[2min] My First Love Story Part 7


Anyeooooooong,

Akhirnya saya bisa post lanjutan ni ff coz idenya hampir ilang semuanya. Thanks untuk rekan saya, Chaeyoung euni yang bantu untuk mikirin kelanjutannya.

Mian kalau ngecewain, ini 2minnya agak berkurang dan lebih banyak penyelidikannya. efek nonton death note tadi. oke deh, silahkan simak ajaaaah. comment, biar saya semangat lagi buat nerusin semua ff yang sudah lama vakum kayak vacum cleaner *apaan?*

NO BASHING NO SILENT READER

Part sebelumnya

Onew, Jonghyun, dan Minho menyelidiki kasus kecelakaan yang dialami oleh Taemin dan membuktikan pada ibunya Joon kalau ia tidak bersalah dan menemukan siapa pelaku yang sebenarnya.

Di tempat lain seseorang telah menyiksa Taemin di dalam gudang yang gelap dan meninggalkannya dengan keadaan tak sadarkan diri. Di lain sisi Minho berlari menuju sekolah untuk menyelamatkan Taemin. Apa dia akan berhasil?

My First Love Story Part 7

Seorang namja tampan berlari mengitari koridor sekolah yang terbilang masih sepi dan mengerikan. Dia membuka setiap ruangan yang ada di sekitar koridor tersebut. Dia mencari seseorang yang selama ini ia cintai diam-diam.

Ketika ia melewati koridor dekat tangga, kakinya seperti menginjak kertas. Dipungutnya kertas itu lalu membacanya.

“I….ini laporan yang ditulis oleh Taemin untuk lomba?” gumamnya setelah membaca kertas tersebut.

Di telusurinya kertas-kertas yang berserakan di lantai. Dan tibalah ia di depan gudang. Dan ia menemukan kacamata Taemin, orang yang ia cari. Tanpa ba bi bu lagi, ia mendobrak pintu gudang itu dengan sekuat tenaga. “Taemiiin,” kata-kata itu terus ia seruka agar orang yang berada di dalamnya itu mendengar dirinya.

Braakkkk

Pintu berhasil ia buka walaupun ia harus jatuh tersungkur di lantai gudang yang gelap. Dengan segera ia menekan saklar lampu yang berada tak jauh dari pintu.

Ctekkk

Lampu menyala terang. Namja itu mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan. Betapa terkejutnya ketika ia melihat seorang yeoja cantik telah terbaring tak berdaya dan berlumuran darah. Dengan cepat ia merobek kain yang ada di gudang itu lalu membalut luka yeoja itu untuk menghentikan darahnya. Lalu menggendongnya menuju rumah sakit.

Tak membutuhkan waktu lama untuk membawa yeoja itu ke rumah sakit karena ia telah dibantu oleh Joon untuk menuju rumah sakit dengan cepat. Ketika sampai disana, ia membaringkan Taemin di kasur dorong lalu bersama para suster dan dokter mendorongnya meuju ruang gawat darurat.

“Maaf tuan, anda tak boleh masuk,” kata suster saat mereka berada di depan pintu rumah sakit.

Minho, namja tampan itu hanya memandang pintu gawat darurat itu dengan tatapan kosong. Dengan tangan yang bergetar ia menghubungi Onew untuk memberitahu padanya kalau dongsaengnya sedang berada di rumah sakit.

Beberapa lama kemudian, dokter keluar ruangan bersamaan dengan datangnya keluarga Lee. Segera saja mereka bertanya tentang keadaan Taemin. Dokter memandang mereka semua dengan serius.

“Luka-lukanya cukup dalam, kalau saja namja tampan ini tidak membawanya kemari mungkin nyawanya tidak bisa tertolong karena kehabisan banyak darah,” jelas sang dokter.

“Bolehkah, kami menjenguknya, Dok?” tanya Jaejoong.

“Silahkan, tapi pasien belum sadar, jadi anda harus bersabar,” jawab dokter itu lalu beranjak pergi.

Suster menghampiri Yunho untuk membayar administrasi Taemin.

