[Onkey] Switchgender| Love Song Part 1


Mianhe,

buat para reader yang nunggu kelanjutan dari ff yang berjudul sama. Inget kan? berhubung cerita awal gak sesuai sama yang aku bayangkan. Jadi saya putuskan untuk membuat ff dengan judul yang sama,tapi dengan konsep yang beda.

Buat reader sekalian, aku minta dukungannya supaya ini ff gak ke pending lagi dengan memberikan comment-nya. Gomawo

Tittle : Love Song

Author : Ria

Main cast : Key as yeoja, Jinki as Namja, and other cast

Genre : terserah reader aja deh.

Percayakah kalian kalau hidup seseorang akan berubah? Namun, berubah dalam artian yang berbeda. Kalau aku percaya, karena aku sudah mengalaminya sendiri. Ada seorang namja tampan yang dulu menyukaiku. Awalnya aku tidak menghiraukannya, dan berharap dia tak ada. Sekarang kami berbeda kelas dan aku mulai merindukannya. Merindukan masa-masa aku bertengkar dengannya dan saling mempermalukan satu sama lain. Aku jadi ingat betapa malunya aku saat mengingat dimana aku sedang ujian IPS waktu kenaikan kelas.

flashback

Pagi ini mungkin adalah pagi yang paling menegangkan bagi para siswa-siswi yang lain, terlebih bagi mereka yang tidak suka dengan menghafal. Seperti yang aku alami bersama teman-temanku sekarang. Kami kembali mengulangi pelajaran yang akan diujikan pagi ini. saat asyik-asyiknya kami belajar tiba-tiba orang itu datang. Orang yang selalu saja menggangguku.

Seorang namja tampan datang dan langsung menuju bangkunya yang berjarak satu bangku di belakangku. Dia memandangku secara intens. Pandangan itu membuatku merinding. Hal yang paling menyebalkan bagiku adalah saat dia tersenyum dan berkata padaku.

“Key, kenapa kau belajar? Bukankah kau paling ahli pada pelajaran kali ini?” tanyanya dengan nada menyindir.

Aku tidak mengindahkan kata-katanya dan melanjutkan acara belajarku sendiri. Kenapa sendiri? Karena teman-temanku telah kembali ke tempatnya masing-masing. Namun, ada yang mengganjal hatiku. Rasanya suasana kelas yang semula tenang kini menjadi agak riuh. Suara riuh itu masih terus berlangsung walaupun pengawas ujian datang.

Brak

Pengawas menggebrak meja agar semua tenang dan bisa memulai ujian. Semua memang kembali tenang, tapi ada satu orang yang masih terus tertawa. Siapa lagi kalau bukan namja yang paling menyebalkan bernama LEE JINKI. dia terus tertawa sambil memandang ke arahku. Ada apa sebenarnya. Aku melihat ke arah Taemin untuk meminta penjelasan. Dengan susah payah dia berkata.

“Fotomu” begitulah gerak bibirnya. Mwo? Fotoku? Fotoku yang mana? Masa bodoh, sekarang saatnya mengerjakan soal ujian mata pelajaran sosial dihadapanku.

Kelas yang tadi ricuh berubah sangat sunyi. Sepertinya Jinki sudah lelah untuk tertawa. Baguslah,  dengan begini aku bisa kosentrasi mengerjakan 50 soal ini. Untung yang kemarin aku baca keluar semua, ternyata prediksiku tepat. Kajja Key, kau pasti bisa mengerjakan soal-soal ini dengan tepat. Hah? Ada soal olimpiadeku waktu itu? Oh, aku pasti bisa. Aku mengerjakan soal dengan sangat lihai, begitu lihai dan seriusnya aku mengerjakan soal. Sampai aku tidak menyadari temanku telah menyodorkan kertas ke arahku.

“Psst, Key…ayo terima ini tanganku sudah capek!” bisiknya. Aku segera menerima kertas dari temanku itu.

“Kau yang menyontek ini?” tanyaku.

“Bukan aku, tapi Jinki”

“Jinki?” ulangku. Dia mengangguk.

Ku buka kertas itu. Betapa terkejutnya aku ketika melihat nomor yang begitu banyak. Apa dia tidak belajar? Kenapa menyontek sebanyak ini? ku isi kertas itu dengan asal. Tidak ku isi semuanya hanya nomor awal saja, lalu sisanya aku tulis dengan huruf capital yang berbunyi KALAU MAU PINTAR, BELAJAR.

