[SHINee] New Member part 2 End/ 2s


Huehehehehe,*ketawa ala Shinchan*,

Akhirnya ini ff separuh selesai. Hwa, saya terinspirasi dari video Culoboyo Juniol yang lucu banget.

hayo, siapa reader yang arek Suroboyo? aku arek Sidoarjo, tapi bisa ngomong khas anak Surabaya dan bonek yang bondo dan nekat. kalau bingung artinya cari sendiri di kamus bahasa Jawa. Saya mau membuat reader semua tertawa, setelah membaca banyak ff angst yang bikin mewek dan ff NC atau smutt yang bikin sesuatu gitu. Dah ah, daripada banyak cuap-cuap, mending langsung ajah ya?

Cast masih sama.

Seluruh member SHINee menunggu di depan ruang operasi. Semuanya memasang wajah yang khawatir. Semua mendoakan kesalamatan orang yang ada di ruang operasi tersebut. Ada satu orang yang terduduk lemas di depan pintu operasi. Wajahnya sangat khawatir dan banyak peluh yang menetes di wajahnya. Orang itu adalah Jonghyun yang sedang menunggu istrinya yang ada di dalam ruang operasi tersebut. Ryeowook menghampirinya.

“Kita hanya bisa berdoa untuk membantu perjuangan Jino untuk melahirkan Jonghyun kecil ke dunia ini, kau harus kuat dan yakinlah kalau mereka berdua pasti selamat,” kata Ryeowook menenangkan Jonghyun yang sedang terpuruk.

“Aku yakin, mereka pasti selamat,” yakin Jonghyun mencoba untuk berdiri, tapi dia malah jatuh lagi. Beruntung Onew yang ada di dekatnya segera menangkapnya.

“Kau harus kuat, kau tahu, kau lebih beruntung Jino tidak seheboh Key saat melahirkan,” kata Onew dan mendapat death glare dari anaenya.

“Ne,,,hyung,” lirihnya.

Oeeek

Suara bayi terdengar dari dalam ruang operasi. Jonghyun yang semula lemas menjadi sumringah setelah mendengar suara bayinya yang telah lahir ke dunia. Segera saja ia memeluk Onew yang ada di sebelahnya.

“Hyuuuung, bayiku lahir,,,,dia aegyaku,” riangnya sambil memeluk Onew lebih erat.

“Jjong lepaskan, kau tidak lihat tatapan membunuhnya Key?” Onew berusaha melepaskan pelukan Jonghyun yang memeluknya erat.

Cklekk

Pintu dibuka oleh dokter yang menangani Jino yang melahirkan. Sontak semuanya mengerumuni dokter tersebut. Khususnya Jonghyun yang bertanya lebih dulu apakah bayinya lahir dengan selamat dan ibunya sehat? Lalu dijawab oleh sang dokter.

“Mereka baik-baik saja, bayinya seorang namja tampan yang persis dengan anda, Jonghyun-ssi. Selamat ya anda sudah menjadi ayah,” dokter itu menjabat tangan Jonghyun yang kini sumringah.

“Ini, bayi anda, selamat, seorang namja tampan yang cantik,” kata seorang suster yang tadi menggendong bayi mungilnya.

Jonhyun menggendongnya dengan hati-hati takut kalau anaknya jatuh atau apa. Memerhatikan sekilas wajah argyanya yang mirip dengannya saat ia berusia sama.

“Hwaa, mirip dinhmmmm,” teriakan Key terputus karena dibekap oleh Onew, takut kalau ada keributan. Yoogeun yang ada digendongan sang appa tertawa melihat ummanya yang begitu heboh. Membuat semua yang ada disana gemas melihatnya, sedangkan Minhwa juga tertawa bersama dengan Yoogeun.

Jonghyun memberikan aegyanya itu pada Jino yang kini telah sadar dari pingsannya. Wajahnya terlihat lelah, namun tersirat kegembiraan disana.

“Siapa namanya?” tanya Jino memebelai rambut sang aegya.

“Kim Jaekyung,” sahut Jonghyun.

