ROLE PLAY / 2MIN-SWITCHGENDER / NC21- STRAIGHT


Foreword

Kali ini gue bawa FF request-an dari SITA Nyon nyon. Walo ini gagal tapi gue bikin dah ampe mau mati. ckckck Ini tadinya ngga gini, tapi begitu gue udah ngetik panjaaaangg~ TIBA2 MATI LAMPU! Parahnya datanya ngga ke save, jadi gue bikin ulang ngebut and ancur and aneh kaya gini. ckckck Ga ada ide tapi mau nepatin janji aja biar utang lunas. hehehe ^^

MAKASIH BUAT GHEA EON, karena udah mau ngedit and ngajarin supaya gue lebih bagus lagi bikin epep kedepannya.. HIHIHI *hug ghea unn*

Oyah, jangan asal komen kalo belum baca dari awal ampe akhir! BACA DULU BARU NGOMONG, OK?

GA TERIMA BACA SKIP, MENDING NGGA USAH BACA DARI AWAL! Bagi yang negrti arti judulnya pasti bisa membuka hati dengan lapang. Hahaha karena gue emang iseng. XP kekeke~

Ya udahlah, langsung aja…

.

.

.

Taemin bernyanyi sambil menyiapkan bahan-bahan untuk makan malam nanti. Tidak sampai lima menit yang lalu, kekasihnya memberikan pesan kalau ia akan makan di apartement mereka dan meminta taemin untuk memasakkan makanan kesukaannya, dan tentu saja dengan senang hati taemin akan mengabulkannya.

Setelah mengambil beberapa bahan yang diperlukan dari dalam lemari es dan kemudian mencucinya, yeoja cantik ini merebus air. Semua dilakukannya dengan wajah berseri-seri. Bahkan memecahkan telur terasa sangat menyenangkan.

Ia sangat senang karena lima hari kebelakang ini kekasihnya jarang makan malam di rumah karena sibuk bekerja, dan ia sering pulang malam, oleh sebab itu mereka hanya bertemu saat pagi sebelum kekasihnya berangkat kerja. Taemin sudah tidak sabar.  Tidak sabar untuk melihat kekasihnya, mengobrol dengannya, merasakan sentuhnya, dan.. tentu saja untuk bercinta dengannya.

Ia masih tenggelam dalam khayal-khayalnya, sampai tidak menyadari seseorang telah masuk ke dalam apartement nya. Orang tersebut menghampirinya dengan langkah yang perlahan. Taemin terperanjat saat merasakan sepasang tangan menariknya ke belakang.

“Kyaaaaaa!!”. Jerit Taemin saat orang itu memegang kedua tangan taemin dengan erat, dan terlalu kencang. Taemin menengokkan kepalanya ke belakang, ingin mengetahui siapa orang yang menariknya.

“Nu-nugu ya?!!”. Tanyanya panik saat melihat orang yang menariknya itu bukanlah orang yang ia kenal.

Orang itu hanya tertawa. Lelaki tinggi berambut hitam agak bergelombang, seperti rambut kekasihnya. Usianya sekitar 20-25 tahun. Setelah itu Taemin tidak tahu apa-apa. Lelaki itu menutup matanya dengan sesuatu. Karena panik, Taemin meronta-ronta agar pegangan lelaki itu terlepas. Ia sangat takut sekali, dan tanpa sadar air matanya mengalir dari kedua matanya.

“Nugu?! Lepaskan aku!!” jerit wanita berambut panjang bewarna almond, indah tergerai. Taemin merasakan tubuhnya dibawa ke suatu ruangan.

“A—apa yang—“ lelaki itu mendorong Taemin hingga terlentang di atas meja makan yang besar. Ia semakin panik ketika merasakan kedua tangannya di ikat. Ikatannya dikaitkan pada ujung kaki meja dengan kain panjang.

“Lepaskan aku!!”

“DIAM!” bentak lelaki itu kesal.

Lelaki itu memandangi Taemin penuh nafsu. Bentuk tubuh Taemin yang indah, tertutupi dress bewarna cream polos. Wanita yang sedang meronta-ronta di depannya ini adalah wanita yang sangat cantik. Kulit putih seputih susu, halus, sehalus sutra. Dadanya tidak besar, tetapi padat yang terlihat sangat menggiurkan. Bibir pink taemin berteriak meminta tolong. Pandangan lelaki itu turun menelusuri bagian bawah tubuh Taemin. Melihat kedua kaki taemin yang panjang dan sempurna. Ia sudah sangat tidak sabar untuk merasakan wanita cantik ini.

