[Onkey] Love’s Way – PART 2


 

Main Cast          : Lee Onew – Kim Key

Support Cast   : Choi Minho – Kim Taemin – Kim Jonghyun.

Genre                   : romance, smutt , Life

Author                : Eternalonkey Yua

Rate                       : PG – NC (this time PG)

Lenght                 : Sepanjang cinta gue ke Dubu Jinki >,<

Foreword

annyeoong ^^

Yua here~ Part 2 nih!! ah membosankan! garing.. pokoknya ga PD saya *gelindingan di aspal* thanks a lot yang nagih and komen kemaren <33

Hope not so bored ya ^^

Kalo ada typo mianhe~ 1x edit :p

 (aku kangen jinki <<== curhat)

Warning

This is my story

No Plagiarism

No Bash

No Ketiduran =_=

 

Enjoy ^^9

Love.. always come up with unexpected ways

love’s way~

“Eumh…”

Mata cantik itu terbuka begitu merasakan sinar matahari seperti menusuk matanya. Mengusap wajahnya lalu terduduk, didepannya seorang namja cantik terlihat khawatir dan mendekatinya setelah membuka gorden kamarnya.

”Hyung.. kau sudah bangun? bagaimana keadaanmu?”

Taemin duduk di sisi ranjang memegang kening Key, memeriksa keadaannya karena semalaman ia mengigau dan mengeluarkan banyak keringat.

”Ani.. gwenchana.. ah.. kepalaku..” ia memijit pelipisnya, kepalanya masih terasa pusing. Apa yang terjadi sebenarnya? Ia tak begitu mengingatnya, kejadian semalam begitu cepat dan kepalanya masih berputar.

”Minumlah…” Taemin menyodorkan segelas susu vanilla. Key meneguknya perlahan menyisakan setengah gelas, mengusap ujung bibirnya.

”Siapa yang membawaku pulang? aku tidak ingat apapun Taemin…”

Taemin menyilangkan tangannya didepan dada dan memicingkan matanya menatap hyungnya. ”Harusnya aku yang bertanya.. sejak kapan kau ke PUB dan mabuk?untung saja umma semalam sudah tidur dan tentu saja aku menyembunyikan perihal ini darinya, ckck..” Taemin mendesis tak percaya dengan kelakuan hyungnya ini. Seorang Kim Key mabuk dan dibawa pulang dalam keadaan seperti ini? Termasuk salah satu keajaiban dunia bagi Taemin.

Key menggelengkan kepalanya, ia juga tidak tahu mengapa ia menjadi seperti ini.Apakah alasannya Jinwoon? Mungkin saja, semalam Key hanya ingin melepas lelah dan tanpa sadar ia memasuki PUB itu. Dancing, ya itulah yang ada di pikirannya saat itu dan entah sejak kapan ia meneguk minuman itu. Key tidak tahan minum banyak, dan sangat mudah mabuk. Yang ia ingat.. ada seseorang yang menariknya lalu…… ah…ia tidak bisa mengingat lagi.

”Yah! sudahlah.. lupakan saja masalah semalam, dan katakan padaku siapa yang membawaku pulang?” Key menuruni ranjangnya berjalan menuju cermin besar miliknya. Lalu ia melihat sesuatu di lehernya, ”shit..what is this?” gumamnya pelan.

“Minho hyung…”

“Mwo? ba-bagaimana bisa?” Pikiran Key mulai berputar seperti kaset rusak. Bagaimana bisa Minho yang membawanya? atau hanya kebetulan?ya pasti hanya kebetulan saja, pikirnya.

”Minho hyung bilang, ia dikirim sms oleh Onew hyung dan ia menjemputmu, aissh.. hyung.. jinjja aku sangat khawatir semalam!”

Onew? bagaimana bisa? lalu tanda kemerahan ini?Oke memang tidak terlalu merah, namun Key menyadari ada yang tidak beres dengan lehernya. Lalu ia menyentuh bibirnya dengan telunjuknya, aneh… apa jangan – jangan si brengsek itu melecehkanku?,pikir Key.

Taemin melipat kakinya dan menatap Key dari atas sampai bawah, ”Hyung..apa yang kau lakukan? sudahlah.. cermin itu bisa pecah jika kau terlalu lama didepannya..”

”MWO????”

Drap drap..

BLAM

”Cepatlah mandi hyung! sarapan sudah kusiapkan, umma sudah pergi..?!”

Taemin melesat sebelum berbagai benda melayang ke kepalanya, terkadang Key itu bisa sangat mengerikan.

”Aish.. jinjja~! awas kau Taemin..” Key mencibir lalu berjalan menuju kamar mandi. Tak sengaja matanya menangkap sebuah jaket kulit warna coklat muda di sofa. Ia mengambilnya dan melihatnya dengan baik, sepertinya ia tidak pernah membeli jaket ini, apa ini milik Taemin? Ia mencium jaket itu, jika ini parfum Taemin, maka sudah pasti ini milik Taemin-pikirnya. Namun tidak, ini berbeda dengan parfum yang biasa Taemin pakai. Mana mungkin Taemin memakai parfum seperti ini, Key tahu ini adalah parfum mahal. Aroma mint yang segar.

Ia memutuskan untuk menanyakannya nanti, lalu beranjak dan mandi.

15 menit kemudian..

”Taemin.. jaket siapa ini?” Key memperlihatkan jaket coklat dan melebarkannya.

Taemin memiringkan kepalanya, berpikir. ”Eumh.. molla hyung.. ah semalam memang kau memakai jaket ini, mungkin ini milik Minho hyung, sini biar kukembalikan” Taemin menarik jaket itu namun ditarik oleh Key.

”Andwe.. ini harus di laundry dulu.. aku akan berterima kasih padanya dan mengembalikannya.. kita bisa kerumahnya mungkin?”

GLEK

Taemin menelan salivanya. Yang benar saja kerumahnya? Bahkan Taemin saja belum pernah ke rumahnya.

”Tunggu apa lagi? hubungi Minho dan tanya alamatnya.. ini kan hari minggu.. cepat mandi aku akan melaundry cepat jaket ini ..”

