[2Min] Chocolate love 2s


Annyeooooong,

aku lagi pengen bikin 2shoot ajah. pengennya sih oneshoot, tapi  kok mataku gak kuat lagi, pengen bubuk. Jadi dikit aja gak papa ya? Part 2.x dah aku siapin kok, tinggal nambahin dikit aja. masih ada yang kurang. buat ff series ku pending dulu untuk sementara. nunggu ide saya yang hampir buntu ini. ff ini ke inspirasi dari first love saya yang bilang kalau cokelat itu bisa bikin kita senyum lagi dan semangat lagi. huaaah, I miss him. *curcol. disarankan untuk mendengar lagu-lagu ballad.

NO BASHING NO SILENT READER

Main cast : 2Min, dll

Di tengah guyuran hujan yang sangat deras. Berdirilah seorang namja cantik di tengah-tengah hujan itu. Dia berjongkok, memandang ke arah bawah sambil menanngis. Sedangkan dari kejauhan seorang namja tampan yang sejak tadi tertidur di bangkunya telah memandang kesal ke luar jendela. Namun, pandangan kesalnya kini berubah menjadi terkejut, karena ia melihat seseorang telah menari di bawah guyuran hujan. Dengan rasa penarasan yang tinggi ia berlari menuju orang tersebut.

Namja jangkung itu memandangi seorang namja cantik yang tadi menari, dan sekarang ia tengah menangis sambil memakan sebuah coklat di bawah guyuran hujan. Dengan langkah agak sedikit ragu, dia melangkah menuju namja cantik tersebut.

“Hey, sedang apa kau disini?” tanya namja tampan itu, berdiri di depan namja cantik yang tidak meresponnya.

“Hey, kenapa kau menangis?” tanyanya lagi.

“Bukan urusanmu,,, semuanya sudah meninggalkanku, apa aku memang ditakdirkan untuk tidak punya sahabat? huhuhu” isak namja cantik itu dan memakan cokelatnya dengan lahap sambil terus menangis. Namja tampan itu terus memandang namja cantik yang terus memakan banyak cokelat.

Lalu namja cantik tersebut berdiri dan mulai menari di bawah guyuran hujan tanpa musik. Ia menari dengan sangat anggun seakan-akan hujan telah memainkan musik yang mengiringinya menari. Namja tampan itu terpesona melihat si cantik yang kini tenngah menari. Seakan tersihir oleh si namja cantik itu dia jadi ikut menari bersamanya. Mereka menari bersama hingga mereka berdua merasa lelah.

“Hah hah hah,,, kenapa kau mengikutiku menari? Pabo,” ejek si cantik yang kini tengah berhenti menari.

“Molla, kenapa kau menari di tengah hujan? Pakai makan cokelat lagi,” respon si tampan tak mau kalah.

“Karena dengan menari, aku bisa mengusir rasa sedihku, dan jika aku memakan cokelat ditengah-tengah hujan sambil menangis, seakan-akan aku memakan semua rasa sedihku dan menghancurkannya dalam mulut,” sahut si cantik dan membuat si tampan terkejut mendengar jawabannya.

“Kau?”

“Ne, aku Lee Taemin, siswa yang sangat dibenci di Chungdam karena kenakalannya,” kata si cantik yang bernama Taemin itu.

“Oh, jadi benar kau Taemin yang sering teman-teman bicarakan? Ternyata kau cantik juga ya? Kenapa kau dibenci? Kau kan anak yang berprestasi dan berbakat?” cerocos namja jangkung itu sambil menunjuk Taemin.

“Kau siapa? Kenapa kau tidak tahu aku?” heran Taemin.

“Aku Choi Minho,kenapa aku tidak tahu dirimu? Karena aku malas harus mendengar gosip-gosip tentang dirimu yang sangat membuat hatiku merasa sangat bersalah, aku yakin kau tidak sejahat yang mereka katakan,,,” jelas Minho membuat Taemin ingin menangis lagi.