Mereka memasuki ruangan dimana seorang yeoja cantik telah terbaring lemah, persis saat ia mengalami kecelakaan. Hanya saja, kali ini ia tidak menggunakan alat bantu pernafasan, hanya perban yang membalut tubuhnya.

“Taemiiin, mianhe, umma tidak bisa melindungimu setiap hari *hiks* tolong, jangan tinggalkan umma *hiks*,” isak Jaejoong menatap Taemin, lalu menatap Minho.“Gomawo, kau telah membawa Taemin kemari,,,,kata Jinki kau teman Taemin? Memang sejak dulu, Taemin tidak mau berinteraksi dengan orang sekitar.”

Minho hanya membungkuk dan tersenyum pada Jaejoong. Kemudian ia merasa ada yang menepuk bahunya dari belakang.

“Mianhe umma, boleh aku, Minho, dan appa keluar sebentar?” tanya Onew pada Jaejoong yang dibalas dengan anggukkan olehnya.

~2Min~

Mereka bertiga duduk di kantin. Baru saja Onew mendapat telepon dari Jonghyun kalau ia menemukan petunjuk tersangka yang selama ini mereka cari.

“Appa, Minho, aku baru saja mendapat telepon dari Jonghyun kalau ia menemukan pelaku yang selama ini kita cari,” kata Onew menatap dua namja itu dengan tajam.

“Maksudmu apa?” tanya Yunho yang memang tidak tahu apa-apa atas apa yang dilakukan oleh aegyanya itu.

“Aku, Minho, dan Jonghyun menyelidiki kasus yang tewasnya Joon saat itu, Appa,” jawab Onew dan mendapat anggukan oleh appanya.

“Lalu, kita harus bagaimana, Hyung?” tanya Minho dan mendapat anggukan oleh Yunho.

“Besok kita akan menemui Jonghyun setelah kau pulang sekolah, sekarang ia akan menyelidiki beberapa petunjuk yang ia temukan,” sahut Onew sambil memandang mereka sangat serius.

Yunho terdiam, ia berpikir sejenak. “Baiklah, jika kalian ingin mencari bukti, appa akan membantu dengan mengirimkan orang-orang kepercayaan appa untuk menyelidiki kasus ini, Onew…”

Onew memandang appanya dengan wajah bingung.

“Kau yang bertanggung jawab atas semuanya, Ne? Appa percaya kau bisa menyelamatkan adikmu,” kata Yunho menepuk pundak Onew untuk memberi semangat aegyanya itu.

“Ne, serahkan semua padaku, Minho, aku, dan Jonghyun akan menyelamatkan Taemin, benarkan, Minho?” Onew menatap Minho dengan senyum keyakinan.

Minho membalasnya dengan senyuman, “Ne, kami akan berusaha semampu kami, kamsahamnida ahjussi,” kata Minho membungkuk di depan Yunho.

“Tolong jaga Taemin ya?” sahut Yunho menepuk bahu Minho lalu ia beranjak pergi menuju ruangan dimana Taemin dirawat.

Sekali lagi Minho membungkuk pada Yunho tanda kalau ia akan melakasanakannya dengan baik.

~2min~

Di apartemen Minho, Joon melayang-layang di udara alasannya sih, karena ia malas untuk jalan. Dia masih memikirkan bagaimana cara membantu mereka. Sebenarnya, ketika Minho masih di rumah sakit, ia sudah tahu dimana dan siapa yang menabraknya beberapa tahun silam. Namun, dia masih belum yakin, apa dia orangnya? Apakah ia harus meminta bantuan pada Minho lagi? Ani, dia bisa menyelesaikan dengan caranya sendiri. Setelah aku yakin kalau dia pelakunya, aku akan memberitahumu, Minho. Itulah yang ia pekirkan sekarang.

Cklekkk

Pintu apartemen terbuka, muncullah Minho dari balik pintu.

“Kyaaaa, SUDAH KU BILANG, JANGAN MELAYANG-LAYANG SEENAKNYA, NANTI KALAU BANYAK BARANG-BARANG YANG PECAH BAGAIMANA, HAH?” teriak Minho pada Joon yang hanya mendengus kesal.

“Yak, HANTU TIDAK TAHU DIRI, TURUN KAU SEKARANG JUGA!” Minho berteriak pada Joon yang malah semakin menjauh.

