[Onkey-2shoot] Friends become Boyfriend – part 2end


[Onkey] Friends become Boyfriend

Pairing : OnewxKey

Genre: Smutt, romance, little angst, fluff

Rate : NC-21

Author: Sanniiewkey~

Matahari di pagi itu adalah matahari biasa yang sering Key lihat, tapi bagi Key, tidak ada matahari yang begitu indah bagi Key dihari itu, hari sabtu –hari weekand yang sangat amat ia tunggu-tunggu sejak 3 hari yang lalu!

Ya, ia sudah menunggu dengan sabar untuk akhirnya bisa bertemu lagi dengan Onew! Karena sayangnya, setelah ia dan Onew resmi pacaran, Onew tidak bisa bertemu dengannya, ia sibuk dengan pekerjaannya, dan Key dengan kuliahnya, Key sebenarnya ingin mengajak Onew makan siang bersama, tapi sepertinya namja yang satu itu terlalu sibuk bahkan untuk makan keluar saja. Menurut Jonghyun –Hyungnya yang satu tempat kerja dengan Onew, kalau Onew sering melewati makan siang begitu saja. Sepertinya ia harusnya membuat bekal untuk Onew, mungkin ia bisa mulai nanti dan ia titipkan pada Jonghyun …

“Kan … aku rasa sakit jiwa mu kambuh! Sampai senyum-senyum sendiri …”,

Key terkejut melihat Jonghyun yang sudah membuka pintu kamarnya, bersender di ambang pintu sambil mengunyah keripik ditangan, “Kalau mau masuk ketuk pintu dulu!”, pekik Key melempar bantal , namun Hyungnya itu dengan mudahnya menghindar, Key hanya mendengus dan tidak perduli pada Hyungnya, ia kembali sibuk dengan berkaca membanahi penampilannya.

Jegging ketat bercorak gambar wajah-wajah fashion, dipadukan dengan Big T-shirt berwarna merah berkerah sabrina, serta sneakers coklat dan abu-abu membuat Key terlihat sangat cantik dan juga fresh, kulitnya yang putih terlihat mencolok dengan baju merahnya itu.

“Cantiknya … pasti mau kencan. Dengan siapa?”, tanya Jonghyun meledek.

Key hanya melirik dari sudut matanya, “Bukan urusanmu, urus saja dirimu sendiri, cari pacar sana!”, dengus Key.

“Kencan dengan Onew?”, Jonghyun malah tidak menanggapinya.

“Iya, kenapa? Kau tidak setuju?”, kali ini Key menoleh pada Jonghyun, meski ia suka kesal pada Hyungnya itu, tapi diantara banyak orang, orang yang paling ia percaya adalah Jonghyun, bagaimanapun juga Jonghyun adalah kakak terbaiknya, Jonghyun paling mengerti Key … bahkan Umma dan Appanya belum tentu paham akan maunya.

Jonghyun berdecak, ia berjalan menuju kasur Key, Key masih menunggu jawaban Hyugnnya itu, ia kini benar-benar penasaran, apakah Hyungnya setuju.

“Kemarin aku sempat bicarakan sama Onew …?”, mulainya, Key mengangguk, Jonghyun melirik Key sejenak sebelum melanjutkan perkataannya.

“Aku bilang …”,

Key menelan ludahnya, ia menatap Jonghyun lekat yang asik mengunyah chips-nya, “… kalau apa ia yakin mau menjalani hubungan denganmu?”,

Key mulai waswas, Jonghyun tidak bicara bahwa Onew seharusnya memutuskan hubungan mereka kan?

“Lalu, aku tanya apakah ia serius dengan keputusannya?”, tambahnya,

Key meremas tangannya panik.