Key berlalu ke kamarnya dan mengganti pakaiannya. Tertinggal Taemin yang masih membatu di tempat, kerumah Minho hyung? itu kan sama saja ke rumah Onew hyung? eotte yo.. ?! aaargh… Taemin mengacak rambutnya frustasi dan tidak tahu apa yang akan terjadi nanti.

.

.

.

Yosh! Kini kedua namja cantik ini tepat berada didepan rumah pemilik Lee Corp, salah satu perusahaan terbesar di korea. Taemin membenarkan poninya gugup. Entahlah, ia hanya belum siap jika harus bertemu keluarga Minho, meski hanya ada Onew mungkin disana.

Ting Tong.. Ting Tong..

Key memencet bel berkali – kali, hingga akhirnya gerbang dibuka oleh security rumah yang – wow so big- ini. Berjalan melewati taman yang dihiasi berbagai bunga, terlihat sekali bunga ini dirawat dengan baik, Key terpana dengan keindahannya, matanya terhenti saat melihat tempat tersendiri yang dipenuhi mawar putih. Sangat cantik seperti hamparan salju ditengan musim semi. Tak sadar ia menarik senyum nya dan mendekati mawar itu, berjongkok dan menghirup aromanya. Ia tak sadar ada seseorang yang memperhatikannya.

“Ehem…”

Namja tampan bermata sabit. yeah.. Lee Onew, Siapa sangka ia kini sudah berada tepat didepan Key yang masih berjongkok dan mendongakkan kepalanya, tersenyum hambar. Onew yang hanya menggunakan celana panjang trainee dan kaos dalam polos berwarna hitam, kontras dengan kulit putihnya.

“Jangan dihirup seperti itu nanti aromanya hilang karenamu..” Onew mengibas – ngibaskan tangannya.

Sial! Key ingin sekali melempar namja gila ini dengan pot – pot yang bertebaran. Apa maksudnya huh? Tahan Key.. tahan.. kau harus mengendalikan emosimu dan bersikap elegan. Ia menarik nafas nya seraya berdiri.

Taemin masih berdiri dibelakangnya tak berani mengucapkan sepatah katapun saat ia melihat sosok yang ia yakini adalah Onew. Daripada mencari masalah lebih baik ia diam. pikirnya saat itu.

”Aku kesini untuk mengembalikan ini pada Minho..”

SRET

Ia menyerahkan tas sebuah paper bag berisikan jaket yang sudah di laundry sebelum ia kesini. Mata sabit itu meneliti dengan yang ia berikan.

”Ah Key…Taemin.. kalian sudah sampai, maaf aku baru saja selesai renang dibelakang..”

Woaaah..Kolam renang pribadi! Taemin sangat suka renang, ralat, main air tepatnya. Ia tidak begitu handal renang mungkin. Sejenak Taemin terpesona dengan namjachingunya. Minho hanya menggunakan handuk selutut dengan dada terekspos. Well ia memakai celana renang tentunya, namun saat mendengar pelayan bilang ada dua orang yang datang ia langsung melesat keluar. Tidak ingin ada perang dingin antara kakanya dengan Key.

”Ah ya.. Minho ini jaketmu… tertinggal dirumahku..”

”Ani.. itu jaket Onew hyu-”

Terlambat. Onew sudah berusaha melototkan matanya namun Minho dengan reflek yang cukup lambat sudah mengatakan yang sebenarnya. Key mengerutkan alisnya bingung, jadi yang mengantarnya Onew? atau bagaimana? lalu? tanda ini? dan.. ah.. ia tidak bisa berpikir dengan benar sekarang.

Onew mengigit bibir bawahnya menahan gugup dan bingung. Oke bagaimana jika mereka meminta penjelasan padanya? bagaimana jaket itu bisa dengan Key, bagaimana ia bisa menemukan Key bagaimana dan bagaimana. Ah.. jinjja.. mengingat kejadian semalam saja jantungnya berdegup, aneh atas dasar apa? Oke mungkin itu adalah kali pertama ia berciuman. Diulang, ber-ci-u-man. Ia merasa aliran darahnya menaiki kepalanya, ia pandang lagi wajah flawless key, sedikit melirik leher jenjang itu mengingat bagaimana ia… ah.. sudahlah Onew lupakan. Ia pasti lupa! yah! and everything gonna be ok!

SRET

“Ya ini jaketku.. terimakasih..”

Onew berlalu dan memilih masuk. Ani. menghindar lebih tepatnya. Ck~ ia tak mengerti bagaimana ini bisa terjadi dan bodohnya itu adalah kekasih adiknya sendiri. Dalam hatinya ia merasa bersalah pada Minho.

Key mengangkat bahunya tidak mengerti lalu menatap Minho meminta penjelasan. Minho menghela nafasnya pelan, lalu mendekati  Taemin yang semenjak tadi terdiam menatapnya, well dengan wajahnya semerah tomat Key yakin apa yang ada di pikiran Taemin sekarang.

Minho mendekat..dan mendekat hingga tidak ada jarak antara mereka. Lalu Chu~ Minho mencium sekilas bibir plum kekasihnya ini. Taemin terperanjat reflek mendorong dada Minho. Well dada minho yang masih basah dan rambutnya masih setengah basah.

Key mendesis kesal melihatnya, “YA! Minho jaga sikapmu.. jangan lupa sekarang aku yang menjadi kekasihmu” Desisnya pelan namun cukup terdengar.

Taemin menunduk malu menyembunyikan semburat merah di pipinya, hanya dibalas usapan lembut dikepalanya. Oke ini bukan pertama bagi mereka, hanya sebuah morning kiss.

”Ck.. aku hanya memberikan morning kiss.. lagipula Onew hyung sudah masuk ia tidak melihat kita..aku yakin ia sudah berada di ruang kerjanya sekarang..!”jawab Minho enteng.

“kau hyung.. Key hyung benar.. jangan gila! ck~” Menonjok pelan bahu Minho namun masih menunduk.

Kyeoptaaa >,< Tahukah kau Minho rasanya ingin menelanmu hidup – hidup.

”Arrassou… baiklah lebih baik kita masuk.. jadi kita mulai lagi eumh?”

