[Onkey] WTF part 1 of ?


Foreword:

Annyeong~ jumpa lagi dengan author … wah wah, sowwy yah guys, beneran deh gue gak bia update terus sekarang, soalnya kuliah gue semakin padet, udh smstr 5 dan buat gue gak bisa main-main skrg, oke jadi curhat, but seriously, education is number 1, isnt it? Dan kemarin gue habis sakit kena Vertigo, beuh… bikin dunia serasa berputar disekeliling gue…

Dan , ini TERSERAH gue mau gue bikin kayak apa kek karakter mereka, gue yang punya, gue yang nulis, jadi suka-suka gue, kalau gak suka, gak usah baca, dan kalau mau beda, tulis aja sendiri.

AND I KNOW…THE TITTLE IS…YEAH REALLY ‘WTF’ i have no idea for that, maybe i can change later…LOL

Oke, please leave ur comment and gimme like, if ya likey

NO SR, NO PLAGIARISM,NO BASHING.

Cast: Lee Jinki , Kim keybum, Lee Taemin, Choi Minho

Other cast: Will see~

By: Sanniiewkey~

[Onkey] WTF part 1

Kibum turun ke lantai bawah dan bersiap menyantap makanannya, ia menoleh ke sekitar, sepi … atau mungkin ia yang telat bangun sehingga sudah tidak ada siapapun diapartemennya yang nyaman itu? Ia berjalan ke ruang makan, dan menemukan secarik memo diatas meja.

Umma ada rapat pagi sekali, dan siangnya akan pergi ke Daegu selama 4 hari, makanlah yang baik, uang ada di laci TV.
-saranghae Bummie~-

Kibum membaca memo itu sekilas dan meremasnya kemudian membuangnya ke tempat sampah, selalu seperti itu, mengatakan kalau dia menyayanginya yang nyatanya untuk bertemu saja sulit, atau mungkin Kibum yang selalu menghabiskan waktunya diluar bersama teman-temannya, atau ummanya yang memang terlalu sibuk bekerja?

Kemudian ia berjalan sejenak menyetel TV untuk melihat perkiraan cuaca, itu kebiasaannya, dia harus bisa memplaning, apakah dia akan terkena hujan atau tidak, dia sangat benci semua cuaca, kenapa? Karena baginya, semua ada ruginya untuk penampilannya, ia benci basah, kedinginan, dan berkeringat , jadi dia harus cek, cuaca apa akan berubah setiap harinya, meski ia tahu ada musim disetiap bulan yang berbeda.

[ Berita dari dunia Bisnis, Lee coorps akan meluncurkan brand baru mereka dalam elektronik PC Tablet terbaru, PC ini diduga akan sukses mencapai pasar dunia secara mengagumkan dengan spesifikasi yang bagus dan juga canggih. Diduga hal ini karena strategi pasar yang sempurna dari penerus Lee Coorps sendiri yaitu—PIP]

“Semakin kaya saja Lee Coorps itu, tunggu …Lee …penerus Lee itu apa Taemin? Eh tidak mungkin, Taemin kan ummanya penari balet, dan appanya sudah meninggal lama sekali… siapapun dia, pasti sombong karena jadi penerus perusahaan sebesar itu.”, gerutu Kibum

Kibum mengunyah roti isi selai strawberrynya dan melihat kesekitar apartemennya itu, selalu seperti itu, sepi, dan layaknya tidak berpenghuni, ia lupa kapan terkahir kalinya rumah itu dipenuhi dengan canda tawa, dan dipenuhi dengan kebahagiaan yang tercipta. Dia tidak bisa sombong, karena tidak ada yang perlu disombongkan atas dirinya, mungkin hanya beberapa, karena bakatnnya dan cara berpenampilannya? Ya hanya itu, selebihnya, bahkan keluarga, dia tidak tahu apa yang harus dibanggakan?

Kibum segera mengambil tasnya, memakai sepatunya dan mengecek penampilannya sejenak di kaca, perfect! Always perfect!

“To much perfect!”, serunya sendiri bangga, sekolah…hanya sekolahlah yang membuatnya merasa nyaman dan merasa bahagia, karena disekolah, ia bisa bertemu dengan berbagai macam orang yang selalu membuatnya tertawa dan seakan lupa dengan kesepiannya.

~.onkey

“Ummmaaa~~~`”, pekik seorang namja cantik dari kejauhan ketika ia ingin menjejakan kakinya masuk kedalam gerbang sekolah, dari kejauhan ia bisa melihat seorang namja cantik berlari ke arahnya , rambutnya yang blonde berlari ke atas dan kebawah dan ranselnya sedikit melorot setiap kali ia menggerakan lengannya.

“Minnie ah~ …”, Kibum berdecak ketika namja cantik itu berhenti dan menubruknya karena tidak bisa mengerem larinya.

“Morning umaa~”, sapanya memeluk Kibum, Kibum tersenyum dan memeluk nya dengan erat, sontak semua mata seakan melihat ritual pagi itu layaknya nostalgia setiap paginya, entah mengapa hal itu sudah biasa sekali mereka lihat disekolahnya, dua namja cantik yang selalu bisa menarik perhatian seluruh isi sekolah, Chungdam high school.

Kibum dan Taemin berjalan masuk, melewati halaman sekolah mereka yang luas, dan banyak pasang mata yang menatap mereka berjalan, seakan waktu berhenti, seakan cahaya pagi menyinari mereka, dan seakan aura mereka menyihir siapa saja untuk berhenti melakukan apapun hanya untuk menyambut dua bidadari cantik itu.