“Hyah, jangan menangis lagi dong, mianhe,,,” gelagap Minho ketika melihat Taemin menangis dalam diam.

“Hahaha, aniya aku tidak menangis karena sedih melainkan terharu,” jelas Taemin.

“Yeppo,,, kau cantik juga kalau tertawa, kalau kau mau, aku bersedia jadi teman yang selalu ada disisimu,” tawar Minho.

Taemin menatapnya kaget.  Baru pertama kali ada seseorang yang dekat dengannya selain hyung dan pacarnya hyungnya sendiri. “Jjinja? Apa kau mau berteman denganku?” tanya Taemin tidak percaya akan perkataan Minho.

“Aku bersungguh-sungguh, kau bisa memanggilku teman atau Minho-hyung…Memang atas dasar apa aku harus membencimu? Kau kan manusia, bukan Gumiho?” jelas Minho meyakinkan Taemin yang masih menatapnya bingung. “Ckckck, sebenarnya aku juga sama denganmu, tapi aku agak sedikit beruntung karena aku mempunyai banyak teman, tapi ada juga teman yang membuatku kurang nyaman jika berada di dekat mereka.”

Taemin meneteskan air matanya lagi. Dia sungguh terharu atas kata-kata dari Minho. Dia mengambil sebatang cokelat yan ada di dalam tasnya dan memberikannya pada Minho yang kini menatapnya bingung. “Ini, agar kau bisa bersemangat lagim menurut penelitian, cokelat bisa membawa semangat untuk semua yang memakannya, anggap juga kalau ini adalah tanda pertemanan kita.”

Minho menerimanya dengan senyum yang merekah. “Gomawo, aku pasti memakannya dengan lahap, hoi hoi,” kata Minho sambil memutar-mutar jarinya yang ia tunjukkan pada Taemin.

“Maksudnya?” tanya Taemin bingung.

“Ini namanya hoi hoi aku sering melakukan ini pada teman yang membuatku nyaman,” jelas Minho.

“Ne, hoi hoi,” Taemin meniru gerakan Minho tadi.

“Hoi hoi,” Minho dan Taemin menyatukan tangan mereka jadi satu tanda bahwa mereka telah berteman. Tiba-tiba Taemin memeluk Minho erat dan menangis di dadanya.

“Gomawo, kau sudah menjadi temanku, jangan tinggalkan aku Minho-hyung,” kata Taemin memeluk Minho semakin erat.

Minho menariknya agar ia menatap namja tersebut, “I am promise, so lets go home, but…” Minho mengambil jaket yang ia letakkan di depan pintu. Dia memakaikan jaket jeans tersebut pada Taemin.

“Hyung,” Taemin memandangnya bingung.

“Agar kau tidak kedinginan, kajja kita pulang,” Minho menarik Taemin menuju tempat parkir. Lalu mereka pulang dengan naik motor Minho. Senyum terus terukir di wajahnya.

~2Min~

Taemin memasuki rumahnya yang sangat besar. Ia melihat ke sekeliling. Selalu saja rumah ini sepi. Pikirnya lalu ia pergi menuju kamarnya yang ada di lantai dua. Namun, sebelumnya ia ke dapur untuk membuat cokelat hangat terlebih dahulu. Sebuah memo tertempel di pintu kulkas.

Dear : Taemin

Miange, hyung tidak bisa menemanimu di rumah siang ini karena ada tes ujian skripsi. Mungkin pulangnya agak malam. Tolong doakan hyungmu ini agar bisa cepat lulus dalam semua ujian skripsi ya?

Love,

Onew

Taemin menghela nafas setelah membaca surat dari hyung tercintanya tersebut. Taemin hanya tinggal berdua dengan Onew. Orangtua mereka berada di Jepang untuk menjalankan bisnis. Di rumah memang ada pembantu, tapi mereka akan pulang waktu malam. Jadi Taemin dan Onew bisa belajar hidup mandiri.