“K-katakan saja Hyung, kau … kau suruh Onew putus denganku, dan mempertimbangkan hubungan kami kan?”, ucap Key cemas, apa ia harus putus dengan Onew? Kalau memang benar Jonghyun tidak menyetujui hubungan mereka, dan saat kemarin ia katakan itu pada Onew, jangan-jangan hari ini Onew malah ingin putus … memikirkan itu saja ia sudah ingin menangis …

Ia jungkir balik menarik perhatian Onew selama 9 tahun, mengorbankan perasaannya untuk pacaran dengan siapa saja hanya untuk buat Onew cemburu, tapi kalau sampai akhirnya mereka tidak bisa bersama juga, ia rasa ia lebih baik ingin mati saja …

“..Sebenarnya, aku katakan bahwa ia tidak seharusnya menanggapi perasaanmu, karena, kau itu mudah jatuh cinta, dan mudah juga pindah lain hati …”, Key terkejut mendengar ucapan Hyungnya itu.

“Hyung! Kenapa kau katakan begitu? Kau tega sekali, aku tidak—“Key ingin sekali menangis sebelum sebuah tangan menutup mulutnya dari belakang, ia terkejut saat menoleh dan mendapati Onew di belakangnya persis.

“Jjong, kau keterlaluan, kau tidak pernah bilang begitu padaku… “, ucap Onew berdecak dan tersenyum, Key heran, kenapa Onew masih bisa tersenyum.

“Onew …”, Key menarik baju depan Onew, namja itu hanya tersenyum dan mengelus kepala Key.

“Kita keluar saja sebelum Hyungmu merusak otakmu …”, katanya tersenyum.

“Yah! Aku serius, Onew! Kau jangan gampang menerima dongsaengku … dia itu plinplan!” pekik Jonghyun tertawa. Key tahu sekarang kalau Jonghyun hanya mencoba meracuni otaknya dengan berpikir bahwa Onew ragu dengan hubungan mereka, lalu Key terbawa suasana cemas.

“Jangan dengarkan dia … “, ucap Onew tersenyum menarik lengan Key keluar dari kamarnya.

“Tapi dia itu—“,

“Jadi jalan tidak? Aku sudah jemput kau disini, masa mau tertunda karena Hyungmu?”, kekeh Onew, Key bersungut sedikit

“Mau! Aku sudah menunggu hari ini datang …”,

“Aku bisa lihat kok …”, ucap Onew melihat Key dari atas kepala hingga kaki , Onew tidak pernah kecewa dengan sosok Key, Key selalu sempurna dimatanya.

“Jangan tatap aku begitu!”, ucap Key malu, Onew hanya berdecak dan mencium bibir Key sebelum menyuruhnya masuk kedalam mobil nya.

“Kau cantik kok …”,

“Aku namja!”

“Iya kau namja cantik …”, Onew tertawa sambil mencubit pipi Key dan mengacak rambut blondenya sebelum menutup pintu Key dan berjalan kesisi mobil lain.

“Kita mau kemana?”

“Kau akan lihat.”, ucap Onew. Key sangat suka kejutan, ia memang orang yang penasaran, namun jika berkenaan dengan Onew, ia pasti percaya namja itu tidak akan pernah mengecewakannya.

.

.

“Onew! Ini kan?!!”, Key terlonjak dari kursinya , dan melihat ke luar jendela dengan bersemangat, namja tampan disampingnya hanya tersenyum melihat pacarnya bahagia setengah mati. Ia bersyukur setidaknya rencananya tidak sia-sia , ia sempat khawatir Key tidak suka dengan rencananya itu.

“Kau suka? Syukurlah …”, ucap Onew tertawa,

“Kau bercanda?”, tanya Key menoleh pada Onew dengan senyum terkembang. “Aku sukaaa Onewww~~ sudah lama sekali kan …aah gomawooo~”, pekik Key mengguncang lengan Onew dengan hebohnya.

“K-key yah yah … aku sedang menyetir, kau tidak mau rencana kita berubah masuk rumah sakit kan?”, ucap Onew panik.

“Oh.. neh neh, mian.”, ucap Key masa bodo. “Ah, aku senang sekali!”, pekiknya heboh dan kembali melihat keluar. Onew hanya berdecak dan bernafas lega, untung saja sifat sangtaenya tidak kambuh dalam situasi tadi, kalau tidak bisa-bisa rumah sakit melambai-lambai didepannya…

Mereka berdua turun dari mobil, namun seperti dugaan Onew, namja cantik itu langsung berlari ke taman didepan mereka. Ya, mereka sekarang sedang berasa di Daegu, tempat kelahiran mereka.

