[Onkey-2shoot] Friends become Boyfriend – part 1 of 2


[Onkey] Friends become Boyfriend

Pairing : OnewxKey

Genre: Smutt, romance, little angst, fluff

Rate : NC-21

Author: Sanniiewkey~

.

.

“Key!”, Onew masuk kedalam sebuah pub, dan melihat Key sudah telungkup di atas meja dengan beberapa botol minuman di atas sana, beberapa soju yang sudah habis ia tenggak.

“Onew Hyung!”,

“Hyung!”

“Oh, hai , Taeminnie –Minho, terima kasih telah menghubungiku … maaf membuat kalian jadi repot, ada apa ini? Kenapa Key seperti ini?”, tanya Onew yang menopang tubuh Key dengan tangannya agar tidak terjatuh, namja cantik berambut blonde itu terhuyung kesana kemari sambil ber-hiccup, ia mabuk … dan hal seperti ini memang sudah sering Onew lihat, seharusnya ia tidak usah bertanya pada Taemin dan Minho –sahabat Key, untuk tahu apa yang terjadi.

“Ng … itu—“, Taemin mulai bicara,namun Minho menahannya

“Sebaiknya kau bawa Key dulu Hyung, ini sudah malam, kau bisa tanyakan padanya sendiri esok harinya …”, ucap Minho merangkul pundak Taemin. Taemin hanya mengangguk setuju.

Onew menarik nafas, “Baiklah, sekali lagi terima kasih yah?’, ucap Onew tersenyum, “Oh, apa semua ini sudah dibayar? Akan kubayar—“

“Anio Hyung, aku sudah membayarnya.”, potong Minho, Onew bernafas lega lagi.

“Key … Keybum … kau dengar aku? Ayo kita pulang.”, Onew menggoncangkan tubuh Key, membuat namja itu mendongak malas, memicingkan mata felinenya dan tersenyum ketika melihat sosok Onew didepannya.

“Oooppaaa~~ kaau disinii … bummie kangen Oppa …*hicc* …Oppaaa ka *hicc* ngen Bummiee??”, katanya terkiki merangkul leher Onew manja, membuat Onew hampir saja kambuh sangtaenya dan tersungkur bersama Key, namun untungnya ia cukup kuat menahan keseimbangannya.

“Neh neh … Hyung kangen, makanya kau harus pulang sekarang bersama Hyung neh?”, ucap Onew menarik nafas, Key kalau mabuk selalu bertingkah aneh, contohnya memanggilnya dengan sebutan ‘Oppa’ dan itu selalu membuat Onew malu setengah mati …

“Mm!”, gumam Key semangat, ia memeluk Onew semakin dekat, membuat wajah mereka hanya beberapa centi, kalau Onew tidak ingat Key dalam keadaan mabuk, ia pasti sudah hilang kendali, mau sampai kapan namja ini membuatnya tidak bisa berkutik sedikit pun?

Onew mengambil jaket Key, mengenakan ke tubuh mungilnya dan berbalik, membopong Key di gendongan belakang punggungnya.

“Hup!”, Onew berhasil mengangkat tubuh mungil Key ke punggungnya dan menghadap kepasangan didepannya.

“Minho Taeminnie, sekali lagi terima kasih sudah menjaga Key neh? Aku duluan, kalian juga cepatlah pulang, ini sudah malam …”, ucap Onew tersenyum, “Minho antar Taeminnie sampai rumah neh?”, ucap Onew mengelus poni Taemin, membuat namja itu tersenyum dengan wajah memerah.

Dengan itu Onew keluar dari pub meninggalkan Taemin dan Minho yang menarik nafas melihat kelakuan Hyung mereka itu.

“Key hyung pasti akan menangis lagi jika ia sadar nanti … kenapa Woohyun Hyung jahat sekali padanya?”, Taemin menarik nafas, ia hampir mengeluarkan air mata mengingat Key Umma –nya tadi sangat patah hati.

“Kau jangan khawatir, Onew hyung pasti akan menjaganya …” ucap Minho mengelus kepala Taemin lembut.

“Iya, aku tahu … ah, kalau aku jadi Key umma, aku sudah lama akan memilih Onew hyung, dia tampan, baik hati, lucu, dan sayang pada Key umma, aku heran kenapa ia tidak pernah tahu akan itu …”

“Jadi kau tertarik pada Onew?”, tanya Minho tiba-tiba.

“Aku tidak bilang begitu …”, ucap Taemin mengedipkan matanya polos.