Dia mengeluarkan ponselnya dari dalam tas. Dia BBM-an sama Minho dari tadi. Dia tersenyum ketika membaca pesan dari Minho “hai, Taemin, cokelatmu enak sekali, aku jadi sangat bersemangat saat memakannya, seperti memakan semua kesedihan dan pahitnya hidup. Apa kau sangat menyukai cokelat? Kalau iya, kenapa?”

Dengan cepat ia membelasnya. “Aku tidak hanya menyukai cokelat saja, tapi aku menggilainya,,,setiap valentine, Onew-hyung sering memberiku cokelat sebagai tanda kalau aku tidak sendirian dan masih punya keluarga yang menyayangiku. Aku menyukainya karena cokelat dapat membuatku tenang, sudah dulu ya hyung, aku mau mandi dulu, Bye,” Taemin melangkah menuju kamar lalu ke kamar mandi yang ada di dalam kamarnya.

Minho tersenyum membaca balasan dari Taemin. Dia berbaring di ranjang lalu memandang langit-langit kamar sambil terus makan cokelat yang diberikan Taemin tadi. Lalu Siwon, hyungnya Minho masuk kamarnya tanpa permisi.

“Sedang apa kau? Tumben makan cokelat, biasanya minum kopi terus,” sindir Siwon pada adiknya.

“Aku mencoba makan sesuatu yang manis hyung, rasanya itu sesuatu…” kata Minho menirukan kata-kata Syahrini.

“Iya, alhamdulillah ya, nae dongsaeng sudah bisa merasakan sesuatu yang manis juga ya?” sahut Siwon sambil mengacak rambut Minho.

“Hyung, berantakan nih,” rengek Minho membuat Siwon tertawa keras.

“Hahaha, Nugu?” tanyanya.

“Maksudmu?”

“Orang yang bisa merubahmu,”

“Dia, Taemin, namja cantik yang telah merubahku, yang mengajarkanku kalau dibalik sesuatu yang pahit pasti ada rasa manis yang tersimpan di dalamnya,” kata Minho membuat Siwon tersenyum senang.

“Syukurlah, akhirnya kau mengerti juga apa itu kehidupan, sepertinya hyung harus bertemu anak yang bernama Taemin itu,”Minho yang semula memikirkan Taemin jadi duduk melihat sang hyung yang menyeringai tidak jelas.

“Wae hyung?”

“Aku ingin memberi ucapan terima kasih padanya karena telah mengubah adikku ini,” Siwon menangis. Minho bingung melihat hyungnya itu menangis.

“Hyung, makan cokelat ini, anggap kau telah memakan dan menghancurkan rasa sedihmu itu,” kata Minho menyodorkan cokelatnya pada Siwon yang malah memeluknya erat.

Selama  ini Minho dingin pada sekitarnya karena ia telah kaku terhadap siapa saja. Dia sama seperti Taemin yang hanya tinggal berdua dengan hyung saja. Orang tuanya juga berada di Jepang. Sekarang ia tinggal bersama Siwon di apartemen milik Siwon.

~2Min~

Sejak saat itu Minho dan Taemin jadi semakin dekat dan akrab. Mereka saling mengisi satu sama lain. Ke kantin bersama atau makan bekal bersama di taman belakang sekolah. Jika hujan, mereka menembus hujan bersama. Sebenarnya Taemin yang memintanya untuk menerobos hujan.

“Kenapa kau suka hujan-hujan Taemin?” tanya Minho ketika mereka di jalan dengan naik motornya. Suaranya ia keraskan karena dia harus melawan bunyi motor dan hujan yang lebih keras dari suaranya.

“Rasanya, semua beban hilang, Hyung, kajja kita minum cokelat panas di rumahku, kita hangatkanbadan sama-sama,” ajak Taemin pada Minho.

“Baiklah, pegangan yang erat atau nanti kau jatuh,” kata Minho melajukan motornya begitu cepat.