Minho menarik pergelangan tangan Key seolah menggandengnya. Taemin tersentak menggigit bibir bawahnya, seharusnya dia.. dia yang digenggam bukan Key. Ani.. ini demi kebaikanmu Taemin.. gwenchana.. Taemin berusaha menenangkan pikirannya.

Minho yang menyadari perubahan ekspresi Taemin, memundurkan langkahnya lalu mendekati Taemin yang berjalan dibelakangnya “Aku merindukanmu baby~ tersenyumlah..” Minho berbisik pelan ditelinga Taemin.

Blush..

Hanya seperti itu saja sudah membuatnya malu. Ia kini tersenyum manis dan membuang pikiran anehnya tadi.Key menggelengkan kepalanya tidak percaya.

Masuklah mereka kedalam rumah yang lagi – lagi – wow so big – dipenuhi pajangan krystal dan lukisan – lukisan karya orang ternama. Key sangat tertarik dengan seni dan lukisan. Ia menatap takjub, selera Onew tidak buruk juga. pikirnya.

”duduklah.. aku ganti pakaian dulu, pelayan akan membawakan kalian minum..”

Minho berlalu kekamarnya. Tinggal dua namja cantik yang msih menganggumi rumah ini dengan mulut terbuka, oke berlebihan memang. Key menganggumi lukisan indah yang terpajang dan tepat disana ia melihat piano besar, berwarna putih. Dalam hatinya ia sangat ingin memainkannya, tanpa sadar ia melangkahkan kakinya dan kini ia sudah berada tepat didepan piano ini. Menyentuhnya dengan jemarinya, diatas piano itu ada sebuah figura kecil. Seoarang anak dengan seorang wanita. Anak yang berpipi chubby dan jika diteliti dari matanya yang sipit dipastikan ini bukan Minho. Ya tepat! itu adalah Onew ketika kecil bersama almarhum ibunya. Tersenyum sangat lebar, dan ibunya yang sangat cantik.

Key menyunggingkan senyumnya dan menyentuh frame itu, mengangkatnya.

“Apa yang kau lakukan..”

PRANG

Hancur berkeping – keping. Pecah… dan hening. Onew juga terkejut, tangannya terkepal marah.

Key yang tidak sengaja merasa sangat tidak enak,lalu segera berjongkok dan membereskan pecahan kacanya.

“Omo!! Hyung!” Taemin teriak tertahan, menghampiri Key yang masih merapikan pecahan kacanya.

”Sudahlah biar pelayan yang membersihkannya..” Jawab Onew dingin, ia marah? tentu saja tapi mungkin itu juga bukan sepenuhnya salahnya. Meskipun hanya sebuah Frame foto, tapi itu adalah foto kesayangannya. Foto yang selalu ia peluk ketika tertidur, ia keluar bermaksud ingin mengambilnya.

“Maaf…Aku akan membersihkannya..” suara Key agak bergetar, jujur saja ia merasa tidak enak, ia merasa seperti destroyer.

“Sudahlah…” Onew menarik lengan Key namun yang terjadi ia malah terpeleset dan tangannya tepat berada menekan kaca.

Nyes…

Darah itu mengalir dari telapak tangannya.

”Ah…” Key merintih saat merasa kaca itu menekan telapak tangannya dan mengeluarkan darah.

”Hyung! gwenchana?OMO! darah!” Taemin mulai panik.

SRET

Entah setan apa yang merasuki kepalanya, Onew mengangkat Key brydal style lalu membawanya.

Ia membawanya ke ruang kerjanya dan menutup pintunya. Key tak sempat berkata apa – apa karena memang tangannya sangat sakit saat ini. Ia hanya bisa meringis menahan sakit.

Taemin yang masih syok, masih berdiri di tempatnya, menyaksikan Key digendong dan dibawa pergi seperti pangeran yang menyelamatkan tuan puteri. Ck! Taemin! apa yang kau pikirkan. Tak lama kemudian Minho datang dengan tampang cemas.

”Omo! Taemin.. gwenchana? ada apa kenapa ini ? kemana Key?” Minho mengecek tubuh Taemin dan memeluknya.

Di Ruang kerja Onew..

”Ya! sakit.. pelan – pelan..” Key terus saja berteriak dan memukul bahu Onew dengan tangan kirinya yang baik – baik saja.

”Diamlah.. kau mau infeksi hah?” Onew dengan serius membersihkannya dengan alkohol lalu membalutnya dengan perban.

Tubuh mereka dekat, ani..terlalu dekat, hingga Key bisa merasakan aroma tubuh Onew. Tanpa sadar ia menatap Onew dari samping, mulai dari rambutnya dan turun kehidung mancungnya dan bibirnya. Ia baru menyadari… Tampan.

”Aku sudah bilang kan jangan banyak bergerak.. kau ini cengeng sekali.. bagaimana bisa Minho menyukaimu…”

Key masih terdiam tak menjawab, sesekali menggigit bibir bawahnya menahan perih.

“Nah sudah.. “

Onew menoleh, dan mendapati wajahnya sangat dekat dengan Key. Seperti waktu terhenti. Bahkan mereka bisa merasakan nafas masing – masing. Dekat…semakin dekat hingga tidak ada jarak yang memisahkan mereka. Kemudian bibir itu bertemu.

Key membeku saat bibir itu menyentuh bibirnya.. sangat lembut dan hangat. Tenaganya hilang bahkan untuk menggerakkan jarinya saja ia tidak bisa. seperti terhipnotis dengan sentuhan lembut itu di bibirnya. Merasa tidak ada perlawanan Onew meneruskan gerakan bibirnya mengecup bibir bawah Key, rasanya seperti ada kupu – kupu diperutnya. Bibir Key seperti candu baginya, ia juga tidak mengerti kenapa. Ia tidak tahu, yang ia tahu saat wajah cantik itu, mata kucing itu dan bibir itu.. berada didepannya ia tidak bisa mengontrol tubuhnya.

Saat tiba – tiba Onew mengeluarkan lidahnya berupaya meminta Key membuka mulutnya. Key tersadar lalu mendorong Onew sekuat tenaga.

