[Onkey] Love’s Way – PART 1


Main Cast       : Lee Onew – Kim Key

Support Cast  : Choi Minho – Kim Taemin – Kim Jonghyun.

Genre              : romance, smutt , Life

Author            : Eternalonkey Yua

Rate                : PG – NC (this time PG)

Lenght             : Sepanjang cinta gue ke Dubu Jinki >,<

foreword

Udah post di FB hahaha.. tapi mau di WP aja karena kmaren ramee FF lomba so aku pindah ah *plak* part 2 dan selanjutnya di sini😄 kali ada yg belom baca😄

Thank you buat Ullan buat poster nya :*

Warning!

So bored!

No plagiarism!

Lee Onew. 23 Tahun. Seorang workholic, direktur utama Lee Corp. Seseorang yang arrogant, tegas, dan tangan besi. Seorang namja tampan yang dianugerahi mata indah seperti bulan sabit, namja tampan yang jenius di usianya yang terbilang muda tetapi sudah memegang posisi yang penting. Tapi.. sayang ia tak pernah percaya dengan Cinta.. baginya cinta adalah.. omong kosong. Sampai akhirnya ia bertemu seseorang yang memporakporandakan hatinya.

Kim Key. 21 Tahun. Seorang namja berbakat dalam bidang seni. Ia sebenarnya lulusan Ekonomi, namun ia juga sangat berbakat dalam melukis dan mendesign pakaian. Namja cantik yang dianugerahi begitu banyak kelebihan, ia menyelesaikan studi sarjana nya hanya dalam tiga tahun setengah. Seseorang yang sangat perfeksionis. Mengalami kegagalan dalam cinta membuatnya berpikir dua kali untuk menjalaninya lagi. Hingga ia bertemu seseorang yang mampu membuat jantungnya berdegup kencang.

Choi Minho. 21 Tahun. Adik tiri Lee Onew. Ibu Minho dan ayah Onew menikah. Namun Minho tetap memakai marga ayahnya, Choi Siwon. Seseorang yang hangat dan sederhana. Ia tidak ingin meneruskan perusahaan sang appa, ia lelah beragumen dengan hyungnya, Onew. Sangat mencintai Kim Taemin.

Kim Taemin. 18 tahun. Adik kandung Key. Mahasiswa tingkat pertama di Seoul University jurusan musik. Namja cantik yang sangat manis, sederhana dan polos. Berkali – kali menolak Choi Minho namun pada akhirnya ia luluh dan pada akhirnya menjalin hubungan dengannya.

Kim Jonghyun. 22 Tahun. Sahabat baik Onew dari kecil. Ia menjadi tangan kanan Onew di perusahaan Lee Corp.

BRUK

Namja cantik bermata kucing menjatuhkan tubuhnya di atas kasurnya. merentangkan tangannya dan menatap langit – langit kamarnya yang dihiasi ornamen bintang dan bulan. Indah seperti melihat galaksi. Air matanya menetes ketika ia mengingat kejadian hari ini. Ya ia melihat kekasihnya sendiri, Jinwoon selingkuh. Setelah setahun mereka menjalin hubungan ini. Well, meski sudah setahun tetapi bisa dibilang hubungan ini sangat ’kosong’. Saat itu ia sibuk dengan kuliahnya, untuk kencan saja itu sangat jarang. Ditambah Jinwoon yang juga cukup sibuk. Mereka hanya bertemu 3minggu atau satu bulan sekali. Itu pun hanya dinner biasa. Nothing special. Namun disaat Kibum membuka hatinya, ia dikecewakan. Seperti ditusuk dari belakang dan ia sangat membencinya.

Pikirannya menerawang kejadian tadi sore….

”Jinwoon….”

”hmmm”

Ia melihat siluet dua manusia sedang bercengkerama di sebuah taman. Ia tidak sengaja sedang melewatinya saat ingin ke Toko musik di Apugejong. Betapa terkejutnya ia saat ia melihat itu adalah Jinwoon, kekasihnya yang menemaninya setahun ini. Padahal besok adalah anniversarry mereka yang pertama, padahal ia sudah menyiapkan kejutan spesial.

Sakitkah? entahlah.. Kibum tidak tahu rasanya, ia muak dan lelah.

Drrtt

Ponselnya bergetar, ada sebuah pesan yang ternyata dari Jinwoon.

Aku ingin menjelaskan semuanya, aku mohon baby…besok kita harus bertemu.

Cih! tidak tahu malu, apa muka nya terbuat dari semen? mau bertemu denganku? apa lagi yang ingin kau jelaskan? Namja brengsek.

Key mengabaikan pesan itu lalu ia tertidur karena jujur saja hari ini ia sangat lelah.

.

.

.

”Hyuuuung…”

Terdengar teriakan dari luar kamarnya. Key mengertutkan alisnya lalu menutup kupingnya mengabaikan suara yang mengusik tidurnya.

”Hyuung! ireona! kau tidak mengajar hah?! ini sudah setengah delapan…”

Setengah delapan?

SNAP

Key terduduk di kasurnya dan berusaha sekuat tenaga melirik jam weker dimeja samping kasurnya.