“Hah? Sekyung?” tanya Ryeowook dan mendapat satu jitakan dari Yesung yang tiba-tiba berada dibelakangnya.

“Namanya, Jaekyung bukan Sekyung, Wookieku sayang,” kata Yesung.

“Hah? Nae Sungie, aku ingin bayi seperti mereka,,,” manjanya.

Tanpa babibu lagi Yesung menyeret Ryeowook pergi meninggalkan kamar rawat Jino. Semua member SHINee hanya menggelengkan kepalanya melihat pasangan yang telah berlalu itu.

>0<*>0<*>0<*

4 tahun kemudian

Cklekk

“Yoogeun-ah, ayo bangun ini sudah siang,” seorang namja cantik telah mengguncang pelan seorang namja tampan kecil yang masih tertidur.

“Enggh? Umma, aku masih mengantuuk hoahmmm,” sahutnya sambil menguap lalu menutup seluruh tubuhnya dengan selimut, persis seperti kebiasaan tidur sang appa.

Namja cantik itu tertawa kecil, kemudian menggendong sang aegya dan membawanya ke ruang makan. Disana duduklah seorang namja tampan yang persis Yoogeun, hanya saja matanya sipit seperti bulan sabit. Didudukkannya namja kecil itu di kursi sebelah appanya. Namja tampan itu menoleh pada si namja kecil dan namja cantik itu.

“Apa Yoogeun susah bangun lagi?” tanyanya menatap namja cantik yang kini merengut tidak senang kepadanya.

“Ne, sama persis denganmu, Yeobo,” jawabnya menunjuk suaminya yang kini malah tersenyum kecil.

“Hahaha, bukanka ada yang lebih parah dariku di SHINee?” sahut si tampan yang kini mulai menggoda istrinya itu. Dan hebatnya anak mereka masih tetap terlelap dengan tenang di pangkuan sang appa.

Sementara mereka bertengkar, biar author jelasin bentar ya? Begini, setelah anak-anaknya member SHINee berumur satu tahun. Mereka memutuskan untuk tinggal di apartemen sendiri, tapi mereka tetap eksis untuk menghibur para Shinee words walaupun sudah memiliki keluarga.

Menejer sempat kewalahan memberitahu jadwal mereka, berkat Onew sang leader bertanggung jawab, akhirnya jadwal SHINee berlangsung biasa-biasa saja dan tanpa kendala sedikit pun.

Key kini membuat sarapan untuk keluarganya, sedangkan Onew sibuk mendengarkan ceritaYoogeun selama namja kecil itu berada di rumah kakek neneknya, tepatnya berada di rumah orang tua Onew.

Yoogeun mengagumi sang appa yang punya kepribadian yang unik. Dia harap ia bisa menjadi seorang leader sama seperti sang appa. Ia selalu menunggu hingga sang appa pulang ke rumah, tidak peduli walau ia harus tidur di sofa untuk menunggu Onew pulang.

“Nah, sarapan sudah siap, kajja kita makan,” kata Key menaruh ayam goreng crispy di atas meja. Dan mendapat sorakan dari dua namja di depannya.

“Appa, hari ini akan mengantar Yoogeun ke play group, Ne?” tanya Yoogeun antusias.

Onew tersenyum melihat sang aegya, “Ne, appa dan umma akan mengantar Yoogeun ke sekolah,” sahutnya dan mendapat tepuk tangan riang dari namja kecilnya. Key tersenyum melihat tingkah appa dan aegya yang ada di depannya.

“Yeay, nanti Yoogeun ketemu sama Minhwa dan Jaekyungm tapi Yoogeun kangen sama Minhwa,” kata Yoogeun sambil membayangkan Minhwa saat sudah dewasa.

Onew dan Key saling bertatapan, kemudian tersenyum melihat wajah malaikat kecilnya yang telah dimabuk asmara pada anak Minho dan Taemin.

“Kalau Yoogeun ingin terlihat keren di depan Minhwa, sana mandi,” perintah Onew menepuk butt Yoogeun.

“Sirheo, Yoogeun ingin mandi sama appa,” tolaknya.