Onew membawa Key ke SD Key dulu, disampingnya ada sebuah taman yang sangat bagus dan langsung terbentang kota Daegu dari ketinggian yang sedang, udaranya masih bersih, sama seperti dulu Onew mengingatnya.

“Onew! Onew! Sini!”, ucap Key melambai pada Onew menuju sebuah patung dewi yang sedang tertidur miring, di bawahnya terdapat batu besar yang menyanggah tubuhnya dan banyak tulisan terpampang disana.

Onew ingat patung itu dulu dipercaya jika kau menuliskan nama orang yang kau suka disana, maka orang itu akan suka padamu juga. Dongeng masa kecil itu tentu saja dipercaya oleh Key yang suka hal-hal mustahil.

“Aku dulu pernah menulis nama seseorang disini saat aku berumur 12 tahun!”, ucap nya mantap. Onew tersenyum, aku tahu … gumamnya dalam hati.

“Oh … lalu siapa dia?”, Onew merangkul pundak Key dan meneliti semua tulisan di dinding batu itu.

“Tidak mau bilang!”, ucap Key menyengir. Onew berdecak dan berjalan ke arah lain.

“Kau tidak bilang juga aku tahu siapa yang kau tulis …”, ucap Onew tertawa, Key terkejut dan menarik lengan Onew paksa.

“Siapa?”, tanya Key sombong.

“Tidak mau bilang!”, ucap Onew menyentil jidat Key dengan gemas,

“Yah!”, Key mengejar Onew yang tertawa dan masuk ke arena taman, “Aku menulis namamu!”, pekik Key

Onew menengok ke arah Key yang bersemu merah, ia tersenyum pada sikap key yang suka blak-blakan itu, “Aku tidak tahu kalau kau begitu mencintaiku? Oh… aku sangat terkesan, ternyata aku punya secret admirer dari dulu …”, ledek Onew menggunakan mimik simpati, Key bersungut dan berlari memeluk Onew.

“Pabo, aku memang mencintaimu …”, ucapnya,

“Sama dengan ku …”, Onew menarik dagu Key agar mudah menatap matanya, Key bersiap menerima perlakuan berikutnya, perlahan ia merasa wajah Onew mendekat dan dengan sendirinya ia menutup matanya, bersiap menerima bibir Onew menciumnya …

“Kau pikir aku akan menciummu yah?”, ucap Onew dan melepas Key begitu saja.

“Y-yah!”, pekik Key malu, namja itu hanya main-main dengannya.

.

.

Onew membawa Key menjejaki masa kecil Key dengan berjalan menyusuri distrik Daegu, mencoba gwangja (makanan kecil) saat ia masih SD di toko jajanan tua, duduk di taman menikmati suasana sore hari, sampai berfoto diberbagai tempat, Key benar-benar bahagia, ia menikmati kencan pertama nya dengan Onew, semua terlihat simple saja, tapi ia rasa, selama bersama Onew semua terlihat special dimatanya, karena Onew adalah orang special yang paling special dihatinya.

Namun, entah lelah menyelimuti mereka atau bukan, suasana didalam mobil jadi sedikit canggung, tidak ada pembicaraan yang keluar dari mulut mereka masing-masing, hanya saling bertukar pandangan dan membalas senyum satu sama lain. Key melihat keluar jendela mobil, ia bisa lihat pantulan wajah Onew disana, wajah yang disinari bayangan lampu jalan … wajah Onew benar-benar tampan, tanpa sadar Key menyentuh bayangan itu dengan jemarinya, betapa ia ingin sentuh wajah Onew … kenapa bisa ia mendapatkan sosok yang begitu sempurna, dan itu adalah Onew!