“Minho, gomawo, aku akan pergi sebentar untuk mengunjungi rumahku, jadi kau jangan merindukanku, Ne?” kata Joon sambil menghilang.

“Baka, siapa yang merindukanmu, justru Taemin lah yang sangat sangat sangat merindukanmu,” gumam Minho saat Joon menghilang.

~2Min~

Keesokannya, Onew dan Minho menemui Jonghyun di kafe dekat sekolah Minho. Jonghyun datang bersama Key. Awalnya Key tidak terlibat dalam kasus ini, tapi karena dia almighty di rumahnya maka dari itu ia memutuskan untuk membantu mereka. Onew terkejut melihat kekasihnya berada disitu. Ia tidak ingin terjadi sesuatu dengan Key, memang dasar kekasihnya itu sulit diatur dengan sangat terpaksa Onew menyetujui kalau Key ikut dalam menyelidiki kasus ini.

“Mian, aku terlambat, tadi ada rapat sama anak mading sebentar di sekolah,” ujar Minho yang baru datang.

“Gwenchana, lagi pula kami juga baru datang kok,” sahut Onew.

“Ok guys, lihat yang baru aku temukan kemarin malam,” kata Jonghyun mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya.

“Ini….” kata-kata Onew terputus ketika melihat benda itu.

“Ne, ini adalah mobil yang ada di foto yang Minho berikan kemarin, tanpa kita duga, pelakunya ada di sekitar kita,” sahut Jjong bertingkah laku ala detective conan yang mulai menuduh orang-orang sekitar.

“Aku yang mengetahui plat nomor mobil tersebut, ketika aku pulang dari butik, tak kusangka Jonghyun-oppa mencari mobil yang ternyata milik xxx *sensor dulu ye?*,” kata Key.

“Lalu apa yang akan kita lakukan, Onew-hyung?” tanya Minho memandang Onew yang kini berfikir sejenak.

“Jjong, apakah kau sudah meminta semua barang bukti yang ada di kepolisian?” tanya Onew memandang Jonghyun serius.

“Ne, sekarang orang-orang dari appamu telah menyelidikinya,” lapor Jjong.

“Bagus, saat ini kita menuju ke TKP untuk penyelidikan lebih lanjut,” perintah Onew mulai menggandeng Key keluar kafe dan diikuti Minho dan Jonghyun menuju TKP.

Di tempat kejadian, banyak sekali pihak kepolisian yang menyelidikinya. Onew dan Key duduk menyaksikan penyelidikan, tapi, Onew mencoba berpikir apa tindakan selanjutnya setelah semua ini terungkap. Sedangkan Minho dan Jonghyun ikut penyelidikan.

Di tengah-tengah penyelidikan, Minho seperti mendapat bisikan dari Joon, “Temui aku di toilet, aku akan memberitahukan sesuatu padamu,” setelah mendengar hal tersebut, Minho menuju ke toilet terdekat.

“Minho, ada sesuatu yang ingin aku beritahu padamu, kau ingin aku bercerita atau kau ingin melihat sendiri siapa pelakunya?” tanya Joon ketika Minho memasuki toilet.

“Jadi, kau tahu siapa pelakunya?” Minho balik bertanya pada Joon. Joon hanya mengangguk dengan penuh keyakinan.

“Ne, selama bertahun-tahun aku menyelidiki ini sendirian, tapi karena tidak ada orang yang bisa melihatku jadi aku putuskan untuk menyimpan semua petunjuk yang aku dapat. Lalu muncullah dirimu yang bisa melihat dan bersedia membantuku, jadi kau mau yang mana?” Joon kembali bertanya.

Minho berfikir sejenak, “Apakah ceritanya panjang atau pendek?” tanyanya menciba memastikan.

“Lumayan agak panjang,” jawabnya.

“Kalau begitu, aku akan ikut denganmu,” sahut Minho. Joon memegang tangannya dan…

Wuuush

Mereka menghilang, dan menyisakan jasad Minho yang pingsan di toilet.

~2Min~

Di rumah sakit, Taemin menatap kosong objek yang ada di depannya. Tubuhnya masih dipenuhi oleh balutan perban.