Argghhh!! Aku telaaaaaaaaaaaaat!!

Sang adik, Taemin hanya berdecak mendengar teriakan hyungnya.

“Sudah kubilang pasang alarm, dia kenapa tidak jera juga sih..”

Taemin menggerutu kesal lalu ke ruang makan menemui sang umma yang sedang membuat sarapan.

15 menit kemudian, Key keluar masih dengan piyama baby blue nya.

”YA! Taemin kenapa tidak membangunkanku lebih pagi…”

Taemin menaikkan ujung bibirnya kesal lalu mendesis.

”Siapa suruh kau itu tidur seperti orang mati hyung..”

”Aish… yasudah hari ini aku izin saja.. aku juga kurang enak badan..”

Sang umma meletakkan roti yang sudah di selaikan coklat dan menyuruh Kibum duduk.

”Umma~ aku tidak mau coklat.. nanti aku-

”Gemuuuk”

Jawab Umma dan Taemin bersamaan. Key hanya merungut kesal lalu duduk di meja makan dan mengacak rambut Taemin gemas dengan adiknya yang menyebalkan ini. Taemin hanya bisa berteriak ”umma~!!Key hyung menyebalkan!”

”Manja..” jawab Key singkat

”Tidak Keyku sayang.. kau itu sama sekali tidak gemuk dan berhentilah menggoda adikmu”

Hanya dibalas gelengan kepala Key malas, menggoda Taemin dengan senyum yang dibuat – buat. Taemin rasanya ingin mencakar orang didepannya ini jika saja ia tidak ingat ia adalah hyungnya satu – satunya. Ck~! menyebalkan!

Umma hanya menggeleng pasrah melihat tingkah dua anaknya ini. Sejak sang appa meninggal mereka hanya tinggal bertiga di sebuah apartemen sederhana. Sang umma bersyukur memiliki anak yang manis dan pintar. Key sekarang sudah bekerja mengajar musik di salah satu tempat les terkemuka di Seoul. Kehidupan mereka tidak terlalu buruk, tercukupi dengan baik meski tidak bisa dibilang mewah namun umma sangat bersyukur.

“Kau tidak kuliah Taemin?”

DEG

Taemin menelan salivanya gugup saat umma menanyainya ditambah tatapan super tajam dari Key yang seolah ikut bertanya padanya.

“Dosennya sedang ke Jepang umma.. jadi hari ini tidak ada kelas”

Bohong, kau bohong Taemin. Umma hanya membulatkan bibirnya lalu mengangguk mengerti. Sedangkan seseorang diseberangnya masih menatapnya tajam tak berkedip. Key tahu Taemin berbohong, sayang sekali Taemin ini tidak bisa menyembunyikan apapun dari Key. Terkadang Taemin berpikir jika hyungnya ini meiliki indera ke-enam! Kenapa dia selau tahu isi pikiranku hah?!! Tuhan tidak adil- pikir Taemin saat itu.

Taemin menundukkan kepalanya lalu meneguk susu strawberrynya cepat dan melesat ke kamarnya sebelum hyungnya menembakinya dengan sejuta pertanyaan. Bisa – bisa roti selai coklat dan susu yang ia telan susah payah keluar semua dari perutnya.

Key yang tahu ada yang tidak beres dengan dongsaengnya, mempercepat kunyahan rotinya dan meneguk susu vanilla nya. Umma hanya menggeleng melihat tingkah kedua anaknya ini.

CKLEK

”Taemin, bangun.. jangan pura – pura tidur..”

”……”

Key mendengus melihat adiknya malah semakin membungkus dirinya dibalik selimut tebal seperti kue dadar gulung dan tidak mengindahkan perkataannya.

Lalu ia duduk di sisi kasur Taemin dan..

SRET

”Kyaaaa…”

”Banguuun atau aku akan menghabiskan susu strawberymu di kulkas”

Apa? susuku? tidaak!!

GREP

Taemin terduduk di kasurnya dan memasang tampang lelah, mempoutkan bibirnya dan mendesis kesal.

”Mwoyaa hyuung? aku ingin tidur lagi.. aku lelah…”

“Katakan ada apa? kau menyembunyikan sesuatu dariku..”

Key selalu seperti ini, ia selalu tahu saat Taemin menyimpan sesuatu darinya entahlah ia merasakannya, sesuatu yang tidak beres dengan adiknya. Taemin menekuk lututnya dan mulai menceritakan semuanya. Bahwa ia sudah berpacaran dengan Minho dan sedang ada masalah kecil dengannya.

”Apa? jadi kau sudah berpacaran dengan Minho?sejak kapan? kenapa kau tidak bilang padaku huh? kau bilang tidak akan berpacaran hingga lulus kuliah kan?”

Nah inilah, Taemin terkadang tidak ingin banyak menceritakan tentang kisah cintanya karena ini..seperti sekarang, Key akan menghujaninya dengan pertanyaan ini itu, kenapa, bagaimana, kapan dan terakhir mengapa? Ck.. kenapa dia tidak jadi wartawan saja.