“Kau lelah?”,

“Eh?”, tanya Key terkejut,

“Kalau kau lelah kau tidur saja, nanti kalau sudah sampai aku akan bangunkanmu…”, jawab Onew lagi tersenyum padanya, Key menatap Onew lekat, kenapa namja itu selalu bisa tersenyum? Key terkadang tidak suka dengan kebiasaan Onew, baginya sulit membaca apa perasaan Onew sebenarnya, senangkah, sedihkah, atau apa? Ia sulit terkadang tahu isi hati Onew … karena namja itu selalu menunjukan ekspresi yang sama, tersenyum …

“Key?”

Onew menatap Key bingung yang melihatnya lekat dan tidak berkedip. “Kenapa?”, tanyanya penasaran.

“Onew … katakan padaku …apa kau bahagia bersamaku sekarang?”

“Hah? Kenapa kau tiba-tiba—“

“Katakan saja … aku ingin tahu ..”

“Iya tapi kenapa tiba-tiba kau bertanya begitu? Tentu saja aku bahagia, kau ini aneh …”, ucap Onew tertawa. Namun kali ini Key tidak menjawab, dan hal itu membuat Onew makin merasa aneh. Tidak lama Onew menepikan mobilnya dan mematikan mesin mobil, memutar  posisinya berhadapan dengan Key dengan meraih tangan namja itu yang tiba-tiba terdiam dan enggan menatap Onew.

“Ada sesuatu? Kau bisa katakan padaku, kau tahu aku akan mendengarkan mu kan?”, tanya Onew lembut, mengelus punggung tangan Key dan bermain dengan jari-jari rampingnya. Key menarik nafas dalam-dalam dan melihat ke mata sipit Onew. Namja tampan itu mengangkat alisnya, memberitahu Key untuk menjawabnya.

Key menarik nafas dan menggengam tangan Onew erat, “Kau tidak berpikir aku orang gampangan kan?”,

“Hah? Apa—“

“Seperti kata Jonghyun Hyung, aku ini memang mudah jatuh cinta, dan mudah pindah ke lain hati, seperti saat ini, aku sudah pacaran dengan mu, padahal aku baru saja mabuk karena putus dengan Woohyun …”, ucap Key khawatir, ia benar-benar khawatir, “Kumohon jangan berpikir kalau aku memanfaatkanmu Onew … “, rasanya air mata sudah berkumpul di ujung matanya, “ … aku benar-benar suka padamu dari dulu, hanya saja, namja yang selama ini pacaran dengan ku semuanya baik awal nya, aku terbuai dengan kebaikan mereka, tapi …”, Key menarik nafas, semua mengecewakanku …

“Key …”

“Mungkin ini semua karma karena aku membuat mereka jadi pelampiasanku karena untuk membuatmu cemburu … jadi mereka menyakitiku …” kali ini air mata mengalir di pipi lembut Key, Onew melihat itu hanya diam saja …

“Key …”, Onew meraih wajah Key dan menghapus air mata Key dengan jari-jarinya. “‘Bagiku, Onew Hyung adalah segalanya, aku tidak akan pernah lelah untuk selalu bersamamu ..’”, ucap Onew membuat Key mengerutkan alisnya, Onew hanya berdecak dan mengelus kepala Key sayang. “Kau ingat siapa yang katakan itu barusan?” tanya Onew.

Key hanya diam, ia berpikir keras, bola matanya terlihat bingung menatap Onew, tangan Onew membelai pipi Key dan turun ke bibir plum nya, menatap bibir itu dengan lembut, seakan ia ingin sekali menciumnya, “Semenjak ‘ia’ katakan itu padaku, aku berjanji pada diriku sendiri kalau aku akan selalu ada untuknya, bersamanya jika ia butuh aku atau tidak, bersamanya meski ia tidak sadar aku rela bersamanya sampai kapanpun … karena ia sendiri yang bilang, ia tidak akan pernah lelah untuk bersamaku …”, ucap Onew menarik tengkuk Key mendekat ke wajahnya, “ … kau ingat?” bisik Onew menatap wajah Key lekat,

Seperti film yang berputar ulang di benaknya, Key terkesiap, ia menarik baju Onew dan menatap namja itu takjub, “Kau ingat …”, kekeh Onew, “Itulah alasanku tidak pernah meninggalkannya meski ia bersama namja lain, dan bukan aku, jika ia tersakiti, ia akan lari padaku, aku tidak masalah …”, ucap Onew berentuhan dengan kening Key, “ … karena aku tahu, pada akhirnya ia akan kembali lagi padaku. Aku ini sakit jiwa kan?”, katanya tertawa.

