White Lies / 2min – OnKey/ 4 of?


MAIN CAST          : Taemin, Key, Onew, Minho

SUPPORT CAST : Jonghyun , Jino, Jaejoong.

GENRE                     : ACTION (?), ROMANCE, LIFE, SMUTT (?)

AUTHOR                : KEI  feat  YUA

FOREWORD

keiminnie :

Annyeoooong~~ akhirnya FF ini keluar juga! *tiup lilin* Ayoooo yang udah neror lewat FB, SMS bahkan di komen2 FF lain, nih gue bawain. Kurang baik apa coba?? Hahahaha makanya ayok di baca, di komen and di like yahhh saudara-saudara sekaliaaann~~😄

Mian kalo gue jarang update bahkan onlen pun jaraaaang banget. Gara2 berbagai macam faktor (warnet edan) and kendala hehehe *gaya

Di part ini dah pada mulai terungkap, moga kalian ga bingung. Ga usah di anggap serius namanya juga epep, ok? Hohoho Disini juga ga da humor sama sekali, murni serius abez dah! Awas aja yang baca ketiduran, aye kirim jampe2 ketemu ama mba kunti. wkwkwkwk *ga nyambung

Yodahlah, selamet dinikmati. Selagi ini semua tersedia secara gratis, tolong dong di komen. Ga susah kan tinggal ngomen doang. Yang baca puas yang bikin puas. Banyak yang komen semakin cepet pula kita update. OK? Siip~

Yua Wandira

annyeoong~~

haaaah~ akhirnya nih FF update juga setelah gue meres otak(?) banting tulang (?) dan sebagainya.

saya mengucapkan banyak terimakasih untuk reader yang setia banget nungguin FF kita yang ini. special Thanks to Nurul yang udah baweeel banget dimana – mana , hahah. komen – komennya panjang! sumpah! aku cinta kamu deh *plak
hehehhe.. makasiih yaaa semuanya yang komen lengkap *chu~.

maaf kalo ini kurang bagus, mungkin ketikan aku yang jelek, punya kei mah udah keren kok. hehe. maap yah maap bener dah. saya emang abal – abal yeorobun~! oh iya saya mau hiatus sebenrnya, masih stress sama bahan skripsi, masya Allah susah yah..huhu..#curhat

part ini saya bener – bener gila, browsing semuanya, senjata ampe mafia, GILA! apalagi yang baca tapi ga komen

LO PASTI GILA!!

HAHAHHA,,

cuma bisa ketawa,, feel free deh sama komen *ngikutin sanni* tapi! GUE GA MAU LANJUTIN POKOKNYA GUE CAPE KALO KOMENNYA KURANG DARI 60. terserah yang mau bilang ngambekan, bodo amat. GUE KAN CAPE ngetiknya. weks *mehrong*

inget jongno cuma cameo, jgn pada nanyain, dua couple aja udah bikin pusing, please understand all~  :’)

WARNING

1. OOC Fanfiction(Out Of Character)

2. Alur TERSERAH author

3. FF duet penuh perjuangan

4. Dont like Dont bashing !

baca nya dikhayati supaya ngerti ceritanya.


pupud aku ambil beberapa fotomu >,<


2min❤

onkey❤

Preview Part

part 1

part 2

Part 3

.

.

.

.

Yesterday….

 

Tok Tok Tok

“Minnie? Hyung masuk, ya?”

Tidak ada sahutan. Onew semakin yakin kalau adiknya itu benar-benar ngambek. Dasar taemin…

Cklek

“Minnie?”onew mengerutkan alisnya bingung, lampu kamar taemin menyala tapi kenapa tidak ada tanda keberadaan sosok namja itu?

“Minnie?”panggil onew lagi mengedarkan pandangannya kesekeliling ruangan dan menemukan pintu kamar mandi yang terbuka, walau samar ia mendengar suara rintihan taemin dari dalam sana. Onew langsung berlari panik menghampiri berharap tidak terjadi sesuatu yang membahayakan adiknya itu. Jangan-jangan dia terpeleset?

“Mi-TAEMIN!”pekik onew begitu melihat taemin dengan wajah pucat dan tubuhnya gemetar terduduk di depan kloset sambil meremas punggung bawahnya.

“Hy-yung…appoo~…neomu-appo..”

Onew segera menghampiri taemin, “Kau kenapa? Gwenchana?”

Hanya gelengan lemah dari taemin sebagai jawaban. Onew sedikit melirik ke dalam kloset yang ternyata terisi cairan asing yang dapat dipastikan bahwa itu muntahan taemin. “Mana yang sakit? Ini?”Onew menggenggam tangan taemin yang tengah mencengkram punggungnya sendiri.

“Badanmu panas sekali!”paniknya ketika sadar suhu tubuh taemin sangat tinggi. Ya tuhaaan~ kenapa lagi ini?! Segera mengangkat taemin ala bridal style lalu menyambar jaket taemin yang tergantung di pintu, merekatkannya ditubuh taemin dan bergegas menuju garasi, mengambil mobilnya dan melaju menuju rumah sakit dengan kecepatan tinggi.

“Uughh…”

“Aku mohon bertahanlah, minnie…”

******

@ Hospital…

“Jadi dia adikmu yang sering kau ceritakan itu?”tanya Jjong ketika mereka sedang menjaga UGD bersama.

“Yaah…”jawab Onew lesu. Bagaimana ia mau bersemangat? Taemin belum sadarkan diri dan yang lebih membuatnya kaget adalah alasan kenapa taemin sampai harus dirawat mengenai sakitnya.

“Dia…manis.”Ucap Jjong sambil menepuk bahu onew sedikit memberikan dukungan padanya untuk semangat. Walau jjong sendiri pun bingung dengan kondisi taemin, bagaimana bisa ia pernah tertembak di tulang belakangnya??

“Adikku memang sangat manis, oleh sebab itu aku tidak mau mengenalkannya padamu.”jawab onew sambil menutup map yang ia bawa dan beranjak keluar.

“Ya! Mau kemana?”

“Aku mau bertemu dengan Dokter Hyori dari bagian tulang. Dia bilang ingin bertemu denganku mengenai adikku.”

“Ooh…baiklah. Hey, boleh aku menjenguk adikmu? Siapa tahu dia sudah sadar dan bosan sendirian, eum?”

Onew memutar bola matanya, “Yaah, kalau kau sampai melakukan sesuatu yang–“

Jonghyun memberikan tatapan puppy-nya dan membuat onew kembali menghela napas, “Kalau dia sadar, tolong hubungi aku ya?”

Jjong langsung tersenyum lebar dan mengangguk riang. “Pasti.”

.

.

.

Cklek

Jjong mengintip di pintu dengan menyembulkan kepalanya terlebih dahulu. Melihat sosok yang tengah terbaring di atas kasur, masih terlelap.

“Belum sadar, eum?”menaruh segenggam bunga yang ia petik di taman rumah sakit dan menaruhnya di dalam vas, menghiasi meja kecil di sebelah tempat tidur taemin.

“hei, saeng…ayo cepat buka matamu. Hyungmu benar-benar gila melihatmu seperti ini. Dia itu…mengidap brother complex, ya? Hehe…jika onew mendengar aku pasti dihajarnya..”terkekeh sambil mengelus-elus tengkuknya, canggung.

“Hmm, kau taemin ya? Setiap hari hyungmu selalu bercerita mengenai kelakuan-kelakuanmu yang menurutku sangat lucu…aku jadi teringat nae key…”murungnya.