Ya, Kim Kibum, ia tahu dirinya sendiri populer, tahu sejak kapan? Entahlah, dia selalu di elu-elukan sejak pertama ia masuk menjadi siswa paling berprestasi karena tanpa ujian masuk akibat prestasinya didunia seni lukis, sangat mudah baginya untuk masuk Chungdam tanpa tes, sekolah yang notabene khusus didirikan untuk menampung seluruh anak berbakat itu dengan sangat mudah membuatnya mulus masuk kedalam dunia seni sesungguhnya. Dan siapa yang tidak kenal dengannya, namja yang paling nyentrik, ketika seluruh sekolah seni yang isinya namja dan yeoja berbakat itu pergi hanya dengan setelan blazer sekolah yang sedemikian rupa dibuat, dia memulia gebrakan dengan memodifikasi baju seragam mereka menjadi lebih fashionable, dan itu adalah hal yang paling mudah diterima oleh semua siswa karena hasil rancanganya menarik dan juga nyentrik, apakah pihak sekolah protes? Hell no, karena selama ini, Kibum banyak menuai prestasi dan mengangkat nama sekolah itu diInternasional ataupun nasional.

Sedangkan Taemin? Ya…Lee Taemin, Kibum sering memanggilnya Minnie atau baby,sejak pertama kali ia melihat Taemin menjadi sophomore dan ia langsung jatuh cinta pada sifatnya yang adoreble dan juga sosoknya yang luar biasa. Dibalik sifatnya itu, babynya itu sangat luar biasa, karena ia juga sama sepertinya, tidak ada yang mengira, sosok lemah itu bisa sangat menakjubkan ketika ia sedang menari. Benar, he’s pretty dancing machine in Chungdam high school.

Dan ketika keduanya berjalan, bahkan yeoja pun merasa iri dengan sosok mereka, dan namja sekali pun bisa meragukan status gender mereka dengan tiba-tiba.

“Kudengar kita akan menerima murid baru disekolah ini, kudengar juga, mereka dapat rekomen karena mereka berprestasi…”, kata Taemin mengekori Kibum yang sedang mempersiapkan semua peralatan gambarnya dari loker.

“Oh yah?’, Kibum menutup loker dan bersandar disana. “Namja or yeoja? Dan akan masuk jurusan apa?”, tanya Kibum mengelus kepala Taemin, Taemin terkekeh, mereka mengalihkan pandangan mereka sebentar dan tersenyum membalas sapaan para yeoja yang lewat didepan mereka.

“Mmm…i dunno umma, tapi …”, wajah Taemin memerah sejenak, Kibum mengerutkan alisnya ,

“Yah waee~~?”, tanya Kibum mencubit pipi anaknya itu, Taemin memegang pipinya yang memerah.

“Aku tahu satu orang, dan dia—OMO!!”, desis Taemin, dan saat itu juga terdengar teriakan dan bisik-bisik serta bisingan semua siswa berteriak ke arah lobi sekolah, Kibum melihat ke arah yang dituju, dan ia memicingkan matanya, dammit, ia lupa memakai contactlenc hari ini, pantas saat lihat Taemin tadi ia agak buram.

“Siapa sih?”,

“Itu dia…itu dia umma! Itu dia!!”, pekik Taemin menunjuk ke arah lobi, Kibum memutar bola matanya,

“Taemin baby…aku tidak bisa melihatnya, aku lupa menggunakan contactlenc ku hari ini…”, desah Kibum.

“Umma, itu yang aku bilang anak barunya, ternyata dua-duanya namja, dan salah satunya dia!!”, pekik Taemin, Kibum menarik tas Taemin menahannya untuk tidak berlari ke arah kerumunan orang norak disana, well, Taemin juga norak sekarang.

“Ah, terserah, ‘dia’ itu siapa aku tidak tahu.. sudah aku mau masuk kelas duluan, anyy— YAH TAEMIN!”, sebelum Kibum selesai bicara Taemin sudah kabur dengan langkah seribu dan bergabung dengan kerumunan itu, Kibum mengerang, siapa sih sampai segitunya,apa ada orang yang akan lebih populer darinya? Masa bodolah, Kibum hanya menyampirkan tasnya dan berjalan ke lorong, tidak perduli dengan keributan itu.

[Jinjja? Dua namja itu tampan sekali, yang satu agak pendiam dan cool, dan yang satunya terlihat sangat ramah, dan waw…mereka benar-benar berbakat]

[Muncul lagi deh dua orang yang akan membuat sekolah kita luar biasa]

[Kudengar mereka tanpa tes masuk, ternyata ada juga yang bisa menyaingi dua bidadari chungdam kita Kibum dan Taemin]

[hahaha ya benar, apa yah kita sebut mereka? 2 dewa?]

Kibum berdecak dan meyengir, 2 dewa kata mereka? Yang benar saja, ternyata disekolah itu juga ada dewa hah? Ish ish ish … sehebat apa sih mereka sehingga bisa mengalahkan kepopulerannya?

“Dewa…dewa apanya? Memang mereka siapa? Siapanya dewa bujana? Cih!”, decak Kibum ketika ia sudah membelok ke lorong arah tangga menuju koridor dua, tempat dimana semi senior berada, karena sekolah mereka terdiri dari 4 lantai, senior, semi senior, junior, dan paling atas adalah ballroom, gym, ruang musik, lab, dsb.