Key speechless, ia tidak tahu harus berkata apa … oh my god, bahkan ia bingung harus lakukan apa. Ia hanya bisa menggelengkan kepala tidak percaya , air matanya mengalir begitu saja, Ya Tuhan … kenapa kau buat aku sebodoh ini?Aku memang pantas kau hukum, aku membuat orang yang aku cintai menungguku, menungguku untuk ikut bermain dalam permainan bodohku … ucap Key dalam hati

“O-Onew …”, isak Key, Onew hanya tersenyum dan mencium bibir Key lembut, terasa asin baginya karena air mata Key menetes ke bibirnya.

“Gwencana … i still love you …”, ucap Onew memeluknya, Key hanya bisa memeluk Onew dengan erat.

“N-nado …nado saranghae …” isaknya tercekat air ludahnya sendiri.

“I know …”, decak Onew, betapa ia benar-benar sayang pada namja cantik itu … kalau saja waktu bisa berhenti, ingin rasanya ia selalu memeluk Key seperti itu.

Namun, sepertinya semua itu terjawab sudah, tiba-tiba Onew merasakan kecupan halus mendarat di lehernya, ia terkejut dan menatap Key yang sengaja menghindari tatapan darinya, meski di remangnya lampu jalan dan gelapnya didalam mobil Onew, Onew bisa lihat wajah Key memerah menahan malu.

“K-key?”, Onew memegang lehernya yang baru saja dikecup oleh Key.

Onew hanya merasakan genggaman tangan Key yang ada di depan bajunya mengencang, “A-aku … m-mian … aku terbawa…suasana …”, ucap Key memejamkan mata karena malu, namun yang ia tidak tahu, diam-diam senyum terkembang di wajah Onew.

Dagu Key terangkat oleh jemari Onew , membuat wajah cantiknya terlihat kontras dari sinar dilampu jalan. Sepersekian detik akhirnya ia berani mengalihkan pandangannya dari ujung tangannya ke mata Onew, yang membuatnya berdebar adalah, mata Onew menatapnya lekat dan disana ia bisa lihat ketulusan di mata itu, senyum itu juga selalu tulus, selalu membuat hati Key merasa nyaman …

Perlahan Onew memajukan kepalanya dan jarak mereka hanya beberapa centi saja, “Gwecana …”,  sebelum ia mencium bibir plum Key dengan mesra, melumat bibir bawah dan atas Key bergantian, tangannya membelai pipi, kemudian ketelinga dan ke leher Key.

Tak lama, Onew menelusupkan lidahnya kedalam rongga mulut Key, menulusuri gigi-gigi Key, dan menjilat langit-langit nya sebelum ia menemukan lidah Key, tak lama namja cantik itu mengerti, ciuman berubah menjadi ciuman yang penuh dengan nafsu, saling menghisap, mengulum, melumat …

“O-onewhh…” Key mendorong dada bidang Onew sejenak untuk mengambil nafas, namja tampan itu hanya bergumam dan mencium leher putih Key, Key benar-benar lemas dibuatnya, ia cengkram bahu lebar Onew untuk menahan perbuatan namja itu lebih jauh. “O-Oneww… k-kita..ahh…mmph…”,

“Kau baru saja mendesah Key?”, Onew tersenyum membelai rambut Key sayang, namja cantik itu hanya mengusap wajahnya. Onew benar-benar keterlaluan, ia masih bisa saja tersenyum disituasi seperti ini … batin Key.

