[2min/mpreg] Take me in your arms – part 1 of ?


Foreword:

Nyehehehe~ Ya benar, saya utang sama Kei eonni untuk buat mpreg 2min, dan hei… ini dia, kekekek~ tapi lihat, ini akan sangat absurd dan taboo~ so, im sowwy if this is fail eon

Feel free for commenting and like, i need likey if you likey likey...

Quote for SR:
Silence is the best way to let someone (or Me , actually) know that DID you wrong.

Enjoy this!

Cast:

Lee Taemin (18 yo)
Choi Minho (20 yo)
Kim Jonghyun (21 yo)

Edit by: Vienasoma~<3

~by: Sanniiewkey

PART 1

~.Jongtaeminho.~

“Perkenalkan Minho, ini Taemin, dia sepupumu, bersikap baik lah dengannya…arra?”,

“Annyeong haseyo Hyung, aku Lee Taemin … mohon bantuannya “, dia tersenyum manis pada Minho, matanya yang besar dan terlihat manis, dengan rambut blonde pendek yang jatuh hampir ke pundaknya, serta keseringan ia berkedip, dan juga senyumnya yang membuat sekitarmu seperti berhenti seketika.

“Hm, aku Minho.”, hanya itu dan Minho naik ke atas, menuju kamarnya , meninggalkan Taemin yang menatapnya dengan bibir cemberut.

“Sowwy Taeminnie, he’s so mean i know…”, jelas Siwon, appa Minho, Taemin hanya terkekeh,

“Kalian satu kampus kan? Apa dia tidak pernah tahu tentangmu?”, tanya Heechul, Taemin terkekeh,

“Nah, aku beda gedung dengannya, aku sophomore Heenim …jadi aku rasa dia juga tidak tahu aku ada…”, jelas Taemin terkekeh.

“Sulit bilang kau tidak ada, kau sangat manis untuk tidak di sadari keberadaan mu…”, celetuk Heenim, namun Taemin hanya terkekeh.

“Kamar mu ada disebelah kamar Minho dilantai 2, pintunya berwarna hijau.”, seru Siwon tak lepas dari majalahnya, Taemin mengangguk dan permisi sejenak, mengambil tas kopernya dan menggeretnya naik.

Taemin tersenyum, rumah yang sangat besar dan nyaman, mempunyai 2 lantai yang cukup luas, mungkin lantai atas khusu untuk Minho. Hanya terdapat 2 kamar, dan satu kamar mandi, ditengahnya terdapat Kardio dan alat trackmile , Taemin menduga itu pasti milik Minho, dilihat dari tubuhnya yang sangat atletis dari bajunya tadi. Dan terdapat ruang Tv flat 24 inci ditengah ruangan, dengan sofa yang cozy dan PS disana.

Dengan susah payah Taemin menarik kopernya di lantai kayu itu, dengan berat ia menaiki tangga dengan membawa kopernya, bunyi berisik setiap ia naik dan juga dentuman kakinya serta roda tas koper yang mengganggu.

“Berisik sekali sih.”, celetuk Minho membuka kamar dan bersidekap didepan dadanya, Taemin mendongak dan membungkukkan badan,

“Mianhe Hyung… aku tidak bisa mengangkatnya…” kata Taemin cemberut. Minho berdecak.

“Kau hanya perlu menaruhnya dilantai dan menggeretnya pabo.”, celetuk Minho, Taemin terbelalak, ia tidak percaya mendengar kata itu dari Minho, Ia melepas tasnya dan berjalan ke arah Minho, Minho menatap Taemin dengan alis berdiri ,

“Siapa. Orang. Yang. Kau. Panggil. Pabo. Mr. Choi froggy minho?” teror Taemin sambil terus menyolek atau kesannya mendorong dada bidang Minho dengan telunjuknya , Minho mengerang dan menarik tangan Taemin dan menghimpit tubuh mungilnya ke tembok, Taemin mengeluarkan suara desisan tertahan, kemudian membuka matanya dan terkejut melihat Minho sudah berdiri tapt didepannya dengan kedua tangan mencekram tangan Taemin ketembok dan wajah mereka hanya beberapa centi saja.

Blush~

Wajah Taemin sontak memerah, ia mengalihkan pandangannya, dan ia sekarang merasa desahan nafas Minho menyentuh pipinya.