PLAK

Key menampar Onew dengan sekuat tenaga yang ia miliki, wajahnya sangat merah. Merah karena marah atau ? entahlah.. Ia merasa harga dirinya diinjak. bagaimana bisa ia diam saja? pasti ada yang salah dengan tubuhnya! ya! ini gila… gila memang tapi kenapa terkesan ia menikmati ciuman tadi! Demi Tuhan Kim Key.. Otakmu sudah rusak.. Key mengumpat terus dalam hatinya dan berdiri bermaksud meninggalkan Onew yang masih memegang pipi kanannya.

“Ck~ wae? kau menikmatinya kan? Kenapa? tubuhmu tidak menolaknya.. reaksimu terlalu lamban..”

Nafas Key tercekat. benar! benar sekali.. ia memang tidak bisa menolaknya, anggap saja tadi ia kerasukan hantu.

”Kau.. apa maksudmu melakukannya? apa kau lupa aku ini kekasih adikmu!”

Dengan sisa tenaga yang ada, susah payah ia mengeluarkan suaranya. Onew mendekatinya, Key berdiri dan menghindar. Onew terus memajukan tubuhnya hingga posisi Key terpojok di dinding menguncinya dengan kedua lengannya.

“A-apa lagi yang ingin kau lakukan..jangan macam – macam… atau aku akan teriak..”

“Berteriaklah.. ruanganku kedap suara jika kau ingin tahu..” Onew tersenyum sinis lalu mendekati lagi wajahnya.

Key menutup matanya rapat – rapat dan menutup bibirnya. Antisipasi jika namja gila ini berani menciumnya lagi. Onew berbisik ”Putuskan saja Minho.. aku bisa memberikan apa yang kau inginkan.. berapa yang kau mau..sebut saja.. tapi kita bisa bermain – main dulu tentunya..”

PLAK

Kali ini Key sudah tidak tahan, sepenuh tenaganya ia mendorong Onew meski tidak sampai terpental lalu memberikan lagi tamparan yang cukup panas hingga membuat pipi kanan Onew tampak lebih merah dari sebelumnya.

Onew meringis, ”Kau tahu.. disini ada CCTV.. jika Minho melihat apa yang kita lakukan tadi..maka habislah kau.. pilihan ada ditanganmu.. atau kau tidak ingin mendapatkan apa – apa?”

”Brengsek! kau adalah namja paling ME-NYE-DIH-KAN di dunia ini. Dengar! aku tidak tertarik dengan tawaranmu! pantas saja kau selalu sendiri.. karena kau terlalu menyedihkan..?!!”

Onew mengeraskan rahangnya, tahu apa dia tentang hidupnya? Atas dasar apa ia berani mengatakan tentang dirinya?

Baru saja Onew ingin menarik pergelangan tangan Key, ”Hyung! Key.. gwenchana?” Minho mendatangi ruang kerja Onew setelah mencari kunci cadangan untuk membuka ruang kerja Onew. Ruang kerja otomatis yang hanya bisa dibuka oleh sidik jari Onew atau kunci khusus.

“Aku.. tidak apa – apa.. aku ingin pulang..Taemin ayo kita pulang..”

Taemin mengerjapkan matanya bingung, melihat Key yang seperti menahan tangis, nafasnya tidak beratiran dan ia tahu ada yang salah dengan hyungnya. Taemin membungkukkan tubuhnya dan memohon ijin pulang.

”Hyung..kami pulang.. maaf merepotkan…”

Key pergi menarik Taemin keluar dari ruangan terkutuk ini. Ia tidak sanggup lebih lama melihat wajah namja brengsek, sialan, ah semua kata kotor seperti nya tidak cukup untuk menggambarkannya. Beraninya ia menawarkannya uang! Dia pikir siapa dia? entah bagaimana jika Taemin yang menjadi dirinya. Tidak..tidak.. itu tidak boleh terjadi, Taemin tidak boleh menderita dan tersakiti dengan kata – katanya.

”Key..Taemin.. aku antarkan kalian..” Minho setengah berteriak.

Tidak dengar. Key terus melangkahkan kakinya dan menarik Taemin yang menoleh menatap Minho dengan tatapan bingung.

”Hyung! kita bicarakan ini nanti.. aku mengantar mereka dulu.. kuharap kau menemukan alasan yang bagus..”

BLAM

Shit! Onew terduduk di sofa meremas rambut brunette nya. Menutup wajah nya dengan kedua telapak tangannya, menunduk pasrah. Jika ditanya mengapa maka jawabannya tidak tahu! jika ditanya bagaimana maka jawabannya tetap sama, tidak tahu! Arghh..

Onew memegang lagi bibir nya, masih terasa sentuhan bibir cherry Key. Manis… Oke ini gila. Kau mencium kekasih adikmu sendiri dan kau sekarang membayangkannya lagi. Apa yang salah denganmu Onew?! Ia terus merutuki dirinya sendiri. Ia menolak hatinya..menolak jika benar ini yang dinamakan cinta. Wait! Cinta? Cinta adalah omong kosong bagi seorang Lee Onew. Ini pasti hanya nafsu sesaat.. ya hanya perasaan ingin menyentuh dan sebagainya. Come on.. Key sangat cantik dengan mata kucingnya yang tajam, pipi tirusnya bahkan bibirnya yang ..menggairahkan. Argh… apa lagi yang kau pikirkan Onew!

Onew beranjak dan memutuskan untuk pergi ke kamarnya.

=====***=====

Key meratapi tangan kanannya yang terluka, ia tidak bisa melakukan apa – apa, setelah kejadian tempo hari ia seperti menjadi zombie dirumah. Ia absen mengajar dan sebagainya. Ini sudah lima hari berlalu, dan ia masih terdiam di rumah, nothing to do.

Rasanya sangat membosankan, ia memutuskan untuk keluar mencari angin segar. Ia teringat panti asuhan itu, yah tempatnya menghabiskan waktu bosannya. Konyol mungkin, meski Key seorang yang terlihat dingin dan galak, tetapi hatinya sangat lembut. Ia suka mendatangi panti asuhan, panti Shining Sun

Panti asuhan ini dinamakan Shining Sun  karena berharap anak – anak disini meskipun tidak memiliki orang tua, mereka tetap ceria dan hangat seperti matahari. Anak matahari? konyol tapi memiliki arti yang mendalam. Nyatanya anak – anak disini memang selalu ceria, seperti sinar matahari yang hangat. Senyum mereka yang tulus membuat siapa saja yang melihatnya merasa bahagia. Karena senyum mereka, anak tidak berdosa yang kurang beruntung adalah senyum yang paling tulus.