“Aku benar-benar merindukannya dan kau tahu?! Kejadian tadi sangatlah membuatku kaget sekaligus senang karena telah bertemu kembali dengannya! Walau sangat singkat, tapi kami berjanji akan bertemu lagi dalam waktu dekat ini. Kami juga sempat bertukar nomor handphone, karena tadi key terburu-buru pergi.”kembali terdiam menghapus cairan bening di sudut matanya yang hampir menetes. “Aku senang ternyata selama ini dia sehat-sehat saja, dan kembali dapat melihat wajah cantiknya…membuatku ingin terus-terusan memeluknya.

Mengembalikan waktu yang terlewat…eh? Aku bicara melantur. hehe”sedikit tercekat menahan tangis, “Taemin-ah…cepat sembuh, ne?”

Jjong terdiam begitu melihat pergerakan pada jari taemin dan kelopak matanya yang mencoba membuka.

“Hyyyaaa!! Kau sadar!!”sorak jjong bangkit berdiri dan kursi yang ia duduki terdorong sampai terjungkal kebelakang menghasilkan dentuman bunyi yang memekakan telinga.

“Euumh..O_O, nu-nugu?”

Cklek

“Taemin?”

“Eh?!”

“Jino?”

*****

Key Side..

Hari ini aku akhirnya bertemu dengan Jonghyun hyung. Yah tepatnya tidak sengaja bertemu. Aku bertabrakan dengannya saat menaiki tangga sialan Rumah sakit itu. Tadinya aku ingin bertemu Onew hyung, tapi akhirnya niatku kuurungkan dan memutuskan untuk mengobrol sebentar dengan Jonghyun hyung.

@cafetaria hospital..

Dua sosok namja terduduk di café seoul hospital. Café yang cozy dan sangat nyaman untuk sekedar mengobrol atau bisa dibilang tempat melepas penat para dokter. Tidak heran café ini cukup terkenal selain dengan bertebarannya dokter – dokter muda dan tampan. ;O

Di meja terdapat dua gelas latte Americano, kesukaan Key. Jonghyun juga memesan yang sama.

“Jadi… sejak kapan kau ke Seoul?” namja tampan berjas putih bertanya kepada adiknya di depannya ini. Pandangannya lekat mencari kejujuran dari mata kucingnya.

“ng~ baru saja kok hyung.. baru kemarin…” thats it! Key berbohong… ia tidak mau membuat Jonghyun sedih karena baru sekarang mencarinya.

“benarkah? Lalu bagaimana kau bisa tahu tempatku praktek?”. pertanyaan bodoh! Tentu saja key tahu, bagaimana tidak? seorang keturunan mafia mudah mendapatkan informasi kan?ck~

”ah hyung.. sepertinya kau tidak mengenal istilah ‘detektif’?ck~” key berdecak kesal mendengar pertanyaan hyungnya ini.

Sejenak mereka terdiam, sepertinya aura canggung sangat terasa walaupun mereka adik kakak, tapi come on bertahun – tahun tidak bertemu haruskah sedingin ini? Kemana pelukan hangat eumh?

“Bagaimana keadaan umma dan appa?”

DEG

Habis sudah! Key bahkan belum mempersiapkan jawaban yang bagus! Mengatakan ayah mereka sudah meninggal, lalu berkata ”aku yang menggantikannya loh hyung” ? no no no.. key menggelengkan kepalanya.

”key? Kau kenapa? Kepalamu sakit eumh?” jjong berdiri dan memposisikan duduknya disamping key”

“ani~yo.. ah hyung umma sehat – sehat saja kok, lalu appa…

Drrt drrt drrt ..

Tak lama kemudian Key mendapat sms penting dari kolega nya di Russia. Lalu ia membuka sms dari iPhone white nya…

Dragon, how are you?can you come to Moscow tomorrow?We have weapons that you have requested. – Lev –

Oh my god?!! Seandainya tidak ada hyungnya di depannya, key pasti akan loncat kegirangan! Akhirnya snipper langka yang ia inginkan…. Oh great!

“mmhh.. mianhe hyung, sepertinya aku harus pergi sekarang juga, aku ada urusan mendadak “ key berdiri dan membungkukkan badannya.

GREP

Jonghyun menarik lengan Key.

“chakkaman.. key dimana kau tinggal? Datanglah ke apartemenku jika sempat” jjong memberikan kartu nya.

”ah?! Yeah,, ide bagus sepertinya aku juga bisa menumpang tinggal denganmu..” key terkekeh.

“ani~ apa itu me-num-pang? Kau kan adikku sudah seharusnya kau tinggal. Datanglah kapan saja kau mau, dan telpon lah aku. Sangat banyak yang harus kita bicarakan Key.” jjong mengusap lembut kepala adiknya seraya tersenyum manis.

”hahahaha.. ne ne~~ baiklah aku harus pergi, jeongmal mianhe hyung ini benar – benar penting. Aku pasti menelponmu. Oke?!” sontak key tertawa, ada yang sesuatu yang hangat menyelimuti hatinya mendengar perkataan hyungnya.

“baiklah… lalu mana pelukan untuk hyungmu ini eoh?” jjong menaikan alisnya dan merentangkan kedua tangannya siap menerima pelukan adiknya.

GREP

Key memeluk erat hyungnya, aneh padahal tadi sehabis bertabrakan Key juga memeluk Jonghyun erat sambil menangis. Tapi sekarang hyungnya yang minta dipeluk?ckck..

”Baiklah sekarang kau pergilah… ingat jaga dirimu baik – baik ne~?” jjong mengusap pelan punggung key.

Lalu key berlalu dan jonghyun hanya memandang punggung sempit key yang perlahan menghilang dari sudut matanya.

Jonghyun berpikir, ya tentu saja ia berpikir keras mengapa Key nya bisa di sini. Kebetulan? Tidak mungkin. Jonghyun tidak bodoh, ia bisa melihat kesedihan di mata Key, ada sesuatu yang disembunyikannya. Sungguh jonghyun bisa merasakan ada yang tidak beres dengan Key nya. Lalu kemana mata hijaunya yang indah? Mengapa ia memakai softlens? Ini semakin membuatnya curiga.

****

Jonghyun side..

Namja tampan melangkahkan kakinya ke ruangannya. Setelah ia bertemu key banyak pikiran yang berkecamuk dipikirannya saat ini.

Pertama ia harus mencari tahu bagaimana bisa Key ke Seoul? Setahunya appa tidak mungkin membiarkan Key pergi sendiri tanpa pengamanan kan?

This is weird….

Aku jadi teringat dulu saat aku pergi dari rumah memutuskan meninggalkan semuanya. Aku tak mampu jika harus meneruskan singgasana appa sebagai ”Lord Jonghyun” apa itu? Sama sekali tidak membuatku tertarik.. harus melukai orang yang tidak bersalah.

Menyelundupkan senjata, bahkan ide gila appa nya ia ingin bekerja sama dengan kolega di Russia untuk membuat senjata biologis? Semuanya telah terencana dan hancur berantakkan saat Jonghyun memutuskan angkat kaki dari rumah.

Haah~~ aku tidak habis pikir mengapa aku dilahirkan ditengah keluarga seperti ini? Aku harus memilih jalan hidupku sendiri kan? Inilah jalanku, impianku tercapai, dan kini aku menjadi dokter. Impian ku juga suatu saat nanti memiliki Rumah Sakit gratis untuk orang tidak mampu.

 *****

Code name : Shadow

Age : 19 y.o

Pembunuh dan kolektor organ dalam tubuh manusia dan menjualnya dengan lelang gelap. Dia juga memiliki kebiasaan aneh dengan mengambil kedua bola mata korban yang dibunuhnya. Bukan untuk diperjual belikan melainkan untuk koleksi pribadi.