Lelaki itu menggeser beberapa kursi yang berada di dekat meja makan. Yakin semuanya beres, lelaki itu mendekati taemin sambil menjilati bibir bawahnya sendiri. Ia mencondongkan tubuhnya kemudian menangkap payudara taemin dengan kedua tangannya.

“Kyaaaa!!! Apa-apaan ini!!!..le..lepaskan!” Lelaki itu meremas kedua dadanya dengan keras. taemin merasa kesakitan. Ia dapat mendengar suara tawa lelaki itu.

Lelaki itu terus meremas payudara Taemin. Ia sangat takjub. Bentuk payudara taemin sangat pas dengan kepalan tangannya.

“Baju ini mengganggu sekali.” dengan tangannya yang bebas, lelaki itu menurunkan resleting dress taemin. Hari ini hari keberuntungan lelaki itu. Dia dihadiahi dengan payudara taemin yang tidak tertutupi oleh apapun.

“Hmm.. sepertinya kau tahu hal ini akan terjadi.” Kini lelaki itu menjelajahi payudara taemin. Memainkan kedua puting taemin yang bewarna coklat muda dengan jari-jarinya. Ia menjilati puting kiri taemin dan mencubit-cubit puting kanan taemin.

“Haaa..le..lepaskan aku, brengsek!!” Taemin berusaha melepaskan tubuhnya tetapi tidak bisa karena ikatan ditangannya sangat erat. Ia merasakan wajahnya sudah basah oleh air mata.

Lelaki itu menghisap dan menggigit puting taemin seperti anak kecil yang sedang menikmati eskrimnya. Ia terus menghisapi dan menjilati puting taemin sampai bewarna merah.

“Akh!!” pekik taemin saat merasakan lelaki itu mengigit putingnya dengan keras dan menariknya. “Ughh.. sakiiit!!” kini puting yang lain dicubit dengan keras. Sangat sakit sekali.

“Hey lihat. Putingmu mengeras. Apa kau menikmatinya? Euhm? Haha.. Aku suka putingmu yang seperti ini.”

Kemudian lelaki itu menenggelamkan kepalanya diantara kedua payudara Taemin. Mencium aroma tubuh taemin yang seharum vanila. Ia menenggelamkan kepalanya semakin dalam seraya menjilati tulang dada taemin, memberikan gigitan-gigitan kecil yang meninggalkan tanda merah di sekitar dada taemin yang sebelumnya tanpa cela.

Tangisan taemin semakin kencang. Berkali kali meminta lelaki itu untuk berhenti. Dan tentu saja tidak didengarkan lelaki itu. Sebaliknya, lelaki itu kembali menghisap puting taemin. Hisapannya sangat kuat. Taemin merasakan putingnya basah oleh air liur lelaki itu.

“Ayo, berikan ASI-mu padaku.” Ujar lelaki itu yang semakin lama semakin nafsu menghisap payudara taemin seperti bayi yang sedang kelaparan. Bibir lelaki itu pecah-pecah dan kulit bibirnya terasa tajam di payudara taemin.

 “Ohh.. ini benar-benar menyenangkan.”

Lelaki itu menyeringai kemudian berjalan ke arah dapur, mengambil sekotak susu dari lemari es. Ia menghampiri taemin, membuka kardus susu itu dan menumpahkannya ke tubuh taemin, terutama pada payudaranya.

Tubuh taemin tersontak merasakan air dingin mengalir di tubuhnya. Ia semakin panik dan takut, ia tidak tahu dengan apa yang lelaki itu membasahi tubuhnya. Dalam hati ia berteriak, memohon agar kekasihnya cepat pulang.

Lelaki itu kembali memainkan kedua payudara taemin. Menghisap dan menjilat air susu yang menempel pada tubuh taemin. Air susu itu terus mengalir ke bagian bawah tubuh taemin. Melewati perutnya, pusarnya, vaginanya, dan pahanya. Tubuh taemin menggigil saat merasakan air susu yang dingin itu mengalir di tubuhnya.

“Fuuuaah!! Baru kali ini aku merasakan susu yang sangat enak” puji lelaki itu sambil menyentil kedua puting taemin.

“Aah! Sakiiit!! Kumohon..lepaskan aku..” isak taemin. Ia tidak mengerti mengapa lelaki ini menyerangnya. Seingatnya, seumur hidupnya, ia tidak pernah bertemu dengan lelaki ini, begitu juga dengan kekasihnya.

“Aku akan melepaskanmu setelah aku bermain dengan mu.”

Lelaki itu merobek dress taemin dengan paksa, sehingga dress cream kesayangan taemin sobek. Tidak puas, lelaki itu mengambil pisau dan memotong dress itu hingga memperlihatkan tubuh indah taemin.

