[OnKey] Love Between the Dark Part 4 of 5


Foreword : Annyeong,

ini ff terakhir sebelum hiatus selama 3 Minggu karena saya ada UAS. Doain sukses ya? supaya bisa naik ke kelas akhir dan segera kuliah.

Ini ceritanya tidak sesuai rencana, ya sudahlah tidak apa-apa. Part ini terinspirasi dari film anime yang aku tonton yaitu Guilty Crown. Part akhirnya doank. Ini dua part terakhir.

cek it out

By : Riataemints

Genre : Fantasy, Action.

PART 1, PART 2, PART 3

NO SR, NO BASHING, NO COMMENT NO NEXT

Di kediaman keluarga Lee, seorang namja cantik yang tadi mengerang kesakitan. Perlahan dia membuka matanya, lalu ia mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan. Dia mengerutkan keningnya, merasa bingung dengan keadaan kamarnya.

“Ini bukan kamarku,” gumamnya.

Namja cantik itu berdiri berniat untuk keluar kamar, tapi dia terkejut ketika melihat seseorang yang terbaring di kasur yang tak lain adalah dirinya sendiri.

“Kenapa aku bisa……” katanya heran sambil menunjuk tubuhnya yang tengah tertidur lelap.

Cklekk

Pintu terbuka, seorang namja cantik paruh baya tengah masuk ke kamar itu. Matanya agak sedikit memerah karena dia baru saja menangis. Dia duduk di sebelah ranjang dimana ada namja cantik yang tengah terbaring disana.

“Key,,,” panggilnya.

Namja cantik yang berdiri tidak jauh dari ranjang tersebut menoleh. Melihat orang yang tadi memanggilnya.

“Ne, umma…” sahutnya berusaha untuk meraih ummanya. Namun, tidak bisa. Dia coba berkali-kali hasilnya sama saja. Dia malah menembus tubuh ummanya sendiri.

“Key, bertahanlah demi kami semua kumohon… betahanlah sampai Jinki dan hyungmu kembali,” isak namja cantik yang duduk di samping ranjang.

Key, namja cantik yang berdiri di samping namja paruh baya itu, atau lebih tepatnya roh Key yang kini ada di sebelahnya kini mengerutkan keningnya bingung. Sebenarnya apa yang tengah terjadi dan kenapa ia bisa berada di rumah keluarga Lee yang merupakan teman dari Jonghyun-hyung?

“Gwenchana, semua akan baik-baik saja,” tiba-tiba wajah jinki serta ucapannya muncul di benaknya.

Jinki, apa kau baik-baik saja? Apa kau bisa mendapatkan kalungku kembali? Pikir Key sambil memandang rumah neneknya Heechul yang ada tepat di seberang rumah keluarga Lee.

“Aku harus kesana dan menolongnya aku tidak mau merepotkan Jinki lagi,”gumam Key. Tiba-tiba saja sebuah cahaya muncul di depannya lalu ia menghilang dibalik cahaya tersebut.

^^v

Sementara itu, di tempat Jonghyun berada. Dia terjatuh di tengah-tengah para zombie yang semakin banyak. Walaupun peluru pistol yang ia pegang tidak akan bisa habis, tapi tenanganya pasti akan habis. Biar bagaimanapun, dia tetaplah seorang manusia biasa yang pasti akan lelah. Jika tenaganya habis.

Namja tampan itu memejamkan matanya, seakan ia sudah pasrah pada apa yang akan menimpanya setelah ini. Semakin dekat, para zombie semakin mendekat ke arahnya dari berbagai tempat. Ketika para zombie akan menyentuhnya.

DOR

DOR

DOR

Suara tembakan telah mengalihkan perhatian zombie yang akan memakan Jonghyun. Awalnya dia bingung, siapa yang telah menolongnya? Sementara itu Heechul tersenyum melihat siapa yang datang.

“Wah wah wah, tidak aku sangka ternyata si bungsu dari keluarga Lee bisa datang kemari, memang kau mau apa? Menolong Hyungmu? Benarkan Lee Taemin?” Heechul menatap tajam ke arah namja cantik yang datang bersama dengan sang namja tampan dengan postur tubuh lebih tinggi darinya.

“Nenek, tolong hentikan semua ini, kami akan menolongmu,” sahut Taemin memohon pada Heechul.