Sudah ada ratusan pasang mata yang ia simpan di ruangan khusus di bawah tanah rumahnya. Berbagai macam warna bola mata ia miliki. Bahkan incarannya yang sekarang adalah bola mata milik pangeran William, pewaris tahta kerajaan buckenham, Inggris.

Untuk alasan apa? Murni hanya untuk kepuasaan pribadi.

ZRAATS

Tebasan katana yang memiliki panjang 1,5 meter, yang membelah langsung 3 korban dalam sekali ayun.

PLUK

PLUK

PLUK

BRUK

3 buah kepala menggelinding di kakinya, menatap angkuh pada raut wajah yang menggambarkan keterkejutan dan mata yang melotot memohon ampunan, namun seolah tidak merasa iba, ia hanya menyunggingkan sebuah seringai kejam dan tatapan yang dingin.

Kepala dibayar kepala.

Pergi meninggalkan tubuh yang telah terpisah dengan kepalanya, dengan kondisi yang cukup mengenaskan. Jantung dan ginjal yang telah hilang. Dan rongga mata yang kosong.

Shadow, that’s my dark name.

*****

Minho side…

Pagi ini aku bangun kesiangan karena aksiku yang cukup melelahkan tadi malam. Dengan ini, aku telah memiliki 276 pasang mata dengan warna pupil mulai dari hitam, coklat, hingga warna-warna langka seperti kuning keemasan dan merah bata. Dan kudengar, di Irlandia tinggal seorang penyihir buangan dari inggris yang telah hidup lebih dari 500 tahun dan memiliki bola mata berwarna ungu.

That’s really really rare, ya know! I must get it, look out!

Kebiasaan anehku ini bermula dari aku yang jatuh cinta dengan bola matanya yang memiliki warna berbeda di tiap pupilnya. Satu coklat muda dan satu abu-abu. Dialah pemilik mata terindah di dunia ini yang aku kagumi. Namun aku tahu aku tak mungkin mengambilnya, karena khusus dirinya seorang, yang kuinginkan bukanlah memiliki matanya saja tetapi memiliki tubuhnya dan juga hatinya, secara nyata.

My precious property.

.

.

.

@ School…

Benar dugaanku, aku telat 45 menit karena tadi di jalan ada kecelakaan dan menyebabkan lalu lintas macet total. Aku sampai harus memotong jalan melewati gang sempit dan mengambil jalan khusus pejalan kaki untuk mengemudikan motor besarku, Red Devil.

Masa bodoh dengan aturan! Yang jelas aku harus ke sekolah dan tidak mau terjebak kemacetan itu yang membuatku tolol mendadak.

Hey, sejak kapan seorang Choi Minho ngotot datang kesekolah padahal biasanya ia memang akan selalu datang telat atau bahkan bolos disetiap pelajarannya? Tapi kenapa dengan pagi ini?

LEE TAEMIN.

Yah, bocah itulah yang telah membuatnya bersemangat untuk berangkat ke tempat memuakkan ini. Terlebih dengan apa yang telah terjadi dengan mereka kemarin, itu cukup membuatnya ingin menghajarnya dengan berjuta kecupan mesra untuk membalas perbuatan taemin padanya.

“Ck, lihat saja nanti jamur! Kau pasti akan jadi milikku lagi.”berjalan angkuh di lorong kelas menuju kelas 1-1, ruang kelas taemin.

O_O

Hanya membulatkan matanya yang demi tuhan bahkan ukurannya sudah besar melebihi mata manusia normal, begitu ia menatap bangku kosong yang sebelumnya dihuni oleh taeminnya.

“Mwo?”mengerutkan alisnya bingung begitu tidak melihat tanda-tanda keberadaan taemin dikelas itu.

Kemana si jamur, eoh?

Tanpa sengaja pandangannya bertemu dengan Jino, teman taemin yang selalu berada disampingnya kemanapun taemin pergi. Saling menatap lama dan seolah mengerti, Jino meminta ijin pada songsaenim untuk keluar dari kelas sebentar.

“Ada apa sunbae?”tanya Jino begitu mereka berhadapan.

“Kemana temanmu? Tidak masuk?”

Mendengar itu Jino tersenyum menggoda.

“Wae?!”tegas Minho.

“Haha.. kenapa? Sunbae ada perlu sesuatu?”Jino tak mampu menahan tawanya.

“Jelas aku ada perlu makanya mencarinya, eoh?”

Jino terkekeh sebentar lalu terdiam memandang lantai, “Taemin tidak masuk. Sakit.”ucapnya pelan. Tertunduk lemas sambil memainkan jari-jarinya.

O_O “Sakit??”

Jino mengangguk kecil, “Mungkin beberapa hari ini dia tidak akan masuk. Nah, aku permisi kembali ke kelas, sunbae.”membungkuk sedikit lalu berbalik, siap melangkah menuju kelas.

“Tunggu! Dia..sakit apa? Apa ada hubungannya dengan ia jatuh kemarin?”

Jino memiringkan kepalanya dan menaruh telunjuknya di dagu, “Yaa bisa dibilang begitu.”singkatnya dan kembali berjalan pergi meninggalkan Minho yang kini pikirannya dipenuhi dengan taemin.

“Taemin…”gumam Jino sesaat sebelum membuka pintu kelasnya dan masuk kembali mengikuti pelajaran yang tadi tertunda.

.

.

.

 Jino’s memory…

“Ya, anak jeruk! Hosh hosh..tunggu disini yah. Aku akan memanggil bantuan!”kulihat anak yang menolong si mata aneh itu berlari pergi menuju hotel, meninggalkan si mata aneh sendirian dan aku yakin dia tidak sadarkan diri.

Kalau begini dia bisa mati! Lalu aku pun memanggil Ji-hyo noona yang juga bekerja di kedai es serut milik keluarga Park, kami segera menghampiri bocah yang kuyakin ia seumuran denganku. Kulit yang putih pucat dan bibir yang membiru, dahinya yang terus mengeluarkan darah segar dan pekat. Bahkan paru-parunya tidak lagi mengembang dan mengempis. Dia tidak bernafas!

“Noona, dia tidak bernafas!”selaku saat Ji-hyo noona menggendongnya masuk ke kedai.

“Pasti dia menelan air yang cukup banyak. Gawat!”lalu Ji-hyo noona menekan-nekan dadanya untuk mengeluarkan air yang tertelan oleh si mata aneh.

Tanpa sadar aku terus menggenggam tangannya dan bahkan entah untuk apa aku menangis tiada henti begitu tidak ada tanda-tanda kehidupan darinya.

“Hiks..bangun..mata aneh! Ayo bangun!”aku terus mengguncang tangannya sampai badannya ikut bergoyang karenaku.

“Nona, biar dia saya bawa ke rumah sakit, kebetulan saya membawa mobil.”tiba-tiba ada seorang laki-laki muda, tamu kedai ini yang menawarkan jasanya. “Kita harus segera menolongnya…”

“Ba-baiklah.”jawab Ji-hyo noona pasrah.

Laki-laki itu menghampiri dan sebelumnya ia mencoba menekan-nekan dada si mata aneh itu dan memberinya nafas buatan dengan hitungan waktu yang teratur. Menurutku pastinya ia cukup berpengalaman dalam hal ini.

