.

0___0

”gomawo”

”hah?”key mengerutkan alisnya bingung. Siapa yang tidak bingung kalau ada seseorang -bermata abu sempurna- yang tiba – tiba datang lalu ‘gomawo’ ?

“ jeongmal gomawo~ aku melihat semuanya kok.. aku lihat kau menemani adikku, iya itu yang di sana” onew menunjuk ke arah anak jeruk tadi.

“ooh~~ne~ cheonmayo~eh tapi kenapa kau hanya melihat?kenapa tidak langsung datang menghampiri kami eoh? “ Tanya key menuntut seraya menunjuk – nunjuk wajah namja dihadapannya ini.

“hehe~ tidak apa – apa hanya saja aku senang melihat adikku punya teman baru, dia itu jarang ditemani loh~” onew mengelus tengkuknya bingung.

“begitukah?” key menyipitkan matanya seolah tak percaya.

Namja pipi chubby ini memandang sosok di depaanya ia baru sadar, sosok ini sangat … perfect. Oh my god, mata manik hijau itu? Mata yg indah. Namja pipi chubby ini tidak percaya jika ia melihat seorang manusia? Atau fairy? Terlalu sempurna.

Key juga menatap namja di depannya ini yang tampaknya sedang sibuk dengan pikirannya sendiri.ckck kenapa setiap orang yang baru melihatnya akan merespon dengan respon yang sama. Menatapnya terlalu lama..key pun sadar namja di depannya ini adalah hyung si anak jeruk tadi.

Lalu key berpikir tadi namja ini memberikannya sesuatu, lalu ia meraba benda yang bertengger di kepalanya.

Pita?

Ya sebenarnya adalah sebuah jepitan manis berbentuk pita. Tapi kan aku namja? Ige mwoya?!!

”nah nah~ kau sangat cantik pakailah jepitan ribbon itu, manis sekali untukmu, anggaplah itu hadiah dariku karena kau telah menemani adikku tadi ne~?”

”mwo?” 0___0

”iya~ hadiah~ okee~~ aku harus pergi sebentar membeli susu untuk adikku,jika  ia menunggu lama  bisa – bisa ia ngambek lagi nanti, yasudah ya anyyeong~~” namja chubby mengusap kepala key lembut tidak lupa dengan senyumannya yang sangat manis.

”chak~!”

Ah terlambat~ bahkan key belum sempat menanyakan nama nya dan adiknya si jeruk itu namja itu sudah berlari meninggalkannya dengan sebuah perasaan aneh di hatinya. Sepertinya juga onew salah paham ia mengira key seorang yeoja? Ckck~

Key meremas dada kanan nya..

Hangat..

Baru kali ini ia merasakan hangat di dadanya biasanya hanya perasaan dingin menghampirinya. Baru kali ini .. sungguh key menyukai perasaan ini.

Lalu key melihat lagi ke arah lautan. Tapi kok… kosong?

Mana anak jeruk itu?! Key mulai berlari ke tepi pantai mencari namja jeruk dengan sangat khawatir.

Hosh hosh hosh..

”Anak jeruuuuuuuuuk!!” key berteriak kencang mencari sosok si jeruk tadi. NIHIL!!

Lalu ia melihat gelembung – gelembung ditengah laut dan ada sebuah tanganmengangkat ke atas.. hah???

Butuh 3 detik untuk key berpikir cepat dan menyadari kalau anak itu tenggelam.

Tanpa membuka baju apalagi sekedar berteriak meminta tolong yang ada dipikiran key  saat itu adalah berenang menyelamatkan sosok imut tadi.

Perlahan ia menghampiri lokasi namja jeruk tadi dan mendapati namja jeruk ini sudah tidak sadarkan diri……….

Endflashback

 

Key mengusap air mata nya entah mengapa anak jeruk itu teringat lagi, kenapa? Tadi di rumah onew ia melihat Taemin memakan jeruk yang dikasih emoticon. Ck~ kebetulan? Atau?