”Aku tidak bisa, maemang kapan kita bertemu hyung? kau kan sibuk dengan skripsimu saat itu, pulang larut, belum ditambah jadwalmu mengajar…? aku tidak mungkin membebanimu dengan cerita cintaku kan?”

FROZEN

Hening. Benar juga, Key sedang sibuk 6 bulan yang lalu, sekarang ia sudah lulus dan mendapat pekerjaan yang ia sukai. Mengajar piano untuk anak – anak. Ia lupa ada Taemin yang masih membutuhkannya untuk mendengarkan keluh kesahnya.

”Mianhe~..” Key tidak bisa berkata lagi karena benar ia salah. Ia menghabiskan waktunya untuk kuliah, sisanya untuk mencari penghasilan sampingan karena untuk menyusun skripsinya ia juga membutuhkan modal.

Taemin menggeleng dan tersenyum lalu menusuk – nusuk pipi Key, ”Yaah! hyung.. kau merasa bersalah padaku.. lebih baik kau mentraktir adikmu yang kesepian ini” bisiknya menahan tawa melihat ekspresi Key saat itu. Kapan lagi bisa menggoda Key huh?

”Yaaah! arra..arra.. aku akan mentraktimu.. puas?”

”Aku ajak Minho hyung ne?”

”Ya tentu saja, bawa Minho mu itu aku ingin bicara padanya…”

Glek

Taemin merasa firasat buruk, sedetik kemudian ia menyesal kenapa mesti mengatakan hal bodoh tadi.

=====**======

Duduk tiga namja di restoran Jepang. Setelah memesan makanan masing – masing kini atmosfir menjadi sedikit tegang. Ini pertemuan pertama Minho dengan hyung kekasihnya, Taemin. Entah apa yang harus ia katakan, ia gugup karena tatapan Key seakan menusuknya dan berkata –hey apa kau memperlakukan adikku dengan baik?- look.

Taemin hanya melihat Key dan Minho bergantian dan menghembuskan nafasnya perlahan, memecah situasi hening diantara mereka.

”Hyung.. ini Minho.. Minho hyung ini  Key hyung” Jelas Taemin memperkenalkan mereka.

”Arrasso Taemin-ah.. aku tahu dia Minho..”jawab Key dingin.

“Mianhamnida.. aku baru sekarang bisa bertemu denganmu, aku Minho..aku dan Taemin sudah 6 bulan berhubungan dan aku serius dengannya” jawab Minho dengan nada dingin dan tegas. Ia tidak mau dianggap namja brengsek yang hanya ingin bermain – main dengan Taemin. Hell no! bahkan untuk mendapatkan Taemin ia harus berjuang selama  3  tahun mendekatinya.

”Benarkah? well.. apa kau sudah membawa Taemin juga pada keluargamu..”

Tepat!! That’s it! Never!

Tenggorokan Minho tercekat, ia bingung mesti menjawab apa. Jujur saja selama ini belum sekali pun ia membawa Taemin kehadapan keluarga besarnya, tentu saja ia serius namun banyak hal yang harus ia pertimbangkan saat ini.

Taemin membuka suara ”Ah..hyung.. itu.. aku saja yang belum siap kok.. Minho hyung pernah mengajakku menemui hyungnya terlebih dahulu, tapi…”

”Tapi apa? takut? apa hyungnya Minho itu monster?”

”Onew hyung.. namanya Lee Onew, ia kakak tiriku.. ia sebenarnya baik..namun ia juga sangat keras, tidak pernah memiliki kekasih, hidupnya hanya untuk kerja dan kerja..”

“Lalu? masalahnya?” Tanya Key melipat tangannya di dada.

”Masalahnya..ia ingin menemui orang yang menjadi kekasihku dan melihatnya dan..”

”Dan memutuskan apa adikku ini pantas untukmu? cih?! kalian orang kaya memang sombong selalu saja seperti itu.. lagipula Taemin anak yang pintar dan manis, banyak namja tampan yang mengejarnya, lalu apa alasanku harus menerimamu juga Minho sshi?”

fiiuuhh… Taemin menghela nafasnya untuk kesekian kalinya melihat hyungnya ini yang sekarang dipastikan dikuasai emosi. Taemin menarik pergelangan tangan Key dan menggelengkan kepalanya memintanya berhenti berkata kasar pada kekasihnya.

”Aku.. aku tidak tahu harus menjawab seperti apa, tapi yang jelas aku sangat mencintainya lebih dari diriku sendiri.. dan aku bisa berbuat nekat meskipun keluargaku akan menentang hubungan kami..” balas Minho tidak lepas menatap Key dengan tajam dan sekilas memandang Taemin yang menundukkan wajahnya disampingnya. Menggenggam tangan imut yang terkepal itu dan mengelus punggung tangannya di balik meja makan. memberikan ketenangan seolah berkata ’semua akan baik – baik saja Taemin’.

Key bisa melihat keseriusan dalam mata Minho, dan kini ia yakin Taemin tidak salah memilih.

”Lalu Taemin, apa kau tidak ingin menemui Hyung nya Minho?” Key bertanya lembut.