“Tidak akan aku hentikan apa yang telah aku mulai, Key adalah satu-satunya harapan kalian, benarkan?” timpal Heechul mulai menyimpan pedangnya. Dan ajaibnya, semua zombie yang tadi mengerumuni Jonghyun menghilang begitu saja.

Minho mencoba untuk mengobati Jonghyun sedangkan Taemin kini menatap Heechul tajam. Selama di obati, Jonghyun juga menatap neneknya bingung.

“Jadi itu sebabnya kau mencoba membuat Key-hyung tidak sadarkan diri?” tanya Taemin mencoba menerawang, dimana keadaan Key yang kini terbaring di ranjangnya.

“Selain itu, sejak dulu aku mencoba untuk membunuhnya, tapi tetap saja tidak bisa. Untung, ayahnya yang bodoh itu membuat kalung untuknya yang bisa mengendalikan kekuatan Key yang begitu besar. Dan kekuatannya terserap dalam kalung itu,” jelas Heechul dengan santainya.

“Tapi, yang bisa mengeluarkan kekuatan terpendam Key adalah kakakmu, Lee Jinki. Maka dari itu, aku berusaha untuk memisahkan mereka dengan menyeret keluarga Lee ke Daegu, dan melindungi sang ratu zombie,” lanjutnya.

Jonghyun meringis pelan saat Minho menyentuh lukanya. Namun, pandangannya tidak beralih sedikitpun dari sang nenek.

“Cih, lalu kenapa kau membukakan pintu untuk kami tadi?” tanya Jonghyun.

“Aku masih mempunyai sedikit hati manusia dan ingin cucuku selamat, tapi disisi lain, aku tidak yakin kalau Jinki bisa kembali dalam keadaan hidup-hidup, karena sang ratu zombie ada disana,” sahut Heechul dengan santainya.

Taemin menunduk, matanya terpejam. Ia mencoba untuk melihat masa depan. Namun, tetap tidak bisa karena ia masih memikirkan keselamatan Hyungnya. Tiba-tiba dia jatuh terduduk dengan air mata yang mulai mengalir dari mata teduhnya.

Minho yang selesai mengobati Jonghyun segera menghampiri namja cantiknya. Dia peluk dan membisikkan kata-kata penenang untuknya. Jonghyun yang melihatnya mulai mengepalkan tangannya, mengisayaratkan kalau sebenarnya ia tengah marah saat ini. Selain itu rahanganya juga menutup rapat, matanya memandang tajam Heechul yang hanya duduk santai sambil menyesap teh hijaunya.

“Jadi, apakah kalian siap untuk melawanku lagi?” tanyanya membalas tatapan tajam Jonghyun dengan santai.

Taemin menghapus air matanya, lalu mengambil pistol yang tergeletak di sebelah kakinya. Begitu juga dengan Minho.

“Kami siap!” ujar Jonghyun, Taemin, dan Minho secara bersamaan.

Heechul menyeringai dan mengeluarkan pedangnya lagi. Lalu ia ayunkan dan keluarlah para zombie dengan berbagai accecoris (?). JongTaeHo bersiap untuk melawannya. Dan

DOR

Mereka menembak para zombie dengan brutal. Namun, pandangan Taemin tidak pernah lepas dari Heechul. Dia terus berfikir, bagaimana cara mengalahkan Heechul dan ia bisa menyelamatkan Jinki?

^^v

Sambil menunggu Taemin berfikir, mari kita lihat bagaimana keadaan Jinki saat ini?

Jinki menatap datar ratu zombie yang berjalan ke arahnya. Walaupun sang ratu sangat cantik tetap saja ia tidak tertarik sama sekali. Di genggamnya erat kalung Key. Seolah tidak ingin kalung itu jatuh ke tangan sang ratu.

“Ternyata putra sulung keluarga Lee sangat tampan, maukah kau memimpin kerajaan ini denganku?” tanya sang ratu zombie membelai pipi chubby Jinki.

“Mianhe, aku tidak bisa menjadi pendampingmu, karena aku telah menemukan orang yang telah ditakdirkan untukku,” sahut Jinki datar.

“Siapa orang itu? Apakah orang itu adalah sang pemilik kalung yang ada digenggamanku?” Jessica sang ratu zombie menyeringai. Diperlihatkannya kalung yang berliannya berwarna merah muda.