“Jangan main-main yah , ini rumah ku, dan kau harus patuh dengan aturan rumah ini, termasuk diwilayah teritorial ku?”, jelas Minho, Taemin memejamkan matanya ketika Minho berbisik di telinga Taemin, menggelitik sekujur tengkuknya, dan anehnya ia merasa berbebar, aneh … dia tidak mau hal ini ia rasakan, ia sepupunya, his cousin for Banana milk ‘sake

“A-aku tahu, lepaskan aku sekarang juga…”, kata Taemin, Minho tidak menggubris nya,

“Kau tahu? “, tanya Minho, “Tahu apa yang harus kau lakukan?”, tanya Minho menyengir, Taemin tidak mengerti,

“A-apa mau mu?”, tanya Taemin, Minho berdecak dan mencium kening Taemin, Taemin terkejut , sebelum ia perotes Minho sudah mendorongnya keluar .

“Jangan pakai celana sobek dan kekurangan bahan begitu, kalau kau tidak mau kuperkosa.” BLAM

Minho menutup pintu tepat didepan wajah Taemin, Taemin terkejut dan menganga selebarnya, OH GOD!!! MIMPI APA DIA HARUS PUNYA SAUDARA SEPERTI MINHO? PERKOSA KATANYA?!!! Taemin melihat ke arah celana nya, dia memang memakai ripjeans dibelakang pahanya…dengan cepat ia mengambil kopernya dan masuk kedalam kamar dengan membanting pintu kamarnya.

~.jongtaeminho

THAT FROGGY PERVERT!!! DIA MAU MEMPERKOSA KU KATANYA, OH MY GOD~ SALAH APA AKU  YA TUHAAANNN AMPUUUN~~~

“Umma appa…kenapa aku harus tinggal dengan serigala menakutkan seperti itu? Ku mohon lindungilah keperjakaanku— “

DRRT DRRT DRRTT~

“Oh.”, Taemin mengeluarkan ponsel dari kantung celananya.

“OMO, JONGGIE~~!!”, teriak Taemin senang, suara diseberang sana berdecak dan terkekeh,

“Kau dimana? Sudah sampai di rumah paman mu? “

“Ng, sudah, kau dimana baby? I miss you…’, Taemin membuka pintu kamar dan berjalan ketengah ruangan, duduk di atas sofa.

“I miss you too… aku ada di apartemenku, kau kemarilah, aku ingin bertemu denganmu…”, kata Jonghyun diseberang sana, Taemin terkekeh,

“Sure, 20 menit lagi aku kesana, see ya baby … love ya!”

“Neh, love ya!”,

“Kau punya pacar juga?”, Taemin menoleh dan melihat Minho yang sudah berdiri mantab dengan celana training dengan tas ransel di pundaknya.

Taemin berdiri dan bersidekap, “Kau pikir aku kurang layak buat punya pacar? Sayang sekali Minho, aku sudah punya, dan dia sangat lembut dan juga tampan, dan kami sudah pacaran selama 1 tahun!”, jelas Taemin bangga, Minho berdecak,

“Berarti selama satu tahun ini dia punya gangguan penglihatan kalau namja yang dipacarinya ini hanya sebuah dummy mushroom, yang bahkan tidak tahu bagaimana caranya membawa tas yang ada rodanya.”

Taemin menganga, “Your fucking mean!” desis Taemin, Minho mengerang dan menyentil jidat Taemin.

“I. Dont. Care. Dummy!”, Minho mengeluang perbuatan Taemin dengan mendorong tubuh Taemin hingga ia jatuh ke sofa, Taemin ingin berteriak namun Minho sudah dengan cepat pergi dari depannya.

“AAAAHH~~!”, teriak Taemin.

“Minnie kenapaa?”, teriak Heechul, Minho menatap ummanya sekilas. “Kenapa dengannya?”, tanya Heechul, Minho mengangkat bahunya.

“Just homesick maybe?”, tanya Minho, ‘Aku pergi latihan bola, bye umma…”,

Minho menaiki motor sport birunya dan memakai helmnya, namun sebelum ia jalan ia merasa ada yang naik ke atas motornya.

“YAH!”, teriak Minho, Taemin meringis,

“YAH MINHO! KENAPA TAEMIN DIBENTAK?!”, teriak Heechul dari ambang pintu rumah, Minho menganga,

“Mau apa kau? Turun!”

“Aku mau numpang sampai apartemen XXXX, kau lewat sana kan? Umma mu yang bilang aku boleh numpang, jadi aku ikut!”,

“ANDWE! TURUN !!”, Taemin mendesis kesal.

“YAH MINHO, kau ini pelit sekali, apa salahnya sih kau antar Taemin dulu? Kan searah, dari pada ia harus naik taxi!”, seru Heechul. Minho mengerang.

“Umma, aku harus putar jalan kalau antar dia dulu …’

“Kau jangan perhitungan begitu sama saudara, sudah sana cepat, awas kalau sampai kau turunkan dia didepan sana, umma akan tahan kunci motormu nanti.”, tukas Heechul, Taemin diam saja, menyembunyikan senyum menangnya, Minho menatapnya sinis, dengan cepat Taemin menunduk dan pura-pura patuh dan tidak bertingkah aneh. Dengan terpaksa Minho menyalakan mesin motor dan menancap gasnya, beruntung Taemin pegangan di jok belakang, kalau tidak ia bisa terjengkang kebelakang.