“Kita lihat, seperti apa sih tipikal orang-orang yang membuat semua orang histeris da—AHHH!”,

Kibum langsung terjungkal kebelakang ketika ia ingin berbelok ke tangga berikutnya, dan OMO! Kenapa dia tidak jatuh, Kibum memejamkan matanya dan merasa tubuhnya melayang diudara, Omo~ …

“Gwencana?”, suara merdu dan lembut terdengar di depan wajah nya.

Perlahan Kibum membuka matanya, yang ia lihat adalah, sepasang gigi kelinci bertengger tepat di depan kedua matanya, kemudian dengan cepat ia melihat keempunya gigi, mata yang sipit , bahkan sangat sipit, pipi yang chubby, dan hidung yang bangir, serta kulit yang putih.

“Annyeong! Gwencana?”, tanyanya, Kibum sontak melihat full sosok didepannya, sosok yang sedang tersenyum dari kuping ke kuping ,menampilkan gigi kelinci yang sedikit rapih, pipi chubby yang terangkat, dan matanya membentuk satu garis.

Kibum mengedipkan matanya , three times…1 …2…3…

Dan entah setan apa, sosok itu malah menatap Kibum yang masih terpaku, Kibum tidak tahu bahwa posisinya sekarang bisa saja mengejutkan semua namja dan yeoja disekitarnya menahan nafas. Kibum merasa tatapan namja itu sangat membuat jantungnya yang tiba-tiba berubah jadi pemacu bom yang siap meledak, didalam otaknya entah mengapa merasa kagum, tampan, imut, lucu…

“Hei—“

Entah kenapa Kibum mungkin orang terbodoh yang pernah ada, orang ternorak yang pernah ada saat itu, dan ia yakin itu bukan dirinya, mungkin saat dijalan kesekolah ia tertabrak tiang sehingga nyawanya melayang sejenak dan diisi oleh nyawa yang lain yang sedikit gila mengubah sifatnya. Karenaa…

“KEY OPPPAAAA ANDWEEEEEE~~~!!!!” semua yeoja yang melihat apa yang sedang dilakukan Kibum saat itu sontak semuanya teriak, karena apa? Karena Kibum-yang-nyawanya-mungkin-sudah-tertukar-itu memajukan wajahnya secara tidak sadar ke sosok yang telah menahan tubuhnya dengan memeluk pinggangnya itu, dan bibir Kibum hendak menciumnya….

SNAP!!!
Kibum membuka matanya, sontak ia membuka matanya, dan….

“KYAAAAAAAAAAAAAAAA~~~~~”, Teriaknya mendorong sosok itu kencang

“Y-yah…HUWAAAAAA~~~~”, Dan mereka mendarat dilantai dengan sosok Kibum yang limbung ke belakang, dan sosok itu tepat jatuh diatasnya, and … chu~

Terdengarlah dengan jelas teriakan terkejut, nafas yang tertahan secara tiba-tiba,dan mungkin ada beberapa yang langsung pingsan ditempat dan mungkin juga ada yang langsung terjun dari lantai paling atas atau gantung diri di pohon. Oke, berle~

“OMO!!! U-UMMA!!!’, pekik Taemin, Kibum tidak menoleh, ia masih shock, karena sosok yang telah menyelamatkannya itu malah terjungkal kedepan dan mereka berciuman.

“Umma?”, tanya sosok itu sedikit bangkit seolah tidak terjadi apapun dan memandang ke arah Kibum dengan bingung kemudian ke Taemin yang menutup mulutnya tidak percaya dan berjongkok didepan mereka [a/n. Taemin …please deh, ya kali dikira tontonan kartun ==’]

“Sorry … telah mencium ibu yang sudah punya anak”, katanya berusaha bangun dan tersenyum ke arah Kibum, Kibum terkejut, setelah ia bisa mencerna dengan baik…

“KYAAAA~~!!! PERVERT!!!”, BRUK …JEDUG…

“AAAHH….”, teriak sosok itu dan mengelus kepalanya,

“OMO! UMMA STOP IT!!!”, teriak Taemin, dan semua siswa mendadak berteriak histeris ketika sosok itu didorong sekuat tenaga oleh Key dan terjungkal kebelakang kemudian kepalanya terantuk tiang tangga.

Kibum menoleh dan menutup mulutnya, OMO! Dia keterlaluan!

“Ada apa ini?”, tanya sosok namja tinggi menyeruak dikerumunan, Taemin menoleh dan wajahnya langsung memerah. “OMO, HYUNG!!”, pekik namja tampan itu. Taemin langsung menyingkir, dan membantu Kibum berdiri.

“Dimana ruang kesehatan?”, tanyanya pada Taemin, namun Taemin gugup dan tidak bicara, Kibum merasa tangannya diremas oleh Taemin. Mata Kibum menatap sosok yang dibopong oleh sosok namja tinggi itu tengah meringis kesakitan mengelus bagian kepalanya.

“YAH! BERITAHU DIMANA RUANG KESEHATANNYA!!”, teriak namja tinggi itu lagi,

“M-minho…sudah, tidak usah teriak, mereka jadi takut, aku tidak apa-apa…”, lirih sosok itu.

“Tapi Hyung kau yakin? Bahkan diri saja kau tidak bisa? Siapa yang lakukan ini padamu?”, tanya namja bernama Minho itu, sosok chubby itu hanya terkekeh dan melirik ke arah Kibum, Kibum yang merasa menjadi pelaku tubuhnya kaku dan gugup, mata Minho melihat ke arah kemana Hyungnya itu berasal dan langsung memberikan tatapan sinis padanya.