1 menit kemudian, si mata aneh itu terbatuk-batuk dan mengeluarkan air yang banyak dari mulutnya. Meremas dadanya yang sesak lalu tanpa membuang waktu, laki-laki penolong itu segera menggendongnya dan membawanya ke rumah sakit dengan mobilnya yang sangat mewah dengan sebuah patung macan terpajang di kap depannya. Luar biasa keren! Aku benar-benar kagum dengan mobil itu!

Tanpa bertanya, aku langsung masuk melalui pintu belakang dan duduk manis disana. Laki-laki itu menoleh ke arahku dan tersenyum hangat, “Jadilah teman yang baik untuk Taemin, ne~?”

O_O

“Yaksok?”tanyanya lagi sambil melajukan mobil.

Jadi..si mata aneh itu bernama Taemin??

Tentu aku mau berteman dengannya! Setelah apa yang telah ia lakukan untukku saat itu. Dia telah menyelamatkan nyawaku. Dia adalah penolong hidupku. Jika saat itu aku tidak bertemu dengannya, mungkin kini aku telah hancur tak bersisa. Tidak mungkin ada Cho Jino seperti sekarang ini. Kejadiaan seminggu yang lalu, hari dimana aku menemukan sebuah tas hitam berisi sabu-sabu di lubang karang sempit di tebing pantai, penyekapan dan penganiayaan atas diriku bahkan aku hampir diperkosa dan dibunuh. Tapi, dia…yang lagi-lagi aku yakin umurnya sama denganku yaitu 5 tahun, datang menyelamatkan hidupku dan membunuh semua orang berjas hitam itu dengan pistol secara akurat mengenai organ-organ vital mereka. Tidak ada yang meleset. 23 orang yang berada di gudang itu, mati seketika. Bahkah seingatku, aku tidak sempat berkedip dan tiba-tiba saja semua telah bergelimpangan di lantai. Menyaksikan dirinya yang menembakkan peluru-peluru di pistolnya dari jarak yang cukup jauh.

Orang normal seharusnya akan takut melihat kejadian ini, tapi entah kenapa saat ini aku justru merasa lega dan satu hal dipikiranku saat itu…

Taemin, kau sosok yang mengagumkan!

“Yaksok, ahjusshi.”balasku mantap.

Dan kulihat ia tersenyum lebar.

Setibanya di rumah sakit, taemin langsung dilarikan ke UGD. Sepertinya pendarahan di kepalanya cukup parah karena darah yang keluar tidak mau berhenti. Setelah tadi ia tersadar, taemin pun kembali pingsan. Ahjusshi itu pun tampak sangat khawatir, dan aku hanya bisa menangis menatap penuh harap pada pintu UGD yang tertutup. Taemin ada disana…hwaiting taemin!

Sekitar 2 jam berlalu, pintu ruangan terbuka dan keluarlah sosok pria berjas putih yang menatapku dan ahjusshi itu bergantian. “Keluarga pasien?”

Aku menoleh pada ahjusshi, dan ia mengangguk mantap. “Dia anakku.”jawabnya.

O_O Aku tercengang, jadi…dia ayahnya??

“Oh, begini tuan…anak anda mengalami benturan yang cukup keras di kepalanya dan luka sobek yang dalam. Kami telah menangani sebaik mungkin. Dia juga kehilangan banyak darah dan paru-parunya terlalu banyak terisi air, kami telah mengeluarkannya dan memompa kembali jantungnya yang sempat melemah karena sejujurnya kalau kalian terlambat sedikit lagi saja, mungkin nyawanya tidak akan tertolong.”jelasnya panjang lebar.

Ahjusshi itu nampak terpukul dan wajahnya memucat, berkali-kali ia menggumamkan nama taemin dengan tatapan kosong.

“Dia akan dipindahkan keruang ICU, tolong urus administrasinya.”

Aku menarik ujung baju ahjusshi itu untuk menyadarkannya, dia menoleh padaku lalu tersenyum. “Jaga taemin, ne~?”ucapnya sambil berlalu bersama dokter.

Aku mengangguk dan mengikuti suster yang mendorong kasur taemin untuk dipindahkan ke ruang ICU. Aku terus berada di samping taemin, menggenggam tangannya seolah membantu memberinya kekuatan walau aku tahu aku tidak pantas melakukan itu padanya. Hey, aku bukanlah siapa-siapa untuknya. Tidak lama kemudian kakaknya muncul membuka pintu dengan napas memburu.

Yang membuatku heran, sosok ahjusshi itupun tidak pernah menampakkan lagi wajahnya setelah ia mengaku pada dokter bahwa taemin adalah anaknya. Hingga waktu yang membuat semuanya terungkap. Sekarang aku bertemu dengannya lagi. Tidak. Mungkin tepatnya kami bertemu lagi sekitar 5 tahun yang lalu sebelum peristiwa pengangkatan taemin menjadi ketua mafia menggantikan ayahnya yang meninggal, dan ia memintaku untuk menjaga rahasia ini. Bahwa dia adalah sosok berharga yang selalu taemin nanti dalam hidupnya.

Karena benturan itu, taemin mengalami amnesia dan kakaknya, Jinki hyung berusaha mati-matian untuk membantu taemin mengingat semuanya. Tentu dengan bertahap dan tanpa memaksakan memory-memory itu pada taemin. Ia terus menyalahkan diri karena lalai meninggalkan taemin sendirian di pantai waktu itu. Dan sejak saat itu, aku yang yatim piatu ini, selalu berada di samping taemin, menjadi sahabatnya, entah apa aku pantas disandingkan sebagai seorang sahabat?

Tapi itulah yang taemin katakan padaku, bahwa aku adalah sahabat pertamanya dan ketika dia mengatakan itu, aku menangis bahagia. I’m not lonely anymore…kenyataan yang begitu membahagiakan ketika kau tahu bahwa di dunia ini, kau tidak sendirian.

Taemin adalah sosok yang sangat baik terlepas dari pekerjaannya sebagai pembunuh bayaran. Sejak pertama melihatnya aku tahu bahwa dia bukan bocah biasa sepertiku. Kami berbeda. Walau umur kami sama, tapi kami hidup di dunia yang berbeda. Duniaku adalah dunia dimana manusia biasa hidup menjalani aktivitasnya sehari-hari, sedangkan dunianya…harus saling membunuh untuk dapat bertahan hidup.

KILLER OR KILLED.

Itulah kehidupan yang taemin jalani.

Tapi yang aku suka darinya, menjadi kuat bukanlah obsesinya. Dia masih memiliki sisi manusia yang imut dan manja layaknya remaja seumurnya. Bahkan terkadang dia cukup cerewet dan juga sosok yang menyenangkan. Tidak menenggelamkan sisi kemanusiaannya karena aku tahu, menjadi pembunuh bukanlah keinginannya.

Jauh dari dalam hatinya, dia ingin keluar dari dunia gelap itu dan hidup normal seperti yang lainnya. Walau itu semua tidak dikatakan langsung dari mulutnya, tapi aku dapat mengerti…aku mengerti hatinya yang sebenarnya seputih kertas tak bernoda.

Alasan kenapa dia tenggelam adalah karena ia sedang membantu keluarga kura-kura untuk kembali ke laut namun saat itu ombak besar datang tiba-tiba dan menyeretnya ke tengah laut, dan dia juga pernah nyaris tertabrak mobil karena menyelamatkan seekor kucing di tengah jalan.

Yang lebih meyakinkan lagi bahwa ia orang baik, dia tidak pernah sekalipun membunuh warga sipil. Yang ia bunuh adalah manusia berlatar belakang kriminal, penjahat negara, ataupun sesama mafia.

Lee Taemin..