“Umma~!! Key umma dataaaaang!!”

“Kyaaa..kya..”

“Ayo kita gambar umma~!”

Riuh anak – anak menyambut kedatangan Key. Oke mungkin terdengar aneh, kenapa anak – anak itu memanggilnya umma? Karena bagi mereka Key sudah seperti umma mereka. Berkali – kali Key meminta mereka memanggilnya appa.. setidaknya memanggilnya oppa atau hyung bisa kan? Jika mereka ditanya, mereka hanya menjawab mereka sudah memiliki appa. jadi tidak perlu dua appa. Ck~! Key tidak habis pikir.. siapa appa itu ia juga tidak tahu sampai sekarang. Bahkan ia menanyakannya dengan ahjumma pengurus panti asuhan, hanya dijawab seadanya ”ia salah satu orang yang suka mengunjungi anak – anak disini Key sshi”.

Apa susahnya menyebutkan nama?

”Kyaaa… Onew appa……..”

DEG

Kupingnya tidak salah dengar kan? Key membalikkan tubuhnya dan Binggo!

Namja itu..namja paling brengsek dan paling ia tidak ingin lihat wajahnya. Ia bahkan melupakan rencana awalnya untuk memberinya pelajaran.

“Key umma~! ini adalah Onew appa..”

Hening

Keduanya saling melemparkan pandangan aneh. Apa dunia sesempit ini ya Tuhan?? Kenapa….. Key tak habis pikir. Bagaimana bisa?? Onew mengacuhkan Key, lalu berlalu melewatinya yang masih menatapnya tidak percaya, baru saja ia igin pergi, namun ada tangan kecil yang menariknya.

“Key umma.. macuuk..”  *___*

Dengan mata berbinar – binar. Demi Tuhan Key! mana bisa kau menolaknya. Key melenguh pasrah dan menggendong anak kecil itu masuk kedalam. Welcome Hell Kim Key…

Namun apa yang ia lihat bertolak belakang dengan pikirannya. Namja gila itu..namja yang selalu membuat darahnya naik, sedang tersenyum dengan sangat lebar. Tidak.. bukan senyum yang dipaksakan.. ia baru melihat senyum tulusnya. Bukan.. ini pasti bukan Onew.. ini pasti kembarannya.. atau..ah..Kau gila Key!

Onew datang membawa banyak bingkisan, dan membagi – bagikannya. Ia membagikan kue dan permen. Anak – anak sangat senang dan berteriak heboh takut tidak kebagian. Key terpaksa maju dan menenangkan anak – anak. Menyuruhnya berbaris. Keduanya masih tidak menegur, hanya menenangkan anak – anak yang sangat ribut meneriakkan Onew appa~~ Key umma~

Mendengarnya pipi Key merona merah. Kenapa? Entahlaah!!!! ini sangat..memalukan..err..

”Seharusnya kau tidak memberikan permen, kau membuat gigi mereka semakin bolong..”

Key memberanikan bicara masih membagikan permen dan cookies lainnya tanpa menoleh sedikitpun.

Onew melirik dan mendesis kecil, memilih tidak berkata apa – apa, lalu ia melirik perban tangan kanan Key. Perban itu sudah agak kotor, dan what?! itu sepertinya masih sama dengan perban yang kemarin ia pakaikan.. bagaimana bisa?

Onew membagikan permen dengan cepat hingga habis.

“Ya.. anak – anak appa yang cantik dan tampan.. makanlah dengan tenang ya.. bagaimana rasanya? enak tidak?”

Key mengerucutkan bibirnya mengoceh pelan tidak jelas.. “Sok manis..” desisnya.

Tiba – tiba Onew mendekati key dan berbisik “Sebaiknya kau memberi contoh yang baik didepan anak – anakku..” Menepuk pelan pipi Key.

Hah?! Jantung Key seperti ingin melompat, meski hanya sebentar, tapi pipi Onew sangat dekat dengannya dan nafasnya yang membuatnya merinding. Wake up Key!

“Kyaa.. Onew appa mencium Key umma…”

“Kyaaa……”

Wajah Key semakin memerah, ini memalukan. Ahjumma panti dan beberapa pelayan hanya tersenyum melihat kericuhan ini.

“Ani.. anak – anak.. itu tadi ada serangga di kepala Key umma.. jadi Onew Appa menyingkirkannya.. arrasoo?!” Tersenyum lebar memperlihatkan dua gigi kelincinya.

Wajah Key semakin memerah mendengar Onew berkata ’Key Umma’ Ige mwoya…… hah.

Akhirnya Key beranjak menahan malunya, lebih baik ia mengalihkannya ke kegiatan lain. Piano. Ya ia menghampiri piano yang cukup tua itu, membuka penutupnya, mendudukkan dirinya. Perlahan menekan tuts piano satu persatu mengecek suaranya.

Ia menarik nafasnya, memejamkan matanya. Berdoa semoga tangan kanannya sudah bisa memainkan piano.

Ting..ting…

Ia mulai menekan tuts meski saat menggerakkan tangan kanannya ia menggigit bibir bawahnya menahan nyeri yang menjalar.

Onew melihatnya, wajah Key menahan sakit namun meneruskan bermain piano. Semua anak kini bernyanyi bersama mengikuti irama musik piano Key.

Twinkle.. twinkle…..little star..

 

Key tersenyum menyembunyikan sakitnya dan ikut bernyanyi dengan anak – anak. Lalu tiba – tiba permainannya terhenti. Perih… Tangan Key sangat perih ia tidak bisa melanjutkan lagi permainannya, anak – anak berteriak kecewa.

SRET

Onew duduk disamping Key, membuatnya terkejut.

“Diamlah..dan lihat permainanku…”

Onew memainkan jemarinya… menghasilkan suara indah.. kini ia bernyanyi..