Sungguh indah tubuh wanita didepan namja itu. Membuat air liur namja itu tak tertahankan. Namja itu sangat menyayangkan mengapa tubuh seindah ini harus ditutupi oleh pakaian.

Taemin tercekat dan terkejut begitu merasakan tubuhnya sudah tidak tertutupi oleh apapun. Dressnya sudah tidak dapat melindunginya lagi. Dengan cepat ia menempelkan kedua kakinya, menutupi daerah privatenya.

“Heey..jangan malu-malu begituu..” goda lelaki itu sambil membuka kedua kaki taemin dengan paksa.

Tentu saja pertarungan ini dimenangkan oleh lelaki itu. Lelaki itu melebarkan kedua kaki taemin, dan menahannya tetap terbuka.

Taemin merasa dipermalukan. Karena hanya kekasihnyalah satu-satunya orang yang boleh melihat taemin seperti ini. Tangisannya semakin kencang. Ia merasa sangat kotor, takut sekali.

“Hiks..tolong..lepaskan aku…kumohon..”

Lelaki itu menghiraukan taemin, ia menurunkan tubuhnya dan berlutut tepat di depan vagina taemin yang masih terlindungi celana dalam biru muda. Tersenyum skeptic melihat vagina Taemin sudah basah. Lelaki itu menjilat tengah celana dalam taemin dan membuat tubuh taemin menegang.

“Lihat..kau basah..kau menikmatinya bukan?”

Taemin tidak mengerti dengan tubuhnya. Ia tidak mengerti mengapa tubuhnya merespon sentuhan lelaki bejat ini. Ia hanya diam saja.

Lelaki itu menyeringai kemudian mendorong lidahnya masuk ke dalam vagina taemin yang masih tertutupi oleh celana dalam. Ia mengeluarkan dan memasukkan lidahnya dengan pelan.

“Aaaah…eungghh !”. erang taemin. Suaranya tercekat. Ia tidak ingin menikmati dirinya diperkosa oleh lelaki ini.

GOD…SAVE MY LIFE OR TAKE MY LIFE! NOW!

“Umm..” lelaki itu terus menjilati ‘vagina’ taemin sampai celana dalamnya basah oleh air liur lelaki itu.

“wangi sekali..” ia menyeringai saat tubuh taemin bergetar.

Taemin merasakan bingung dengan tubuhnya sendiri. Vaginanya terasa sangat aneh sekali begitu merasakan lidah lelaki itu. lidah lelaki itu terasa seperti gumpalan yang berusaha masuk ke dalam vaginanya.

Kini celana dalam taemin basah karena air vaginanya dan air liur lelaki itu. tidak sabar merasakan lebih, lelaki itu merobek celana dalam taemin dan menghiraukan jeritan Taemin.

Lelaki itu kembali memfokuskan hasratnya pada payudara taemin. Kini ia justru menjilati sekujur permukaan payudara taemin. Lidahnya juga terus bergerak ke ketiak taemin yang mulus tanpa rambut sehelaipun. Taemin menggigit bibirnya menahan geli dan rangsangan yang mulai mengganggunya. Lelaki itu mencium lembut pipinya dan sudut bibirnya

“Jangan khawatir sayang.” Ujar lelaki itu sambil melanjutkan mengulum puting taemin, kali ini dengan kuluman yang lebar hingga separuh payudara taemin terhisap masuk.

“MMmfff….. ouhhhhh….an-dwaaaeee…” sahut Taemin dengan isak tertahan.

Kali ini ia menggoda puting taemin dengan lidahnya, sesekali dikecupnya.

“Unngghhh…. lepaskan aku, tolong. Jangan siksa aku seperti ini,” mohonnya.

Jilatan lelaki itu sudah turun ke perut taemin yang rata. Menusuk pusar taemin dengan lidahnya. Taemin menggeliat dan mengerang lemah.

“Vaginamu indah sekali, sayang…” ujar lelaki itu sambil mulai menjilati bibir vagina taemin. taemin mengerang lagi. Pinggulnya  mulai bergerak-gerak, seperti menyambut sapuan lidah lelaki yang tidak dikenal itu pada vaginanya. Taemin merasa kehilangan ketika lelaki itu berhenti menjilat. Tetapi, tubuhnya bergetar hebat lagi saat pemuda itu dengan pandainya menjilat bagian dalam pahanya. itu adalah titik sensitifnya. Lelaki itu menjilati bagian dalam kedua paha Taemin, dari sekitar lutut ke arah pangkal paha. Pada jilatan ketiga, Taemin merapatkan pahanya mengempit kepala lelaki itu dengan desahan yang menggairahkan. Dijilatinya celah vagina taemin dari bawah, menyusurinya dengan lembut sampai bertemu klitorisnya.