“Kau, kembalikan kalung itu,” Jinki mulai geram. Tatapan dinginnya berubah menjadi tatapan tajam setajam silet.

Jessica mengembalikan kalung itu di kotaknya. Dan mulai melepas sarung tangannya. Benar sekali, sang ratu tidak bisa menggunakan kekuatan Key yang tersimpan di dalam kalung tersebut.

“Hahaha, ckckck, ternyata kau mencintai namja cantik itu? Apa yang kau suka darinya? Aku lebih cantik darinya, lebih berkuasa darinya,” Jessica mulai membandingkan dirinya dengan Key.

“Karena Key punya perasaan, dia punya hati, cinta, dan rasa sayang pada semuanya karena itulah dia menjadi kuat,” Jinki membela Key.

Sang ratu zombie itu terdiam. Namun, tak berapa lama, dia mulai tertawa bak setan yang akan mengamuk.

“Kau telah menyakitiku, Jinki, sekarang kau harus merasakan rasa sakit yang aku rasakan, Hyaaah,” Jessica mulai serangannya dengan mengeluarkan kukunya yang tajam.

Jinki berhasil menghindari serangan Jessica dengan mudahnya. Namun, sang ratu tidak menyerah. Dia memanggil pasukannya. Si zombie dengan kekuatan besar. zombie yang bisa mengendalikan robot.

Selain memanggil zombie tersebut, dia juga mengerluarkan banyak sekali pasukan zombie yang keluar dari tangannya.

Jinki bersiap dengan pistolnya. Sebelum membalas serangan itu, dia berdoa agar semua selamat. Lalu ia mulai menembaki satu persatu zombie yang mulai mendekat dan menghindari serangan bola api dari robot zombie.

Berbeda dengan Heechul yang dengan santainya mengayunkan pedangnya untuk mengeluarkan zombie, sedangkan sang ratu zombie cukup menjentikkan jarinya maka akan keluar  tiga zombie dengan kekuatan yang berbeda.

Bukan Jinki namanya kalau ia tidak bisa menyelesaikan ini semua. Awalnya ia hanya dibekali satu buah pistol oleh Yunho, ayah Key. Namun, dia membawa senjata buatannya sendiri yang jauh lebih hebat dari punya Yunho. Dan persediaannya tidak akan pernah habis walau dipakai secara terus-menerus.

Sementara itu, tanpa ia sadari, dari kejauhan Key tengah memerhatikan Jinki bertarung. Dia masih tidak berani mendekat karena ada banyak sekali zombie disana. Apalagi, ia masih trauma atas kejadian yang menimpanya dalam waktu dekat ini.

“Maafkan aku Jinki, aku tidak bisa membantumu,” lirih Key. Air matanya mengalir dari mata kucingnya.

^^v

Mari kita lihat JongTaeHo yang bertarung melawan Heechul dan anak buahnya.

Entah kekuatan dari mana, Taemin tiba-tiba berlari menembus zombie yang mengerubunginya. Ia telah sampai dihadapan Heechul. Awalnya Heechul terkejut karena kedatangan Taemin yang tiba-tiba. Namun, ia langsung mengayunkan pedangnya dan berniat untuk menusuk namja imut tersebut.

“Minho-hyung, SEKARANG!” teriak Taemin pada Minho.

Minho yang sejak tadi menembaki zombie, kini beralih ke arah Heechul dan mulai menembak tangannya.

DOR

Pedang yang Heechul pegang, jatuh di lantai yang dingin. Sedangkan Taemin jatuh menimpa tubuh kurus Heechul. Ajaibnya semua zombie yang ada disana menghilang.

Minho dan Jonghyun segera menghampiri mereka berdua. Betapa mengejutkannya, Taemin ternyata terluka sangat parah di bagian perut. Dia sudah tidak sadarkan diri di atas tubuh Heechul.

“Taemin, Taemin, TAEMIIIN,” panggil Minho sambil mengguncang tubuh kekasihnya itu.

Jonghyun memilih memeriksa keadaan neneknya. Dia berjongkok dihadapan Heechul dan mulai menggunakan kekuatan yang Jinki salurkan kemarin. Yaitu mengetahui isi hati yang telah lama mati. Dia ingat kata-kata namja bermata bulan sabit kemarin.