“Kita pulang neh?”, Key mendongak terkejut, “Keapartemenku …”, tambah Onew tersenyum, Key terbelalak, namun kemudian ia menunduk dan menatap tangannya yang digenggam oleh Onew, perlahan ia sematkan jari-jarinya dan menoleh ke arah Onew, tatapan mereka sudah berubah , ada sesuatu disana …

.

.

“Kau mau mandi? Akan kucarikan baju ganti untukmu …”, ucap Onew berjalan masuk kedalam apartemennya, Key tersenyum melepas mantelnya dan berjalan mengikuti Onew, ia tidak pernah segugup malam itu, ia sering bolak balik ke kesana, namun baru kali ini ia merasa gugup setengah mati.

“Ng … kau mandi duluan saja Hyung, aku akan buatkan teh dulu …”, ucap Key diambang pintu kamar Onew,

“Hmm , okelah … aku mandi duluan, baru kau yah?”, ucapnya mengelus kepala Key, namja cantik itu hanya mengangguk dan mengikuti sosok Onew yang menghilang kekamar mandi.

Ketika terdengar bunyi klik disana, ia langsung lemas, terduduk diatas lantai dengan tangan didadanya, jantungnya berdebar cepat. Ia hanya berharap, semoga malam itu lancar … tunggu, apanya yang lancar?

.

.

“Ah, Key … kau sudah mandi?”, Onew berkata tanpa melepaskan pandangannya dari TV, Key berjalan kesampingnya dan mengeringkan rambutnya dengan handuk ditangannya.

“Kau menonton apa? Ada film bagus?”,

Onew berdecak, dan menarik tangan Key mendekat, “Sini aku keringkan rambutmu …”, ucap Onew terkekeh, Key hanya menurut dan duduk di bawah, diantara kedua kaki Onew yang duduk di atas sofa.

“Aku sudah hubungi Ahjuma dan Ahjusi, aku bilang kalau kau menginap disini…”, ucap Onew,

“Hah? Jinjja? Lalu mereka bilang apa?”, Key mendongak dan melihat Onew tersenyum padanya,

“Mereka bilang ‘Maaf yah Onew jadi menyusahkanmu, kalau Key banyak maunya, kirim saja ia pulang naik taxi’, begitu kata mereka!”,

“Hah? Memangnya aku barang –masa dikirim?”, Key mendengus kesal, Onew hanya terkekeh, ia melingkarkan tangannya kebawah dan memeluk leher Key dari atas.

“Bercanda …”, Onew terkekeh dan mencium kening Key, membuat namja cantik itu tertegun, kemudian menampar tangan Onew dan tertawa bersamanya.

Namun tawa mereka hilang, dan mendadak atmosfer disekitar mereka menjadi lebih canggung, mata Key menatap lekat ke arah Onew. Namja cantik itu menelan ludahnya, namun kemudian ia berdiri menghadap ke Onew dan menatap namja itu lekat.

Perlahan Key duduk di atas pangkuan Onew, melingkarkan tangannya dileher namja tampan itu yang sudah memeluk pinggang Key. Mata Key turun ke bibir Onew dan kembali lagi menatap mata namja tampan itu, Onew tidak menunggu lama, ia mendekatkan wajahnya ke wajah Key, dan Key tahu apa yang akan dilakukan nya, maka ia menutup matanya, perlahan ia rasakan sapuhan bibir Onew lembut sekali di bibirnya, kecupan ringan … membuat mata mereka bertemu lagi, sebelum Key menarik lebih dekat kepala Onew, memiringkan kepalanya dan menyambut bibir Onew yang melumat bibir bawahnya.

“Nn…”, desah Key ketika tangan Onew menelusup kebalik T-shirtnya, sapuan lidah Onew di bibirnya membuat ia membuka mulutnya dan membiarkan namja itu menyapu rongga mulutnya, tangan Key meremas rambut Onew dan mencengkram bahu Onew ketika lidahnya dihisap kuat oleh namja itu.