”A-aku.. aku belum siap hyung..entahlah..”

”Baiklah.. biar aku yang menjadi dirimu..dan aku akan memberinya pelajaran tentang hidup” Key mengeluarkan senyum penuh arti.

Taemin dan Minho sekejap berpandangan.

“Mwooo??!!”

“Apa lagi? nah sekarang ayo kita makan.. Minho sshi atur jadwal pertemuan kita”

”N-ne~..” Minho hanya mengangguk disertai Taemin yang menggigit bibir bawahnya panik dengan apa yang akan terjadi nanti.

Mereka menghabiskan hari itu saling bercerita kehidupan masing – masing dan tertawa. Minho menyadari Key sebenarnya orang yang baik dan ia sangat menyayangi Taemin. Ia mengerti jika Key tidak ingin Taemin disakiti. Dalam hatinya ia berjanji akan selalu menjaga Taemin dan bersamanya apapun yang terjadi nanti meski ia tidak tahu apa yang direncanakan Key.

=====***=====

Beberapa hari kemudian..

”Sudah siap Key sshi?”

”Ne.. ayo kita berangkat.. Taemin aku berangkat dulu.. tenanglah.. hilangkan wajah panikmu itu kau jadi terlihat sangat jelek” Goda Key sebelum berangkat. Taemin berdecak sebal lalu sekilas memeluk Minho.

”Yah! kalian berhentilah berpelukan.. ini tidak akan lama.. aissh.. jinjja.. anak jaman sekarang..” Key menggurutu di pagar menunggu Minho yang masih beradegan mesra, beraninya mereka didepanku..aiisshh.

Lalu Minho pun dan Key pergi ke perusahaan hyungnya, Onew. Sepanjang perjalanan Minho menjelaskan bagaimana Onew dan apa saja yang ia kerjakan di perusahaan. Key mendengarkan dengan baik dan semakin penasaran sebenarnya manusia seperti apa Onew ini huh?

.

.

.

”Kita mulai, maaf aku jika aku nanti melakukan hal yang selayaknya orang pacaran..”

”Yaah yaah.. aku mengerti selama kau tidak menciumku..”

Keduanya terkekeh pelan.

 

Tok Tok Tok

”Masuklah..”

Minho masuk diikuti Key dari belakang. Saat itu Key mengenakan pakaian sederhana dan tidak menonjolkan kelebihannya dalam fashion. Tentu saja sekarang ia berperan sebagai Taemin kan?! Ia tidak bisa menonjolkan sifatnya yang sebenarnya. Ia mengenakan T-shirt baby blue dibalut cardigant putih dan celana skinny hitam. Simple namun tidak mengurangi kecantikannya dan sedikit aksen eyeliner hitam di mata cantiknya. Semua karyawan menatap Key dan diam – diam memuji akan kecantikan yang terpancar darinya.

Onew melihat Minho masuk menggandeng seseorang. Tentu saja ia tahu, ia adalah kekasih yang Minho ceritakan ingin menemuinya. Mata sabitnya menerawang tubuh ramping itu, sampai matanya terkunci pada mata kucing itu. Lalu melepas kacamata bacanya perlahan dan mempersilahkan Minho dan Key duduk di sofa.

Ruangan kerja yang besar dan nyaman, tentu saja seorang Presiden Direktur Lee Corp. Perusahaan yang bergerak dalam bidang advertising. Onew mendudukkan dirinya di sofa setelah sebelumnya menghubungi sekretarisnya untuk membawa minuman keruangannya.

Hening.

Masih bertatapan, Minho bingung membuka pembicaraan ini. Hingga akhirnya Onew yang masih betah bertatapan dengan Key. “Jadi dia teman mu yang kau ceritakan?”

What?! Teman katanya?! Key bersyukur ia yang datang menjadi Taemin, karena jika adiknya mendengar ini sudah pasti hatinya akan sangat sakit. Teman katanya? Jelas – jelas ia tahu bahwa Minho membawa kekasihnya.

Mendengar itu Key sedikit merasakan panas di dadanya

”Hyung.. ini kekasihku yang aku ceritakan.. dan yang akan menjadi pendamping  hidupku nanti namanya Kim Ta.. Kim Key…”

Hampir saja! hosh… jantung Minho berdegup kencang, ia gugup dengan reaksi Onew nantinya.

”Lee Onew..” jawabnya dingin

”Namaku Kim Key.. anda bisa memanggilku Key..” Key mengulurkan tangannya dan dibalas oleh Onew dengan smirk atau bisa dibilang tawa sinis. Hal ini membuat Key gerah dan rasanya ingin melempar vas bunga ke wajahnya.

”Begitukah? ya aku mengerti..lalu bagaimana jika kita membicarakan hal tentang dirimu Key.. ohya lebih baik kita berbicara informal agar lebih nyaman..”balas Onew.

Wajah Minho menegang, pikiran bergelut di kepalanya apa yang akan ditanyakan hyungnya ini pada Key.

“Baiklah. not bad.. aku rasa aku harus memanggilmu Onew Hyung..” Key menjawab dengan nada yang tidak kalah dingin.