“Appa harus bantu umma bersihin meja makan bentar, Yoogeun tidak mau kan, kalau calon dongsaeng Yoogeun kenapa-kenapa?” jelas Onew menyentil hidung Yoogeun dengan gemas.

“Aniya, Yoogeun sayang dongsaeng,” sahutnya terus berlari memeluk Key, lalu mengecup perut Key yang sedikit membuncit.

Ya, Key telah hamil 3 bulan. Calon adik dan anggota baru SHINee junior, begitu kata Yoogeun ketika melihat Key hamil dan diberitahu sang appa kalau di perut ummanya ada kehidupan baru. Dengan tegasnya Yoogeun berkata

“Aniya, itu tidak hanya dongsaeng Yoogeun, tapi juga sebagai anggota baru dari boyband Yoogeun, appa,” hal ini membuat Onew dan Key tertawa melihat tingkah aegya mereka.

>0<*>0<*>0<

Di sekolah play group, berkumpul Minho, Taemin dan Minhwa yang berada di belakang sang umma. Namja kecil dan cantik itu memang pemalu, tapi ia memiliki bakat dance yang dimiliki oleh sang umma.

Minho berjongkok di depan Minhwa, “Hey cantik, kok sembunyi sih? ntar gak kelihatan lho cantiknya,” goda Minho dan membuat pipi Minhwa merona merah.

“Appaaaa, jangan goja Minhwa cayak jitu, Minhwa can mayu >///<” kata Minhwa memukul sang appa yang malah tertawa melihat wajah Minhwa yang memerah, persis sang umma kalau ia menggodanya.

“Jangan takut, nanti akan ada Yoogeun dan Jaekyung disini,” hibur Taemin mengelus rambut halus Minhwa.

“Apa acan aja Jonghyun ajuchii?” tanyanya polos.

Minhwa memang takut dengan Jonghyun alasannya sih dia menakutkan. Ketika SHINee mengadakan konser di Singapur. Mereka membawa anak masing-masing. Saat Minhwa melihat wajah Jonghyun, ia menangis sangat keras di panggung dan membuat 2Min kalang kabut,begitu juga si Jonghyun yang berusaha membuat wajah selucu mungkin, tapi malah membuatnya menangis. Ok back to story.

“Ne, chagy~, akan ada Jonghyun ahjussi, tapi Minhwa gak usah takut, dia orang yang baik kok,” jawab Taemin memeluk sang aegya agar ia tenang.

Tiba-tiba

“MINHWAAA,” teriak seorang anak berpipi chubby yang baru saja turun dari mobil. Siapa lagi kalau bukan Yoogeun yang mempunyai suara teriakan yang mirip dengan sang umma.

“Yoogeun-aa” panggilnya.

Dan

Hupp

Mereka berpelukan riang. Membuat kedua orangtua namja kecil itu tersenyum melihat tingkah aegyanya yang menggemaskan. Lalu

Hup

Brukk

Ketiga namja kecil itu terjatuh, ketika Jaekyung melompat dan memeluk mereka, karena SERANGAN yang begitu mendadak see, mereka bertiga jatuh dengan wajah kesal dari Yoogeun.

“Yak, Jaekyung,lihat apa yang kay lakukan? Kau membuat kami jatuh!” marahnya pada Jaekyung yang hanya terkekeh.

“Yoogeun-aa, seorang leader jangan mudah tersulut emosi, kau harus sabar menghadapi segala tingkah laku anggotanya,” nasehat Onew ketika melihat aegyanya hendak memarahi Jaekyung lebih jauh lagi. Ckckck, mirip sang umma kalau sedang marah.

“Sip appa, teman-teman, kajja kita masuuk!” teriaknya pada Minhwa dan Jaekyung.

“Bencal, Minhwa mau ngucapin pamit cama umma appa,” interupsi Minhwa yang langsung berlari ke pelukan umma dan appanya.

“Jaekyung juga mau ngucapin salam sama umma dan appa dino,” kata Jaekyung lalu berjalan dengan santai menuju Jino yang tersenyum dan Jonghyun yang marah karena dipanggil Dino oleh anaknya sendiri.