Aku selalu membuat harap

Meniadakan asa, menerapkan karsa

Sudahi siksaan

Memandang kedepan

Masa telah terlewat membawa diri menjadi kenangan hampa

Butiran memori terekam diotak

Ada tawa…

Ada tangis…

Ada canda…

Ada derita

 

Arrgghhhhhhh

Key mengacak rambutnya frustasi. Ia merindukan sosok anak jeruk itu, ia menyesal kenapa ia tak menanyakan namanya saat itu. Sungguh ia lupa, saking manisnya anak itu dan saat itu ia tidak lama menemani anak jeruk itu karena keesokan harinya ia tidak menemui anak itu lagi. Yah~ anak jeruk itu pergi begitu saja, setelah kemarin anak itu tenggelam di laut ia tak pernah lagi melihat anak jeruk itu. Apakah anak jeruk itu tahu ia yg menyelamatkannya sore itu? Entahlah~  karena saat ia kembali dengan bantuan ternyata anak jeruk itu sudah tidak ada di pantai. Sampai sekarang key bertanya – tanya mengapa anak jeruk menghilang. Sampai – sampai key berpikir mungkin ia berhalusinasi seperti orang – orang bilang.

Key memijat keningnya yang agak terasa pusing. Lalu ia berdiri dan menghadapkan dirinya di depan cermin. Melihat pantulan dirinya di cermin. Sosok rambut blonde, mata kucing tajam dengan eyeliner hitam menghiasi mata indahnya, mata hijau yang tertutup kontak lens coklat. Menyembunyikan identitasnya, leher jenjang dan putih memukau, bibir cherry bersemu merah lalu pipi tirusnya yang sempurna. Ckck~ tersimpan kerapuhan dibalik sosok yang selalu ingin terlihat kuat ini.

PALSU

“Kim Kibum? Yang manakah kau sebenarnya? Bagaimana kau seharusnya?”

Key meremas –lagi- dada kanannya. Lalu ia mencium jaket babu blue yang dipakaikan onew tadi. Ah mengingat namja itu saja membuat pipinya panas >///<

Ia tak bisa membayangkan bagaimana bisa seorang Kim Kibum, seorang Namja berharga diri tinggi, periang, dan agak pemalu, oh hell no tentu saja tubuh sexy (?) nya tidak pernah disentuh siapapun. Catat!! No one!! Key sangat malu, ia menahan panas yang menjulur ke seluruh tubuhnya didepan onew tadi.

Aneh!!

 Lalu apakah key boleh jatuh cinta? Surely!! Tidak boleh!

Maka dari itu key tidak boleh terjatuh lebih dalam dengan perasaannya, kenapa?tentu saja karena statusnya sebagai seorang mafia! Anak seorang Mafia lebih tepatnya. Ia harus melanjutkan kepemimpinan ayahnya, walaupun ini setengah hati tapi jika seorang Kim Kibum sudah memutuskan suatu hal ia akan menjalaninya dengan sepenuh hatinya. Seberapapun itu berat. Seberapapun itu menyiksa hidupnya.

Key masih menatap pantulan dirinya di depan cermin. Hmm~ salah satu hobi Kim Kibum, berkaca, melihat dirinya? Ckck.. menatap sosok didepannya, padahal itu adalah sosok dirinya sendiri tapi ia seolah melihat orang lain di pantulan itu. Entahlah~.

Beberapa saat kemudian handphone key berbunyi~

Oh ada message!!

Anyyeong! Key ssi, kau sudah sampai rumah ?

Jangan terlambat makan, ingat pesanku tadi ne~? Maagh mu belum terlalu parah, masih bisa disembuhkan, besok datanglah kerumah sakit internasional seoul. Aku ada disana, aku akan senang sekali kalau kau mau jadi pasienku ^__^

0______0

Mworagoooooooo??