“Ya sudahlah …”,

Taemin bingung melihat Minho yang pergi begitu saja, “Kenapa dengannya?”, ia heran temannya itu selalu membuatnya bingung.

.

.

Onew membawa masuk Key kedalam apartemen nya yang sederhana, ia tidak bisa membawa Key kembali kerumahnya dalam keadaan mabuk, kalau tidak, ia bisa dicincang habis oleh Appa, Umma Key, dan terlebih Jonghyun, meski bukan ia yang membuat Key seperti ini, namun tetap saja, Jonghyun tidak akan tedeng aling-aling jika berurusan dengan dongsaengnya ini.

Perlahan ia rebahkan Key dikasurnya, namja itu terlihat melenguh tidak jelas, dan bergumul dengan kasur Onew mencari posisi nyaman. Onew hanya bisa menggeleng, selalu seperti ini, ia akan berlari mencari Key kemana saja jika terjadi sesuatu dengannya, entah sejak kapan, tapi ia rela lakukan itu meski ditengah sibuk kerjanya, ia rela datang kepada Key jika namja itu butuh sesuatu.

“Hiks …”,

Onew melihat ke arah Key yang kali ini menangis ditidurnya, pasti namja itu mimpi buruk, dengan perlahan ia usap pipi putihnya yang tirus dengan jari-jarinya besarnya, lembut dan sangat halus …

“Hyung …”, kali ini mata feline Key terbuka dan melihat tepat ke arah Onew.

“Hmm? Wae Key?”, ucap Onew menatap mata namja itu, mata feline yang indah, mata yang tidak pernah bosan Onew pandangi. Mata yang selalu menatap Onew tanpa merasa merendahkan, tidak pernah melihat Onew dalam posisi namja yang tidak sempurna, Key pernah bilang saat itu ‘Bagiku, Onew Oppa adalah segalanya, aku tidak akan pernah lelah untuk selalu bersamamu ..’ dulu ia berkata begitu, tapi rasanya ucapan polos Key saat umur 12 tahun itu dilupakan namja itu begitu saja, tapi tidak bagi namja berusia 17 tahun saat itu, ya Onew tidak akan pernah lupakan itu.

“Hyung jangan kemana-mana …”, ucapnya merengek dengan lemah, ia menarik lengan Onew menariknya ke sisi pipinya.

Onew hanya tersenyum, membelai sisi kepala Key dan merunduk kemudian memberikan ciuman di kening Key, “Kau pikir aku akan kemana? Aku selalu disini menemanimu, kau tidurlah …”, ucap Onew berbisik.

“Hyung …”,

“Hm?”

“Peluk aku …”,

Onew menarik nafas, ia memejamkan matanya, tahan Onew … namja itu susah payah menahan gejolak hatinya, pikiran warasnya, dan bahkan nafsunya, namun sepertinya, pikiran waras Onew lebih kuat dibandingkan nafsunya …

“Neh …”, hanya itu , sebelum Onew melepas jas kantornya dan naik ke atas ranjang disisi Key, menarik namja itu kepelukannya, membawa kepala mungilnya bersandar diantara leher dan pundaknya.

Onew bawa tangannya mengelus sisi kepala Key, sedangkan yang lain menarik pinggang rampingnya agar tetap berada dalam posisi dekat, Key sendiri, mencengkram kemeja Onew dengan erat, seperti takut kehilangan sosok Onew kapan saja.

“Hyung … gomawo …hiks.”,

Onew tidak menjawab apapun, ia hanya mencium sisi pucuk kepala Key, Mau sampai kapan kau membuatku seperti ini Key? membuatku tidak bisa melepaskanmu …

Onew tahu, jika esok Key terbangun, maka Key tidak pernah tahu apa yang terjadi, dan semua akan kembali normal, Key akan menganggap Onew hanya sebagai Hyung favoritnya, jadi, bagi Onew, memeluk Key dalam keadaan mabuk seperti itu juga rasanya tidak masalah, meski ia tahu, ia tega sekali memanfaatkan moment tersebut.

.

.

“Unggh …”, Key merentangkan tangannya, merenggangkan posisi tidurnya ketika ia rasakan matahari menerobos kedalam ruangan dan sinarnya menerpa wajahnya. Ia buka perlahan matanya, menatap langit-langit putih di atas sana, dan tersadar ia tidak di tempatnya, lalu, dimana dia?