Minho sedikit merasa lega, suasana antar mereka sedikit mencair. Tidak Minho.. tunggulah beberapa saat lagi.. kau akan lihat perang argumen diantar keduanya.

”Jadi aku ingin banyak mengetahui tentangmu Key sshi,apa aktifitasmu saat ini? Hobi? Tinggal?”

Pertanyaan Klise! Mengukur kecerdasanku huh? atau taraf hidupku? benar – benar orang berkepala sempit- gerutu Key dalam hatinya. Onew benar – benar sangat menyebalkan. Terus berkata dengan nada yang bagi Key merendahkan harga dirinya. Entahlah atau ia yang terlalu sensitive saat ini.

“Wah hobiku sangat banyak hyung..mendengarkan musik, membaca, melukis, mendesign, bersenang – senang dengan temanku dan -”

Suara Key terhenti saat Onew memotongnya “ Kesenangan yang banyak memakan biaya, kupikir..”

Key terdiam, bahkan Minho tidak bisa berucap apa – apa, karena saatnya belum tepat untuk berbicara. faktanya Onew masih mau mewawancarai Key saat ini.

Tiba – tiba Key teringat akan perkataan Taemin tentang Onew yang meragukan cintanya untuk Minho yang hanya didasari oleh hartanya saja. Ingatan itu agak membakar emosi Key, sebab baginya Onew bukan hanya merendahkan Taemin tetapi juga merendahkan keluarga Taemin. Berpikir seperti itu timbul keinginannya untuk mempermainkan namja yang kacamata penilaiannya buram itu.

“Well.. tentu cukup banyak biaya..” sahut Key semangat lalu mengatur lagi nafasnya agar bisa berbicara lebih tenang. “Lagipula di zaman seperti sekarang segala sesuatu membutuhkan uang kan? tidak seperti zaman dahulu yang masih memakai sistem barter dan sebagainya” Jelas Key kini dengan nada yang lebih tenang. Namun mata kucingnya tak henti menatap mata Onew.

Ck~ menarik sekali. Bagi Onew Key sangat menarik, seperti ada dua sisi dalam dirinya, dan ia belum tahu yang mana sisi Key sebenarnya. Bukan salahnya terlalu memilih untuk pendamping Minho kan?. Setelah ibunya Minho meninggal 10 tahun yang lalu, ia menjadi harapan appa. Appanya pergi ke luar negeri dan menjadi warga Negara sana saat ia menikah lagi dengan orang asing. Ia bekerja keras hingga kuliah di Harvard University jurusan Bisnis dan kembali ke Korea meneruskan perusahaan appanya diusia yang terbilang sangat muda. Setahun ia memegang perusahaan ini  dan semuanya berkembang pesat. Meski dengan sikapnya yang arrogant dan tidak ingin menerima masukan dari bawahannya, namun semua idenya terbukti berhasil demi kemajuan perusahaan.

But who knows he is so lonely….

 

”Oh jadi seperti itu.. itu kah yang kau lihat dari Minho..?”

HAH?! apa maksudnya? ini benar – benar membakar emosinya, wajah Key memadam merah. Ia menoleh dan mendapati Minho kini menatapnya dengan pandangan mata yang berlumur kekhawatiran. Lalu ia buru – buru menenangkan dirinya dan menarik napas pelan.

”Hyung.. terserah saja ingin menilaiku seperti apa.. aku mencintai Minho sepenuh hati dan begitu juga Minho padaku.. aku tidak peduli dengan anggapan orang lain”

Kalimat ini begitu menusuk Onew, ia mengeratkan kepalan tangannya. Bagaimanapun juga ia tidak ingin Minho jatuh ketangan orang yang hanya mengincar hartanya saja. Ia belum yakin Key bukanlah tipe seperti itu, dari jawabannya sepertinya bertolak belakang.

”Oh menarik sekali.. jadi siapa yang tadi mengatakan di zaman sekarang kita juga membutuhkan materi bukan hanya

C-i-n-t-a ” Onew menekan kata cinta.

”Hyung.. sudahlah.. aku membawanya kemari untuk kuperkenalkan padamu bukan untuk berdebat seperti ini ..” Minho membuka mulutnya. Ia frustasi jika pembicaraan panas ini terus berlanjut dan menjadi semakin tak tentu arah.

Sedangkan kedua orang yang Minho maksud untuk berhenti  berdebat ini masih asik melemparkan pandangan tajam mereka. Minho merasa sangat aneh melihat mereka.

Onew akui, dalam hatinya Key memang tidak jelek.. yah agak berat mengatakan Key itu sangat sempurna. Shit! Onew! jangan terperangkap kecantikkan dan kenaif-an nya. Namja ini benar – benar sulit ditebak, dan mata kucingnya sangat menggangguku- gerutu Onew.

Key berpikir Onew sangatlah arrogant, dan tidak mau mendengarkan pendapat orang. Sorot matanya yang tajam, sesekali menyiratkan keegoisan namun terkadang Key melihat sesuatu yang lain.. yaitu sorot mata kesepian. Ah tidak Key!! apa yang kau pikirkan..jangan terperangkap olehnya dan lancarkan rencanamu untuk mempermainkannya- umpat Key dalam hatinya.