Aku tersenyum melihat tulisanku di kertas itu. Aku melipatnya lalu memberikan pada namja yang tadi menyalurkan kertas itu. Ku lirik sedkit ekspresi Jinki. Awalnya memang dia tersenyum senang karena aku telah memberitahu jawaban yang dia minta. Tak lama kemudian dia memandangku aneh. Aku tertawa kecil melihat ekspresinya itu. Pasti dia memberikan kertas berisi pertanyaan padaku. Dan ternyata dugaanku benar, tak lama kemudian ada kertas yang disodorkan oleh teman yang absennya setelahku. Kertas itu berisikan FUCK COME. What? Apa maksudnya menulis seperti ini? Ya tuhan, tolong ampuni dosa-dosanya.

“Apa kau tidak….” kata-kataku terputus karena Jinki dan teman-temannya tertawa. Apa mereka pikir aku tidak mengerti maksudnya? Aku sangat paham apa yang mereka maksud. Dasar, namja kurang ajar. Aku kan ingin bilang ‘apa kau tidak belajar?’ karena tidak mau mendapat masalah lebih jauh lagi, aku kembali berkosentrasi mengerjakan soalku sendiri.

Setelah ujian, aku melihat Taemin berlari ke arahku. Dia berlutut dihadapanku. Tangannya ia satukan. Aku menatapnya heran. Aku menatap Jino yang berdiri di sampingku. Tatapanku seolah-olah bertanya apa yang dilakukan Taemin? Jino yang mengerti arti dari tatapanku langsung menjawab

“Dia minta maaf atas kejadian tadi.”

Aku kembali menatap Taemin yang masih berlutut dihadapanku.

“Wae?” tanyaku sambil mengangkatnya untuk berdiri.

“Tadi aku sangat ceroboh sekali, aku sungguh tidak tahu kalau Jinki yang melihat fotomu, Eoni” jelasnya.

“Foto? Foto apa?”

“Fotomu yang masih cupu dulu lho.”

“Foto yang cupu? Jangan jangan….” aku menatap Jino yang tersenyum.

“Hehehe, fotomu yang memakai jas waktu kamu tidak jadi mendapat sertifikatmu itu,” jelasnya sambil menggaruk tengkuknya. Sudah ku duga.

“Taemin, sudahlah,” kataku lalu beranjak pergi. Taemin masih memohon maaf padaku.

Aku menghela nafas dan memutuskan untuk memaafkannya.

END *sampai sini aja ya?*

*hahaha, reader saya tipu* maksud author flashbacknya yang END.

Aku melihat sekeliling. Bosan. Kelas sepi karena semua sedang pergi ke kantin. Aku meletekkan kepalaku di atas meja. Kenapa badanku tidak enak disaat seperti ini? tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kelasku.

“Permisi, apa ada orang di dalam?” tanya si pengetuk pintu.

“Ne, masuk saja,” sahutku.

Tak lama kemudian namja tampan berpipi chubby dan bermata bulan sabit itu masuk ke kelasku. Aku tidak memngubah posisiku yang masih meletakkan kepalaku di atas meja. Namja tampan itu terlihat mondar-mandir tak jelas.

“Yak, Kau sedang apa?” tanyaku tanpa mengubah posisiku. Jinki menatapku.

“Kau sakit, Key? Kok, kamu tidak ikut ke kantin bersama teman-temanmu?” tanyanya dengan nada khawatir.

“Begitulah, kau sedang mencari apa?”

“Aku mau mengembalikan bukunya Jonghyun, tapi aku tidak tahu dimana letak bangkunya?”

“Oh, dia duduk di pojok dekat tembok,” sahutku sambil menunjuk bangku yang ada di pojok belakang. Jinki berjalan menuju tempat yang aku maksud. Tiba-tiba perutku terasa sangat sakit.

“Aigoo, kenapa mag-Ku kambuh sih?” rintihku. Tangan kananku memegangi perut, sedangkan tangan kiriku merogoh tas untuk mencari obat mag yang selalu kubawa kemana-mana.

Sebuah roti cokelat disodorkan padaku. Aku melihat siapa yang menyodorkannya. Orang itu ternyata Jinki. ia membuka roti itu lalu menyobeknya sedikit kemudian ia suapkan padaku. Aku yang sedang membuka mulut langsung menerima roti itu.

“Kau harus makan dulu, baru minum obatmu” ujarnya sambil terus menyuapiku.

Aku mengangguk lalu menerima roti itu dan memakannya dengan lahap. Jinki tersenyum melihatku makan dengan lahapnya, tiba-tiba perutku terasa perih dan mual. Aku menghentikan acara makanku. Jinki menatapku heran. Sepertinya ia bingung melihat wajahku yang tiba-tiba pucat pasi. Segera saja aku berlari keluar kelas, karena menuju toilet terlalu lama akhirnya aku memuntahkan isi perutku di tempat sampah terdekat. Jinki yang mengikutiku hanya menekan tengkukku agar aku bisa muntah dengan mudah.