~.Jongtaeminho.~

“TURUN!”, tukas Minho kasar, Taemin loncat dan turun dari motor besar itu merapihkan letak rambutnya dan tersenyum ke arah Minho.

“Gomawo Hyung…”, serunya, Minho berdecak, ia melihat ke arah apartemen dibelakang Taemin, kemudian ia menatap Taemin dalam. ‘Kenapa kau tatap aku begitu Hyung?”, tanya Taemin.

“Kenapa harus dirumahku, kau bisa tinggal disini kan? Jangan bilang ini rumah pacarmu itu.”, tanya Minho. Taemin berdecak kesal.

“Kalau iya kenapa? Kalau aku tidak dipaksa oleh Umma dan appa mu untuk tinggal bersama mereka, aku juga tidak sudi tinggal denganmu, dan lebih baik tinggal dengan Jonghyun disini.”, seru Taemin dan berlari masuk ke lobi apartemen yang lumayan sederhana itu.

.

.

“Jonghyun katanya?”, Minho mengangkat bahu dan menancap gas motornya pergi dari tempat itu, sesekalui matanya menatap ke arah sepion, melihat ke arah Taemin tadi berjalan masuk. Ah, bodo amat, pikirnya.

~.jongateminho.~

Taemin mengetuk pintu kamar Jonghyun dengan perasaan senang, namun tidak ada jawaban sama sekali, ia menarik nafas dan mengeluarkan kunci cadanagan yang senngaja Jonghyun berikan padanya. Ia masuk kedalam kamar dan melihat sekitarnya sepi, ia mengerutkan alis, menduga kemana pacarnya itu, tadi menelponnya, apakah ia keluar sebentaar?

“Jonggie~…?”, Taemin membuka sepatunya dan menanggalkan jaketnya di handle jaket dan berjalan masuk, menatap ruangan yang kosong. Ia menarik nafas.

“Jong—“

“Hai baby…”, Taemin terkejut ketika Jonghyun tiba dibelakangnya, menarik pinnggulnya dan menariknya kepelukannya, tanpa tedeng aling-aling ia langsung mencium leher putih Taemin.

“A-aah…Jjong…”, Taemin terkekeh geli, tangan kirinya meremas tangan Jonghyun yang ada diperutnya dan yang satunya menarik kepala Jjong untuk berhenti, Jonghyun mengemut daun telinga Taemin, menjilatnya dan juga menghembuskan nafasnya disana.

“J-jongg…hh…h-hentikan …ada ap—‘

“I miss you Tae …”, serunya membalikan tubuh Taemin dan mengangkatnya bridak style, kemudian membawa Taemin ke atas kasur dan ia naik ke atas tubuhnya , tangan Taemin ditariknya ke atas dan ia mulai mencium bibir Taemin , mengulum bibirnya dengan kuat, dan menjilati bibir Taemin, Taemin yang pasrah akan perlakuan pacarnya itu membuka mulutnya, membiarkan lidah mereka saling bertarung untuk dominan, dan …Taemin menang, Jonghyun tersenyum melihat kepandaian pacarnya itu, dia tidak sia-sia mengajarkannya.

“Eunggh~ jjonggh aah…”, desah Taemin ketika Jonghyun mulai menggerakan tubuhnya di atas Taemin. Jonghyun mencium leher Taemin menjilati setiap inci sweetspotnya , memberikan bercak merah disana, menghisapnya dengan kuat yang mendapat erangan seksi dari bibir mungil Taemin.

“O-ohhh…jjonghh…your horny dino…ngghh…’

“I want you …”, bisik Jonghyun sebelum ia menarik turun kerah baju Taemin yang melar dan menjilat leher, jakun, dan ditulang dadanya, menghisap nya kuat ,membuat Taemin melenguh dan meremas kepala Jjong, menaikan badannya dan juga pinggulnya , membuat Jonghyun mengerang menerima gesekan dibawah sana.

Tangan Jonghyun turun ke bagian tubuh Taemin, dan menarik naik kaos Taemin sebatas lehernya, sambil ia mencium turun ke dadanya yang rata dan putih.

“Kau tahu … aku sudah lama ingin lakukan ini…”,

“A-apa…?”, tanya Taemin bingung, Jonghyun menghentikan gerakannya dan menatap wajah Taemin, membelainya dengan lembut. Kemudian mengecup keningnya , membisikan kata I love you padanya. Wajah Taemin memerah, sekarang kah saatnya?