“Ooouhhhhhh…. aahhhh…. am…phuuunnn….” taemin merintih menahan nikmat. Lelaki itu kemudian menguakkan vaginanya dan menusukkan lidahnya ke dalam sejauh-jauhnya. Taemin semakin kehilangan kendali. Kepalanya menggeleng-geleng kekanan dan kekiri. Giginya menggigit bibirnya, tapi ia tak kuasa menahan keluarnya desahan kenikmatan. Apalagi saat lelaki itu kemudian dengan intens menjilati klitorisnya.

“Aaahh…aahhnn..”

“Ayo sayaaang, nikmati saja… jangan menolak sensasi servisku…” kata lelaki itu, lalu tiba-tiba ia menghisap klitoris taemin.

Akibatnya luar biasa. Tubuh taemin menegang, dari bibirnya keluar rintihan seperti suara anak kucing. Tubuh taemin bergetar ketika ledakan orgasme melanda tubuhnya.

“Hhaaah…hahh..”

“Bagus sayang, puaskan dirimu, anggap aku kekasihmu.” Ujar lelaki itu, kali ini sambil menusukkan dua jarinya ke dalam vagina taemin, keluar masuk dengan cepat.

“Aaakkhhhh….aaauuunnghhhhhh…” taemin melenguh, lalu ia menangis semakin kencang merasa terhina karena menikmati perkosaan atas dirinya.

Lelaki itu mengeluarkan dua jarinya yang basah oleh cairan dari vagina taemin. Lalu ia mendekatkan wajahnya ke wajah teamin kemudian menjilat pipi taemin yang terasa asin karena air matanya.

“Kau harus merasakan cairanmu sendiri, sayang…” ujarnya sambil memaksa taemin mengulum kedua jarinya. taemin hanya bisa menangis. Ia tak bisa menolak kedua jari lelaki yang masuk ke dalam mulutnya, setelah itu ia mencubit klitorisnya dengan gemas. Dan kembali menghisap bibir vagina dan klitoris taemin.

“Aaahh..aah..eunggh..aahh..aaaakkkhh !!”

Tak lama ia tersenyum lebar saat merasakan wajahnya basah oleh cairan orgasme yang keluar dari vagina taemin. Kini nafas taemin sangat cepat, ia tidak menyangka kalau ia akan berorgasme dari perlakuan lelaki ini.

“Sudah kubilang kan kalau kau menikmatinya.” Lelaki itu mengusap wajahnya yang terlumuri cairan taemin. Keudian menghisap sisa cairan vagina taemin yang masih mengalir dari vaginanya. Ia menggigit klitoris taemin sebelum berdiri untuk membuka celananya.

Otak taemin sudah tidak dapat berpikir dengan jernih lagi. Ia merasa sangat malu dan jijik kepada dirinya yang bisa-bisanya menikmati sentuhan lelaki yang tidak dikenalnya ini, oh..bagaimana kalau kekasihnya tahu? Ia pasti akan sangat benci dan jijik kepada taemin yang kotor oleh sentuhan lelaki lain.

“Cup cup cup. Jangan menangis sayang, aku akan memberikan hadiah agar kau tidak menangis.” Taemin semakin panik saat mendengar lelaki itu membuang ikat pingggangnya ke lantai dan membuka celananya. “Tidak perlu persiapan lagi, vaginamu sudah basah oleh dirimu sendiri..hahaha.”

Lelaki itu membuka kedua kaki taemin lebar-lebar dan membernya langsung menusuk masuk. Tetapi begitu membernya baru masuk setengah saja, vagina taemin tampak menggelembung seperti tak mampu menampungnya. Taemin menjerit kesakitan. Apalagi lelaki itu memperkosanya kali ini dengan brutal.

Sambil menyetubuhinya, ia tak henti mencengkeram kedua payudara taemin. Kadang ditariknya kedua puting taemin hingga ia menjerit-jerit minta ampun. Suara taemin sampai serak ketika ia menjerit histeris lagi. Dalam posisi seperti itu, lelaki itu betul-betul mampu mengerahkan kekuatannya. Tubuh taemin sampai terguncang-guncang dan kedua payudaranya berayun setiap kali lelaki itu mendorong membernya masuk.

Lelaki itu menutup matanya, tenggelam dalam rasa nikmat saat merasakan membernya yang dihisap oleh vagina taemin. Ia terus mempercepat gerakannya sampai akhirnya ia merasakan kalau ia tidak lama lagi akan mencapai climax. Setelah dua kali memompa membernya pada vagina Taemin dan remasan yang keras kepada kedua payudara taemin, akhirnya lelaki itu mencapai puncak.