”Sepertinya aku tidak bisa lama – lama yeobo~ aku ada jadwal mengajar” Key mengguncang bahu Minho bersikap sewajarnya sepasang kekasih.

”Mengajar..?”Onew mengerutkan alisnya bingung lalu seolah meminta sedikit penjelasan.

”Ne~ aku mengajar musik tepatnya instrumen musik piano untuk anak – anak, dan sekarang aku ada jadwal privat”

Musik? menarik.. Onew juga sangat mencintai musik. Waktu kosongnya ia gunakan untuk membuat lagu atau bermain biola. Ia juga bisa bermain piano. Tidak ada yang mengetahui sisinya yang seperti ini. Bahkan tidak Minho, sisinya yang lembut jika sudah memainkan piano atau biola.

”jadi kalian sama – sama mengajar eumh? pekerjaan yang tidak jelas penghasilannya dan pas – pas an..”

Key menghela lagi nafasnya entah keberapa kalinya, ia mulai lelah dengan arah pembicaraan ini, ”Hyung.. yang jelas aku dan Minho memiliki pemikiran sendiri, jika itu pemikiran anda tuan Lee Onew yang terhormat maka itu adalah hak anda, aku permisi..”

Key berdiri mengabaikan Minho yang berusaha menahannya dan keluar dari ruangan itu sebelum ia benar – benar meledak.

”Hyung.. kau kenapa keterlaluan sekali… aku pergi..”

Minho membungkukkan tubuhnya dab pergi menyusul Key.

BLAM

 Onew memijit pelipisnya kemudian mengusap wajahnya.

”Kim Key…kau pasti tidak berbeda dengan manusia – manusia yang hanya mengharapkan harta…” Onew berbisik pada dirinya sendiri. Lalu kembali ke meja nya dan melanjutkan pekerjaannya.

=====***=====

Key berjalan terus tidak mendengarkan teriakan Minho di belakang. Lalu..

CKIIIT

Mobil BMW merah berhenti tepat beberapa centi didepannya, saat ia lihat ternyata yang mengemudi adalah Jinwoon. Ia mendengus kesal lalu Jinwoon turun.

”Key, sedang apa kau? gwenchana? ayo ikut aku.. kita ke rumah sakit..”

SRET

“Lepaskan… Dont ever touch me..!”

KYAAA..

Jinwoon menggendong Key lalu menguncinya di mobil dan melesat membawanya pergi.

“Sebenarnya mau apa lagi kau?” Key menekan suaranya dan memilih memandang jalan. Sedangkan Jinwoon tampak khawatir melihat Key dan berusaha menggenggam tangan Key namun ia tepis.

“Ck.. baby.. please jangan marah.. aku ingin menjelaskan semuanya.. kau yakin tidak apa – apa?”

”Kau lihat sendiri kan? im fine! see?!”

“Baiklah kita makan siang terlebih dahulu, kebetulan aku lapar…”

Key hanya diam tak menanggapinya karena ia malas menjawab. Lagipula biarlah, toh sebenarnya ia juga lapar. Semakin lapar jika mengingat namja sialan, Lee Onew.

Setelah memesan makanan, mereka mulai berbicara.

”Baby.. aku ingin menjelaskan apa yang kau lihat kemarin..”

”Katakan.. aku mendengarkan..” jawab Key dingin.

”Aku hanya bersenang – senang dengannya, lagipula aku hanya mencintaimu dan aku serius denganmu..”

Cih! jika kau serius kau tidak akan berciuman dengan orang yang bukan kekasihmu Jinwoon! Key mengumpat kesal tidak percaya dengan apa yang ia dengar. Lelucon apalagi ini.

“Aku.. hanya butuh hal itu…”

“Maksudmu?” Key meninggikan suaranya. Membuat beberapa orang disana menoleh.

“Tenang baby.. aku hanya melampiaskannya.. ya kau tahu terkadang dalam hubungan butuh hal seperti itu…”

WHAT?!

Jadi selama ini yang ada dipikirannya adalah hal kotor?! Percuma saja Key bertahan selama satu tahun ini. Ini memang terdengar kolot dan aneh, tetapi Key belum pernah berhubungan sex dengan Jinwoon. Ia tetap pada pendiriannya. Ia pikir selama ini Jinwoon menerima keputusannya namun kenyataannya tidak seperti itu.

”Bajingan kau Jinwoon…dengarkan aku baik – baik.. kita berakhir sampai sini, dan jangan pernah mencariku lagi, aku tidak berselera makan sekarang..aku pamit”

Key pergi meninggalakan Jinwoon yang masih syok, lalu beberapa detik kemudia saat ia ingin beranjak makanan yang dipesan datang. Ia membayar uangnya dan meninggalkannya dimeja, berlari mengejar Key. Namun sayang Key sudah pergi dengan taksi.

======***=======

”Hey dude~! kenapa wajahmu? what just happened with you huh?”