Cklekk

Seorang yeoja paruh baya, namun kecantikkannya belum juga memudar masuk kamar dimana Taemin dirawat. Dia adalah Lee Jaejoong, umma Taemin yang begitu menyayangi anaknya.

“Umma,,,” panggil Taemin masih dengan tatapan kosong.

“Ne, waeyo chagi~?” tanya Jaejoong mulai duduk di pinggir kasur Taemin.

“Kenapa Yuri selalu jahatin Taemin? Dari kami kecil sampai SMA,” curhatnya.

Jaejoong memeluk anak bungsunya itu, “Umma juga tidak tahu sayang, tapi yakinlah satu hal,,,lebih baik mencari teman dari pada musuh, cobalah untuk bersikap ramah padanya,” nasehat Jaejoong.

“Tapi Minie udah coba dekat dengannya dan dibalas dengan pukulan oleh Yuri, umma,” Minie mencurahkan semua yang berada dibenaknya selama ini.

“Bahkan sekarang, Heechul ahjumma juga membenci Minie, apa Minie pembawa sial?” lanjutnya dengan mata yang berkaca-kaca.

Jaejoong semakin mempererat pelukannya, “Tidak, Minie umma bukan pembawa sial, umma janji akan melindungi aegya umma ini dengan sekuat-kuatnya, yakinlah juga kalau, appa dan oppamu juga akan melindungimu sekuat mereka,” kata Jaejoong menahan air mata yang kini mulai tumpah.

Sepasang umma-aegya ini telah menangis. Menumpahkan semuanya. Tanpa mereka sadari sesosok namja tampan telah memperhatikan mereka dari tadi di balik pintu kamar rawat Taemin.

Drrrtttt drrrttt

Handphone namja itu bergetar tanda ada panggilan masuk. Melihat nama yang tertera di layar handphone samsung warna putih itu sebentar lalu mengangkatnya.

“Yeoboseyo,,,” katanya.

“Yunho-ssi, pelakunya hampir di temukan, saat ini kami sedang menyelidiki di tempat kejadian, tapi Minho ditemukan pingsan di dalam toilet, namun penyelidikan masih berlanjut,,,, sekian dari saya, Annyeong,”

Piiip

Telepon terputus, Yunho mengepalkan tangannya dan memandang kearah istri dan anaknya, “Tenanglah minie, appa dan oppamu akan terus menyelidikinya,” gumamnya lalu pergi ke tempat kejadian.

~2Min~

Minho dan Joon sampai di tempat yang terbilang sangat mengerikan dimana tempat peristirahatan semua manusia, mereka berada di tempat pemakaman.

Dari kejauhan, terlihatlah seorang yeoja yang tengah menangis di hadapan makam yang ia yakini itu adalah makam Joon. Bukannya iamenangis karena kehilangan Joon melainkan oleh tamparan seorang yeoja yang kini menatapnya angkuh.

“Ini adalah saat dimana ummaku menampar Taemin,” cerita Joon.

“Lalu, apa yang ingin kau tunjukkan?” tanya Minho menatap Joon yang hanya tersenyum penuh arti.

“Seseorang yang muncul setelah kejadian ini,” sahutnya.

Joon dan Minho menunggu dengan tidak tenang. Sebenarnya yang tidak tenang adalah Minho dari tadi tangannya terus mengepal. Tidak tahan dengan cacian yang dilontarkan oleh Heechul. Namun, apa daya walaupun ia mengamuk terap tidak ada yang bisa mendengarnya.

Tidak lama kemudian, Taemin dibawa pergi oleh keluarganya disusul  oleh keluarga Joon yang masih merutuki atas apa yang dikatan oleh Jaejoong.

Setelah kepergian mereka muncullah seorang yeoja dari balik pohon. Dia memandang sendu pada makam yang ada di depannya.

“Joon-oppa Mianhe, aku tidak bermaksud membunuhmu, aku hanya ingin membunuh Taemin, aku balas dendam karena ia telah merebutmu dariku, jeongmal Mianhe,,,” kata yeoja tersebut.

Minho terkejut melihat siapa yeoja tersebut,,, “I….itu….”