“Ahh …sshh …”, Key memegang kepalanya yang tiba-tiba terasa pening, ia mulai ingat –sepertinya ia mabuk semalam, dan kemudian ia tidak tahu berapa banyak soju yang ia minum, ia ingat bahwa ia baru saja…

“Kau sudah bangun?”,

Key menoleh, melihat Onew muncul dari balik dapur dan membawa senampan penuh berisi makanan dan juga susu. “Pagi Princess.”, ucap Onew tersenyum nakal dan meletakan nampan berisi bubur abalon dan susu untuk Key di nakas samping tempat tidurnya. “Gwencana?”, tanya Onew menyentuh kening Key dan mengelusnya,

Key menatap Onew bingung, namja itu mengedipkan matanya berkali-kali, tidak percaya lagi-lagi Onew yang ada didepannya, “Onew?”,

Onew berdecak, “Kau pikir siapa?”, ucap Onew menyentil jidat Key pelan dan tersenyum, menunjukkan goffy smilenya, ia tahu Key sudah sadar, karena Key tidak pernah panggil ia Hyung jika Key dalam keadaan full sadar.

“Kau … yang bawa aku kesini? Kau … juga yang menemui ku di pub semalam?”, tanya Key, dan anggukan diterima olehnya setiap ia tanya pada Onew. “Kau juga yang bayar semua makanan dan minumanku? Dan kau juga tahu kenapa aku mabuk?”, tanya Key lagi, kali ini ia duduk bersimpuh, menatap Onew dengan mata felinenya, tangannya mencengkram lengan baju Onew panik.

Onew hanya bisa tersenyum, ia mengelus kepala namja itu dengan sayang, “Iya aku yang bayar. Dan tidak –aku tidak tahu kenapa kau mabuk … bersedia cerita padaku?”, tanya Onew tersenyum lembut.

Key menatap Onew kemudian menundukan kepalanya air matanya ingin mengalir lagi, ia mencengkram lengan Onew lebih kuat sekarang,

“Key??”, Onew menyentuh pundak Key.

“Ah!”, Key sontak menutup mulutnya dan memundurkan badannya, meringis kesakitan, Onew terkejut melihat Key seperti itu, ia hendak maju mendekati Key namun …”M-mianhe …a-aku hanya—aku…ah!”,

Onew menarik Key kesisinya dan menark turun kerah baju Key yang longgar, ia melihat luka lebam di pundaknya, “Ini—“

“G-gwencana!”, Key menarik kerahnya lagi dan memundurkan tubuhnya, menghindari tatapan mata Onew yang menatapnya lekat.

“Siapa … siapa yang lakukan ini padamu?”, tanya Onew kali ini, Onew berusaha tenang melihat keadaan didepannya, Key tidak menjawab ia hanya menangis menanggapi pertanyaan Jinki, “ … aku tanya siapa Key? namja yang mana?”, kali ini Key tambah terisak, ia menutupi wajahnya dengan tangannya.

“M-mianhe … mianhe Oneww … a-aku tahu seharusnya aku dengarkan kata-kata mu…hiks …-m-mianhe …”, isak Key seperti bayi sekarang,

Onew yang melihat itu jadi tidak tega, ia menarik Key kedalam pelukannya dan mengelus kepala Key sambil terus bergumam meminta nya untuk tenang, “Ssst … gwencana, aku tidak marah padamu …”, ucap Onew menghapus air mata Key dan menangkup wajah cantiknya yang kini sembab itu.

“Apa yang mau kau lakukan hm?”

“A-aku tidak tahu …”, isaknya.

“Mau laporkan ia ke polisi? Atau kita katakan dulu pada orangtuamu dan Hyungmu?”, tanya Onew

“Andwe andwe …”, Key menggeleng takut, “…A-andwe, kalau Umma dan Appa tahu, terlebih Jonghyun Hyung, aku akan habis … mereka tidak tahu aku pacaran dengannya, terlebih … Jonghyun Hyung tidak suka padanya, aku tidak mau dia terluka …”,

Onew sempat ingin mengamuk mendengarnya, ia pernah dengar Jonghyun berbicara bahwa ia sedang tidak suka dengan pacar Key yang baru, tapi Onew tidak pernah menanggapinya, sejauh ini, Onew akan mendukung Key, hanya saja, ia sudah bilang berkali-kali pada Key agar tidak terlalu menanggapi serius jika ia tidak mau terluka, bawa sebuah hubungan dengan santai, dan take & give itu perlu, seks berkepanjangan juga tidak baik, jika salah satu ada yang jenuh, pasti semua akan berakhir dengan sia-sia, dan ada yang tersakiti …

“Oke … aku mengerti, hanya, bisakah kali ini kau mengikuti saranku? Berhentilah menyakiti perasaanmu sendiri, carilah namja yang baik untukmu Key … arraso?”, tanya Onew membelai wajah cantik namja itu.