Flashback

Jinki duduk di belakang Jonghyun yang tengah membuka kaosnya. Dia meletakkan tangan kanannya di punggung Jonghyun dan mulai menutup matanya.

“Aku peringatkan, ini sedikit sakit rasanya,” Jinki mengingatkan.

“Apapun akan ku lakukan demi keluargaku Hyung,” Jonghyun berkata mantab.

“Baiklah, kalau begitu, aku mulai,” Jinki mentransfer kekuatan yang tidak diketahui Jonghyun.

Awalnya namja dino itu merasakan hawa panas, tapi lama-kelamaan rasa itu berubah menjadi rasa sakit yang luar biasa. Dia mencoba untuk menahan rasa sakit itu. Namun, Jinki mengetahui apa yang dirasakan sahabatnya tersebut.

“Jika kau kesakitan, teriaklah sekencang-kencangnya, jangan kau tahan kalau kau tahan rasa sakitmu nanti tubuhmu sendiri yang akan hancur,” jelas Jinki masih terus berkonsentrasi untuk menyalurkan kekuatannya.

“AAAARGH,” akhirnya Jonghyun berteriak sangat kencang.

Ternyata memang berbeda dengan Key, kenapa aku menyalurkan kekuatanku untuknya, dia tidak mengerang kesakitan? Apa karena kekutannya lebih kuat dibandingkan aku? Pertanyaan-pertanyaan itu terus berputar di kepala Jinki. Hingga tidak terasa kalau dia sudah selesai mentransfer kekuatannya itu.

“Hosh Hosh Hosh,” nafas Jonghyun menggema  di kamar Jinki yang sunyi.

“Apa sudah tidak apa-apa?” tanya Jinki pada Jonghyun yang masih mengambil oksigen sebanyak-banyaknya.

“Neh, gwenchana,” sahutnya masih dengan nafas yang tersengal.

“Hah, sebenarnya kekuatan apa yang kau berikan padaku?” tanya Jonghyun.

“Aku menyalurkan kekuatan untuk menggali dan menarik hati yang telah mati, awalnya aku ingin memberimu kekuatan yang mematikan, tapi karena tubuhmu tidak kuat untuk menerimanya, aku memberimu kekuatan itu untukmu,” jelas Jinki berbaring di samping Jonghyun.

“Untuk apa kau memberiku kekuatan itu?” tanya Jonghyun tanpa menatap Jinki.

“Aku ingin kau menyelamatkan nenek Heechul, tolong kembalikan ia seperti semula,” jawab Jinki dengan senyum yang merekah.

“Kalau ratu zombie bagaimana mengalahkannya?” tanya Jonghyun lagi. #perasaan abang Jjong nanyak mulu ya/plak abaikan# .

“Molla, kata ayahku yang bisa mengalahkan sang ratu zombie adalah Key, tapi sayang kekuatannya terpendam terlalu dalam di kalungnya itu, makanya jika mereka terpisah, Key langsung tidak bisa melakukan apa-apa lagi,” jelas Jinki dengan mata yang terpejam.

Jonghyun terdiam, dia masih memikirkan apa yang akan dilakukannya setelah ini. Ia menatap Jinki yang telah terlelap di alam mimpi.

“Aku serahkan adikku padamu, Jinki,” ujarnya sebelum menyusul Jinki ke alam mimpi juga.

Flashback End

Jinki hyung sudah mempercayaiku, sekarang aku akan menyelamatkan nenek yang aku sayangi. Aku akan berusaha untuk menyelamatkannya. Itulah yang ada dipikirkan Jonghyun.

Dia mulai memejamkan matanya, dan menyentuh dada Heechul dengan tangannya. Dia berusaha untuk mencari jati diri sang nenek. Banyak sekali masa lalu yang ia lihat. Masa dimana ia dan Key saat kecil, juga masa dimana awal mula kejadian ini dimulai. Setelah menemukannya. Tiba-tiba tangannya bersinar dan perlahan sisi gelap Heechul menghilang.

Sementara itu, Minho terus mengobati Taemin sebisanya. Namun, apa daya, darah yang dikeluarkan namja cantik itu terlalu banyak. Namja mata belo itu menatap ke arah Jonghyun yang masih menyentuh dada Heechul. Dia tidak berani mengganggu Hyungnya.

“Minho-hyung,” Taemin memanggil Minho dengan lirih, tapi masih bisa di dengar olehnya.