“Aku mau kau jadi milkku sepenuhnya Taemin, bolehkan?”tanya Jjong dengan puppy eyesnya, Taemin menatap lekat mata itu, ia memejamkan matanya, menarik nafas mengambil keputusan, ia memang sudah lama pacaran, namun belum sekali pun, mereka sampai ke tahap lebih lanjut, mungkin hanya foreplay saja, karena Taemin masih takut, mungkin sekarang ia masih merasa takut, namun, ia rasa inilah saatnya…

Taemin membuka matanya dan melingkari tangannya di leher Jonghyun, menariknya kedalam ciumannya, “Lakukanlah … “, kata Taemin, Jonghyun tersenyum puas sebelum melanjutkan ciuman panas mereka.

Jonghyun membantu Taemin membuka baju atasnya dan membuangnya kesegala arah, Jjong mencium leher Taemin dan beralih ke tengah dadanya , kemudian bermain dengan nipplenya yang sudah menegang merah, memilin dan mencubitnya dengan tangan, dan yang lain ia masukan kedalam mulutnya, mengigit, menjilat, dan juga mengulumnya, menariknya sehingga membuat Taemin melenguh meminta lebih dengan membusungkan dadanya, Taemin mengigit bibirnya dan memainkan rambut Jjong di dadanya.

“O—ohh…nghh…j-jong…dont tease me…”,

Jonghyun tersenyum, ia melirik ke arah celana Taemin, mengelusnya dengan cepat membuat Taemin terbelalak, “JJONGG! OH AAH!”, Taemin teriak ketika Jonghyun meremasnya kuat, Jonghyun membuka celana panjang Taemin dan membukanya sekaligus boxernya, ia tatap member Taemin didepannya, dan memnggengamnya.

“Unggghh…”, Taemin memajukan pinggulnya,

“Mau aku apakan sayang?”, tanya Jonghyun, Taemin menarik tangan Jonghyun untuk bergerak,

“Pump me and suck me Jjong…”

“And …?”,

“Aaaahhhh~ a-andd…hhh…”, Taemin melenguh ketika Jonghyun menekan ujugn membernya, “F-fuck me !”

“As you wish!”, Jonghyun tersenyum, ia kulum member Taemin dengan bibirnya , ia jilat dari atas hingga bawah , memompanya dengan ritme cepat dan juga gumaman yang membuat Taemin di awang-awang.

“Oooh…mmmmhh…y–yes…mmh…suck me…mmmh…’, lenguh Taemin, Jonghyun mempercepat kulumannya , tangan nya yang lain memompa membernya sendiri yang sudah keluar dari celananya.

“OH, YES, SUCK ME, FASTER….UUNHH…MMMH…AAAHHH…”, Taemin terengah ketika ia sampai puncaknya, dan Jonghyun dengan cepat membawa tangannya ke arah mulut Taemin, menyuruhnya mengulumnya, ketika sudah cukup basah ia arahkan ke opening Taemin. Taemin melenguh kencang ketika satu jari Jjong sudah masuk kedalam holenya, mencengkram dengan kuat jari itu.

“Kau …sempit sekali Tae?”,

“Uugghnnn…’, hanya itu balesan Taemin ketika dua jari Jjong masuk dan mulai memompanya, kemudian tidak lama Jjong menariknya dan memposiskan membernya, ia menarik nafas, mencium Taemin dan mulai memajukan membernya,

“AAAAHHHH ..HAH…HAH…NGGNNNN…S-SAKIIITT….”,

“Sssshhh…. it’ll be fine … fine…relax…”, Taemin gemetar, dan Taemin entah mengapa merasa kecewa ketika Jjong bergerak tanpa seijinya, air matanya keluar, walau sakit, namun ia tidak pungkiri ia menikmatinya, tak lama gerakan mereka seirama,

“J-jonggg…im…c-cum…”, Taemin memompa membernya sendiri, dan tidak lama ia keluar diperut dan juga ke kasur Jjong, Jjong menambah speednya lagi untuk mencapai klimaksnya dan akhirnya ia melenguh memanggil nama Taemin dan terkulai di atasnya.

~.Jongtaeminho.~

Minho duduk di kursi taman bermain yang ada didepan rumahnya sambil menatap kosong ke depan, sesekali ia menatap ke jalan , tangannya melihat ke layar ponsel dan melihat sudah pukul 11, dan Taemin tidak juga pulang.

‘Aish, Jinjja, anak ini benar-bena liar, yang seperti ini katanya mau tinggal sendiri? Baru di rumah pamannya saja sudah berani pulang telat’ pikir Minho kesal.

Minho hanya diam dan tidak memutuskan untuk mencari Taemin seperti yang ummanya minta, nyatanya, ia hanya duduk di taman selama 1 jam dan tidak kemanapun.