Key mengacak rambutnya frustasi. Terlalu kuat hingga sedikit merasakan nyeri di punggung tangannya. Ah ia ingat tadi dirumah onew ia dipasangkan infus menyebalkan itu, ck~ kenapa onew harus seorang dokter hah? Membuat key tidak bisa berbuat apa – apa ketika onew mengocehinya tentang penyakit baru nya ini. Maagh? Tidak ada yang lebih elit kah Tuhan? =,=’’

Tunggu!! Tapi Onew tahu dari mana nomor handphone nya eoh?key berpikir keras mengingat-ingat apa iya tadi ia memberikan nomor handphonenya? Kok ia lupa ya? Ajaib!

Yasudahlah key akhirnya menyerah memikirkan hal itu, kepalanya agak berat ia mengantuk sekali. Lalu perlahan ia merebahkan tubuhnya di kasur empuk big sizenya.

.

.

.

Keesokan harinya…

 

”yeoboseyo”

”……”
”mwo? Baiklah akan kutangani segera, aku kebetulan punya teman di sana”

PIP

Key menatap gedung tinggi di depannya, tertera “InternationalSeoulHospital”

Ffiuhhhh~~ key menghembuskan napasnya entah untuk keberapa kalinya. Ia berjalan perlahan memasuki lobby utama rumah sakit ini yang sangat besar. Tapi ada yang aneh? Kenapa ia merasa ditonton mata – mata yang seolah menelanjanginya? Apa ia salah kostum? Sepertinya tidak ah. Key memakai celana ketat berwarna hitam dipadukan kaus hitam dan dibalut jaket hijau bermotif kembang. Apa ada yang salah?

Well~ salah sih tidak, hanya saja key terlalu cantik! Astaga~ semua mata tertuju pada sosok cantik ini, apalagi jika ia tidak menggunakan softlens coklat untuk menutupi warna asli matanya eoh? Bisa – bisa semua orang pingsan ditempat *lebay/plak

Key yang merasa kurang nyaman akhirnya buru – buru melangkahkan kakinya ke lift. Eh?! Lift? No~ no~ key menggelengkan kepala nya kuat membuat sekelilingnya lagi – lagi menatapnya ditambah tatapan aneh – what does she doing- look.

Akhirnya key memutuskan menaiki tangga. Haaah~~ lantai 9.. menyiksa.. ia berjalan gontai meuju lantai 9.. dipertengahan perjalanan di tangga..

Bugh

Brak

0________0

Mereka bertatapan lama berusaha mencerna apakah sosok yang ia lihat ini nyata?

”key”!!
”hyu~”

”key~ gwenchana? Chakkaman~ kenapa kau bisa ke sini?bagaimana keadaanmu?” sosok yang ternyata jonghyun ini bertanya cepat sekali rasanya membuat key semakin pusing dihujani pertanyaan sebanyak itu.

Key tidak menjawab pertanyaan jonghyun ia hanya menatap jonghyun dalam dan ia merasa pandangan matanya perlahan kabur oleh air matanya yang menggenang.

Tes

Tes.

Tes

Sungguh key ingin meluapkan semua sakit nya pada hyungnya ini, tapi ia tak mampu seolah bibirnya terkunci rapat, akhirnya sekarang ia bisa melihat hyungnya, sosok yang selama ini ia rindukan. Lalu bagaimana sekarang? Apakah key harus menjelaskan semuanya? Kematian ayahnya? Statusnya sekarang sebagai pemimpin mafia daegu? Well walau dengan satu syarat tentunya. Tapi, hyungnya ini sangat tidak menyukai kekerasan lalu haruskah ia bercerita?

.

.

.

Someone side

”Yeoboseyo?ah ne~ password?”

”….”

”baiklah nanti aku kirimkan barangnya, asal kau sudah mentransfer uangnya, aku tunggu diruanganku jika kau ingin konsultasi”

”……”

PIP

Telpon ditutup. Sosok namja bersahaja terlihat sempurna ternyata????

Bandar narkoba terbesar diKorea.