Di rumah Taemin, Minho terus dipandangi oleh Onew, kakak Taemin. Sedangkan Taemin dan Key pacar Onew berada di dapur untuk membuatkan mereka cokelat panas.  Minho yang ditatap seperti itu oleh Onew.

“Hyung, jangan tatap Minho-hyung seperti itu,” kata Taemin yang keluar dari dapur dengan empat gelas yang ia taruh di atas nampan.

“Wae? Apa hubungan kalian? Kau sudah minum obat belum? Hyung tidak mau penyakit jahmmmmm,” Taemin segera menutup mulut Onew yang hampir mengeluarkan rahasia yang selama ini dia sembunyikan.

“Hyung bicara apa sih? Aku kan sehat-sehat saja, masak, harus minum obat?” Taemin mengalihkan pembicaraan. Key memandangnya sedih.

“Taemin, lepaskan hyungmu itu, kasihan dia tidak bisa bernafas,” Key menginterupsi ketika Onew mulai megap-megap.

Minho memandang OnKeyTae bingung, tapi ia masih tersenyum melihat tingkah keluarga kecil itu. Dia jadi merindukan keluarga yang seperti itu. Tanpa ia sadari, air matanya jatuh begitu saja.  Taemin yang menyadari kalau Minho mulai menanangis. Segera memberinya cokelat panas yang tadi ia bawa.

“Hyung, minum ini, agar kesedihanmu itu hilang,” kata Taemin dengan senyum terbaiknya. Minho segera meneguk cokelat panasnya, tapi ketika satu tegukan ia langsung memeletkan lidahnya.

“Taemin, panas sekali cokelatnya huahhhh,” keluhnya sambil meniru gaya anjing yang kepanasan.

“Hahaha, Hyung mirip kodok anjing, hahahaha, itu karena Minho hyung tidak meniupnya terlebih dahulu hahaha,” Taemin terus tertawa melihat ekspresi Minho.

Brakk

Pintu terbuka lebar. Lalu keluarlah makhluk berkepala dinosaurus hitam dengan membawa banyak batang cokelat di tangan kanan-kirinya. Siapa lagi kalau bukan Jonghyun, kakak Key.

“Taemiiiiiin, ini hyung bawakan banyak sekali cokelat untukmu,” teriak Jonghyun membuat Taemin girang dan memeluknya. Minho yang melihatnya hanya mempoutkan bibirnya lucu.

Onew yang menyadari tingkah Minho hanya tertawa melihat tingkah namja di depannya. “Kau menyukai adikku?” tanya Onew.

“Ne,” jawab Minho tanpa sadar dan membuat Onew tertawa lebih keras. Semua yang ada disana memandang Onew denga  bingung.

“Hyung, jangan sangtae disini, ntar aja sangtaenya ya?” kata Taemin membuat semua tertawa lebih keras.

Hari itu mereka habiskan untuk tertawa dan bercanda. Sesekali Onew dan Jonghyun menggoda Taemin dan Minho yang terlihat sekali kalau mereka berdua saling menyukai. Namun,dibalik tawa itu tersimpan rasa sedih di hati Taemin.

TBC

Dikit ya? maklum leher saya dah kaku,mata ngantuk,pengen bubuk malem. kalau commentnya banyak ntar aku post cepet. mumpung dah bikin desain untuk next part. tadi dah banyak. cuma tadi alurnya rada gak nyambung, jadi saya bagi dua ajah. ini aku beneran. setelah ff yang lain, ini baru aku post.

 

66 thoughts on “[2Min] Chocolate love 2s

  1. emang taeminnya sakit apa?….

    angst ya?!… baca dl part 2nya ah…🙂

    mdh2an happy ending walopun angst…. hehehe #lho…

  2. ff nya seruuuu lucuuu menariiii v perasaan saya ko g enak y mikirin akhir kisah ff ini abis onew bilang tetem sakittt ccc….. kyanya parah…😦

  3. ternyata sindrom syahrini nular jg ke negara gingseng.gkgk

    alurx kecepatan, but lumayan manis.
    2MIN ABG:-D

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s