Harus bagaimana aku membalas kebaikanmu padaku? Aku hanya bisa memberikan hidupku dan kesetiaanku padamu, dengan senang hati…

*****

Minho’s memory….

“Kau akan ditunangkan, Minho.”ucap sang kakek dengan angkuhnya.

“Mwo?? O_O”

“Dia anak dari Unicorn, kau pasti akan menyukainya. Ini demi bisnis kita, Minho.”

“Ta-tapi…”

“Kau tidak akan bisa menolak, karena kami telah sepakat dengan perjanjian darah.”

“Hah?! Tapi, kek…”

Cklek

“Tuan besar, tuan besar Lee telah datang.”ucap seorang pelayan.

“Ok, tunggu sebentar. Minho, ayo ikut kakek!”

“Shireo!”

“Ayo, Minho!”

Saat itu aku cemberut, kesal dan marah pada kakek yang memaksaku untuk bertunangan. Hey, aku baru berumur 7 tahun dan sudah mau mempunyai istri? HELL NO! Aku ingin menikmati masa kanak-kanakkuuuuu!! ><

“Ah, tuan Lee…?”sapa kakek, aku terus bersungut kesal di belakangnya.

Sampai akhirnya ketika aku melihat sosoknya, sosok malaikat manis yang menunduk di samping ayahnya. Memainkan pinggiran kaosnya, gugup?

Begitu melihat wajahnya, aku tidak akan pernah menyesal telah di jodohkan dengan malaikat itu.

“Tuan Choi, sesuai perjanjian. Aku telah membawa pendamping Minho. Nah, taemin…ayo beri salam.”ucap ayahnya mendorong bahu malaikat cantik itu agar maju ke depan.

“A-annyeong haseyo…Lee taemin imnida.”sapanya malu-malu khas anak kecil.

Sebelum kakekku melangkah mendekat, aku langsung menyerobot berlari ke depan malaikat itu dan meraih tangan mungilnya lalu kukecup “aku Choi Minho, calon suamimu. ^o^”tersenyum senang memandang wajah ovalnya yang merona merah dengan pipi chubby dan bibir plum yang berwarna pink cerah.

O_O

Dia terdiam memandangku dengan mata yang membesar. Melirik ke arah tangannya yang barusan ku kecup dan masih ku genggam dengan erat.

“Wae?”tanyaku mengelus punggung tangannya itu. *dari kecil minho udah pervert! ==a

Dia menggeleng dan tersenyum manis, “Kelolo~!”pekiknya dan mencubit pipiku gemas.

HAH? O,O

Dan semenjak saat itu juga, dia terus memanggilku kelolo kelolo~~. Awalnya aku senang karena merasa itu adalah panggilan khususnya untukku. Tapi begitu aku tahu kelolo itu ternyata nama sesosok kodok hijau bermata belo dan juga bodoh… Eeerrgh! Saat itu juga aku langsung memanggilnya jamur! Jamur di super Mario bross yang juga bodoh dan polos. HAHAHA

Walau kami saling mengatai, tapi hubungan kami semakin dekat. Sekitar 6 bulan aku terus bermain bersamanya, hingga ia pamit pergi untuk ke pulau jeju dan dia tidak pernah kembali. Bahkan aku belum sempat menyematkan cincin pertunangan kami di jari manisnya.

Aku merindukan sosoknya yang periang dan juga bawel. Kuyakin dia adalah calon istri dan umma yang baik. Tapi…mimpiku itu harus sirna karena dirinya yang menghilang tanpa jejak. Aku terus melacak keberadaannya. Setelah anak buahku mengetahui sedikit kabar bahwa malaikatku itu mengalami kecelakaan di pulau jeju. 2 tahun kemudian, dia pindah ke rusia dan aku tidak tahu lagi kabar dirinya yang benar-benar hilang. Jejaknya seolah terhapus, hingga ia muncul lagi di hadapanku setelah 12 tahun lamanya.

Walau tetap cerewet, tapi kini sorot matanya benar-benar telah berubah. Tak ada lagi kepolosan dan keceriaan yang terpancar. Aku tahu sedari awal dia adalah anak Unicorn pemimpin mafia Seoul, dan kini sosoknya telah menjelma menjadi Falcon.

Sebuah kenyataan yang membuatku sesak karena harus melihatnya hidup di dunia gelap tersebut, dunia permafiaan yang sangat kejam dan aku pun mengalaminya sendiri. Memang tidak heran dia akan menjadi mafia kelak, cepat atau lambat. Tapi yang membuat dadaku semakin sesak adalah mengapa ia tidak mengingatku? Walau otakmu menyangkal, tapi…tidakkah tersisa sedikitpun memory tentangku, di hatimu?

Lee Taemin, the person I love.

*****

Onew side…..

“Sepertinya bekas lukanya itu terbentur cukup keras, dan membuat bagian dalamnya yang dulu pernah terluka menjadi lebih rentan dengan benturan atau pukulan sehingga mudah membuatnya kembali merasakan sakit. Di lihat dari hasil rontgen, tulang belakangnya memang sedikit bengkok karena bekas operasi pengeluaran peluru. Sungguh itu sebuah keajaiban dia bisa kembali berjalan normal seperti sekarang karena biasanya dapat menyebabkan kelumpuhan pada pasien.”

Onew terperangah mendengarnya, itukah sebabnya taemin sempat kembali menghilang selama 2 tahun? Tertembak?! Yahh, pasti dia harus menjalani berbagai terapi untuk dapat berjalan kembali. Dan itu juga yang menyebabkan keseimbangannya sedikit goyah kalau sedang menuruni tangga sehingga menyebabkannya sering terjatuh. Aku sama sekali tidak menyadari bahwa itu bukan karena taemin yang ceroboh, tapi memang karena keseimbangannya yang terganggu. Tapi yang membuatku bingung adalah, bagaimana bisa ia tertembak? Mungkinkah taemin…

“Untuk membantu pengobatan, sebaiknya ia mengikuti terapi pemijatan disekitar tulang belakang dan punggung serta pinggang agar dapat memperkuat sistem geraknya agar tidak terlalu kaku. Apa sebelumnya ia sempat terjatuh?”

“Ne~…kudengar ia jatuh dari tangga sekolahnya.”

“Hmm, pantas. Memarnya lumayan parah dan karena itu tulangnya menjadi sakit, dan sakitnya itu menyebabkan ia mual. Apa benar?”

Onew mengangguk semakin merasa bersalah. Mengingat semalam ia melihat taemin muntah di kamar mandi.

Kenapa aku baru tahu akan hal ini? Kenapa aku bisa tidak tahu mengenai peristiwa penembakan itu? Kau hebat, minnie…kau berhasil menyembunyikannya dariku, eoh? Aku benar-benar merasa dibohongi, taemin…aku kecewa…karena lagi-lagi tidak bisa menjagamu. Kemana saja aku selama ini? Padahal jahitan bekas operasimu itu terpampang kontras dikulit putihmu. Kenapa aku bisa tidak menyadarinya? Bahkan kebiasaanmu jatuh di tangga sama sekali tidak memberikan kecurigaan untukku. Aku memang kakak yang payah, kan?? Mianhae taeminnie….

.

.

.

@ Hospital…

Cklek

“Min-minnie?!!!”pekik Onew begitu melihat kasur taemin kosong, selang infuse yang tercabut paksa, masih mengalirkan cairan yang membasahi kasur itu. Dan semakin terkejut melihat jonghyun yang duduk dikursi, terkulai lemah dengan kepala bersandar di atas kasur, pingsan? Tidur? Lalu ia melirik jendela yang terbuka lebar dengan gorden putih yang bergoyang tertiup angin malam.