Codename : Eagle

Age : 21 tahun

 

Karena akan selalu ada sisi jahat dalam dirimu~

                                                                        .

.

.

Taemin side…

Hyung paboooo~ masa aku kalah sama orang yang baru dikenalnya hari ini?? Dan memberinya daging yang banyak dibanding aku! Aku kesaaalll!!!

Kini taemin sedang tiduran tertelungkup di atas kasurnya sambil mengigiti bantalnya.

Namun tiba-tiba, “A-auw!”desisnya sambil meraba sekitar punggung dan pinggangnya yang tiba-tiba terasa sakit. “Sshh..”mengerutkan dahinya menahan sakit yang semakin menjadi.

“Appoo~”

Dibalik wajah manis itu tersimpan jiwa lucifer~

.

.

.

DOR!!

NAH NAH TEBECE YAK~~!!

OTTE? BAGUS? JELEK? BASHING US? BOAM~ SELAMA KALIAN GA BASH TOKOH KITA *plak
ahahhahah.. tolong donk yg SR pada tobat astajim kita begadang ngetik ini. ah ah ah please ne~~ mian ini ga seperti yg kalian pikirkan, kita usaha sekeras mungkin kok, well DUET ITU GA SEMUDAH YG DIBAYANGIN, DUA KEPALA DUA PIKIRAN *gw ga mikir byk kok/plak* wekekke..*diinjek kei*

yaudah KOMEN YANG PANJANG YAAAA~!! KOMEN GA AMPE 60 GA LANJUT.ZZZZ..GA ADA ALESAN GA BISA KOMEN *ngotot/plak

BOCORAN NEXT PART :

1. SOMEONE SIDE?

2. JONGHYUN LIFE?

3. MINHO LIFE?

4. LITTLE JINO SIDE 0__0 ?

kayanya taekey nya mau agak ilang ntar /plak

COMMENT IS LOVE ~~ LIKE IF YOU HAVE WP ACC NE~~

106 thoughts on “WHITE LIES / 2MIN – ONKEY/ 3 0F?

  1. Yakkk. Penpik bikin degdeg serrr/?
    Eagle? Siapa lg tuh?
    Oh jadi sebenernya key udh kenal tae dari lama cuma ngga tau siapa namannya begitu juga onyu?

    Yaampun jadi kebiasaan tae makan jeruk itu dari key?
    Ohh gitu.
    Yailah si taemin pake ngambek. Jan banyak ngambek ntar dibawa pulang lu sama key/?

  2. huaaaahahaha,,kasian amat nasip kodok kutub
    jadi korban malah dituduh
    trsangka pemerkosaan,tapi kodok pervert kyakny seneng t
    dicium ma baby minnie…huaahhahaa

  3. huaaaaa..,
    key sma jonghyun udh ktemu..,
    cpet bnget sih kdekatan onkey..,
    trnyata lee brother dgn key sering brtemu dwktu kcil.
    cman tdak sling tau nma…,
    siapa yg bndar narkoba????

  4. Jd onkeytae ud prnh ktmu wktu kecik?
    Huuwaaa!!
    Jgn bilang eagle = minho itu bandar narkoba??
    #guling-guling d lantai#

  5. Haha key gemes ama taemin terus dia mau bawa taemin pulang? Yah lipu blm tau aja aslinya taemin gimana dan siapa._.
    jadi si taemin demen banget makan jeruk itu karna key toh. Mereka punya keterlibatan di masalalu *plak
    Cielah yg jatuh cinta. *colek minho*
    eagle? eagle? siapa lagi ituuu-____- minho kah? *readers sotau* ._.v
    yeah selamat ya key, akhirnya bisa ketemu juga sama dino hyungmu. Hihi
    next part 4~~

  6. sungguh banyak kejutan ☺.
    ternyata mereka sejak kecil sudah saling terhubung.
    syukurlah sifat asli taemin yang sebenarnya taemin yang polos dan manja.
    siapa lagi itu yang muncul dengan code name eagle

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s