“Taeminnie~!” teriak lelaki itu seraya menyemprotkan spermanya kedalam vagina taemin. Taemin berteriak dan terus menggerakkan pinggulnya agar member lelaki itu keluar dari vaginanya. Ia sangat takut. Ia takut ia akan hamil gara-gara lelaki ini. Saking paniknya ia tidak sadar kalau lelaki itu meneriakkan nama kecilnya. Nama yang hanya kekasihnya saja yang memanggilnya dengan panggilan tersebut.

Tubuh lelaki itu jatuh di atas tubuh taemin. Nafas keduanya sangat cepat. Si lelaki mengatur nafasnya kemudian mencium rahang taemin lalu mengeluarkan membernya perlahan dari vagina taemin yang basah oleh spermanya.

Taemin masih terus menangis, tenggorokkannya sangat perih sekali. Seluruh tubuhnya hancur, baik secara fisik dan mental. Ia terus menangis meratapi nasibnya.

Lelaki itu berjalan ke arah ikatan taemin kemudian melepaskan ikatan tangannya. Setelah itu ia kembali berjalan ke depan taemin dan menyuruhnya untuk turun dari meja. Dengan penuh takut dan ragu taemin mengikuti perintah lelaki itu. Tubuhnya sangat sakit sekali setiap kali ia bergerak. Lelaki itu membantu taemin turun dari meja kemudian menyuruhnya untuk duduk berlutut.

Lelaki itu mengacungkan membernya ke wajah taemin yang cantik. Menyuruh taemin untuk membuka mulutnya, tetapi taemin terus menutup mulutnya rapat-rapat. Karena kesal, akhirnya lelaki itu menarik puting taemin dengan keras sampai taemin menjerit. Saat mulutnya terbuka lebar lelaki itu langsung memasukkan membernya, jeritannya pun langsung terbungkam.  Ughhhh… rasanya sangat nikmat. Mulut taemin sangat hangat. Ia menggerak-gerakkan pinggulnya dan taemin mulai menghisap member lelaki itu. Taemin terus mengerang. Dari sela kain penutup matanya , air matanya mengalir deras. Lelaki itu tak bisa bertahan lebih lama lagi. Ia menahan kepala Taemin ketika akhirnya spermanya menyembur deras ke dalam rongga mulut taemin. Lelaki itu menariknya keluar dan langsung mencengkeram dagunya yang lancip.

“Telan sayang, ini hadiah dariku untukmu.”sambil kembali memakai celananya.

Dan dengan berat hati taemin menelan sprema lelaki itu. Ia sudah sangat lelah, dan ia sudah pasrah saat lelaki itu menggendongnya ala bridal style dan menaruhnya di atas kasur empuk. Posisi taemin terlentang, dan ia merasakan lelaki itu naik ke atas tempat tidur dan berada di atas tubuhnya.

Taemin menutup matanya..ia merasakan lelaki itu membuka ikatan di matanya. Taemin menarik nafas dalam-dalam kemudian membuka matanya. Matanya yang coklat terang berkilat-kilat melihat lelaki yang berada di atasnya.

“Oppa..?!” pekiknya.

Oppa a.k.a minho menatap taemin dengan wajah penuh sesal dan khawatir. Ia seperti ingin menangis. Ia langsung memeluk taemin dengan erat. Lelaki yang memperkosanya adalah kekasihnya sendiri.

“Seperti ini?” tanya minho saat menenggelamkan kepalanya diantara rongga leher taemin.

“Umm..ya, terima kasih oppa.”jawab taemin lembut sambil memainkan jemarinya di rambut minho yang ikal.

“Gwenchana? Ada yang sakit? Apa aku terlalu kasar? Maafkan aku, taeminnie..” tanya minho dengan cepat dan khawatir sambil memeriksa seluruh tubuh kekasihnya.

“Sungguh aku tidak apa-apa, oppa..”

Sungguh, minho sangat tidak ingin memperkosa kekasihnya. Sebenarnya ini semua adalah ide taemin.

Taemin dan minho hampir setahun pacaran, dan selama itu taemin belum pernah, sekalipun mengucapkan ‘ i love you’ kepada minho sedangkan minho hampir setiap hari mengatakan tiga buah kata itu kepada taemin. Minho tahu kalau taemin juga mencintainya, tetapi ia belum yakin kalau taemin belum mengatakannya. Oleh karena itu, minho berjanji akan berbuat apa saja agar taemin mengatakan tiga buah kata itu dan inilah permintaannya. Ia meminta minho berpura-pura menjadi lelaki yang tak dikenalnya dan memperkosanya. Awalnya minho menolak, tentu saja. Karena ia tidak ingin menyakiti taemin, ia sangat sayang kepada taemin, dan tidak ingin melukai tubuh maupun mentalnya. Tetapi taemin bersikeras dan akhirnya..setelah seminggu berpikir minho setuju.