Tidak lama ia melihat sebuah motor berhenti didepan rumahnya dan turunlah Taemin dari motor itu, Minho berdiri ingin menuju ke arahnya, namun ia tunda, karena sosok didepannya yang bersama Taemin membuka helm dan berbicara pada Taemin. Minho memicingkan matanya, dan entah kenapa, saat itu juga ia merasa marah ketika melihat siapa yang bersamanya… ternyata benar anak itu pacaran dengan Jonghyun … dengan Kim Jonghyun.

Minho melihat rentetan adegan didepannya, Taemin tertawa dan kemudian ditarik oleh Jonghyun , mereka berciuman didepan rumah, Minho berdecak.

“Tidak sekalian saja kalian bikin film …”, celetuk Minho. Jonghyun dan Taemin sontak kaget, Jonghyun menoleh, dan ia terkejut melihat Minho.

“Minho?”

“Hai Jjong . “, sapa Minho dingin, “Lama tidak bertemu …”, sapa Minho, kemudian ia masuk kedalam rumah.

“Taemin, tutup leher mu itu, kalau tidak umma akan histeris melihat kissmark sebanyak itu. Ya kan Jjong?”, tanya Minho pada Jjong, Jonghyun hanya diam , dan Taemin menunduk malu.

“A-aku pulang yah? Sampai besok dikampus…”

“Eh, neh …hati-hati… saranghae Jjong…”, seru Taemin, Jonghyun tersenyum saja.

“Nado …”, katanya dan pergi dari sana, Taemin menatap punggung Jjong hingga tidak terlihat di simpangan jalan, ia menarik nafas, memegang wajahnya yang memerah, ia senang sekali, akhirnya hari ini tidak disangka, meski pinggangnya masih terasa ngilu, dan juga bercak merah yang sekarang harus ia tutupi, shitt, kenapa ia musti memalukan, Minho melihatnya, dan ia benar-benar merasa malu sekarang.

~.jongtaeminho~

Taemin menarik nafas, untung Siwon dan Heenim sudah tidur, jadinya ia merasa aman, ia ingin mandi dan tidur dikasurnya yang empuk, besok ia akan kuliah pagi, dan rasanya, badannhya akan remuk jika ia tidak tidur sekarang.

“Berapa ronde?”, tanya Minho mengagetkan Taemin, Taemin mengedipkan mata bingung.

“Apa?”

Minho berdecak, ia berdiri dari sofa dan menghampiri Taemin, menatapnya dari atas sampai bawah, “Baru pertama kali melakukan itu dengan Jjong? Sepertinya kau senang sekali?”

BLUSH~

“K-kau …kau tidak berhak bicara begitu, itu bukan urusanmu …”, seru Taemin, Minho menegakan tubuhnya dan memajukan badannya, ia menghimpit Taemin ditembok dan menatapnya lekat, namun kali ini Taemin tidak takut, ia malah menantang.

“Lupa peraturan disini? Kau harus patuh padaku, pulang harus sebelum jam 9, dan … jika kau pergi dengan siapa itu juga jadi tanggunganku, karena aku bagian keluarga Choi, keluarga yang dititipkan seorang anak bernama Lee Taemin oleh kedua orang tuanya.”, jelas Minho tegas, Taemin diam , itu benar…

“M-maaf …”

“Jangan minta maaf padaku, besok kau minta maaf pada umma dan appa, mereka khawatir padamu, tapi sayang, yang dicemaskan malah seenaknya.”,BLAM

Taemin memucat, gawat, Minho benar, ia merasa bersalah sekarang pada Siwon dan Heenim, Taemin masuk kedalam kamar dan membenamkan wajahnya kekasur, oh Tuhan … ia merasa tidak enak, eottokhe?

~.jangtaeminho.~

Taemin membasuh seluruh tubuhnya dibawa shower, merasakan hangat air menyiram tubuhnya, ia menoleh dan melihat bayangan dirinya di kaca besar, ia melihat bercak merah yang masih tertinggal akibat perbuatannya kemarin dengan Jonghyun, wajahnya memerah mengingat hal itu.

Dengan cepat ia selesaikan mandinya , kemudian keluar kamar mandi dan melihat Minho yang sudah berdiri diambang pintu berdecak kesal.

“Lama , seperti yeoja saja mandinya.”, desis Minho. Taemin cemberut.

“Mianhe …’, Taemin melewati Minho bergitu saja, dan Minho masuk kemar mandi, ia menutup pintu dan membenamkan wajahnya ditelapak tangannya, merasakan frustasi pada dirinya sendiri, tanpa perduli menyesuaikan suhu air, ia langsung mandi dengan air dingin. Ia meremas kepalanya sendiri, dan melihat kewilayang sensitifnya, SHITT makinya.