“O-onewwh …”, desah Key menarik tubuhnya untuk mengambil nafas sejenak, Onew tersenyum dan mengusap bibir Key yang memerah dan menghapus air ludah dari bibir cantik itu.

Onew menarik tangan Key, mematikan TV dan membawa namja cantik itu masuk kekamarnya, ia dudukan Key di atas kasur dan ia duduk disampingnya. Membelai wajah namja cantik itu dengan sayang, “Key … saranghae …”, ucapnya mencium bibir nya, Key yang mendengar kata itu dari mulut Onew hampir mengeluarkan air matanya,

“Nado Onew …”, ucapnya sebelum mencium bibir Onew lagi kali ini.

Tangan Key turun ke balik kaosnya dan tangannya yang lain stuck di ujung celana training Onew. Onew terkejut menerima perlakuan dari Key ia menatap wajah Key yang memerah dan merasa malu karena tindakannya itu terlalu jauh, “M-mian…”, ucap Key.

Onew berdecak, Key berpikir Onew akan marah, namun tidak, namja itu malah berinisiatif mencium bibir Key lagi. “Kau yakin mau lakukan ini hm?”, tanya Onew mengulum telinga Key, namja cantik itu hanya bisa mengangguk dan dengan pasrah tubuhnya direbahkan di kasur oleh Onew.

Tubuh Key sudah ada di bawah dengan Onew yang mencium bibirnya dan tangan nya masuk kedalam t-shirt Key, mengelus kedalam perut ratanya dan menuju ke nipplenya, mengelusnya kemudian mencubitnya dari luar, memainkannya hingga mengeras.

“Nnhh…”, desah Key meremas pundak Onew yang sudah menurunkan ciumannya ke leher putih Key. Menelusuri nadi Key dan kemudian menghisapnya,

“A-aah…”, Key menggelinjang ketika Onew menemukan titik sensitifnya, Onew hanya bisa berdecak dan menatap wajah Key yang memerah.

“Sensitif ,hm, Key?’, bisik Onew , Key hanya membuang wajahnya ke arah lain sebelum Onew mencium pipinya dan turun menghisap collarbone putih Key, namja cantik itu meremas bantal disisinya, kenapa semua terasa nikmat dan jantungnya tidak berhenti berdebar setiap tangan Onew dan bibir Onew mencumbunya.

Tanpa ia sadar bajunya sudah dilepas dengan ahli oleh Onew, ciuman Onew turun ke nipple kanan Key , sementara tangannya memilin nipple Key yang lain, tangan kirinya turun ke ujung celana Key, menelusupkan jarinya kedalam sana, membuat Key tersentak dan menaikan pinggulnya reflek akan sensasi baru yang ia terima, desahan Key semakin jadi, nafasnya tersengal …

“O-oneww … mmhmm…”, Onew tersenyum karena desahan Key begitu indah di telinganya, ia melirik ke wajah Key yang memerah, mulutnya terbuka mencoba bernafas dengan teratur, sedangkan matanya terpejam kuat menahan desiran hasratnya.

Ciuman Key turun ke pusar Key, menjulurkan lidahnya disana dan menghisap pusar Key, membuat nya basah dengan air liurnya,”O-onew..p-please…j-jangan disanah…mmhm…”, desah Key mendorong kepala Onew menjauh,

“Lalu? Dimana hmm? Katakan…”,

Key menatap mata Onew yang berkilau karena remangnya lampu kamar, “D-di … jangan buat aku katakan itu pabo!”, ucap Key marah menoleh ke arah lain, Onew hanya tertawa namun tangannya sudah masuk kedalam celana Key.

“Ah!”, ia melihat Key terkejut menatapnya,

“Disini?”, tanya Onew menyengir, Key tidak menjawab karena ia sudah mendesah ketika tangan Onew sudah menggenggam membernya ditangannya,

“Ungh…aah..ah..”,

“Kau … sudah basah begini?”, ucap Onew mencium selangkangan Key, menghisap paha dalamnya dan meninggalkan bekas disana.