Kibum yang merasa ditatap begitu menjadi tidak enak, ya benar dia memang yang salah, namun…he’s almighty Kibum,tidak ada yang boleh membuatnya merasa di pojokkan.

“YAH! WAE? Jangan tatap aku begitu Kodok! Bukan aku, tapi dia, dia yang telah menyerangku!”, tunjuk Kibum pada sosok chubby didepannya.

“MWO? Kodok katamu? YAH AKU—“

“Minho sudah…’, cegah sang pipi chubby itu, dia berusaha berdiri tegak dan tersenyum sekenannya menatap Kibum, “Dai benar, aku yang salah, aku telah menciumnya, padahal dia sudah punya anak…”

“MWO?”, pekik Kibum, Minho menoleh ke arah sosok itu dan kemudian ke arah Kibum menyelidik.

“Iya, itu anakmu kan? Minho, anak yang kau bentak tadi itu anaknya, kau ini…lihat, dia jadi takut kan padamu…”, tunjuk namja chubby itu ke arah Taemin, Kibum dan Minho melihat ke arah Taemin yang sedang menggenggam tangan Kibum dan berdiri dibelakang Kibum dengan gemetar.

Kibum menoleh ke arah sosok chubby itu dengan sinis , ‘YAH! DIA INI BUKAN ANAKKU! -Well…aku menganggapnya dia my baby-, TAPI DIA BUKAN ANAKKU!! KAU! SEENAKNYA MENCIUM KU, KAU PIKIR KAU SIAPA?!!”, teriak Kibum ingin meninju namja itu , namun pegangan ditanganya semakin erat oleh Taemin, karena dilain sisi Taemin merasa tidak nyaman di lihat intens oleh namja tinggi bernama Minho itu.

“Oh, aku tidak mencium mu secara sengaja… kau duluan yang ingin mencium ku kan tadi?”, tanyanya tersenyum, WTF? Bagaimana dia bisa tersenyum seperti itu?

“YAH! JANGAN SENYUM-SENYUM , SIAPA JUGA YANG MAU MENCIUM NAMJA GENDUT SEPERTI MU! PERVERT, NORAK, GENDUT PULA!!”, teriak Kibum, tidak sadar disekitar nya banyak yang berbisik.

“Hm…K-kibum, tapi benar tadi kau yang mau mencium nya duluan…’, jelas Hongki didekatnya, Kibum menatapnya sinis, sebelum ia bisa protes

“Benar Key … kau yang mulai, kemudian kau sadar, saat kau mendorongnya, kau mau jatuh, dia menolongmu, dan terjadilah dia tidak sengaja menciummu, jadi dia tidak sengaja…”, jelas Joon. Kibum membuka mulutnya lebar-lebar, bagaimana bisa, kenapa semua orang seperti menyalahkannya?

“Benar kan? Kau tidak sadar mau mencium ku duluan?”, ledek sosok itu, Kibum menoleh ke arahnya dengan sangat cepat, sosok chubby itu berpikir takut-takut kepala namja cantik didepannya itu patah.

“KAU!!!”, teriak Kibum, namja chubby itu mengernyitkan matanya karena menerima pitch suara yang tinggi dari Kibum. “JANGAN BANYAK BICARA, KAU SEHARUSNYA MINTA MAAF KARENA KAU TELAH MEREBUT CIUMAN PERTAMA KU!!!”,

“U-umma?”, Taemin menarik Kibum, Kibum terbelalak, dia menutup mulutnya, semua hening, SEMUANYA… tidak terkecuali burung-burung , rumput yang bergoyang, dan juga hanya ada angin yang berhembus…mengenaskan… Semua mata tertuju pada Kibum, ya…Kibum sekarang merasa disorot oleh lampu panggung yang sangat megah.

Krik…krik…krik…

Hanya namja chubby itu yang sesaat terkejut, kemudian ia tersenyum dari kuping-kuping menatap Kibum.

‘Manisnya…’ dalam hatinya itu berkata seperti itu sambil terus menatap Kibum.

“Pfh!”, Kibum melirik sinis ke namja tinggi yang entah sejak kapan dirinya sudah dekat sekali dengan sosok Taemin, dan entah sejak kapan Taemin tidak ada dibelakang punggungnya dan berdiri disebelah namja kodok itu.

“Ermm…sowwy kalau aku telah—“, namja chubby itu menggaruk kepalanya, Kibum melihatnya dengan kesal, wajahnya memerah dan ia malu setengah mati, OH NO, KIM KEYBUM, SANG ALMIGHTY KEY, ANGEL NUMBER 1 IN CHUNGDAM…IS…D-E-A-D…

Kibum mengepal tangannya, namun sebelum ia bergerak, namja chubby itu berjalan mendekat ke arahnya dan tersenyum sangat lebar.

“Hm..sowwy er…Kibum , neh? “, ia menatap Kibum lekat, semua orang menahan nafas, bersiap menerima adegan berikutnya lagi, “Kau manis sekali …aku Lee Jinki,dan panggil aku Onew…”, katanya tersenyum.

KRINGGGGG~

Jinki, namja chubby itu ber’OPS’ ria ketika mendengar bel berbunyi, melihat ke arah bel, kemudian ke arah Kibum lagi yang sedang memandang kosong, wajah memerah, gigi gemeretak, dan…jantung yang berdebar.