 

Can’t stop these flowing tears..

jigyeobdeon sarang ieojyo..

ijeya gyeou kkeuchi naneyo..

neomu oraen shiganeul naman bara boatdeon..

geudae sarange jigyeowo jyeoneunde..

Key menatap namja disampingnya ini tidak percaya. Lagu ini… ia sangat menyukainya. Ini adalah lagu yang selalu ia dengar setiap malam. Bagaimana bisa?

Suasana berubah hening seolah terbawa dengan permainan piano Onew dan suaranya. Suaranya sangat soft..dan menyakitkan.

Tes..Tes

Key meneteskan air matanya, bukan..bukan hanya karena lagu ini yang memang sangat sedih. Tapi suara Onew dan iringan piano ini.. membuat hatinya sakit. Air matanya mengalir begitu saja. Onew menoleh melihat Key terisak kecil menahan air matanya.

naega doraolsu eobnayo

dashi geudae gyeote sumswilsu itge

pigonhan sarangilado

milyeonhan sarangilado

geudaeman itdamyeon

geureongeon amu sanggwan eobseoyo..

 

 

Ting..ting..

SRET

Onew membawa Key pergi, dan hanya tersisa teriakan anak – anak kecil bersorak sorai.

“Lepaskan.. ahh.. *hiks* apa yang kau lakukan..”

GREP

”Duduk dan diam..!”Onew membawa Key kedalam sebuah ruangan.

 Key kaget dengan nada suara Onew, ia hanya menunduk pasrah masih terbawa dengan lantunan lagu tadi. Mengingatkannya dengan mendiang ayahnya yang memainkan lagu ini sebelum ia terlelap.

Tak lama Onew datang dengan kotak P3K ditangannya. Menarik tangan Key, meski ia tarik lagi menolaknya. ”Aku hanya ingin mengganti perbanmu..diamlah..”

Key menggigit bibir bawahnya menahan nyeri.

“Bodoh.. kenapa tidak diganti?! bagaimana luka nya mau kering..ck~ ternyata kau tidak sepintar yang terlihat…”

“Hiks..Hiks..appa..hiks…”

Appa? Onew mendengar gumaman Key, dan berusaha mengabaikannya, serius membersihkan (lagi) luka tangan Key, dan mengganti perbannya. Sangat telaten, namun isakan Key malah semakin menjadi.

Argh.. anak ini kenapa sebenarnya?!

GREP

Onew menarik tubuh Key kedalam pelukannya, mengusap punggungnya. Onew tidak mengerti mengapa ia melakukan ini, hanya saja isakkan dan air mata Key mengganggunya. Menganggu hatinya….

“Sshh… “

Key tidak melawan, ia membutuhkannya, ia membutuhkan pelukan hangat, seperti pelukan ayahnya.

“Huks..appa..huks…” mengeratkan pelukannya membuat Onew sedikit terlonjak kaget. Tubuh kurus itu memeluk Onew sangat erat. Jantungnya berpacu sangat cepat, ia takut Key mendengarnya. Ini akan sangat memalukan kan! Tidak! aniyo~~~

GREP

Onew mendorong tubuh Key dan memegang bahunya. Mengusap air mata yang mengalir di pipinya dengan kedua ibu jarinya.

“Diamlah… maafkan aku..” ucap Onew tulus.

Key menggeleng pelan masih terisak kecil.

“Sudah.. sekarang kau pulang.. aku antarkan.. ”

”Tidak.. Minho akan menjemputku..”

DEG

DEG

Onew! apa kau lupa? ia calon adik iparmu.. adik I-P-A-R. Seperti diruntuhi batu besar, Onew tersadar, sosok didepannya ini, sosok yang baru saja memeluknya dan membuat jantungnya berdetak cepat, adalah kekasih adiknya.

”Baiklah.. masalah kemarin aku meminta maaf.. aku berlebihan, dan lukamu itu jangan di diamkan.. sebenarnya apa yang ada di otakmu hah?” Onew berkata dengan nada yang ketus.

What?!

Kenapa namja ini sangat gila?? sedetik ia sangat lembut dan baik namun sedetik kemudian ia menjadi seseorang yang sangat menyebalkan.Atau dia berkepribadian ganda?err..

”KAU PIKIR AKU SENANG? INI SANGAT SAKIT BAHKAN AKU TIDAK BERANI MEMBUKA NYA! DAN AKU TAKUT! AKU TAKUT KERUMAH SAKIT..LAGIPULA INI GARA – GARA SIAPA? KAU?! GARA – GARA KAU AKU JADI TIDAK BISA MENGAJAR PIANO, TIDAK BISA MENGGAMBAR, TIDAK BISA MELUKIS DAN SEMUANYA!”

Hosh..hosh.. sekali tarikan nafas ia mengeluarkan semuanya, ia lelah dan sangat ingin meledak, dengan wajahnya yang memerah dan sedikit terisak. Nafasnya memburu.

”AKU TIDAK PEDU- HMMFFTT

Onew membungkam bibir itu dengan bibirnya. Suara Key terlalu besar bisa menimbulkan perhatian, apakah ia tidak sadar sedang berada dimana? Hanya ini yang terpikir oleh Onew agar membuatnya berhenti berteriak dan yah.. mungkin memang ia ingin melakukannya. Semakin Key meluapkan kemarahannya, semakin ia ingin menciumnya..menyentuhnya. Gila? bahkan Onew pun tidak mengerti.

”Hmmf…lepas..hmmftt” Key terus berontak memukul bahu Onew sekuat tenaganya. Namun ciuman Onew terlalu… ah..kakinya lemas. Kenapa seperti ini? Ia tidak pernah merasakan ini sebelumnya.. dengan Jinwoon? beberapa kali berciuman, namun kali ini rasanya berbeda. Rasanya saat ini .. indah dan.. sakit.

Onew melepaskan tautan bibir mereka. ”Diamlah.. sudah kubilang beri contoh yang baik pada anak – anakku”.Onew menahan tangan Key yang memberontak.

PLAK

Oke tamparan untuk ketiga kalinya? Onew meringis pelan memegang pipi kanannya.Lalu Key pergi, ia berlari dengan air mata di pipinya. Punggung sempit itu menghilang dari pandangannya.