“Hah, perih sekali,,,,” gumamku setelah memuntahkan semua isi perutku.

“Kau kenapa Key? apa kau punya penyakit?” tanya Jinki khawatir.

Ku letakkan jari-jariku di dagu, pikiranku menerawang kejadian minggu lalu yaitu dimana aku memeriksakan diri ke dokter karena sakit perut, tapi… “Ah, aku punya gejala penyakit liver,” pekikku.

“Mwo? Liver? Apa tadi pagi kau sudah sarapan?” tanyanya.

“Sudah, tapi dikit hehehe” sahutku nyengir. Jinki hanya berdecak sebal.

“Ya sudah,kamu makan dulu dikit-dikit kalau gak kuat nahan sakitnya kamu bisa ke UKS” nasehatnya. Aku hanya mengangguk mengiyakan nasehatnya itu.

Tiba-tiba

“Oppa……” panggil Luna pacar baru Jinki oppa. Seingatku dulu dia pacaran dengan Jessica, tapi kok sekarang Luna? Dasar play boy. Namun, kenapa hati ini merasa sakit ketika melihatnya bersama yeoja lain?

Yeoja centil itu segera merangkul pundak Jinki oppa yang membuatku mundur sedikit takut terkena kakinya Luna. Karena tak mau melihat kemesraan mereka aku beranjak menuju kelas untuk memakan sesuatu yang ada di dalam tas.  Mungkin aku menyimpan roti di dalam sana.

“Hey, Kau tahu kalau Jinki sekarang pacaran dengan Luna adik kelas kita?” kata seorang chinguku yang tak ku ketahui namanya.

“Jjinja? Bukankah dia pacaran dengan Jessica?” sahut temannya.

“Aniya, mereka putus dengan alasan yang tak jelas. Dan blab la bla” karena malas mendengar teman-temanku bergosip, aku pergi menyusul Taemin dan Jino. Namun, ketika aku keluar kelas tiba-tiba

“DOR!” kejut Jonghyun berdiri di depan kelas. Aku berjingkat sedikit karena kaget. Melihat responku, si Dino head itu tertawa keras.

“Ish, Dino pabo, bisa tidak menggangguku?” kesalku.

Masih tertawa dia menjawab “Hahaha,,,oh tidak bisa,,,,ini sudah kebiasaan SHINee grup untuk menjahili seorang Key,”

“huft, seterah kau saja,,,” jutekku lalu beranjak meninggalkan Jonghyun yang masih tertawa. Aku heran, kenapa Jino bisa menyukai namja seperti dia ya? Au ah yang penting aku bisa bebas dari si anak buahnya Jinki itu.

***

Jinki P.O.V

Aku menatap Luna dengan malasnya. Ish, kapan aku bisa terbebas dari yeoja sialan ini sih? Kenapa kau tak juga melihatku, Key? apa aku kurang membuatku cemburu? Jujur, aku merindukan di saat kita bersama-sama. Kalau di kelas yang terpisah denganmu aku merasa sepi, tak ada yang bisa aku godain, tertawain, dan melihat wajah sebalmu itu.

“Oppa, aku buatkan kau ayam goreng special…ini buatanku sendiri lho!” ujar Luna menyodorkan kotak bekalnya yang berisikan ayam goreng. Ku pandang sejenak ayam itu, cih, buatan sendiri? Bahkan aku tahu dimana ia membelianya yaitu di toko Shindong ahjussi. Tidak kreatif.

“Eh, gomawo,,,” aku menunjukkan senyum terbaikku dengan tidak ikhlas. Aku mengambil ayam itu lalu memakannya, rasanya enak karena ini ayam dari restoran faforitku.

“Hmm,,,mashita,” pujiku dan membuat yeoja itu tersenyum.

Dari kejauhan aku melihat Jonghyun mendekati tempat diamana aku duduk dengan Luna saat ini.  Dia menatap Luna sejenak kemudian menatapku. Dia menghela nafas sejenak sebelum ia bicara.

“Hyung, bisa kita bicara sebentar?”  tanya Jonghyun. Aku langsung mengangguk dan meninggalkan Luna begitu saja.

***

Aku duduk termenung di lantai atas sekolah ini. pikiranku melayang entah kemana. Kata-kata Jonghyun tadi membuat pikiranku tidak tenang. Ada rasa menyesal di dalam hatiku tentang ini.