“Sampai jumpa lagi, salam perkenalan yang menarik…Kibum…”, bisiknya dan melewati Kibum, “Dan…terima kasih ciuman manisnya…”, kata nya lagi,Kibum diam saja, baru kali ini, benar baru kali ini ia tidak bisa berkutik, ia ingin marah tidak bisa, ia ingin ngamuk juga tidak bisa, yang ia hanya ingin lakukan adalah menangis…kenapa? karena…ia sungguh malu…

“Ng…U-umma…”

“Masuklah Taemin…nanti kau telat…”

“Tapi—“

Kibum menoleh dan tersenyum manis padanya, tidak perlu diperintah dua kali Taemin langsung berhambur pergi, karena ia tahu , jika Kibum sudah tersenyum seperti itu, ia akan berubah sangat menyeramkan.

Setelah semuanya pergi, Kibum dengan cepat berlari kekamar mandi. Menutup pintu kamar mandi sekolah dengan kencang, syukur kamar mandi mereka kedap suara dari luar, ia menangis dan menendang closet dengan kesal, memaki dirinya sendiri, hancur sudah…hancur semua reputasinya, semua gara-gara Jinki sialan si makhluk kelinci itu, ia berjanji, ia tidak akan kalah dari sosok menyebalkan yang Cuma bisa cengar-cengir itu.

~.oNkey

Setelah puas menangis, Kibum masuk kedalam kelas, dia telat 15 menit untuk mengembalikan sosok nya seperti sedia kala. Dan benar, semua mata menuju padanya, ia sudah duga ini akan jadi bahan pembicaraan, dia sudah siap menerimanya, setidaknya, dia adalah KIBUM, dan tidak ada yang boleh main-main dengannya.

“Hei, Key … aku tidak menyangka itu ciuman pertama mu, waw…pasti senang yah dicium siswa baru dan populer pula.”, tegur Tifanny disamping kanannya ketika ia baru saja duduk dan menaruh tasnya.

Kibum menatapnya sejenak , menopang dagunya dengan tangan kirinya, tersenyum … tifanny tahu senyum iblis itu.

“Well Tifanny … kau iri kan padaku? Setidaknya bibir ku bukan bibir murahan kau banggakan itu.”, jelas Kibum dan berkedip genit. Membuat Tifanny menganga lebar.

“YAH!!”, Teriak Tifanny menggebrak meja, Kibum hanya memundurkan badannya dan memasang tampang innocent.

“Tiffany, ada apa ribut-ribut?”, tegur Mrs.Jung, Tifanny menunjuk ke arah Kibum tidak berkata apa-apa, hanya gagap. “Ada apa Kibum?”, tanya Mr.Jung. Kibum mengangkat bahu.

“Ani, Tiffany hanya bertanya padaku, apa kita harus selalu mendapatkan tugas setiap hari dipelajaran ini? Aku bilang ‘well, kalau kau bisa lewati test mu dengan bagus tanpa bantuan dari nilai tugas sih itu tidak masalah jika kau tidak mengerjakannya’, dan dia marah padaku…hanya itu…”,balas Kibum melirik ke arah Tifanny.

“YAH! KAU TID—“

“TIFANNY!”, tegur Mr.Jung, “Cukup, benar kata Kibum, kau keberatan dengan tugas yang aku berikan?”

“A-ani…a-aku tidak bicara beg—‘

“Kalau begitu, semuanya, termasuk Tifanny … tambah 3 lagi menggambar pola untuk tugas besok.”, dan semua orang sontak berseru kesal, dan well … ejekan yang hanya didengar oleh Kibum itu malah berbalik ke arah Tifanny, karena dia maka semua harus menanggungnya juga, Kibum dengan bangga mengeluarkan hasil papernya dan menunjukkan bahwa ia bahkan punya persediaan 20 pola dari 10 pola sebelumnya dengan sangat baik, Kibum tersenyum, tidak ada yang bisa main-main dengannya.

“You jjang!”, seru GD menyenggol bahu Kibum, Kibum menoleh, bahkan ia lupa teman dekatnya yang duduk disebelahnya itu.

“Oh, thanks GD!”, seru Kibum terkekeh dan menyenggolnya balik. GD terkekeh.

“Btw Key, benar itu ciuman pertama mu? Sayang tidak kau lakukan dengan ku!”, sambung GD, dan langsung menerima cubitan maut di tangannya oleh Kibum,d an dijamin tidak akan hilang sampai besok.

~.Onkey

“Kau lihat Taemin?”, tanya Kibum pada sophomore di lantai 1, sudah kesekian kalinya ia bertanya, dan semua menggeleng, namun yang mengejutkan adalah …

“Key oppa cari Taemin?”, tanya seorang yeoja manis berkuncir dua dan tubuh yang tinggi. Kibum mengangguk dan tersenyum.

“Kau tahu dia dimana? Aku sudah kelaparan mau mengajaknya kekantin.”, kata Kibum mengelus perutnya, yeoja itu mengetuk kakinya dan membenarkan topi merah kelinci yang ia pakai, Key melihat ia punya selera fashion yang unik.

“Well, aku Sulli, aku teman sebangkunya, dan Taemin oppa sudah pergi sejak 10 menit yang lalu, kau tahu siapa yang membawanya pergi?”, Kibum menggeleng, ya ampun, bertele-tele sekali, “Minho oppa…dia yang membawanya!”, Kibum langsung menganga selebar-lebarnya.

“WHAT? O.O “,highpitch Kibum kembali keluar, “KEMANA?”, pekiknya, Sulli hanya menggumam tidak tahu karena sangking takutnya.