~.jongtaeminho.~

Taemin mencoba beberapa kali menghubungi ponsel Jonghyun namun tidak juga ada balasan, dan sms pun tidak dibalas, dan bahkan bbm nya tidak digubris.

“Kenapa Taemin, sarapannya tidak cocok dengan selera mu?”, tanya Heenim,

“Ani..anio, aku suka kok Heenim…ng…Heenim , Siwonnie …”, kedua namja tampan dan cantik itu melihat ke arah Taemin.

“Neh?”, tanya mereka bersamaan,

“Maaf kemarin aku tidak memberi kabar bahwa aku akan pulang telat, lain kali akan kuberi tahu jika aku pulang telat …”, kata Taemin menunduk. Mereka tersenyum dan Heenim mengelus kepalanya.

“Oh, Minho Taemin, kami ingin mengatakan sesuatu …”, jelas Siwon melipat korannya.

Minho mendongak dari saladnya dan Taemin dari ponselnya. “Neh ?”,

“Kami akan ke Daegu selama 1 minggu, jadi kalian kami tinggal tidak apa kan?”, tanya Siwon, Minho diam saja, dan Taemin terkejut,

“Kalian? Maksudnya Heenim juga?”, tanya Taemin, Heenim mengangguk.

“Maaf yah Minnie, kau baru saja datang sudah kami tinggal, habis, aku harus ikut Siwon kan, kasian disana dia tidak ada yang mengurus nanti … kalian kan sudah cukup besar, jadi kami akan tinggalkan uang dan juga persediaan makanan sudah lengkap di kulkas…jadi tak apa kan?”

“Nah, pergilah …”, celetuk Minho, Taemin menoleh dan menarik nafas.

“Neh … tak apa , kalian jangan khawatir, aku bisa jaga diriku, dan aku juga pintar masak kok…”, kata Taemin. Minho berdecak.

“Ya right, asal bisa dimakan …”, jelas Minho, Taemin cemberut, Heenim dan Siwon menatap kesal ke arah Minho.

Taemin melirik ke arah Minho, semoga saja, selama 1 minggu semuanya akan baik-baik saja, oh god~ semoga Minho tidak seperti iblis dan memperlakukan ku seenaknya.

~.jongtaeminho~

~2 days later~

Minho melihat ke arah Taemin yang uring-uringan, bolak balik kedalam kamar, dan turun lagi membawa cemilan dan duduk di sofa ruang atas, Minho yang merasa tergannggu disela kegiatan main PS nya merasa kesal.

“YAH! Berisik sekali sih, diam kenapa…”, seru Minho, Taemin terdiam dan duduk disamping Minho dengan tenang.

“Aku bosan Hyung … Jjong Hyung aku hubungi tidak bisa, sudah 2 hari ini aku lost contact dengannya, aku cari dikampus juga dia tidak ada, dan aku ke apartemenya dia juga tidak ada …”, curhat Taemin, Minho diam saja.

“Oh, kau kenal dengannya kan? Apa kau tahu dia dimana?”, tanya Taemin.

“Bukan urusanku dia mau dimana dan apa? Kenapa tanya aku? Aku bahkan bukan orang tuanya.”, balas Minho, Taemin mendesis kesal, Minho selalu saja sinis padanya, entah apa salahnya, Taemin sebenarnya senang ketika ia tahu bahwa ia akan tinggal dengan keluarga Choi, ia duga bahwa akan menyenangkan ketika ia tahu keluarga itu mempunyai anak laki-laki, itu artinya, ia punya teman bermain, nyatanya, tidak … Minho sangat pendiam, kalau tidak baca buku, main PS, main bola, atau nonton TV, jika bicara terkadang hanya ‘ya’ ‘tidak’ atau ‘hm?’ dan sekalinya panjang, maka jawabannya begitu, pedas dan menyakitkan.

“Hyung, kenapa kau ketus sekali padaku …”, tanya Taemin tidak sengaja, dan dia harap Minho tidak dengar. Namun percuma, Minho cukup tajam pendengarannya.

“Karena kau pantas menerimanya.”, Taemin menganga.

“Yah! Memangnya aku punya salah apa padamu, aku tidak pernah berbuat salah padamu, aku nurut apa katamu, sejak pertama bertemu kau keterlaluan padaku, apa ini yang namanya saudara?”, tanya Taemin.

“Berisik.”

“Nah, benar kan kataku, kau selalu seperti itu Hyung, tidak pernah mikirin perasaan orang lain dengan perkataan mu itu, aku menduga kau pasti tidak punya teman, dan tidak ada yang suka padamu, kau memang tidak punya hati juga ya Hyung? Kau itu terlalu dingin dan sombong, berasa seperti kau paling mendominasi dan paling hebat.”, Taemin terus bicara tanpa perduli bernafas.