Flashback

Aku dan Jonghyun berjalan menuju lantai paling atas mencari tempat yang sepi untuk berbicara secara rahasia.

“Hyung, ada hal yang aneh selama ini,,,” kata Jonghyun.

“Aneh? Apanya yang aneh?” tanyaku bingung.

“Key, dia,,,, aduh bagaimana menjelaskannya ya?”

Aku semakin bingung mendengar ucapannya. Jonghyun saja bingung, apalagi aku? “Memang dia kenapa, Jjong?”

“Key,,,mempunyai penyakit gejala liver atau hepatitis ya? Aku lupa, pokoknya organ dalamnya ada yang sakit,,,,”

Seketika itu kakiku serasa lemas mendengar pernyataan dari sahabatku yang satu ini, “Kau dapat info itu darimana?”

“Aku dapat dari ahjummanya, waktu aku membeli pulsa di counter hp ahjummanya,”

Rasanya ini sangat sakit. “Jjong, menurutmu, apakah Key menyukaiku?”

Jonghyun menghela nafas sebentar. Selama ini hanya dialah yang mengetahui perasaanku dengan Key. “Aku rasa sih xxxx #author sensor dulu ya?#”

End Flashback

Jinki P.O.V End

***

Author P.O.V

Key duduk di antara teman-temannya itu dengan wajah yang bisa dibilang sangat pucat. Orang yang menyadarinya pertama kali adalah Taemin.

“Eoni, gwenchana?” tanya Taemin khawatir. Key tak menjawab dia sibuk menahan sakit yang menjalar di bagian perutnya.

“Key?” tanya Jino, tapi Key tak merespon ia masih terus memgangi perutnya itu. Taemin dan Jino memanggil terus namanya. Tiba-tiba

Brukk

Key pingsan dan membuat tubuhnya jatuh dari kursi. Jinki yang kebetulan lewat tempat kejadian segera menggendongnya ala bridal style menuju UKS. Semua orang memandang dua orang ini. orang-orang mulai berbisik-bisik tidak benar. Namun, berbeda dengan Taemin dan Jino.dalam pikiran mereka hanyalah keselamatan temannya ini.

Tanpa mereka sadari sepasang mata menatap Key dan Jinki dengan jengkel. Matanya mengisyaratkan kebencian pada yeoja yang berada digendongan namja tampan itu.

“Awas, saja kau Key,,,,tunggu saja penderitaanmu akan segera di mulai,” gumamnya.

***

Onew sangat khawatir. Kali ini dia menunggui Key di ruang gawat darurat. Karena di UKS, Key tak bisa di atasi maka dari itu dia dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Orang tua Key sudah dihubungi. Mereka juga sama seperti Jinki. khawatir atas apa yang akan terjadi dengan anaknya itu.

Cklek

Dokter keluar ruangan. Sontak semua orang yang ada disitu segera menyerbu dokter tersebut. Mereka menanyakan keadaan Key.

“Gejala penyakit hepatitisnya sekarang menjadi hepatitis A yang sebenarnya, dia diperbolehkan pulang, tapi dia harus makan- dan yang paling penting adalah jangan sampai ia telat makan,” nasihat dokter. Kemudian pergi. Berganti dengan suster yang menyodorkan resep dokter dan juga menagih administrasi.

Jinki berdiri di samping Key.  Ia menggenggam tangannya. Menatap nanar pada yeoja cantik yang masih memejamkan matanya. Sedikit mencondongkan badannya lalu membisikkan sesuatu di telinga yeoja itu.

“Saranghae, nae Key,” bisiknya.

Ketika Jinki menegakkan badannya lagi, Key sudah memandang ke arahnya. Mereka sama-sama terkejut.

TBC.

Nah, rada Gj ya? ya kan? gak nymbung kan? maklum,,,, saya buatnya antara sadar dan gak sadar. Ok buat reader sekalian. comment please

29 thoughts on “[Onkey] Switchgender| Love Song Part 1

  1. yg liat waktu c key d bw ama onew kayanya c luna ya?
    kasian key nya😥
    ga kebayang onew jd anak playboy, biasanya kan dia jadi anak yg baik2 .. haha
    akhirnya gmn nih thor?? jgn d bkin sad ending ya thor.. hehe

  2. Ksian key! Ya ampun? Pernyataan cinta?? Ayo dong di trima!! Ini bkan hap-end kan thor?? Ahh gga sbar liat klnjutan,y!!
    Lanjut!!

  3. Lanjutanya belum dibiki yah! Ditunggu deh kelanjutanya O__o key kasian banget kena penyakit hepatitis A

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s