Key menatap Onew dengan lekat, namja itu menarik nafasnya, “Onew … mianhe …”, Key memeluk Onew dengan kencang , menghirup bau tubuh namja itu.

“Hmm … gwencana …”

Setelah itu Key memakan makanan yang sudah disediakan Onew sementara namja itu bersiap pergi kekantor. Setelah selesai Key beranjak mencuci piring makannya dan duduk menunggu Onew keluar dari kamar mandi.

“Kau mau mandi? Atau mau langsung kuantar pulang?”, tanya Onew sambil memakai dasinya. Key hanya duduk di atas kasur dan bermain dengan boneka ayam Onew.

“Bisakah … aku disini saja seharian ini?”,

“Hah? Wae? Kau tidak kuliah?”,

“Aku malas Onew … boleh yah? Aku janji tidak akan membuat tempat ini berantakan, yang ada aku buat tempat ini bersih! Pleasee …”, ucapnya manja.

Onew hanya berdecak, menghampiri Key dan mengelus kepalanya, “Arraso, nanti aku akan hubungi Jonghyun , kau jangan lupa beritahu Umma dan Appamu, mereka pasti khawatir.”,

“Ay yay captain!”, ucap Key hormat pada Onew, namja itu hanya bisa mencubit pipi Key gemas.

“Aku berangkat neh …”,

“Onew! Jakkaman!”,

“Hah?”,

Sebelum Onew bisa pergi, Key membalikan tubuh namja itu kehadapannya, ia mengulurkan tangannya dan membenarkan posisi dasi Onew agar rapih, serta lipatan kerah jasnya.

“Yup, sudah tampan!”, ucap Key senang, Onew tersenyum padanya.

“Gomawo . Annye—“

“Onew.”,

“Apa—“ chu~ , Onew terbelalak, ia memegang pipinya yang dikecup oleh Key,

“Sudah sana berangkat … Annyeong…”, BLAM.

Onew menatap pintu didepannya itu dengan terpana, ia tidak percaya, apa barusan itu? Namja itu main-main dengannya hah? Namun, ia tidak bohong, kalau ia menyukai apa yang baru saja ia terima.

.

.

Onew membuka pintu apartemennya dengan wajah lelah, ia tidak percaya ia harus bekerja keras hari itu, terlebih ia tidak cukup tidur, bagaimana ia bisa tidur, kalau ia harus memeluk satu-satunya namja yang selalu membuat nya suka sampai jatuh bangun itu?

“Onew! Kau sudah pulang?”, pekik Key menyembulkan kepalanya dari balik pintu dapur,

“Key? kau belum pulang …? kenapa masih disini? Ini sudah jam 9 malam …”, ucap Onew bingung,

“Kan aku bilang aku ingin disini … lagi pula Jjong hyung tak masalah, Umma dan Appa malah seakan tenang-tenang saja …”

Iya Jonghyun tidak masalah, tapi masalah bagiku, dan aku juga tidak bisa ‘tenang-tenang’ saja …

“Kau sedang apa?”

“Aku? Masak!”, ucapnya senang, “Kau selalu pulang larut malam? Aku sudah lama tidak masak untukmu kan? aku masak chicken soup untukmu … kau mandilah, kau selesai sup nya matang!”, ucap Key kembali serius dengan kompor didepannya.

Onew mengambil gelas minuman dan meneguknya, ia tersenyum, namun ia baru sadar bahwa Key menggunakan bajunya. “Itu bajuku?”, tanya Onew tiba-tiba.

“Oh. Neh~ tidak apa kan? bajuku bau … aku pinjam celana dan bajumu, tapi seperti yang kau lihat, semua kebesaran!”, ucapnya memerongkan lidahnya, “Tenang, baju sudah ku laundry semua”, katanya mengedipkan matanya.

“Oke.”, hanya itu ucapan Onew setelah Key jelaskan panjang lebar, namja cantik itu hanya mengerutkan alisnya melihat sikap aneh Onew tiba-tiba, namun ia akhirnya tersenyum ketika sadar apa yang terjadi …

Bagaimana bisa ia menggunakan baju itu? Baju itu terlalu tipis! Bahkan aku saja bisa melihat dengan jelas dada putih –Oh, shitt Onew! Tapi –Tapi , kenapa juga ia harus menggunakan boxer yang pendek begitu? Kenapa juga kulit pahanya harus putih? Aku kan jadi ingin menyentuh—HELL ONEW!