Dengan cepat Kibum berlari kekantin, gawat gawat gawaaat~ ia harus segera mencari Taemin, kalau tidak babynya itu biasa bahaya, karena beberapa jam yang lalu ia baru mendengar siaran infotaiment gratis dikelasnya.

[Iya, itu yang tadi pagi yang tinggi namanya Choi Minho, dan yang tragedi dengan Kibum oppa itu namanya Lee Jinki]

[Benarkan, itu benar si 2 dewa yang hebat , mereka saingan 2 angel …]

[Ck, tapi setahu ku, kita juga harus hati-hati, kabarnya, mereka itu walau Jinki terlihat cengar-cengir, dan Minho terlihat cool, mereka itu dijuluki The charismatic’s evil, wtf? Hahahah]

[Hahahaha…apa itu? Iblis kharismatik?]

[Neh neh, kabarnya, sifat mereka memang menarik, tapi , sudah banyak korban yang kecewa karena mereka, mereka tidak pernah serius, jadi hati-hati saja…]

Kibum menggeleng, tidak tidak TIDAK, dia tidak akan biarkan babynya jatuh pada perangkap iblis itu, tidak untuk anak seimut dan sebaik dia, tidak juga untuk si kodok buduk itu, pikir Kibum.

Kibum berlari sekuat tenaga, berharap ia belum terlambat untuk menemukan babynya itu, namun…

“GOTCHA!”,

Kibum terkejut, ketika sebuah tangan menariknya masuk kedalam sebuah gudang kecil, ani … tempat penyimpanan kertas. Sebuah tangan menarik pinggangnya dan yang satunya lagi menutup mulutnya, jantung Kibum berdetak kencang , siapa yang berani berbuat begini padanya, ia ingin berontak, namun percuma, sosok yang membekapnya lebih kuat tenaganya, Kibum memukul-mukul tangan itu dan berusaha menjambak kepala sosok itu, namun percuma …

BUKK

“AAAHH…!”

“SSHTTTTT….~~!!”

“KAU—HMPFH??!!”, Kibum terhimpit di tembok, kedua tangannya dihimpit keatas kepalanya dengan tangan besar itu, tubuhnya dihimpit oleh kedua kaki sosok itu, dan tangan yang lain menutup mulut Kibum menahannya agar tidak berteriak.

“Berisik…aku hanya ingin bermain sebentar …”, kata sosok itu, Kibum terbelalak, ia berusaha menghidar darinya namun percuma, namun…sungguh, setidaknya…SOSOK ITU KETERLALUAN, KARENA DIA TIDAK BISA BERNFAFAS SEKARANG.

“Ish, Kibum, diam kenapa sih …”, Kibum tidak perduli, ia terus bergerak, Kibum benar-benar sudah kehabisan akal, akhirnya dengan sekuat tenaga ia majukan tubuhnya berusaha untuk mendorong sosok itu, namun…

“Ahh!”, Kibum terbelalak, sosok itu melepas mulut Kibum, namun yang satunya tetap, Kibum yang masih kaget melihat ke arah sosok itu, kenapa dia? Kenapa tampangnya mendadak …wajah Kibum memerah, apa yang baru ia dengar tadi kalau namja itu …mendesah?

“YAH! LEPAS PABO!!! SAKIT TAUK! MAU MEMBUNUH KU YA? AKU TIDAK BISA BERNFAFAS TADI. KEMANA SIH OTAKMU?!!!’, Teriak Kibum,dengan wajah memerah, sosok itu berdecak akhirnya ia lepaskan tangan itu dari Kibum.

Kibum mengelus tangannya yang terasa sakit, “Kau ini gila atau apa? Aku bisa laporkan kalau kau ingin melakukan percobaan asusila padaku, membawa ku seenaknya kedalam ruangan ini, seperti orang pervert saja!’, maki Kibum.

“Mianhe Kibum … habisnya aku tidak tahu harus bagaimana jika ingin bicara padamu …”, katanya, Kibum menganga,

“PABO! Bicara ya bicara saja, kenapa musti bingung…?”,

Sosok itu menatap Kibum sejenak dan menghampirinya, “A-apa mau mu, jangan dekat-dekat, kalau mau bicara ya bicara saja, tidak usah dekat-dekat!”, maki Kibum, sosok itu terkekeh dan menghimpit Kibum dikedua tangannya dan menatap matanya.

“Hei Kibummie, benarkah itu ciuman pertamamu denganku?”, tanyanya, Kibum terbelalak,

“KAU GILA JINKI, MINGGIIIR!!”, Kibum mendorong tubuh Jinki, namun tangannya ditangkap dan dibawa kedadanya, Jinki terkekeh.

“Kibum…’

“A-apa yang mau kau lakukan?”, Kibum memundurkan badannya, dan berusaha menarik tangannya, Jinki terkekeh.

“Kau tahu sebutan untukku?”,

“Tahu, The charismatic’s evil, tapi kau jangan khawatir, aku tidak akan jatuh keperangkap iblis mu itu, bahkan kau sama sekali tidak kharismatik.”, desis Kibum berusaha terus mendorongnya, namun semakin lama tangan itu Jinki semakin mendekat dan tersenyum, entah…Kibum baru tahu sekarang, ternyata senyum itu ada berbagai macam, dan senyum Jinki, sama seperti miliknya jika ia sedang merasa marah atau …senyum ini, membuat bulu kuduk Kibum merinding, membuatnya tidak bisa berkutik dan lepas dari tatapan matanya yang bahkan sedikit terlihat karena ia tersenyum.