=======****======

Tring~

Email masuk di notebook Key. Ia beranjak dari kasur dan melihat nya. Ah teman dunia maya.. sudah lama ia tidak membuka email. Lalu ia meutuskan untuk Online Skype.

Tring~!

”Hey Key! whats up? kemana saja ?”

“Jonghyun hyung~! im fine~! how about you?”

“Ck~ Aku sudah di Korea sejak setahun yang lalu.. aku merindukanmu.. sebaiknya kita bertemu!”

”Hm.. Not bad.. where?”

”Restoran itali.. depan departemen store Handam nanti malam eotte?”

“Okay..i’ll be there.. ^^”

“Okay..aku ada pekerjaan.. sampai jumpa besok.. don.t be late okay! oh ya pukul 7.00 malam tepat “

“Yes sir~!”

KLIK

Terputus. Chatting dengan teman lama. Teman yang dulu sempat menemaninya curhat semasa kuliah. Kim Jonghyun.

.

.

.

Pluk

”Auw.. Onew!!”

”Kenapa wajahmu tegang sekali Jjong?”

Mendesis kesal, Jjong tidak habis pikir kenapa ia betah menjadi teman Onew hingga saat ini. Jika dipikir – pikir Onew memang orang yang menyebalkan, well meski diakuinya ia adalah sahabat yang baik, ani sangat baik. Mengajaknya bekerja di perusahaannya sebagai asistennya. Jonghyun kuliah jurusan desain grafis, sedangkan Onew kuliah jurusan Bisnis. Kini mereka menjalankan perusahaan advertising. Sangat pas bukan? Onew menjalankan trik marketing, yaitu perluasan bisnis sedangkan Jonghyun yang merancang design dan membuat proposal. Tidak ada yang bisa mengalahkan kekompakan mereka.

”Onew.. aku harus bicara serius..”

Mendudukkan posisi duduknya didepan Onew dengan tatapan serius. Onew hanya menaikkan dagunya seperti berkata ‘bicaralah’.

“Aku harus resign..”

Ia mengeluarkan surat resign, Onew terdiam melihat surat itu lalu menatap Jonghyun tidak percaya.

SRET  SRET

Hancur. Onew merobeknya. “Tidak diterima.. kau tidak bisa resign..”

“Onew..?!”

“Kim Jonghyun..?!”

Menggebrak meja kerja nya hingga membuat sahabatnya ini terkejut.

”Onew.. aku ingin meneruskan S2 ku di London.. aku mendapat beasiswa..”

Onew tertunduk lemas, bagaimana bisa sahabatnya ini meninggalkannya. Meninggalkan perusahaan yang susah payah ia bangun.

”Jjong.. please..”

”Onew…aku mohon mengertilah.. kau tahu kan impianku adalah mengejar gelar master dengan beasiswa? dan kini kesempatan itu terbuka lebar.. “

“Lalu apa artinya perusahaan ini Jjong?” Onew mengepal tangannya.

“Aku sudah menyiapkan seseorang sebagai penggantiku… setidaknya sampai aku kembali mungkin? ia ku rekomendasikan langsung padamu, dan jangan remehkan kemampuanku..”

Onew membuka kacamata bacanya, “seseorang? wow! great! kau benar – benar merencanakannya Jjong..”

“Sudahlah.. aku pasti kembali okay? besok aku atur pertemuan kalian.. dia adalah sahabat dunia mayaku.. dan kuberitahu jangan sampai jatuh cinta padanya, dia sangat cantik..”

”Kau~!”

”Hahahaha. ne~ne~ yasudah sekarang sudah waktunya kita pulang kantor”

=====***=====

Tuk..Tuk..

Key mengetuk meja dengan jarinya, bosan.. well ia mungkin memang terlalu excited. Tiba – tiba saja Jonghyun ingin bertemu lagi dengannya, menawarkan pekerjaan! wow! Siapa yang tidak tertarik.. Ini kesempatan emas, Jonghyun adalah lulusan Harvard, sudah pasti perusahaan yang ia tawarkan bukan perusahaan biasa.

”Key!”

”Jonghyun hyung~!”

GREP

Berpelukan seperti belum bertemu beberapa tahun padahal baru kemarin ia bertemu di restoran yang sama.

Masuklah sosok yang sangat ia kenal … Lee Onew.

”KAU!”

Keduanya berteriak bersamaan menunjuk satu sama lain. Pundak key melemas, firasat buruk.

“Kalian sudah saling mengenal?wah ternyata mitos dunia sempit itu benar..?!”

”Lebih baik kita duduk dan memesan makanan.. aku lapar” potong Onew dingin.

Kini mereka duduk berhadapan, Key mengalihkan matanya dari pandangan intens Onew, memilih melihat Jonghyun dan mengajaknya bicara. Mengabaikan Onew yang semenjak tadi memandangnya. Tidak sengaja pandangan mereka bertemu lagi. dan CRAP~

Seperti terkunci satu sama lain, sampai akhirnya Onew yang mengalihkan pandangannya, beralih memanggil pelayan dan memesan makanan.

“Ehem.. Okay.. jika kalian sudah saling mengenal maka ini kabar baik! Onew.. ini Key.. oh well pasti kalian sudah tau.. nah Key ini adalah lulusan terbaik universitas Seoul…jurusan ekonomi.. “

Key hanya tersenyum hambar, mengibaskan tangannya.

Cantik.. Key mengenakan kaus V-neck berwarna peach dibalut cardigant baby blue. Memperlihatkan collarbone dan lehernya yang jenjang.

GLEK

Onew! apa yang kau pikirkan.. Think properly~! gosh! Onew merutuki pikirannya yang diam – diam mengagumi kecantikan Key. Sedangkan Key bersikap dingin seperti biasa, ia tidak ingin terlibat banyak percakapan dengan Onew. Membuat darahnya mudah naik. Mengingat kejadian terakhir saat Onew menciumnya, eerr.. tiba – tiba saja wajahnya memerah mengingat itu.