“Ne, waeyo?” sahut Minho menggenggam tangan Taemin.

“Ada Key-hyung, dia ada di sisi Jinki-hyung, apakah ini akan segera berakhir?” tanya Taemin dengan suaranya yang lirih. Sangking kecilnya sampai-sampai suaranya seperti orang yang mendesah.

“Molla, tapi kumohon satu hal padamu,” Minho mengeratkan genggamannya.

“Mworagu?”

“Tetaplah disisiku, jangan pernah tinggalkan aku, Taemin,” Minho mulai menangis.

Taemin tersenyum dan mulai menghapus air mata namja tampan itu, lalu digenggamnya tangan Minho.

“Tangan ini akan menyembuhkanku hyung, percayalah,” kata Taemin meletakkan tangan Minho ke bagian perutnya yang telah terluka.

Minho mengangguk dan ajaibnya, luka-luka yang ada di tubuh Taemin mulai tertutup, begitu juga dengan mata namja cantik itu. Minho yang mengetahuinya langsung menghentikan aksinya.

“Taemin, ireona, Taemin?” paniknya.

“Hyung, jangan hentikan, ini masih sakit, aku mohon,” rengek Taemin masih memejamkan matanya.

Setelah mendengar perkataan Taemin, Minho melanjutkan apa yang tadi sempat tertunda. Ini demi orang yang ia sayangi. Demi cintanya, Lee Taemin.

“Minho,” panggil Jonghyun.

Minho terus berkonsentrasi, dia tidak memandang Jonghyun sedikitpun. Dia masih terfokus pada apa yang ia lakukan.

“Sepertinya Taemin terluka parah, semoga Jinki-hyung tidak apa-apa,” ucap Jonghyun memandang pintu besar yang masih terkunci rapat.

^^v

Jinki terus berusaha menembaki Jessica, tapi tidak bisa karena banyak sekali yang melindungi sang ratu. Sedangkan sang ratu hanya duduk diam sambil meminum teh untuk melihat pertarungan Jinki dengan anak buahnya yang kelewat banyak itu.

“Sh*t,” umpat Jinki setelah ia terkena serangan dari salah satu robot zombie.

Namun, bukan Jinki namanya kalau ia menyerah begitu saja. Dia terus berusaha untuk menembak sang ratu zombie tidak peduli walau sampai titik darah penghabisan sekalipun. Ini semua demi namja cantik yang sangat ia cintai. Key.

Sementara itu, Key yang melihat pertarungan Jinki merasa kasihan melihatnya. Karena Jinki terlihat sangat kelelahan, tapi ia terus memaksakan diri untuk bertahan. Dia tahu kalau Jinki berjuang untuknya. Seandainya saja, ia bisa membantu Jinki. Maka ia akan se…

DOR

Suara tembakan yang sangat keras terdengar memekakan telinga. Terlihat Jinki memegang tangannya yang mengeluarkan banyak darah di bagian pergelangannya. Selain itu, bagian bahunya juga mengeluarkan banyak darah. Wajah Jinki tak lagi segar seperti saat ia pertama bertarung tadi, kini berubah menjadi pucat pasi.

“Apakah aku akan mati disini? Kalau aku mati, bagaimana nasib orang-orang di luar sana, dan bagaimana nasib Key?” lirihnya.

Sang ratu teringat sesuatu, ia berjalan mendekati Jinki yang tengah terluka. Diangkatnya dagu namja tampan itu, ditatapnya mata Jinki. Sang ratu menggelengkan kepalanya.

“Ckckck, ternyata seperti ini keadaan orang yang akan mengalahkanku? Menyedihkan sekali, yang satu sedang terbaring tak berdaya sementara yang satunya sedang terluka parah dihadapanku ini,” ujarnya seraya melepaskan cengkaramannya di dagu Jinki dengan kasar.

“Oh iya, kalau besok pada saat senja tiba, kau tidak bisa mendapatkan kalung yang ada di kotak itu, maka dia akan mati, kau mengerti maksudku kan?” tambahnya.

Jinki hanya memasang wajah datar. Dalam otaknya hanya ada Key, Taemin dan juga orang-orang yang ada diluar sana. Tatapan mata namja itu seakan menyesal karena ia merasa gagal menyelesaikan misinya, menyesal karena tidak bisa melanjutkan apa yang selama ini kedua orangtuanya lakukan demi mengalahkan sang ratu zombie.