Onew sibuk bergumam dalam hati dengan apa yang ia lihat barusan, ia rasa ia butuh mandi dengan air dingin, agar ia lebih segar dan berhenti berpikir tidak-tidak, ia tidak mau ambil kesempatan, Key barus aja putus cinta, ia tidak mau buat Key bingung dengan perasaannya.

.

.

Onew menyantap makan malam dari Key dengan semangat, karena tinggal sendiri ia lupa bagaiman rasanya makan masakan rumahan, ia selalu beli diluar, atau makan bersama kolega bisnisnya, atau bahkan hanya ramen dari supermarket, meski keluarga Kim –Keluarga Key, selalu mengundangnya makan bersama , Onew tidak mau terlalu sering, ia hanya tidak mau merasa bergantung, meski almarhum kedua orangtuanya berteman baik dengan keluarga Key, tetap saja.

“Enaknya … aku sudah lama tidak makan masakan seenak ini …”

“Bohong, memang selama ini makan apa?”

“Makanan rumahan sama restoran itu beda … terlebih masakanmu, aku tidak pernah bosan.”

“Gombal.”

“Aku serius … “, ucap Onew mempoutedkan bibirnya.

“Oke enough baby Onew, cepat habiskan, aku akan cuci piringnya nanti …” Onew hanya mengangguk dan melanjutkan makannya. Key hanya bisa tersenyum melihat cara Onew melahap semua masakannya.

After dinner~

“Key … cepat kesini, ada film bagus …”, teriak Onew,

Key berjalan dari dalam dapur dan membawa dua gelas berisi jus pisang dan duduk disamping Onew, bergabung bersamanya menonton film di layar TV.

“Aku rasa aku menjadi type yang selalu dikejar, aku tidak pernah mengejar seseorang.”, ucap Key di akhir film itu.

“Oh yah? Kau memang begitu kan?”

“Hm!”, angguknya mantab, “Tapi, tidak ketika aku memutuskan mengejar Woohyun. Sekarang, aku menyesal aku pernah lakukan itu, ternyata mengejar itu menyakitkan! Aku tidak akan lakukan jika pada akhirnya akan seperti ini.”, ucap Key lagi terdiam, ia jadi ingat peristiwanya dengan Woohyun.

Onew hanya diam, “Ternyata teman jadi pacar itu tidak selalu berjalan mulus.”, ucap Key sedih, ia dulu ingat berteman baik dengan Woohyung, namun ia tidak duga kalau Woohyun malah menyakitinya.

“Tergantung … semua itu terkadang tidak selalu berjalan dengan yang kita harapkan sih Key ..”, jelas Onew.

“Kau berpikir kalau pertemanan yang berubah menjadi cinta itu akan berhasil?”, tanya Key tidak percaya.

“Bisa saja, aku tidak menutup kemungkinan akan itu.”.

Key menatap Onew tidak percaya, “Lalu apa yang kita lakukan sejauh ini?”,

“Hah?”, Onew tidak mengerti dengan perubahan atmosfer disekitar mereka, “Apa maksud—“

“Kau suka padaku tidak?”, tanya Key.

“Apa—“

“Suka tidak?”, paksa Key.

“Suka …”, Onew mengatakan ini serius, karena jantungnya berdegup cepat.

“Lalu, kenapa kau tidak menjadikan ku pacarmu jika kau berpikir selama ini jika hubungan dari teman menjadi pacar itu bisa saja berhasil?”, tanya Key tidak percaya.

Onew melongo menerima pertanyaa Key, ia tidak mengerti maksud Key, jadi namja itu mau apa?

“Sudahlah, aku sudah duga , menjadi posisi yang mengejar itu tidak cocok untukku! Aku tiba-tiba mau pulang!”,

“E-eh Key, jakkaman!”, Onew kali ini menarik lengan Key,namun namja itu enggan menoleh ke arahnya. “Key ..”,

Kali ini Key berbalik, ia menarik nafasnya, berdecak karena kebodohan dirinya sendiri.

“Hei Onew! Aku beri kau waktu 5 detik untuk menciumku, ini kesempatan terakhir untukmu, kau tahu kan aku tidak akan mengejarmu jika kau lewatkan kesempatan ini?”, Onew terkejut

“Mwo?”