Jonghyun bicara panjang lebar mengenai pendidikan Key, pendidikan Onew dan msalah perusahaan. Sesekali Onew dan Key mencuri pandang. Jonghyun tertawa kecil saat memergoki keduanya, menurut instingnya pasti ada sesuatu diantara mereka.

“Jadi bagaimana Key? kau bersedia menggantikanku sementara? please…?*__*”

Key berpikir sejenak, bisa – bisa harinya menjadi neraka jika harus bekerja dengan namja gila dan seenaknya, Lee Onew. Di sisi lain ia membutuhkan pekerjaan, karena ia sulit memainkan piano, ia tidak bisa mengajar. Ia juga belum bisa melamar pekerjaan ke perusahaan, sejujurnya Ijazahnya masih ditahan karena uang kuliahnya belum lunas.

”Baiklah…”

Tanpa sadar onew menyunggingkan senyumnya. Entah apa yang ada di pikirannya saat ini.

”Tapi seperti yang kubilang ijazah ku masih belum ditebus..”

”Never mind.. bos kita akan menebusnya.. “ Menyenggol bahu Onew yang tengah asik makan dengan bahunya.

“Okay… ^^”

Dia tersenyum! ergh.. Key merasakan firasat buruk.. ini mengerikan. Tuhan..kenapa hidupku seperti ini..batinnya.

A new life..

A new love..

Will start.. now..

 .

.

.

TBC

Panjang kan? aneh yah? hehe .__.v

Dan neraka dimulai? ahahahaha XDD Key diapain hayoooo~? O_O aku pun tak tahu~ *plak*

2min cameo woi cameooo..jangan tanya gue mana kemana dan gimana~ *ngesot

ga tau berapa part tergantung waktu dan mood.. di pikiran sih ga mau panjang2 banget.. maksimal 5 part hehe ^^ tapi karena saya udah mau KRS besok, jeng jeng! skripsyong dimulai..so don’t force me ya~ ^^

well thanks a lot yang appreciate my fanfic yang abal n aneh ini =_=’’ oke~ bubye next part ^^ I love your comment and like <33

236 thoughts on “[Onkey] Love’s Way – PART 2

  1. Gemes sama authornya dehh wkwkwkwk authornya bikin readers penasaran dan itu salah satu daya tarik tersendiri agar readers semangat bacanya.. Aarrrgh, kapan coba Kibum ngomong yang sebenernya ke Jinki. DAEBAK >o<

  2. . Ya ampun , Onew selalu nyosor dluan tanpa sadar ya klo udah berdua doang ma Key …😀

    . Pesana Kim Key benar2 hebat ,,,
    . Tpi nanti klo Onew tau Key bukan pacar nya Minho gmna tuh ?

    . Seru bgt ,,, di mulai ini kehidupan ‘neraka’ bgi Key …. :v

  3. Ini sihh onew aja yg gk bisa nahan buat nyium key.. maen nyosor mele…
    Penasaran entar gimana pas onew tau kalo key bukan pacar minho…
    Dunia sempit.. onkey ketemuan mulu.. jodoh mah gitu, gk bakal kemana xD

  4. Lee Onew,Kim Key!! kalian yah,tau tidak benci sama cinta itu tipis banget bedanya,huhuu
    tapi seru,baca’y juga makin.semangat,semakin mereka bertrngkar adu mulut,semakin aku menyukai mereka,hahah
    karna meski mereka bertengkar,aku semakin melihat cinta itu semakin tumbuh,kyaaa!!!
    apalagi d chap selanjutnya Key sudah bekerja d kantor Onew,yang mau tak mau mereka bertemu hampir setiap hari,dan itu berarti eiyyyyyyyyyyyyy…….penasaran ah selanjutnya,kkkkk
    buat author,love u eum,hiii
    *kedipkedip
    ^^

  5. Hihihihiiii….. senyum2 gaje bacanya!!
    Si onew dapet kisseu key tapi juga dapat tamparannya key!! Haha…. mana ampe 3 kali lagi!! Keke…
    nah loh, dia senyum gtu si key nerima kerjaan ntuh!! Kamu mikir apa nyunyu!!? Kkkkk

  6. Wahahha key umma and onew appa, soo cute ^^ suka bnget adegan yg pas di asrama itu berasa suami istri lagi maen sama anak2nya yg bejibun dan unyuu unyuu❤❤
    Akhirnya sekarang kibum bakalan kerja di perusahaan onew, seneng deh jadi tambah intens ketemuannya mereka berdua wkwkkk

  7. Berarti ni ff udah berumur 3 taun ya..
    Dulu ff onkey masih bertebaran di taun 2012..
    Ga kaya sekarang huhu ㅠㅠ

  8. Eaaaaa kayaknya onkey takdir bgt yaa dimana2 selalu kebetulan…ckckck . Sekarang 1 kantor pula…makin akrab dehhh….cuit xuittt :3

  9. Huaaaaaaa…..TT
    aku sediiiiiihhh…teramat sediiiihhh…makin kesini ff kenapa jadi bikin candu buat akuu…

    Suka sama alur ceritanya,menarik.
    Ringan,mudah dipahami,gak belat-belit,seru pastinya…:D

    cepet jadian doooonkkk,gak kuat,greget…euuuuhhh!!!!
    Status Mbum yg pacar Minho cepet diBongkar/? Dooonkkk…gemes pan..

    Sip! Ff ini berhasil mengalihkan perhatianku dari cartoon *eh
    i love it!

  10. ckck… kiss2an mulu huwaaa… onew niat amat mah… ampe kapan nih minkey bo0ng, jujur donk… bertengkar mulu tapi asek mah… hem, kirain tadi jong suka ma key, eh, ternyata cuman sebatas teman… next

  11. gyaaahhh…kak yua…kau bikin daku jumpalitan gegara gemes sama kelakuan jinkibum….
    dan apaan tuh onyu mah mainnya nyosor mulu,yah meskipun marah2 tapi hati mah degdegser hihi
    lanjut baca lagi ah….

  12. Huwahaha… Ini nmanya neraka surga mah… Jinki nyosor mulu kan Bum nya jadi serasa dilecehkan…
    berantem mulu kaya Tom n Jerry… Tpi kalo gk bertengkar gak seru…. Onkey manis…

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s