Yoogeun yang tidak sedang apa-apa memutuskan untuk kepelukan appanya.

“Appaaa. L” Yoogeun memasang muka menahan tangis di depan appanya.

Onew segera menggendong Yoogeun yang mulai mengeluarkan butiran bening dari matanya yang besar. “Gwenchana, Yoogeun harus kuat, jangan kayak gini di depan anggotanya, nanti kalau mereka ikut sedih gimana, eoh?” kata Onew bijak.

Yoogeun semakin memasukkan kepalanya di leher sang appa yang terus membelai punggungnya. Onew tahu, kalau aegyanya ini mencoba untuk menahan suara isakannya.

Setelah tenang, Yoogeun memeluk sang appa lalu beralih pada sang umma kemudian mengecup pipi mereka dan tidak lupa mengecup perut buncit Key.

“Namja tampan umma, belajar yang rajin, Ne? Jangan nakal, dengarkan semua perintah songsaengnim,” nasehat sang umma yang dibalas dengan acungan jempol dan sedkit tos. Tanda kalau ia mengiyakan nasehat sang umma.

>0<*>0<*>0<

Semua anggota SHINee mendatangi sebuah kafe untuk membicarakan jadwal masing-masing. Hari ini jadwal mereka tenggang karena ini merupakan hari pertama anak-anak mereka telah masuk play group. Jadi pihak SME memberi waktu libur untuk SHINee.

Key, Taemin, Jino sedang membicarakan bagaimana perkembangan anak mereka dan membicarakan tentang keadaan kehamilan Key dan Taemin yang lagi-lagi bersamaan, tapi sayangnya Jino sudah tidak bisa hamil lagi karena ia mengalami masalah setelah melahirkan Jaekyung. Kalau reader tanya kenapa? Tanya sendiri sama Jino,karena author males jelasinnya.

Onew, Minho dan Jonghyun sedang mengobrol bersama, mereka mengobrol tentang kesibukan sebagai seorang ayah dan keluhan Jonghyun karena tidak bebas melakukan ‘itu’ dengan leluasa karena Jaekyun yang manja. Padahal Minhwa lebih manja dari Jaekyung, pikir Minho ketika mendengar keluhan Jonghyun.

Drrttt drrrttt  drrrrtttt

Telepon genggam Onew bergetar tanda ada telepon masuk. Telepon dari manager Hyung. Onew menyingkir sebentar untuk menjawab telepon tersebut. Lalu dia kembali dengan raut wajah yang serius dan itu membuat Taemin tertawa keras hingga Minho kualahan menghadapinya.

“Taemin, sudah selesai tertawanya?” tanya Onew begitu tawa Taemin mulai mereda.

“Ne,hihihi Hyung, ada apa?” Taemin bertanya sambil terus terkikik.

“Baiklah,besok akan ada jadwal untuk Minho Taemin wawancara di majalah, lalu Jonghyun dan Jino ada konser SM the ballad di Starking, Aku dan Key ada sesi pemotretan, jadi kesimpulannya, besok SHINee bebas konser, ada yang tanya?” jelas Onew tegas. Lalu Jonghyun angkat tangan.

“Hyung, kenapa aku dan Jino konser? Curang sekali,” gerutu Jonghyun dan membuat yang lain tertawa melihatnya.

“Salah sendiri, tergabung di group SM The Ballad,” jawab Onew. Lalu Jonghyun angkat tangan lagi.

“Terus siapa yang bayar makanan ini?” tanyanya lagi.

“Kau yang bayar,” sahut Onew jengkel.

“Kok…..”

“Salah sendiri kau yang tanya?” semuanya tertawa melihat Jonghyun yang mulai menghitung uang di dompetnya dan tersenyum ketika melihat rekeningnya.

Setelah dari kafe, mereka pergi menjemput aegya mereka yang melangkah riang keluar dari play group.Yoogeun di posisi tengah, Minhwa di sebelah kanannya, lalu Jaekyung di kirinya. Tangan mereka saling menggenggam satu sama lain seakan akan terus bersama.