TBC

 Otre-otre pakek petis, oh itu ote-ote ya? hahaha *garing*. benerkan? dikit 2minnya? apalagi ntar lagi ni ff bakal berakhir? kira-kira 3 part lagi, kalau author gak sibuk ya cepet. gomawo dah baca.

40 thoughts on “[2min] My First Love Story Part 7

  1. kasian taeminmasak d siksa kayak gt…😦

    untung bnyak yang sayang sm taemin🙂

    jgan2 plakunya yuri y????

    ah pnasaran!!!!!

  2. akhirnya dipost juga ni FF stelah nunggu sekian lama….

    secara perlahan semuanya udah mulai terungkap….kyknya Yuri deh penyebab kematian Joon

  3. Thanks thor buat kilasan part sblumnya.. Membantu mengingatkan…
    .
    .
    Yah knp TBC… Pnasaran siapa yg bnuh joon..??
    Next part nya bruan ya…

  4. .. uwaa ..
    ..makin keren ja ff.nnya ..
    .. q pnasaran nih cp yang bunuh joon ..
    .. jangan2 si yuri ya..
    .. abis dy gag brenti2 nyiksa si taemin ..
    .. taemin tabahkan hatimu ..

  5. TOORRR
    jumpa deh am nama nya TBC… uhuuekk uhuuekkk>>>>

    pensaran penasarann……
    siapa xg udah nabrak joonn?? siiapa??? WHO????
    tdak bnxak xg bsa ku sampaiakan,, inti nya PERASANAN….
    Eh?? PENASARAN….

    sebelumnya, biar ku tebak dulu,, itu.. YURI kantt???
    benerrkant??
    Kagak jadi deh pnsarannya…
    ehhh… tidak tidakk…
    ttap pnsaran m’lanjutannyaa…keke

    lanjut thoerr… HWAITING:)

  6. hua……itu cewek yg d makam tu yuri kn ya???
    pasti iya….
    Jahat bagt sih….udah bikin joon mati truss nyalahin taemin lag…
    dasar nenek sihir!!!!
    Ayo minho….buktiin kalo taemin gk berslah….

  7. waaahhh itu siapa yang bunuh siihh??? aduuhhhhh penasaran tingkat dewa gunung olympus!!! lanjut jgn lama2 tor pleaseee.. ga sabarrrrr

  8. aissh,,dpotong..
    pendek betul author..
    kirain critany bakal panjang coz lama baru publish..
    tp keren kq,,jdi makin pnasaran..

  9. aigoooooo ,,
    thor ayo donk di lanjutkan ,,
    udah mau mati penasaran nich ,,
    chapa sich yg nabrak joon ama taemin ,????
    apa i2 yuri ,????

    wuaaah ,,
    palli.palli.palli ,,

  10. OMG ga abis pikir sama kelakuan Yuri dia itu kerasukan apa ya,, tega beut…
    apa coba masalahnya sama taem? ada kepentingan apa juga mpe ndukung org” yg nybut taem Pembunuh… aku pikir dia tu cuma kesel aja kan, tapi lebay bgt deh ihh,,(*abaikan
    Itu Jjonghyun dateng dari mane, waduh…wkwk
    Jadi siapa yg nabrak JoonTae itu ?? O.O
    Minho aktivis d skulnya yh?? ^^ aku agak lucu aja ditengah pnyelidikan kasus JoonTae masih sempet”nya ngurusin mading,,kkekeke
    ooo jadi kalo minho lagi pergi sama joon jasadnya ga ikut ya ?🙂
    jadi yeoja yg mau bunuh taem itu siapa ya? aku curiga ma Yuri ahh coz dari kelakuannya itu tuh, tega bgt taem…hhuaaahhh baca next part…

  11. aigo…ckck…yangasala siapa..
    yang di salahin siapa (=_=)
    😄 minho pingsan di kamar mandi
    napa gak di kunci biar gak ketauan pingsan disana._.
    minho pabo XP
    *killed
    next chap

  12. Huhuhuhu…..
    Aku sedih ngeliat taem jadi kayak gt….
    YAng sabar ya taem…

    Semuanya pasti cepat selesai…
    Semangat…..

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s