Taemin meminta minho untuk memperkosanya adalah untuk mencoba merasakan bagaimana penderitaan wanita-wanita korban perkosaan karena taemin adalah penulis novel. Dia ingin menuangkan ceritanya se-real mungkin sampai-sampai dia meminta minho melakukan hal tadi, yaitu memperkosanya. Dan dengan sebuah janji, ia akan mengatakan hal yang paling ingin minho dengar.

Akhirnya mereka memilih tanggal 27 agustus untuk ‘show’ mereka. Tanggal 27 agustus adalah tanggal yang sangat khusus karena tanggal itu adalah tanggal yang membuktikan kalau hubungan taemin dan minho sudah genap satu tahun, yaitu hari ini.

“Kau sungguh tidak apa-aa—“

“Oppa, aku sangat mencintaimu.” Ujar taemin lembut sambil tersenyum. Ia menyentuh pipi minho dengan salah satu telapak tangannya.

Minho serasa ingin menangis, ia tidak tahu harus senang atau tidak mendengar kata-kata yang selama ini ia tunggu akhirnya keluar juga dari mulut taemin. Minho menyentuh atas telapak tangan taemin dengan tangannya.

“Sungguh? Bukan karena aku memaksamu?”

“Sungguh, oppa..semenjak pertama kali aku bertemu denganmu, aku sudah langsung jatuh cinta kepadamu. Mungkin kau tidak sadar..tetapi..aku..aku selalu mengatakannya..ketika..kau tidur..” kali ini wajah taemin merah karena malu.

Aah..akhirnya terjawab juga pertanyaan minho selama ini. Sudah lama sekali minho selalu mendengar ada seseorang yang mengatakan ‘ aku mencintaimu’ setiap pagi dan malam. Tetapi..selama ini minho selalu mengira kalau hanya perasaannya saja, ternyata tidak.

Rasa cintanya terhadap taemin kini semakin besar. Ia berjanji kepada dirinya sendiri akan selalu melindungi taemin agar sandiwara yang mereka mainkan tadi tidak sampai menjadi kenyataan. Akan selalu membuat taemin bahagia dan tersenyum. Ia tidak akan pernah meninggalkan taemin atau membuat taemin menangis.

“Aku..sangat mencintaimu. Kumohon jangan tinggalkan aku, taeminnie..” minho mengganti posisinya jadi disebelah taemin, ia menaruh lengannya di kepala taemin dan mendekatkan kepala kekasihnya ke dadanya. Ia memeluk taemin penuh dengan rasa protektif dan kasih sayang. Ia tidak akan pernah melepaskan taemin dari pelukannya.

“Tidak akan pernah, oppa. Kau adalah segalanya bagiku.” Kemudian taemin memberikan kecupan manis di ujung hidung minho.

“Minnie..” panggil minho lembut sambil memandang lurus ke dalam mata coklat yeoja cantik di hadapannya, membelai pipinya yang memerah.

“N-nde, oppa?”

Minho menyeringai, “Sekarang kita lakukan dengan lembut, eum?” matanya  berkilat nakal.

Taemin menundukkan wajahnya malu, kini pipinya semakin memerah.

“Wae? Tidak mau kah? Apa aku harus memperkosamu lagi?” goda minho dan mendapat pukulan ringan di dada bidangnya yang masih berkemeja.

Taemin memainkan telunjuknya di kancing kemeja minho dan mengangguk pelan,

“I’m yours oppa..”

Lalu minho mencium bibir plum taemin dengan lembut. Tangan kanannya memegang pipi kiri taemin dan tangan satunya ia taruh di tengkuk taemin.

Perlahan ciuman itu berubah panas. Minho dengan ganas menghisap bibir atas dan bawah taemin secara bergantian. Mengulumnya bagai permen, menghisapnya dengan kencang sampai bibir itu memerah dan taemin memukul punggung minho karena sakit.

Tapi minho tidak mempedulikan pukulan taemin barusan, ia mencoba menerobos mulut mungil itu agar lidahnya dapat masuk dan menjelajah didalamnya. Taemin tanpa perlawanan membuka mulutnya dan menyambut lidah minho serta menariknya, mengajaknya bergulat.

“Mmhh…” desah taemin merdu.

“Kau semakin pintar Minnie…”

Lalu taemin melingkarkan kedua tangannya di leher minho setelah berhasil meloloskan kemeja minho dan membuangnya ke lantai.