“Satu.”, Key mulai menghitung

“Yah!”

“Dua.”, Key memundurkan langkahnya hendak pergi

“Tapi …”

“Tiga.”

“Kau bercanda kan, Key!”,

“Empat! Kesempatan terakhir Onew …”, ucap Key yang sudah berada di ujung depan pintu keluar.

“Empat , aku tidak pandai berciuman –aku bahkan belum pernah kecuali satu kali …waktu itu, waktu—“, Onew menunduk malu.

“Empat! Aku tidak perduli Onew.”,

“Key, i suck on it, jeongmal!”

“Empat … ini kesempatan akhirmu Onew …”

“…”

Key menarik nafas, “Oke, annyeong.”, ucap Key kesal. Ia membuka pintu namun menoleh ke arah Onew yang tidak bergerak menatapnya, “Ugh, f8ck, Kenapa aku bisa menyukai namja seperti mu?!!”, erang Key.

Onew terkejut melihat Key berdiri didepannya dan menarik kerah baju Onew, “Aku akan lihat seberapa kemampuanmu dalam berciuman!”, ucap Key menarik kerah baju Onew dan langsung mencium bibir tebal namja itu, membuat Onew terkejut setengah mati.

Semua berawal dengan terburu-buru, Key menarik leher Onew, sedangkan Onew menggapai pinggul Key dengan gugup. “Damn! Kau benar-benar tidak tahu caranya berciuman Onew …”, ucapnya tersengal ketika Onew melepas kuluman di bibir Key, yang nyatanya Onew bohong kalau ia tidak tahu caranya berciuman.

Onew hanya berdecak, “Friends become boyfriends huh? You hate this right?”, ledek Onew, namun tangannya memeluk Key lebih erat, dan menyentuh ujung pinggul pantat Key.

“Uggggh … whatever!”, erangnya, menarik tengkuk Onew dan mencium bibir Onew kali ini lebih dalam.

.

.

Key dan Onew saling mendorong ke sisi lorong apartemen Onew dan berakhir masuk kedalam kamar Onew, “Kau yakin?”, tanya Onew disela ciuman panas mereka,

“Tidak pernah seyakin ini, aku bahkan menunggunya semenjak umur 12 tahun!”, lenguh Key ketika Onew mencium leher putihnya,

“Serius?”, tanya namja itu mendongak dari sela leher Key, Key hanya menunduk malu.

“Kau tidak pernah serius menanggapi ucapan namja kecil saat itu, aku mulai bingung …”, Key membelai bibir Onew dan mengulum bibir atasnya, “Aku bingung, namja kecil itu harus terus berharap agar Hyungnya sadar bahwa ia mencintai Hyungnya itu , atau terus pacaran dengan namja lain, agar ia cemburu padanya?”, ucap Key mencium bibir Onew dengan lembut.

Mata Onew dan Key bertemu, kemudian mereka tertawa dengan kebodohan selama 9 tahun kebelakang, mereka benar-benar telah banyak membuang waktu mereka untuk saling menduga apakah mereka saling mencintai.

Onew terduduk dikasur dengan membawa Key ke atas pangkuangnnya, memulai mencium bibir plum pink itu dengan lembut, menghisap bibir atas dan bawah secara bergantian. Key mengikuti tepat apa yang dilakukan oleh Onew,sampai akhirnya mereka bergantian saling mengulum bibir masing-masing. Onew menjulurkan lidahnya ke dalam mulut Key, mencari lidah namja cantik itu, ia hisap ketika menemukannya, membuat Key melenguh nikmat, mencengkram sisi kepala belakang Onew dan secara reflek menggerakan tubuh mereka,

“Unggh …”, erang Onew ketika ia rasakan bulge mereka bergesekan

Key tersenyum mendengar desahan Onew, ia mencium kening Onew beralih ke sisi matanya, hidungnya, dan bibirnya kembali, Onew yang diciumi seperti itu tidak tinggal diam, tangannya meraba masuk kebalik T-shirt kebesaran Key dan menemui nipple nya didadanya yang mulus, bermain dengan nipple yang sudah mengeras itu diantara jari telunjuk dan jempolnya, ia pilin dan ia cubit hingga mengeras.

“OH…ssh…mmh…”, Key mendongak kenikmatan dan kesempatan ini tidak disia-siakan oleh Onew yang sudah mencium leher Key, menjilat dan menghisap daerah sensitifnya, menemukan urat sensitif Key yang membuat namja itu mengeluh gila dan membuat tubuhnya mengerat kepelukan Onew.