Namja tampan, bertubuh atletis menyapa Onew yang sibuk membalik – balik Koran namun seperti orang yang gusar.

“hhh.. Jjong.. aku sedang tidak selera bergurau.. please..”

Meletakkan Koran itu di meja lalu mengambil remote TV dan menyalakannya.

”Come on~ today is Saturday !! Satnite yeaah~! ayo kita ke PUB.. aku dengar disana banyak ‘barang’ bagus..”

Pervert Dino.. as always.. mengajaknya ke PUB. Tapi kedengarannya tidak buruk juga? Yah kenapa aku tidak mengendurkan otot ku dan menerima ajakannya- pikir Onew.

”Baiklah.. ayo kita pergi..” . Jonghyun, namja yang mengajaknya ini membulatkan matanya takjub. ”Akhirnya kau menjadi manusia normal dubu!ayo kita pergi.. ah naik mobilku saja, kkajja..”

.

.

.

Bising suara musik menghiasi lantai dansa saat itu. Gemerlepan lampu dan musik RnB yang membuat tubuh bergoyang. Pada awalnya Onew tidak nyaman, apalagi saat segerombolan yeoja yang berpakaian minim mendatanginya bahkan duduk dipangkuannya untuk menggodanya.

Namun naas, tidak ada respon berarti darinya, sedingin es tanpa ekspresi. Yeoja itu merasa aneh lalu berlalu meninggalkan Onew, Onew hanya tersenyum. “Yeoja murahan, aku beri 100 ribu won saja langsung bertekuk lutut, lalu setelah menerimanya pergi.. ck~” Onew bergumam sambil meneguk whine di tangannya.

Sedangkan Jjong terlihat menikmati dikelilingi yeoja – yeoja itu. Ia hanya mendengus kesal melihat tingkah sahabatnya ini. Sejak kuliah bersama di Harvard, ia tidak berubah.

Pandangan matanya terhenti dan hampir saja tersedak saat ia melihat sosok yang ia kenal menari di lantai dansa. Matanya melebar berusaha menangkap apakah figure didepannya ini nyata.. ”Key…”

Ia turun ke lantai dansa dan menyaksikan Key menari dari jarak yang lebih dekat. Key meliukkan tubuhnya dengan sangat sexy lalu meminum sebotol anggur. Percayalah semua mata tertuju padanya, baik namja ataupun yeoja. Seperti orang yang ingin menelan mangsanya, namja – namja itu menikmati tubuh Key yang masih asik dance. Namun ia menyadari jika Key saat ini mabuk. Saat beberapa namja mendekatinya dan memegang pinggangnya, Key langsung mendorongnya dan mengoceh tidak jelas. Onew juga tidak tahan melihatnya, hei ini adalah calon adik iparnya kan? Yasudahlah anggap saja seperti itu.

GREP

Tangan kurus itu ditarik paksa oleh Onew, setelah sebelumnya Onew meninju salah seorang namja yang berusaha meremas bokong Key, itu membuatnya panas. Ia tidak suka.

”Siapa kau..*hik* apa mau *hik* mu?” Key cegukan dan berjalan tidak imbang. Membuat Onew harus mengeratkan tangannya di pinggang Key. Memapahnya berjalan, mendudukkannya di sofa. Lalu menyuruhnya meminum air putih.

Plak

Tangan Onew ditepisnya membuat air putih itu tumpah. Lalu tiba – tiba..

SRET

Key menarik tengkuk Onew dan menciumnya. Onew terkejut saat bibirnya merasakan sentuhan hangat, tentu saja ini pertama kali baginya. Ia hendak mendorong Key, namun Key semakin mempererat lingkarang tangannya dan menggigit bibir Onew.Onew juga tidak mengerti apa yang ia rasakan sekarang, perlahan ia mengikuti permainan Key, saling menghisap bibir satu sama lain. Key kini berada dipangkuan Onew, saling berhadapan, membuat sesuatu dibawah sana bertemu.

Nggh..aah..” Onew menahan desahannya. Apa ini! Onew sadarlah dia adik iparmu, dan dia dalam keadaan mabuk! bisa saja kan sekarang yang ia bayangkan adalah Minho! bukan dirimu Onew!

Sayangnya pikirannya kalah dengan reaksi tubuhnya, ia tak bisa menolak gejolak yang ada di dadanya. Key semakin liar dan terus menghisap dan menggigit kecil bibir Onew, setelah itu  lidah mereka sudah saling terpaut.

“Ahh…teruskan ini kan yang kauinginkan eumh? brengsek..”

Onew tidak mengindahkan perkataan Key saat itu.

Key mendesah saat Onew menggigit daun telinganya dan kemudian menciumi leher jenjangnya. Key mendongakkan lehernya memeberikan akses lebih dan meremas rambut coklat Onew.

Lalu tak lama kepalanya terjatuh di bahu Onew. Dan.. tak sadarkan diri.. ia tertidur.

”Key..Key…” Onew mengguncang bahu Key namun tidak ada jawaban. Dengan nafasnya yang teratur Onew yakin kini Key sedang tertidur. Ia menghela nafas lega, hampir saja ia melakukan hal yang lebih jauh.. jika tidak… ahh memikirkannya saja membuatnya tegang.