“Ck, tenang saja …”, bisik Jinki menaruh tangan Kibum melingkar paksa di lehernya, dan ia mencium pipi Kibum, Kibum memejamkan mata dan berusaha menghidar, namun Jinki terus menerus mendekat ke arahnya, karena Kibum tidak bisa lari kemanapun, mungkin dia akan kalah…

“Karena kau tidak perlu susah payah…”, kata Jinki sekarang mencium daun telinga Kibum, Kibum mengigit lidahnya untuk berusaha tidak menjerit, buruk hasilnya jika orang tahu situasi ini, pamornya akan hancur seketika, cukup kejadian tadi pagi. “Kibum…”, panggil Jinki lembut, Kibum membuka matanya, dan melihat Jinki sudah menatap nya dengan lembut.

Jinki mengelus pipi tirus Kibum dan tersenyum, “Karena iblis ini sudah menemukan malaikat penolongnya …”, kata Jinki, sebelum Kibum mampu perotes, Jinki sudah mencium bibirnya, ya…bibirnya, dengan lembut dan tidak paksaan, Kibum yang MEMANG, baru merasakan ciuman pertamanya itu, ia kaku, shock, bahkan kakinya lemas, seperti tahu , Jinki menarik pinggang Kibum yang sudah pasrah kepelukannya.

“Pejamkan matamu …aneh rasanya berciuman jika kau terus menatapku …Bunny…”, panggil Jinki, entah kenapa…dia tidak menolak, ia tidak bisa atau memang tidak mau, tangan yang masih melingkar di leher Jinki, jantung yang sejak awal berdetak ketika mereka bertemu ditangga …atau bahkan Kibum ingin ini sejak ia bertemu dengannya di tangga? Kibum ingin ciuman ini dengannya? Hell f*ck Kibum tidak perduli …yang ia tahu, ia hanya ingin melalukan itu.

Kibum perlahan menutup matanya, dan membalas ciuman Jinki. Jinki disatu sisi terkejut, ia membuka matanya dan sedikit tersenyum menatap sosok cantik didepannya, merasa ada yang aneh diperutnya, inikah yang namanya ciuman? Ia merasa bibir mereka sangat cocok satu sama lain, tidak ada ciuman nafsu, Jinki merasa pas merasakan kelembutan bibir plum itu, perlahan ia raih wajah Kibum, ia elus pipinya dan mengais rambutnya kemudian menarik tengkuknya, ia miringkan lehernya sedikit, membimbing Kibum untuk membuka mulutnya, dengan mengemut bibir bawah Kibum.

Kibum mengerang takut dan tubuhnya kaku, namun Jinki mengelus rambutnya dan mengeratkan pelukan dipinggang Kibum, Kibum relax dan ketika Jinki menjilat bibir Kibum, ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan kan, Jinki menuntunya dengan membukakan mulut Kibum, kemudian lidah hangat itu melesat masuk dan menjilat seluruh rongga mulutnya serta giginya.

“Nggh~”, Kibum mengerang, Jinki merasa itu sexy sekali, jantungnya semakin tidak karuan, ia lihat lagi wajah Kibum yang masih memejamkan mata,hanya saja, diruangan yang remang itu, ia masih bisa melihat dengan jelas bahwa wajah Kibum memerah.

Sayang … mereka butuh udara, dan udara sangat penting untuk bertahan hidup, mereka tidak mau ciuman akan menjadi sebab kematian mereka.

Jinki menjauhkan bibirnya, dan tersenyum, melihat kreasi yang indah didepannya, wajah itu, pertama kali melihat sudah membuat jantungnya tak karuan. Ia belai rambut Kibum, perlahan Kibum membuka matanya, mata kucing yang indah, bibir merah merekah dan bengkak karena ciuman panas mereka, wajah berbuah yang memerah mengangkat.

“Nappeun …’, bisik Kibum menunduk menarik kerah Jinki, Jinki tersenyum.

“Pabo … aku kisser terbaik untuk menjadi ciuman pertamamukan?”, tanya Jinki, Kibum mendongak, ia menatap sinis Jinki, dan BUGH!

“UGGGHH~~!’, Jinki meringis dan berjongkok karena Kibum memukul dadanya,

“BASTARD!”, seru Kibum, namun ia kemudian berjongkok dan memeluk lututnya, “Kau nappeun, aku baru kenal kau sekitar 4 jam yang lalu, dan sekarang aku berakhir di jam istirahat, disini, berciuman…dengan makhluk gendut seperti mu…”, Kibum menahan tangisnya, entah harus senang atau tidak …namun ia merasa dipermainkan …

Jinki yang melihat itu menarik nafas, mungkin ia benar keterlaluan … perlahan ia menempatkan duduk didepan Kibum, mengelus kepalanya dengan lembut dan untuk kali ini, Kibum melihat senyum yang berbeda, bukan senyum iseng atau meledek, atau senyum iblisnya, tapi senyum yang benar-benar lembut.

“Mianhe Bunny … “, Jinki memeluk Kibum, namun Kibum berusaha mendorongnya, namja ini sangat pemaksa, ia benci Jinki, tapi ia lebih benci dirinya sendiri,karena ia tidak bisa menolak Jinki… “Mianhe … tapi aku tidak bisa menahan perasaan ku, kalau aku tertarik padamu sejak 4 jam yang lalu kita bertemu …”, katanya, Kibum menelan pahit, tertarik … entah ada rasa sedikit sakit, benar…Jinki hanya main-main dengannya, mungkin setelah ini ia akan didepak.