“O-onew … dari mana kau—nggh…belajar lakukan …inih…”, ucap Key lemas, Onew hanya menyengir. Sebelum Onew melanjutkannya dan menurunkan tangannya ke bawah boxer Key …

“ONEW HYUNNG~ AKU DATAN—OH MY GOD!!”, pekik sebuah suara, Key dan Onew terkejut, Key hampir saja terjatuh dari pangkuan Onew kalau tidak ditangkap oleh Onew dengan cekatan.

“J-jong Hyung?!!”, Key berdiri dari pangkuan Onew dan menunduk takut melihat Jonghyun yang menatap ke arah mereka berdua dengan shock.

“Jjong … ini bisa kujelaskan—“

“K-kalian … Key! Kenapa kau dengan—“, Jonghyun terbata menatap adik nya itu, Key hanya menunduk takut, ia tahu Jonghyun pasti shock melihat adiknya malah bergumul bersama sahabatnya sendiri …

“Jonghyun, jangan salahkan Key … aku bisa jelaskan … kita bicara diluar neh?”, tanya Onew tenang, Jonghyun masih ingin bertanya pada Key namun Onew sudah mendorong Jonghyun keluar kamar dan meninggalkan Key didalam kamar Onew.

Setelah pintu di tutup Key lemas di atas kasur, ia memainkan ujung bajunya, kenapa harus Jonghyun datang tiba-tiba sih? Semua masalah jadi tambah runyam, dan masalah lagi adalah, junior dibawahnya itu sudah tegang duluan, dammit Jonghyun …

.

.

“Key.”, Key mendongak dan melihat Jonghyun berdiri didepannya, sedangkan Onew dibelakangnya memberikan senyuman nya yang biasa, entah baik atau tidak, tapi dilihat dari wajah Jonghyun pasti Onew sudah katakan sesuatu, karena ketegangan di wajah Hyugnnya itu sedikit mereda.

“Aku tunggu kau di bawah, kita pulang.”, ucap Jonghyun, Key baru ingin menjawab, “Tidak ada kata ‘tapi’, aku tunggu dibawah … setelah kau selesai bicara dengan Onew Hyung.”, ucap Jonghyun melewati Onew yang tersenyum padanya.

“Neh Hyung …”, ucap Key lemas, ia menatap Onew dan hanya menerima senyuman dari namja sipit itu.

“Well, kau dengarkan? Kau harus pulang.”, ucap Onew tersenyum menyentuh pipi Key, Key menarik nafas.

“Dia marah padamu yah? Kau tidak apa-apakan?”, Key benar-benar khawatir, ia mengecek apakah di tubuh Onew ada luka lebam.

Onew hanya berdecak, “Gwencana, hanya sedikit perdebatan saja … tapi aku rasa Jonghyun mengerti.”, Onew terkekeh, Key tersenyum ia memeluk Onew dengan erat.

“Jadi … sekarang aku pacarmu?”, tanya Onew terkekeh, Key mendongak dan memukul pundak Onew.

“Iya! Kau tidak mau? Aku mau berjuang untuk hubungan ini!”, ucap Key, Onew mengacak rambutnya gemas, membuat Key menepisnya, ia tidak suka rambutnya berantakan.

“Jangan permainkan perasaanku Onew …”, ucap Key serius.

“Never babe …”, bisik Onew sebelum mereka berciuman lagi.

DIINN!!

Key dan Onew terkejut, mendengar bunyi klakson Jonghyun.

“Ergh, that cockblocker!”, erang Key kesal. Onew hanya tertawa dan menggandeng tangan Key kelaur dari apartemennya.

“Weekand ini aku kosong …”, ucap Onew ketika ia ingin membuka pintu mobil untuk Key.

“Eh?”

“Aku tidak keberatan jika kau buat dapur ku kotor dan kita bisa nonton beberapa film.”, ucap Onew tersenyum lagi.

“SURE!”, pekik Key senang dan mencium pipi Onew sebelum masuk kedalam mobil, melambai pada Onew sebelum mobilnya melaju kencang.

.

.

“Jadi sepertinya aku tidak perlu tanya apa yang terjadi, tapi sepertinya ‘akhirnya’ kebodohan kalian berakhir.”, ucap Jonghyun disela heningnya ia menyetir mobil mereka.