“Taemin…”

*****

Key side…

CKLEK

“My lord, the master Dragon has arrived” seorang laki – laki bertubuh tegap menghadap tuannya dan melaporkan kedatangan Dragon.

“send him to me….” Seorang Namja bertubuh tegap penuh dengan tatto kebangsawanan nya, surely ia adalah seorang turunan langsung Mafia terbesar Russia.

Lev Kirillovich Ivankov, Putra tunggal dari Mafia terbesar Russia Vyacheslav Kirillovich Ivankov, yang dikenal dengan nama”Yaponchik”.

Yaponchik sudah tiada beberapa tahun yang lalu, sehingga sekarang ia digantikan oleh putranya yang bernama Lev dan terkadang ia dipanggil Leo.

Leo adalah panggilan kecilnya.

“yes, my Lord…” anak buahnya yang memakai seragam jas serba hitam membungkukkan badannya lalu mempersilahkan Dragon masuk.

CKLEK

“LEO!!!” key memasuki ruangan dan berangsur memeluk teman kecilnya ini.

Leo berdiri dari kursi megahnya, singgasana besar seorang mafia Russia.

Siapa sangka Key memiliki teman kecil seperti Lev? Tentu hanya mereka berdua yang mengetahui kisah mereka. Lev juga bisa bahasa korea, sehingga tidak sulit bagi mereka untuk berkomunikasi. Dulu key kesulitan memanggil ”Lev” lalu akhirnya ia memanggil nya dengan sebutan ”Leo”.

Namja bermata hijau emerald, indah dan yah rambut key diubah menjadi Trafic Line, yaitu gaya asimetris. Tentu saja ini untuk menutupi identitas aslinya, sebagai seorang Kim Kibum.

Sekarang ia adalah seorang Dragon. Mata kucing hijau itu menatap teman kecilnya Leo, mafia Russia bermata abu – abu sempurna, rambut coklat keemasan.

”hey..hey.. slow guys.. i cant’t breathe.. ohok..ohokk..” Leo terlihat kesulitan bernafas karena Key memeluknya terlalu kuat.=__=’’

“ah~! Sorry~” Key hanya terkekeh melihat ekspresi Leo.

“hmm.. oke its ok, at least I still alive right?” Leo mengelus dadanya.

Tawa membahana di ruangan tersebut. Yeah~ jika Key sudah datang Leo berubah menjadi sosok yang hangat. Mereka adalah teman kecil yang terpisahkan, dahulu Leo pernah datang ke Daegu dengan ayahnya, tentu saja untuk perjanjian antar mafia. Maka sudah hukumnya anak juga berteman dengan anak kan?

“so… let me see that snipper….” Key langsung ke point pembicaraan dan tersenyum penuh arti seraya melipat kedua tangannya di dada.

“hmmm.. be patient baby~ but you are more beautiful now.. let me kiss you >,<” Leo mengerling nakal. Sebenarnya sudah sejak lama Leo menyukai Key/

“YA?!! Pervert! Sirheo~~!”

Key mulai mengeluarkan bahasa koreanya. Dan yah Leo hanya bisa menghela napas. Kurang apa lagi Leo ini hah? Tampan, bermata abu. Tinggi, tubuh atletis sempurna, lalu seorang yang sangaat sangaaat kaya raya. Mafia nomor satu Russia ditolak mentah – mentah oleh Key. Sepertinya kepala Key sudah rusak.

“ck~ kau masih saja jual mahal Key.. arra arra.. baiklah aku perlihatkan snipper yang kau inginkan, tapi kau harus membayarnya dengan setidaknya satu ciuman ya?” lagi – lagi Leo menggodanya.

Bletak

Key menjitak Leo dengan tangannya.

“let me see that snipper~ now !! or I will kick your stupid ass..?!” key mengeluarkan taringnya seperti kucing yang mengamuk ketika ikannya direbut.

“ck~~ key… you never change.. my beautiful cat is angry.. so sweet…” Leo semakin menggoda key yang memberikan death glare nya sekarang. Bagi Leo Key sangat manis jika marah, membuatnya gemas.

“YA!!!”

“ups~~ don’t yelling babe~ “ Leo hanya memberikan smirknya. Lalu beranjak dan mengambil sebuah kotak yang disinyalir adalah snipper tadi.

“this is it… snipper that you want…”

Key membuka kotak coklat itu dan membukanya perlahan dengan mata yang berbinar. Akhirnya ia akan memiliki snipper bersejarah dalam dunia mafia.

Remington 700

Yah itulah sebutan snipper  yang dinginkan Key. Snipper buatan Inggris, snipper ini pernah dipakai oleh Mafia legenda Russia yaitu Semion Yudkovich Mogilevich.

Yudkovich adalah salah satu legenda mafia di Russia yang sampai sekarang keberadaan Makamnya pun masih menjadi misteri. Ada kabar angin mengatakan dia belum wafat, ada juga yang mengatakan makamya ada di dasar laut bahkan di dalam piramida khusus yang dibuat di gurun. Kehidupan mafia memang menyusahkan, pikir key. Mau mati saja susah.

”hmmm.. this is awesome…” Key mengerling ke Leo dan tersenyum, senyum yang sedikit mengerikan. Perlu dicatat Key sangat mencintai senjata api, snipper adalah favoritnya, karena bisa membunuh tanpa terdengar, tanpa terlihat.

Seems Like a coward isn’t it?

“yes.. of course.. this is rare snipper you know…” Leo mendekati Key dan menarik dagu nya.

“yes, but I think you can remove your finger from my chin before I shoot you with this one…” key menarik snipper tadi dan mengarahkannya ke wajah Leo.

Cklik

“hahhaha.. come on~ you are too sweet babe~ “ lagi – lagi Leo mencoba menggoda Key.

Ck~ Key rasanya lelah sekali dengan ini semua. Leo memang sangat jahil sejak dulu, suka sekali membuat Key mengamuk.

Psstt.. klik.

Seekor burung ditembak tanpa ampun. Sepasang burung dara yang sedang memadu kasih di pohon rindang menjadi korban pertama Key dengan snipper ini. Salahkan burung itu yang bertengger disana. Key hanya mencoba nya dan siapa sangka benar – benar tepat sasaran. Padahal jaraknya jauh hampir 100 meter bahkan Key tidak melihat dengan teleskop nya. Mata key semakin mengerikan, seperti elang yang tajam mengunci musuh.

That eyes so awesome and horrrible.

“you are so cruel key….” Leo hanya berdecak melihat tingkah Key.

“did i?” key menurunkan snipper nya dan tersenyum manis menampilkan lesung pipit di kedua sisi pipi nya.

*****

Cklek.

”ah.. onew.. what’s up dude?” jonghyun menoleh dan melihat temannya satu ini masuk dengan wajah agak khawatir.

“ah.. begini jjong, aku minta bantuanmu.. aku harus pergi ke Russia ada yang harus kukerjakan dengan temanku, bisakah kau menjaga Taemin beberapa hari saja. Setelah insiden dia pergi kemarin aku sungguh tidak bisa membiarkannya sendiri.

”apa masalah ’itu’ lagi?” jjong mendelik kesal.

“hhhh.. well sepertinya ada sedikit masalah disana, aku mohon bantuanmu sekali ini saja..” onew menghela nafas panjang dan memijit pelipis kanannya.

”baiklah onew… tapi…. kuharap kau segera keluar dari lubang hitam itu….” lagi dan lagi jjong tiada lelahnya memberikan nasihatnya sebagai sahabat.