Minho mematikan PS nya dan menatap ke arah Taemin, Taemin menelan ludahnya, “Kau tahu apa tentangku? Tidak ada. Jadi jangan banyak bicara, urus saja pacarmu itu.”, Dengan itu Minho berdiri dan pergi dari hadapan Taemin, dan sedetik kemudian ia dengar deru mesin motor, pergi …selalu begitu, dua hari yang lalu juga begitu …

Ketika Taemin ingin membuatkan makan malam, semuanya kacau, Minho kesal dan pergi begitu saja mencari makan sendiri, meninggalkan Taemin yang hanya bisa makan mie dirumah.

Kemudian tragedi kekunci dikamar mandi, entah kenapa itu terjadi, ia berteriak sekencang-kencangnya, ia takut mati disana , mengingat film conan yang korban mati dikamar mandi karena kehabisan oksigen dan mencium bau karbol berlebih. Alhasil ia teriak menggedor pintu sekuat tenaga, dan membuat Minho bangun dari tidur siangnya yang nyaman dan harus mendobrak pintu itu, ketika ia tahu bahwa ternyata Taemin mengunci slop di atas juga, itulah yang membuat pintu tak terbuka.

Taemin menarik nafas, kapan ia akan cocok dengan Minho , setidaknya sekali saja … kemudian ia tiba-tiba merasa sepi, ia kangen almarhum appa dan ummanya, ia hanya ingin mempunyai keluarga utuh, saat ia tahu ia akan punya Hyung, ia senang sekali, namun rasanya …

Taemin menggeleng, ia keluarkan ponselnya, dan ia memencet nomer yang sudah dihapalnya, ia terkekeh setiap menekan nomer itu +02-546-5664-4986 kalau kata sherlock +02-Kim-Jong-Hyun. Kemudian ia dekatkan ponselnya ketelinganya. Tak berapa lama ia mendengar suara orang mengangkat.

“Yob—‘

“Yoboseyo?”,tanya diseberang sana, namun suara Taemin terhenti ketika mendengarnya, suara…ini bukan suara Jjong, bahkan ini suara yeoja …

“Yoboseyo?”, tanyanya lagi, Taemin tetap diam .

“A-apa benar ini nomer Kim Jonghyun?”, tanya Taemin,

“Oh, neh … ini siapa? Jonghyun sedang dikamar mandi, tinggalkan pesan saja…nanti aku sampaikan…”, katanya, kamar mandi?

“K-kalau boleh tahu, aku bicara dengan siapa?”, tanya Taemin,

“Oh, aku Sekyung, aku pacarnya, ada pesan? Nanti aku sampai—“

[Siapa baby?]

Baby? Itu suara Jjong, tangan Taemin bergetar,ia menutup mulutnya, menahan tangisnya.
“Yoboseyo?”, tanya Jjong,

Taemin mengigit bibirnya, “J-jong …”, bisik Taemin, dan disana diam tidak bersuara, mereka diam.

“Taemin …”

Kemudian tanpa bisa menahannya lagi Taemin mematikan ponselnya dan berlari mengambil dompet dan jaketnya, berlari turun tangga dan keluar rumah. Berlari sekuat tenaga menuju ke halte bus, ketempat dimana ia tahu kakinya saat ini benar-benar akan pergi. Ia terus berharap dugaan nya salah, mugkin yeoja itu hanya kakanya, namun Jonghyun tidak punya kakak bernama Sekyung. Ya benar ia perempuan, tapi kakak Jjong bukan bernama Sekyung, dan dia berada di Perancis bersama suaminya.

~.jongtaeminho.~

“Jinjja? Kau tega sekali, seharusnya kau tidak boleh sekejam itu dengan saudaramu …”, jelas Onew ketika mereka sudah menghabiskan hampir satu bucket ayam, yang isinya 9 potong ayam, Minho hanya 1 sebenarnya, dan Onew sudah 3 sekarang.

“Yeobo … kunyah dengan baik, Minho akan menerima semburan peluru daging dari mulutmu jika kau bicara sambil makan.”, Key , pacar Onew, mengelap ujung bibir Onew, Minho berdecak, dari mana kemana pasangan ini bisa bersama, yang satu maniak ayam, yang satunya gila fashion dan barang brended.

“Soowwy sexy …”, puji Onew, Key berdecak dan memukul lengan Onew sebelum kembali ke Minho.

“So, Minho, jangan katakan kau sebenarnya peduli padanya.”, seru Key, Minho menatap Key gemas, diva ini … mungkin keluarganya keturunan cenayang.

“Perduli?”, entahlah … “Btw, kalian ingat Kim Jonghyun?”, tanya Minho.