“Ng …” Key bingung menjawabnya, ia tahu Hyungnya kesal, karena ia baru saja putus dengan pacarnya, dan sekarang Hyungnya tahu ia pacaran dengan sahabatnya sendiri.

“Jangan lupa pakai kondom.”

“Hyung!”

“…beli hansaplas atau tutup dengan makeupmu, umma appa bisa tanya kenapa leher mu merah-merah.”,

“AKH!”, Key terkejut mengecek kekaca spion depan kalau ada bercak merah di lehernya. Jonghyun hanya berdecak.

TBC~

Tae hee hee~ im cliff hanger, ini bakal gue bikin 2 shoot … minta responnya dulu yah suunders *wink* gue update asap! NC soon!

NEXT PART>>

200 thoughts on “[Onkey-2shoot] Friends become Boyfriend – part 1 of 2

  1. huwaaaa aku mau jadi keyyyy
    jinki sweeettt bangetss tau gaK sich kkk~~
    oowh jadi key cuma mau bikin jinki jealous ^^
    dan bodohnya mereka berdua sama-sama gak mau cari tau hahaha
    pabo jinkey😄
    jjongie gomawo udah merestui kkk~~
    chu~~

  2. Hahaha key pea dah… caranya kono tp itu berhasil 100%😀 .. mna pake bawa2 nama woohyun lg blg aja x key lgsg klo kamu suka sma onew :p kyaaa akhirnya mereka jadian jg ng jamong merestui mereka🙂 …

  3. Hahaha… Jonghyun oppa kau mengganggu eoh! Kekeke… Dasar jadi selama ini Key pacaran cuma buat Onew cemburu ckckck dasar… Aigho Jonghyun oppa kau mendukung.a eoh ?? Masak suruh adik.a pake kondom wkwkwk dasar

  4. Ihh si Woohyun jahat dh :@
    Minho ama Taemin kemana ?? Kok cuma dikit ??😀 *berharap ada skinship 2min ‘-‘

    Appa ama Umma Key pemarah ya ??
    Hati hati kamu Key😀 *tawaevil
    JJong kok adem ayem aja ??
    Si Onew bilang apa k kamu ??
    What😮 seorang kaka nyante aja ade nya d apa apa’in(?) orang😮
    ya iya lah,, orang kaka nya juga kerja’an nya yang begituan -.-

    A-YO OnKey yang lebih hot atu *otak yadong gue lagi kambuh😀

  5. ck… key nakal ? onew sangtae deh kaya ayam mati aja dicium langsung diam gak gerak… haha jong selalu datang disaat yang tidak tepat n merusak sesuanuh terus… rasa.a jinhun pengen ngakak pas jong bilang tutup pke plastes or lakban. haha next

  6. HUWA…… KENAPA BARU SEKARANG AKU NEMU FF INI!!!! tapi tak apa, mending telat dari pada engga sama sekali kan? ?? Hihihi. ini keren!!

    annyeong Rara here..

    pertama, engga nyangka kalau Key pacaran sama Woohyun. malahan sampai lebam gitu pundaknya. tapi Key kalau mabuk lucu.. jadi pengen bawa pulang. haha.
    Onew baik banget sumpah. selalu ada saat key butuh. kuat lagi mendam perasaannya.

    tapi kenapa mereka sama-sama ngelakuin hal bodoh si. key demi narik perhatian onew sampai rela gonta-ganti pacar. Onew, walaupun selalu ingat perkataan key dulu tapi engga pernah ngungkapin duluan. ckck.
    Jjong asli jadi ‘pengganggu’ disaat OnKey lagi ‘butuh’. hihihi. ngebayangin muka shock jonghyung waktu teriak ‘OH MY GOD’ bikin ngakak. aslilah. hahahaha
    tapi syukur deh jong ngerestuin OnKey. YAY!!!!
    please deh jong, ‘wejangan’ di dalam mobilnya errrr banget. bukannya marah adeknya mau making out eh malah disuru pakai pengaman. hahahaha.

    terima kasih buat ff OnKey nya. .gomawoyo.
    rasa kangen aku terhadap OnKey sedikit terobati. ^_^

    Ps: skrip si ‘cameo’ dikit amat.hihihi.

  7. Untuk pertama X nya aku sebel ama Jjong.. Dateng pada saat tidak pas.. Kyaaahhh.. Jjong.
    Yg lucu sbnernya key udah ngitung lbih dri 5X. Ckk ck ck pada akhirnya Key yg nyamber bibir Onew duluan. Hahaahhaha

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s