Onew hanya bisa menatap jonghyun lama kemudian memeluknya sekilas.

”arraseo jjong, aku ingin.. but i can’t… someday I will tell you why I do this…..” suara onew terdengar lirih di telinga Jonghyun.

“onew .. kuharap kau berhenti menggunakan ‘barang’ itu untuk melarikan dirimu…..” gumam Jjong saat Onew keluar dari ruangannya.

Hal ini bukan tak beralasan. Jonghyun pernah suatu kali tidak sengaja memergoki Onew habis meminum salah satu obat penenang.

Jonghyun mengetahuinya saat ia tidak sengaja melihat Onew terbaring di ruangannya dan mencium aroma tidak enak. Awalnya ia curiga kenapa Onew tertidur jam segini? Ini kan masih siang, tidak biasanya seorang Onew tertidur jam 2 siang seperti ini. Ia melihat ke gelas yang baru saja dipakai onew untuk meminum teh. Jonghyun tentu saja tidak bodoh, ia sedikit merasakan teh yang masih tersisa itu dengan ujung jarinya, dan benar saja setelah ia lihat lagi itu adalah salah satu obat penenang bahaya yang ada . Opiat Sintetik, yaitu obat penenang.

Jenis obat yang berasal dari opiat buatan tersebut seperti metadon, petidin dan dektropropoksiven (distalgesic) yang memiliki fungsi sebagai obat penghilang rasa sakit. Metadon berguna untuk menyembuhkan ketagihan pada opium / opiat yang berbentuk serbuk putih. Opiat sintesis dapat memberi efek seperti heroin, namun kurang menimbulkan ketagihan / kecanduan. Namun karena pembuatannya sulit, opiat buatan ini jarang beredar kalangan non medis.

Tentu saja tidak bagi Onew, ia mudah mendapatkannya karena ia adalah seorang dokter kan? Hhhh~ entahlah apa yang dipikirkannya saat itu sehingga membuatnya melakukan tindakan bodoh sebagai seorang yang dipanggil ’dokter’. Panggilan itu sepertinya tidak cocok untukmu Onew, lirih Jonghyun saat itu.

.

.

.

Sesosok namja tampan berjalan tergesa – gesa, sepertinya ia bisa terlambat jika tidak berlari. Ia berlari sesekali menatap jam Guess metalik nya memastikan ia masih ada waktu. Yah sekarang ia berada di Bandara Internasional Incheon. Bendara terbesar di korea tentunya.

Lalu terdengar pengumuman bahwa pesawatnya akan segera Take Off. Untung saja masih sempat dan Onew pun pergi. Sesampainya di pesawat ia terperangah ketika ia ingin ke toilet ia tak sengaja melihat seseorang yang tidak asing.

Key? tapi rambutnya?Sedang apa dia di pesawat ini?Russia?Ada perlu apa? Kau benar – benar penuh kejutan Key… onew bergumam lalu kembali ke kursinya. Jangan sampai Key menyadari kehadirannya. Untung saja saat itu Key sedang tertidur sangat pulas dan sangat cantik di mata Onew.

Oh ya saat itu juga Onew tidak memakai soflents, untuk urusan seperti ini identitasnya harus hilang sebagai Dokter Lee Jinki, karena yang ada sekarang adalah Eagle.

Onew memijit pelipis kanannya  kemudian teringat kejadian tadi sebelum ia berangkat ke bandara. Ia melihat keanehan lagi pada Taemin, ia menemukan sebilah pedang, ’nodachi’ begitu disebut. Pedang yang melengkung dengan panjang kira-kira 90-140 centimeter. Pedang khas Jepang.

Onew melihatnya setelah kemarin ia pergi begitu saja dan bersekutu dengan Jino dengan membius Jonghyun dengan Ethclor vynol (Placidyl),obat penenang yang membuat pengkonsumsinya tertidur pulas. Siapa lagi yang bisa melakukan ini kalau bukan Jino? Ck~ terkadang Onew menyesal mengajarinya tentang obat – obatan. Well mungkin di dunia ini hanya Jino yang mengetahui tindak tanduknya.

Termasuk identitasnya sebagai ’Eagle’.

Hal tentang Taemin membuatnya pusing, sepertinya banyak misteri dari adiknya ini. Entah mengapa Onew merasa kesal, sepertinya ia tertinggal jauh. Something smeling fishy right? Bagaimana bisa seorang anak SMA biasa menyimpan sebilah pedang yang disimpan di bawah kasurnya.

Onew sedikit bergidik ngeri, dan menghapus pikiran – pikiran anehnya dengan menganggap mungkin saja pedang itu hanya titipan temannya atau mungkin ia salah melihat.

Tapi tetap saja onew memikirkannya.

”appa… apakah kau menurunkan darah liarmu pada adikku?”….

Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya..

.

.

.

Akhirnya onew tiba di Russia dan dia bergegas menemui Lev. Salah satu mafia top Russia yang ia kenal karena bisnis Narkobanya. Lev adalah salah satu penyelundup narkoba terbesar di dunia dan sekarang ia berniat menemuinya untuk memicarakan bisnis barunya.

Senjata biologis.

Racun mematikan yang mampu melumpuhkan musuh dengan satu semprotan.

Onew tiba di sebuah rumah besar. Kediaman Lev…

Tok tok

Pintu diketuk dan masuklah sosok bepakaian serba hitam.

“My Lord..  Mr. Eagle has arrived..”

“send him in..”

“yes my lord…”

Onew memasuki ruangan dan menghadap Lev.

BINGGO

Mata abu – abu dan hijau itu bertemu pandang.

Eagle with Dragon…….?

 .

.

.



Onew tidak pernah menyangka kalau ia akan bertemu Key. Lalu key adalah…??

Dragon?

Ini membuat kepalanya sakit. Rasanya baru saja ia menemukan cintanya, namun kenapa seperti terantuk batu besar diatas kepalanya. Sangat berat.

Onew menatap Key yang sedang melakukan dancing di Pub. Tubuhnya meliuk – liuk sempurnya. Siluet tubuhnya sangat jelas terlihat di mata onew, entah mengapa Onew merasa panas melihatnya, ani bukan melihat key, tetapi melihat mata – mata lain yang menatap keynya intens. But wait?! Key nya? Sejak kapan? Ah lupakan..

GREP

Onew dengan kasar menarik lengan kurus Key dan membawanya keluar dari kerumunan pria – pria hidung belang yang menatap tubuh Key seperti singa kelaparan. Onew rasanya ingin mencongkel mata mereka saat itu juga. Aneh..!

”ya!! Apa yang kau lakukan?!” key mengerang kesal diperlakukan kesal. Tercium bau alcohol yang kuat dari mulut Key, jelas sekali ia mabuk sehingga ia tak sadar menari dengan gaya erotis seperti itu dimata Onew.

“kau mabuk key! Ayo pulang…?!”

“sirheo~!” Key berusaha melepaskan tangan Onew yang mengenggam erat lengannya.

“kau?!!” onew menaikkan suaranya membuat Key terkaget dan beberapa pelayan yang melewati koridor pun terkaget.

“aku? Aku..hik.. aku..hik.. kenapa eumh??” key mulai benar – benar kehilangan kesadaran. Ia mulai cegukan dan bergerak tidak teratur.

GREP

Onew menggendong Key dengan Bridal Style dan membawanya ke kamar yang kebetulan tersedia di Pub tersebut. Onew mengurungkan niatnya untuk membawanya ke hotelnya, lagipula Key sudah butuh ditidurkan (?) saat ini  juga.