Namun, ketika sampai gerbang, Minhwa bersembunyi di belakang Yoogeun ketika melihat Jonghyun berada disana. Taemin dan Minho hanya tertawa kecil melihat namja cantiknya takut akan wajah Jonghyun.

“Kenapa Minhwa takut dengan wajahku?” tanya Jonghyun bingung melihat Minhwa yang berada dipelukan Yoogeun.

“Karena wajah ahjussi mirip dengan dinosaurus,” jawab Yoogeun membuat Jonghyun menatap Key dengan tatapan, ‘mirip sekali’ dan Key hanya memeluk lengan Onew dengan sedikit terkekeh melihat namja kecilnya.

“Hah, kenapa kau mirip sekali dengan ummamu sih, eoh?” gemas Jonghyun.

“Ahjussi jangan ganggu Minhwa lagi, Ne? Aku tidak tega melihat anggotaku menangis,” kata Yoogeun tegas.

Member yang lain menatap Onew yang hanya menatap bangga pada aegyanya yang ternyata berhasil menerapkan semua yang diajarkan olehnya. Begitu juga Key yang kini menatap Yoogeun sambil memgelus perut buncitnya.

“Arraseo, Ahjussi tidak akan mengganggu Minhwa lagi,” sahut Jonghyun berjongkok di depan Minhwa.

“Yakcok?” kata Minhwa mengulurkan jari kelingkingnya.

“Yaksok,” sahut Jonghyun menyambut jari kelingkingnya Minhwa. Kemudian menggendong Jaekyung.

Mereka berjalan bersama menuju taman hiburan untuk menyegarkan pikiran mereka dan menyenangkan anak-anaknya.

Disana, mereka mencoba semua jenis permainan kecuali Key dan Taemin yang memang tengah hamil.

Setelah lelah bermain mereka beristirahat di restoran tempat hiburan itu dengan tetap menggunakan penyamaran begitu juga dengan anak-anaknya. Ini usulan Yoogeun yang ingin meniru sosok sang appa.

Ketika sedang makan-makan, tiba-tiba ada sebuah pengumuman kalau akan diadakan lomba dance untuk anak-anak. Dengan segera, Yoogeun menyeret Minhwa dan Jaekyung untuk mengikuti ajang tersebut.

Apa mereka akan berhasil?

Nantikan dikisah SHINee Junior.

END

Hah, Mianhe, saya tidak bisa mengetik lebih panjang karena keterbatasan ide dan waktu. Maklum saya bikinnya di jam kosong sekolah tadi, terus ketik di rumah setelah pulang sekolah. Comment sampai 40 atau lebih bakal bikin SHINee Juniol.

Gomawo dah baca.

47 thoughts on “[SHINee] New Member part 2 End/ 2s

  1. wakkakkkkkkkkak…
    sumpah lucu bgt,,,,jdi ngebayangin jjong di katain sama anak key..
    eng jjong mirip sma dino ya?,,,,daebak aq suka ni ff

  2. kyaaaaa,,,,;lucu bnget anak2ny shinee…
    shinee junior..
    berarti yoogeun tu leader yg bisa ngerap n suka marah2,, minhwa jago ngedance n ngerap,,klo jaekyung mahir nyanyi..
    kyaaaaaaa…….

  3. ni FF favoritq,,,,baca FF ni bkin ngakak dan senyum2 gaje sendiri hehhehehehehehheeheh ^_^
    dilanjutka y thor….
    pengen tau gimana kelanjutan cerita SHINee Junior heheheheheh ^_^

  4. Hahaha….

    Kenapa keluaga 2min selalu membuat jjong prustasii…..
    Kekeke….

    Lucu2 yah kelakuan anak2nya shinee…
    Coba kalo beneran….
    Pasti seru….

    Hehhehehee

  5. Hyaaaa…. Manisssss… Aaaahhhh Lee Yoogeun huwaaa… Cute.a dirimu ….. Aigho Jonghyun kekeke,,, gak umma, g anak bilang kau Dino keke

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s