“Eung! Jonghyun ? Kim Jonghyun yang merebut Krystal dari mu itu, dan kau didepak begitu saja? Dammit, aku tahu dia dan aku ingat ketika ia mencoba berflirt dengan Key.”, seru Onew semangat .

“Tapi aku hanya mencintai dubu seperti mu, jadi dino itu tidak mempan padaku …”, kata Key menggelitik perut Onew yang waw … absnya sudah sedikit menghilang karena kebanyakan makan …(a.n: nyatanya Onew kuyus sekarang~ T.T)

“Wae Minho? Kenapa kau tiba-tiba bertanya tentang dia?”,tanya Key, Minho meneguk cokefloatnya dan menatap keluar jendela.

“Dia pacar Taemin.”, kata Minho, Key terpekik terkejut, dan Onew hampir tersedak ayamnya sendiri.

“Jeongmal?”, teriak mereka, Minho mendesis dan menatap keluar lagi.

“Hm.”, hanya itu yang ia bisa jawab.

Key dan Onew bertukar pandangan, mereka jadi sedikit khawatir juga pada sosok Taemin yang mereka juga belum kenal, tapi mereka tahu siapa Jonghyun. Dan yah …begitulah…

TBC

jeng – jeng,….. 

komment di dibawah 50… hmmmm *mikir* mian kgak di lanjut….. hohohhhohohooh

Advertisements

157 thoughts on “[2min/mpreg] Take me in your arms – part 1 of ?

  1. Ceritanya seru pisan…..
    Aku suka……

    Aku g suka sama jjong yang sikapnya sok playboy…..
    But, tak apehlah ini kan peran dia d cerita ini….

    Kasian taem, malah jadi korban….
    Huhuhu

    Next chap…..
    Hehehehe

  2. sumpah aku suka jalan ceritanyaaaa ^^ aku ga nyangka kalo taemin sama minho kena konflik batin juga terhadap perasaan mereka. bagus bagussssssssssss. dabeka deh buat authorrnyaaa (y)

  3. Waah jjong jahat banget.
    Udah ngerebut keperjakaannya taemin malah pacaran lg sama sekyung.
    Oi itu kan jatahnya minho ._.v
    aah itu minho suka tuh..gak mau ngaku aja ._.v

  4. Ish si jong jahat… taemin diperawanin sm jong aarrgghh ngga relaaa…

    Minho kmn aja sih.. kasihan taemin tu..

    Makasih passwordnya thor.. nc nya aku skip.. hbs ngga rela jongtae… hiks…

  5. suka bgt ni ceritanya,,,
    Awalnya 2min dibuat konflik dulu,,

    Jjong trnyta playboy disini,,
    kasian taemin,,,

    Lanjut dah,,

  6. aahhh jeongmal ini seru banget, mau baca next part yah, taemin sepupu minho? terus nanti mereka gak bisa pacaran dong ;'( ini bakal incest kah? O.O

  7. nyatanya apa yang d takutin mereka ber3 udah kejadian
    taemin d selingkuhin sama dino -_-
    mana udah ngerasain taemin
    aaiisshh.. minho lindungi taemin XD

  8. seruuuuu 🙂

    minho galak amat sama tae, ngga ada lembut2nya sama sekali,
    ohh ya tumben-tumbenan disini minkey bisa akur, biasanya ngga..

    tae kasian amat baru aja nyerain diri ke jong malah dihianatin kek gitu, gimana klw taemin hamillll???
    ntar kan kasian minhonya yg bakalan nanggung kesalahannya jong..

  9. Ih jjjong mah enak banget abis dapet semua dari taemin dia malah pergi, kasian taeminnya minho jugak salah nunjukin sikabnya yv sebenerbya perduli malah terkesan jahat

  10. Aga dikit ga rela taeby perawan (plakkk…) perjakanya mksdnya hehe, perjakanya diambil jong dln bkn minho jd penasaran lanjutannya lanjut yaaa…

  11. Dichh 😨😨 jgn smpe itu taemin ma si jjong mpreg 😂😂😂 hiks….
    Pgnnya sm minho jja gw ikhlas 😂
    Oh jd jjong dsne nyebelin 😦 smogaa taemin gk knpa2 hikss.. mn dya selingkuh.. minho loe mah tega 😑😑 nyebelinn….. kasian dya kekunci rmhnyaa…. aishh 😑….
    Onkey lom kenal taem jga yah huuftt.. aduh kasian itu bocah my god…

  12. Suka ceritanya 👍👍👍👍
    Gk nyangka aja kalau sebenarnya minho sangat peduli ma taemin padahal kalau mereka ketemu kaya kucing dan tikus.
    Soal jonghyun mungkin dy hanya mempermainkan taemin. Mungkin dy seorang playboy

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s