“andwee~~! Turunkan aku!!” key meronta di gendongan onew sesekali memukul dada bidangnya.

BRAK

Onew membuka pintu kamar dengan kasar. Lalu melempar tubuh Key ke kasur big size itu.

Bugh

Tubuh kurus key sekarang tertidur di kasur empuk itu.

Lalu saat Onew melagkahkan kakinya..

Grep

”Jangan tinggalkan aku.. huks.. huks..” Key menarik lengan onew memintanya untuk tidak pergi. Air mata menetes di kedua pipi putihnya dan menatap onew dengan pandangan sendu.

Onew menatap mata hijau itu dan menarik sebuah senyuman. Kau memang penuh kejutan Kim Kibum, pikir Onew.

”jangan salahkan aku jika aku melakukan hal lebih padamu….”…

*****

Minho Side..

Minho gelisah, sudah dua hari ia tidak melihat si jamur. Ia sudah mendatangi Rumah sakit, tapi Taeminnya tidak ada.

Akhirnya ia memutuskan mencari taemin dengan mendatangi rumahnya. Namun nihil, tidak ada jawaban dari rumah Taemin saat ia berulang kali memencet bel hingga membuatnya frustasi.

”jamur… kau membuatku semakin gila…?!”Minho mengacak rambutnya frustasi, well frustasi tidak melihat mataharinya 2 hari saja membuat nya segila ini, ini jelas karena mata indah taemin.

MATA yang membuatnya jatuh cinta.

Bruuuuuum

Minho menjalankan motor kesayangannya dengan kecepatan tinggi, Red devil kesayangannya.

Saat itu ia melihat sosok yang ia cari selama beberapa hari ini. Tapi… Taemin memegang samurai (pedang khas jepang) dan didepannya terpampang seorang pria paruh baya gemetaran memohon ampun untuk nyawanya.

Taemin….???

**

@BlackBuilding….

“Sepakat dengan harga 2 Milyar?”

Lebih mudah mengalahkan penjahat yang berkeliaran di Hutan daripada mengalahkan Iblis yang bersemu di hatimu..

.

.

.

.

.

DOR

Tuberculosis

oke… cukup sekian FF kita. perhatian ini 26 lembar loh (1,5spasi) hahhaha.. for sure kita panas dingin mikirinya. .sumpah ga boong. hehe.. so komen yah..

COMMENTS AND LIKE ARE LOVE

 tunggu kejutan di part selanjutnya…

kisah 2min? we will see~

^__^

 kalo komennya banyak KEI janji part depan ada 2min smutt :p

and YUA buat Onkey nya😛

Taemin : umma suruh mereka komeeen umma~~kita kan cape shooting FF nya

Key : kyaaaaaaaaa ><

Onew : annyeong~~ sampai jumpa part selanjutnya~ maafkan anak istriku ya ^^

~ edited by : yua ~

144 thoughts on “White Lies / 2min – OnKey/ 4 of?

  1. ttuuuuuu kaaaaaannnnnn…… onew ikutan jadi jahaattt.. si minho jugaaa???
    MENGERIKANN!!!
    aaahhh gak rela si minho tega “menyonkel” mata orang..
    aku mau dong nyongkel mata minho buat koleksi.. huahauhaaa😛

  2. Code name : Shadow
    Age : 19 y.o
    Pembunuh dan kolektor organ dalam tubuh manusia

    wwwoooowww….
    abis eagle,sekarang shadow.lebih kaget lagi ternyata shadow = miho dan eagle..= jinki..??
    astaga…
    kyknya semua tokoh punya sisi gelap dalam dirinya…
    cp yg nyangka klo jinki ternyata bandar narkoba,padahal dy kan dokter…
    mafia,pembunuh bayaran,bandar narkoba,terus skrg kolektor organ dalam…
    bener2 mengerikan…

    eh,yg jd lev si dongwoon ya…
    entah knp pas dikasih tau ciri fisik lev bayangannya langsung lari k abang arab satu itu…

  3. kisah’nya Jino baguss, terharuuuu :’)
    oallaahh, ternyata taemin jtuh dri tangga tiap hari gara” tuLang bLkng nya tooohh, tak kira sangtae’nya onew nular😄
    onew bandar narkoba ya? ._.
    ngga nyangka, trnyata Minho koleksi bola mataa😮 minta satu donk oppa😀 #plak
    daebakk~~

  4. what the (?)
    jdi minho jga mafia ?
    Uda gtu, kleksi’y ndaq slah” lgi,,
    wiiiddiiih, sadis bgt abng minho,,
    itt,, ternyata si tetem amnesia towh, mka’y dia ndaq kenalin si minho…
    Onppa, uda tau t ada bkas lka di lengan’y tetem,, dia ndaq criga emg y, am si tetem ?
    Cakkaman,,
    itu apa ?
    Apa itu ?
    Jdi ‘EAGLE’ itu my chuby dubu ?
    Oh my bieber,,
    berarti 2min_onkey mafia donk ?
    trus mreka sling ng’rahasiain identitas’y msg” (?)
    hyyaaaa,,
    itu, si eagle am si dragon uda ktemu,
    bklan kyk gmna t ?
    dri pda pnsaran, gua lnjut bca aaaahhhh….😀

  5. ARRRRHHHGGG jadi sebenarnya bagaimanakah sosok asli mereka????

    authorrr.bener.bener daebak dalam mempersiapkan ff ini !!!!

    kenapa onewww pakai obat obatan??

    kenapa onew bisa terjerat sama key??

    kenapa kenapa???

    lagi lagi banyak pertanyaan -_-

  6. Begitu banyak sudut pandang (POV).

    Sampai disini juga belum ada penjelasan yang detail tentang konflik antara dragon dan falcon.

  7. Yak onew kamu mau ngapain key????awas macam-macam*disuntik jjong nih*
    arrrrggghhhhh,,,,,jonghyun perhatian sama taemin,,,,*jiwa hyungnya keluar*,,,,,,,taemin,kenapa setiap part kamu tambah keren sih,minho pasti kaget liat taemin……huffffttttt,,,,suka kata-kata yang terakhir

  8. Kyaaaa!!!
    Jadi tae itu amnesia?
    Key udah ketemu jjong!!!!
    Taemin pernah ketembak di punggung&onyu nggatau? Yaiyalah nyuuu. Dia itu falcon!!

    Buset hobbynya minho aka shadow serem aja-_-
    Mata lah dikupulin-_-
    2min udh dijodohin trs tae amnesia ya?
    Wets tae kabur dari rumah sakit?
    Batu banget dah bocah/?
    Jino ngebantuin pula-_-a

    Terakhirnya itu key onyu ketemu di russia?
    Rumit!!!!

  9. akhirnya semua identitas mereka terungkap,,pi jjong
    slain sbagai dokter apa jg ikut kedalam dunia mafia kyak key ne,,jadi penasaran,,huaaa lanjut
    pokokny harus bisa baca sampe end…gk boleh engggak.

  10. Wwuuaaahhhh!!!
    Daebak!!
    Tetem yg imut” kayak semut ud bisa ngabisin 26 org d usia 5th!
    Minho trnyata suka nyongkel mata orang
    Trus eagle=onew?
    WTH!! Kata’a gx mw jd penerus mafia?
    Apa coba mksud’a bang dubu??
    -_-
    Ceritanya dae to the bak DAEBAK!!!

  11. bener2 penuh kejutan.
    pantas saja minho kenal taemin itu karena dia tunangannya tapi sayang taemin amnesia.
    onew sekarang sudah tahu kalau key adalah dragon.

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s