“Aaah..ah..oppaa…” desah taemin menghentikan ciumannya sesaat karena tangan minho mulai memainkan payudaranya yang sedari tadi telah membakar nafsu minho dengan keji. Bagaimana tidak ? Taemin bertelanjang bulat! Lelaki mana yang tahan bila disuguhkan pemandangan erotis seperti ini?

Minho meremas kencang sebelah gundukan di dada taemin itu dan sebelah lagi memainkan putingnya gemas. Taemin terus mendesah dan membusungkan dadanya meminta lebih.

Taemin semakin memasukkan lidah minho ke dalam mulutnya dan lidahnya berputar di dalam memberi sensasi nikmat. Minho terus menghisap lidah taemin terkadang berganti kebibirnya yang mulai bengkak.

Kedua tangan minho kini meremas payudara taemin dengan lembut dan mengguncang-guncangkannya. Sungguh menggemaskan. Akhirnya minho tidak tahan untuk mencicipinya.

Lidahya menjilat air liur yang berhasil keluar di sudut bibir taemin, bergerak ke bawah menuju lehernya yang putih sedangkan tangannya masih asik meremas dua buah gundukan di dada taemin.

Merasakan sentuhan dari orang yang dicintai memang berbeda, benar-benar membuat kepala ringan bagai melayang. Otakmu hanya memerintahkan untuk menikmatinya tanpa memedulikan apapun.

“Aahh…ohh oppaa..aahh…hmm..”minho menghisap leher taemin kencang dan meninggalkan hickey yang sangat besar, berwarna pink menyala. Sedangkan sebelah tangan minho mulai turun dan bermain-main di pusarnya.

“Taemin…taeminnie…my love..you are so beautiful…”bisik minho sexy.

“Oppaah…” kini tangan taemin menggenggam member minho dari luar celananya. Sibuk meremas-remas sehingga minho mendesah nikmat.

“Taeminie…hmmh…”tangan minho kini telah sampai di pangkal perut taemin namun taemin mencegahnya.

“Sebentar oppa…aku belum membuka celanamu. AAhhh..”  tanpa mendengar taemin minho mulai meraba-raba vagina taemin yang memang masih basah.

“Oppa aahh!” satu jari minho telah memasuki lubang vaginanya.

Dan akhirnya taemin pun menyerah. Mereka bercinta lagi dan melanjutkan 2 ronde tambahan. Setiap akan mencapai puncak, taemin selalu berteriak ‘saranghae’ atau ‘I love you’ pada minho. Membuat adrenalin minho terpacu terus dan desahan juga wajah taemin yang penuh gairah ketika menikmati service minho, sungguh sebuah pemandangan dan musik terindah yang pernah minho lihat dan dengar.

“Taeminie~!!” kali ke empatnya minho meneriakkan nama itu, berarti sudah 4 kali pula ia klimaks saat melakukan seks dengan taemin.

“Hah..haa..oppa…”

Keduanya kehabisan napas dan taemin terjatuh di atas tubuh minho karena tadi mereka melakukan seks dengan taemin on top.

Setelah nafasnya telah kembali teratur, minho bangkit duduk dan merebahkan tubuh taemin di kasur sebelahnya.

“Sekarang kita istirahat. Kau pasti sangat lelah, taeminnie.”

Taemin mengangguk kemudian mengeratkan lengannya di tubuh minho. Ia sangat menyukai aroma tubuh minho. Wangi mint. Wangi sampoo yang selalu ia pakai.

Mereka berdua berbagi ciuman yang dipenuhi oleh rasa sayang kemudian merilekskan tubuh mereka kembali.

“Aah..aku lupa, minnie..”

“Hm?”

“Happy 1st anniversarry.”

“Happy 1st anniversarry, oppa.”

**

~~EKSTRA~~

Empat bulan kemudian..

“Oppa..aku ingin makan ramen..” ujar taemin saat ia dan minho, serta dua orang sahabatnya key dan onew sedang menonton tv di ruang keluarga apartement mereka. Taemin duduk bersandar di tubuh minho, sedangkan minho memeluk tubuh taemin dari belakang.

Minho mengangkat kedua alisnya. Begitu juga dengan key dan onew. Tumben taemin ingin makanan yang ‘normal’

Well… sebulan setelah ‘show’ mereka, taemin merasakan ada yang aneh dengan tubuhnya, ia lebih cepat lelah dan telat datang bulan. Setelah diperiksa ke dokter, ternyata taemin hamil. Sungguh kabar yang mengejutkan sekaligus membahagiakan bagi kedua pasangan muda ini. Awalnya taemin ragu-ragu untuk menyimpan bayi ini. Tetapi minho meyakinkannya kalau semua itu akan baik-baik saja. Ia akan selalu membantu taemin dimanapun dan kapanpun. Dan, ini memang mimpi minho, mempunyai keluarga dan banyak anak dengan taemin. Ia tidak kerepotan karena key dan onew membantu mereka.