Onew mengangkat Key dari pangkuannya lalu menidurkannya di sofa. Lalu mengirim sms untuk adiknya.

To : Minho

Minho.. datanglah ke PUB xxx Key disini.. jemput dia.

 

Send

 

Onew meninggalkan Key yang tertidur pulas di PUB, melepaskan jaketnya dan menjadikannya selimut. Lalu ia pergi kebangku lain menunggu Minho datang baru ia pulang. Saat Minho datang dan membawa tubuh Key, entah mengapa dadanya panas. Ia tidak suka Key disentuh. Hei!! Onew! lupakah kau.. dialah kekasih Key.. bukan dirimu! Onew berperang denganbatinnya. Ini benar – benar aneh, ia ingin pulang dan istirahat. Ditambah sesuatu di tubuhnya masih menegang, membuatnya semakin pusing. Ia pergi tanpa mengatakan apa – apa pada Jjong, toh Jjong masih asik disana. Ia memutuskan pulang dengan taksi.

Ia kembali teringat kata – kata Key tadi.. “Ahh…teruskan ini kan yang kauinginkan eumh? brengsek..”

 Apa maksudnya? apa aku melewatkan sesuatu? Key… aku akan mencari tahu tentangmu- batin onew.

Cinta… selalu datang dengan cara yang tak terduga..

TBC

nyahahhaha~ see you next part ^^

comment is love❤

203 thoughts on “[Onkey] Love’s Way – PART 1

  1. Wawawawawaw menarik jalan ceritanya , jinwoon beraninyaa nyakitin key, pgn gue timpuk

    onyu dingin bgt ya, ntar onyu suka nih sma key,hayuu. bayangin key yg d pub kayanya seksi bgt haha,

  2. SUKA banget sama karakter Jinki disini cocok sama karakternya Kibum. Jinki mulai suka sama Kibum dan tenang saja tuan Lee Jinki, Kim Kibum masih sendiri~ saya telat baca langsung part 2 >.<

  3. . Key lagi galau gara2 Jinwoon ,, lagian tega bgt sih dia sma Key ….

    . Waahh ,, Onew reaksi nya cepat juga ya ,,, udah merasa panas aja tuh … ;D

    . Perdebatan nya OnKey seru ,,, hehehe ..

  4. Aneh juga kenapa musti key harus nyamar jd pacarnya minho.. kan bikin onew bingung juga, mau suka sama key tapi ada yg punya tapi udah terlanjur suka… atuhlah kasian onew :””
    Awalnya aja udah debat maut ginih uwuuu gimana entar-entar ye??

  5. kyaa!! aku g terlambat kan buat baca iniiiiiiii huhuuu
    walau merasa sedikit kesel,knp baru baca sekarang,kemana saja aku,huhuuu

    feel’y dapet,fiuh..
    penasaran sama kelanjutanya,hiii

    aku suka karakter yg dibawakan mereka,
    heee..
    next ah^^

  6. Cieeeee……. onew langsung tertarik aja ma key!!!!
    Hahaha….. lebih lama adu argumennya lebih seru tuh!!! Hehe….
    taemin ank tingkat 1 kn, kalo minho ngejar dia udah 3 tahun, jdi dri semenjak SMA donk minho ngejar2nya!!? Kenal dmna?
    Nah si key maen kisseu aja pas mabuk!! Untung yg kena kisseunya si onew!! Wkwk…

  7. Wahhahha akhirnya jinki goyah juga lol
    Yakin deh nggk ada yg bisa nolak pesona kibum😀
    Nggk sabar pengin lanjut baca
    Semoga di part selanjutnya onew udah tau kalo pacar benerannya minho itu taemin jadi onkey bisa segera menyatu (?) Kkkk~

  8. huung menarik.. tapi kayaknya bakal ribet di jinkinya yah kkk
    dan jinki.. duhh kenapa berfikiran jelek banget sihh sama orang.. baru ketemu udah berantem kan tuuh..
    tapi itu jinki udah cemburu gitu

  9. huwaaa… pertemuan yang sungguh tak terduga onkey… jinki salahpaham ne, minho, taem bingo… huwala key gak dipandang dulu baru nyosor, untung key pingsan kalo gak huwa dubu***.a onew bisa lepas. haha next

  10. Meskipun kayaknya sbelumnya ud prnah comment. Cuma gatau kenapa suka bngt sama nih ff wkw. Key dingin amat =_= apalgi onew udh jd salju kali

  11. meakipun udah baca*lupaudaninggalinjejakatobelum*gak bosen buat baca ulang…dan suka sama hubungan onkey yg kayak tom and jerry…lanjut baca lagi ah…

  12. seru nih… pertemuan key yg cerewet sama jinki yang arogan…

    kkk. .. lucu liat Bum ngoceh2 terus…
    jinki dah jatih cinta ma Bum…. untung Bum pingsan kalo tidak nc terjadi dah…
    nah mendetektif dimulai…

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s