Key yang melihat kejadian itu mulai memejamkan matanya, ia rapatkan kedua telapak tangannya dan berdoa.

“Tuhan, berikan aku kekuatan supaya bisa menyelamatkan Jinki dan orang-orang sekitar, tolonglah hambamu ini, saya tidak tega melihat orang yang aku cintai dalam keadaan terpuruk seperti itu,” doanya.

Tiba-tiba saja, kalung yang berada di kotak merah yang tadi diletakkan Jessica. Keluar dari kotaknya.

“Jinki, kau bisa mendengarku kan?” tanya Key.

Jinki yang mendengar suara Key mulai mencari sumber suara, “Key? Apa itu kau?” tanyanya.

“Ne, ini aku, kau bisa memakai kekuatanku yang ada dalam kalung ini,” Jinki melihat kalung yang kini telah melayang dari kotaknya. Entah itu hanya halusinansinya atau apa, ia melihat sosok Key yang tengah mengenakan kalung tersebut.

“Bagaimana caranya, aku bisa memakai kekuatanmu?” tanya Jinki.

“Menembuslah kalung yang sejajar dengan jantungku ini, nanti kau akan tahu kekuatan apa yang tersimpan di dalamnya,” jelas Key.

“Yang paling penting adalah percayalah padaku,” lanjut Key.

Kalung permata merah muda itu bersinar terang seiring dengan mendekatnya tangan Jinki ke kalung itu, seuatu telah ia pegang dari kalung tersebut. Entah yang ia sentuh itu apa, yang terpenting adalah, ia percaya dengan dirinya dan percaya dengan Key yang kini memejamkan matanya. Dan

TBC

 Otte? mianhe kalau misalnya banyak Wrong Typonya. soalnya saya malas baca lagi, RCL please

33 thoughts on “[OnKey] Love Between the Dark Part 4 of 5

  1. Ayo trus brjuang Onew..! Selamatkan key..! Eh th onew ma Jjong tdur breng gt?? Aah ga rela ga rela..,hehe yg pzti d lnjt ya unnie ff’y..daebak.
    Oh ya,Q mo bc ff minkey yg Im your stalker bs ga pw’y d krim k email Q?? Jebal..

  2. Akhirnya,setelah ngebut baca dari part 1 !
    Udah aku kira key bakal dateng,soalnya kemaren key gumam2 kecil gt kan?
    Ah lanjut thor,tambah kece aja ni ff ,hwaiting thor!

  3. FF FAVORIT AKU DATANGGGGGGGGGGG
    WOYYYY DATANG NIHHHH
    ASYEKKKKK #stressss tngkat akut

    dari part 1-3 akku ngkutin ini jalan crta blkang’y psti bkin pnsran..

    Dan skrng ngpain lgi tu jinki

    buat author nya smga sukses buat ulangan nya dan bsa cpt2 post part trakhirnya
    biar OnKey cpt2 bersatuu

    sekali lagi FF FAVORIT AKKU KELUAR PEMIRSAAA
    HAHAHAHA😀 XDD

  4. hua… penasran ma kelanjutan… tbc ny gak pas ah… hayo lah part terakhir jangan lama2.. pingin th tu kekuatan pa yang bakal dikeluari na jinki lewat kalung key…

  5. dan apa hue…gak bisa lajut (TToTT)
    lajut donk thor
    hue..gantung nih…
    LANJUTLANJUT LANJUTLANJUT
    LANJUTLANJUT LANJUTLANJUTLANJUT LANJUTLANJUT
    LANJUTLANJUTLANJUT LANJUTLANJUT
    LANJUTLANJUTLANJUT LANJUTLANJUT
    LANJUTLANJUTLANJUT LANJUTLANJUT
    LANJUTLANJUTLANJUT LANJUTLANJUT
    Ntu jesika bisa gak dikalahi yah….>_<

  6. Taemin jgn mati……

    Jinki brjuangLah…. KaLahkn si Ratu Zombie tu……

    Hwaitiiiing……..!!!!!

  7. kekuatan apa yg sebenarnya dimiliki Key ? trus gimana nasib Taemin ? gimana nasibnya Jinki ? #penasaran tingkat akut

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s