Perlahan Kibum mendorognya, dan berdiri, “Terima kasih atas pelajaran ciumannya …”, katanya, “Itu tidak buruk untuk latihan pertama ku, selanjuntnya aku akan lakukan yang baik pada pacarku kan? Bye Jinki…”, BLAM

Kibum berlari ke kamar mandi kesayangannya, mulai menangis, memaki dan menendang, sudah dua kali hari ini, semua gara-gara makhluk gendut itu, ia sudah membuang air matanya yang berharga, kenapa…ia bukan tipe orang yang gampang menangis, namun…sungguh, ia benci sifatnya yang mendadak sensitif karena namja yang jelas suka main-main itu.

“Sialan….Jinki sialan…’, rutuknya.

.

.

.

Jinki meremas kepalanya, “Taktik yang buruk Jinki…kau sudah membuatnya kecewa sekarang, good!”, rutuk Jinki ketika pintu itu tertutup.

“Tapi Kibum, jangan khawatir, karena yang berikutnya, hanya ada aku yang boleh menyentuhmu …”, ucapnya tersenyum dan memegang jantungnya yang masih berdetak

TBC~

Mamam dah tuh~ saya nulis apa ini?makin gaje aja dah alurnya, LOL

Udahlah, saya bingung mau diapain, btw…2min kemana yah? Hahahaha…next part saya kasih hintnya, but, sowwy 2MS, ini Onkey khusus, jadi 2minnya dikit! Mau marah? Monggo!! LOL

So, gue nggak tahu ini bakal jadi apa selanjutnya, mungkin masukan dari suunders yang positif bisa gue pertimbangkan…kekekekek~

Oke, RCL ..ILYSM SUUNDERS~❤

258 thoughts on “[Onkey] WTF part 1 of ?

  1. #Masuklahkauwahaicomment
    Uwaah demi apa kibum heboh ya,keren bgd bikin trobosan sragam trbaru..
    Um tpi kasian jg kibum krg kasih syg,,
    Gyaah taeminnie baby imut skalii..
    Prtemuan prtama yg menarik sma jinki,btw jinki owner lee corp kah?
    Angel dan evil?
    Forbidden love donk,,tpi jgn sampe deh..

  2. kkyyyyaaaaa! udahh! ffnya WTF banget!!

    suka semua karakter disini.imajinasi berjalan seperti rrooolll n eekksseeen! keren

  3. Jinki is Bad boy. Kibum is bossy girl(?) wkwkwk
    Onkey ih momentnya manis manis becekkk huahaha😄
    Kibum main nyosor ajee, Jinki menerima dngan senang hati helehhh Jinkibum -,-
    Hidup Onkey😀

  4. BWAHAHAHAA 2ANGEL VS 2 DEWA
    The charismatic evil, wtf -kibum
    Akan singgah ke next chapter! Xoxoxo

  5. Tjie etjie Jinki ndut mah emang gitu nappeun, itu tumin kok bisa gitu yah(?) taem emang udah kenal si kodok atau apa ya.. Tau ah xD

  6. Kyaaaaaaaa…… baru ketemu lgsg dapet kisseu, 2 kali lagi!! Kkkkk…..
    jinki lgsg suka nih ma kibum, kibum jg y!! Tpi dia masih blom mau ngaku!! Trus itu si tetem dibawa kemana!!? Anak org tuh, jgn2 diapa2in ma si kodok y!!? Hehe…..
    Minho siapanya jinki!? Kok bisa pindah barengan gtu!!! Trus mereka masuk jurusan apa!!? Kalo yg penerus diberita itu jinki, kok jinki malah masuk sekolahnya kibum!!? G masuk skolah bisnis gtu!!?
    Ahhhh….. daripda penasaran lnjut chap 2 aja!!!!😀

  7. Yaampun itu jinki main nyosor aja — watak jinki disini aneh,pan biasanya dia kalem2 gitu :v

    bingung sma key, dicium gak nolak tpi abis tu langsung nangis. U.U
    Next!

  8. Awwww
    Jinki,aku suka sifat Jinki yang seperti itu,hahah
    Ngebikin seorang Kim Kibum tidak berdaya.
    Cara Jinki ngajarin Kibum ciuman manis.banhet eung,kekeke
    aduh,gue g bisa nahan senyum lihat moment mereka tuh,manis^^
    okay,pengen tau kelanjutanya :’)

  9. Astagaaaah jinki main nyosor aja :v
    Kirain awalnya dia orang baik nan alim (?) Taunya evil juga
    Yakali kibum tsundere akut mah :v pura2 aja marah2 gitu. Giliran disosor jinki mah terima aja😄

  10. suka ama karakter key disini.. bener bener almighty yg ketemu ama pangeran pervert..😀
    pesona kibum emang langsung bikin jinki jatuh cinta pandangan pertama..
    tp si jinki langsung nyosor gitu aja.. ya kibum kaget pasti..
    semoga aja hati kibum cepet cepet ke buka buat jinki🙂

  11. hemeh, jinki emang suka seenak.a mah… kasian ibum malu2 tapi mau, jinki tahan amat ma suara key yang kaya toa toh, kalo jinhun bisa melempem kuping jinhun. key, jangan mewek mah gak asyik nanti jinhun ikutan mewek juga. yak, apa2 jinki to. huh next

  12. Ini jinkinya agresif yah, key yg mau nyarik anaknya jadi lupa deh itu sitaemin serius dibawak sama siming

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s