Daaaan…tentu saja semua wanita hamil mengalami ngidam. Minho terkejut begitu taemin berkata ia meminta ramen. Ramen. Makanan yang normal. Minggu lalu, taemin meminta pizza dengan topping tuna ditambah irisan buah mangga, semangka dan saus tomat. Tentu saja hal itu membuat minho muntah saat melihat taemin menyantap makanan itu dengan wajah penuh kenikmatan. Dan lagi, dua hari yang lalu taemin makan spagheti daging dilumuri susu kental rasa vanila. Yang paling parah tadi pagi, taemin mengemuti coklat batangan yang atasnya dilumuri mayonaise dan saus kimchi. Hoeeek..

“Hmm..ide yang bagus. Sepertinya aku juga ingin..” ujar Key dari pangkuan onew. Ia menunjuk minho.

“ Kau ! Kau dengar kan, permintaan adik kesayanganku ? Cepat telefon restoran ramen. Aku seperti biasa ya.”

Key..adalah kakak taemin, usia mereka hanya berbeda dua tahun. Walaupn adik kakak, mereka berdua sangat berbeda. Key adalah orang yang cerewet, keras kepala, dan blak-blakkan. Berbeda dengan taemin yang lembut, penyabar, dan pemalu. Mereka berdua seperti angel dan devil tetapi mereka berdua adalah gadis yang baik hati.

Sambil menggerutu, minho meminta taemin berdiri dari pangkuannya kemudian berjalan ke arah telfon.

“ Onew hyung, kau ingin pesan apa?”

“Samakan saja dengan key.” Jawab onew setelah melepas ciuman ‘panas’nya dengan key. Minho menggelengkan kepalanya sambil tersenyum kemudian menatap taemin.

“Dan kau, minnie?”

Taemin berpikir sebentar, ia mengetuk-ketukkan jari telunjuk ke dagunya. Kemudian ia tersenyum lebar dengan wajahnya yang berbinar-binar ditambah kilatan-kilatan di matanya.

“Hmm..aku ingin ramen yang biasa..”

Minho menghela napas lega, sedari tadi ia takut taemin akan meminta yang aneh-aneh lagi.

“Kalau begitu, semua ramen biasa saja, ya? Baiklah…” minho segera mencari daftar nomor telpon restoran ramen langganannya itu di ponebook hp-nya.

Tapi sebelum nada dering terdengar,

“Oh! Tolong bilang ke mereka aku ingin atasnya dikasih potongan strawberry segar dan dicampur dengan susu strawberry juga madu!”

“O_O”

END

HAHAHA GAJEEEEE~~ Bodo amaaatt… gue bingung mau bikin cerita apaan. Nyon nyon, mian request-an kamu aneh yaaa~ huhuhu

Saya emang ngga bakat bikin switch gender.. U_U

Yaaahh, yang udah baca WAJIB KOMEN!

Gomawo~ Bai-bai~

Advertisements

94 thoughts on “ROLE PLAY / 2MIN-SWITCHGENDER / NC21- STRAIGHT

  1. huuuuhhhh… mantabh ….. hampir dua kali ya ncnya… tapi di bagian akhir itu loh…. serius ada yg makan makanan kaya gitu? yaks…..

  2. huuuuhhhh… mantabh ….. hampir dua kali ya ncnya… tapi di bagian akhir itu loh…. serius ada yg makan makanan kaya gitu? yaks….

  3. dikira beneran diperkosa sm orang asing si Taebyx, eh ternyata…. sumpah sakit ini pasangan. masa iy bermain peran adegan perkosaan macam itu. ck, seorang penulis memang terkadang aneh dan mengerikan. apa kau juga begitu author?!^_^ semoga tidak ya.hha~

  4. /melted/ huwaaaa 2min ada ada aja lah mau gituan harus jadi org laen gitu. eh terus mereka gituan lagi yaampun gacape apa lol. ramen dikasih strawberry madu gimana itu hihhhhh.

  5. BUAHHAHAHAHAAHAHA itu ngidam nya extream banget xD

    gw ngebayanginnya aja pengen muntah xC

    tapi keren.. jd pemerkosa.. ck

  6. Dihhhh keren ahahhahah so hot 😂😂
    Ih jd dya penulis novel. Mang msti gtu ya?? Untg jj cwoknya bae bmer2 cinta. Bner2 like dya yg mndrita. Kern acting ya 2min hohoho
    Iy lah mau lg kan sm kekasihnya fufufu 😍…

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s