“Mmhm…Onew …”,

Mulut Onew mencium ujung member Key, membuat namja cantik itu sontak menjambak rambut Onew, namja itu mengerang sedikit karena rasa sakit dikepalanya, “Unn~~”, erang Key ketika mulut Onew menelan membernya seluruhnya tanpa ragu. Hangat dan basah didalam mulut Onew sangatlah luar biasa bagi Key. Membuat pinggulnya terangkat karena kenikmatan yang terasa hingga tengkuknya. Ia mencengkram dan bertahan dikepala Onew yang sudah menggerakan kepalanya naik dan turun di membernya, mengunci beberapa helai rambut dijari-jarinya. Ruangan sepi itu mendadak jadi berisik dengan suara yang diciptakan dari bibir Onew , membuat Key semakin tegang dibuatnya.

“O-Onew …s-stop …aah …a-aku …akan…ngh..”,

Onew berhenti dan melepas kulumannya. Key terkejut, ia shock melihat Onew membiarkannya begitu saja, nafasnya tersengal, tidak bisa … masa ia dibiarkan begitu saja?

“Baby … patient.”, senyumnya, Key tidak percaya, Onew benar-benar keterlaluan, “Aku tidak biarkan kau sampai dulu …”, bisiknya tepat didepan wajah Key.

Kemudian yang Key tahu Onew membuka seluruh bajunya, ia menelan ludah menatap abs yang selama ini Onew sembunyikan dibalik bajunya atau baju kantornya, sejak kapan Onew nya mempunyai abs yang bagus. Karena kagum, tangannya mencapai absnya yang putih, kulit Onew juga terasa halus dan lembut, itulah kenapa sejak dulu Key selalu berpikir betapa ia suka dengan kulit Onew, begitu lembut dan putih bersih, berbeda dengan namja lain …

Namun matanya takjub ketika ia melihat kebagian member Onew, begitu besar, ia tiba-tiba menjadi takut, berpikir apakah itu akan muat …

“Suka dengan pemandangan didepanmu baby?”, bisik Onew, ‘baby’ kata itu membuat Key semakin suka, ia hanya bisa berdecak, sebelum Onew kembali menciumnya dan mengelus paha putih Key.

Perlahan tangannya melingkar di pinggang Key dan mengangkatnya dari atas kasur. “Oh!A-apa—“ Key terkejut berpegangan pada Onew.

“Berbalik lah, dan telungkup dengan kakimu.”, bisik nya

Key dengan gugup mengikuti perintah Onew, dan berikutnya tubuh Onew memeluk Key dari belakang, mencium pundak belakang Key, tangannya bermain dengan nipplenya dan di membernya..

“A-aah …Oh..ssh..mmhm…”, desah Key meremas sprei dibawahnya, nafasnya tersengal karena sensasi yang diberikan oleh Onew, namja itu mencium turun ke tulang rusuk Key, sampai ke tulang ekor tubuhnya, sampailah ia di ujung hole pink Key yang terlihat mencolok dalam posisi menunggingnya.

“O-onew apa yang—OH..AAHH…O-ONEW..mmh s-shitt …”, Key melenguh ketika Onew membuka bibir pantat Key dan mencium holenya. “O-onew jangan disana—mmh …”, Key tidak kuat , ia membenamkan kepalanya di bantal , meremasnya dengan kuat, dan mengintip dari bawah, melihat Onew yang menjilat dan menghisap holenya dengan kuat.

“O-ooneww …aku..s-sampai …uunggh…”, dan Key mencapai klimaks pertamanya yang tumpah ke atas sprei Onew. Onew menarik tangannya kemudian memasukannya kedalam mulut Key yang langsung dikulum oleh namja cantik itu.

“Mmm…mmm…”, Onew melihat Key menjilat habis spermanya sendiri yang ada ditangan Onew dan itu membuatnya tambah tegang.

“Key … aku akan persiapkan mu dulu, katakan kapan aku harus berhenti jika kau tidak tahan neh?”, ucap Onew mencium pundak nya sebelum mencium bibir Key dan membawa turun tangannya kebawah hole Key.

Tangannya yang lain menahan agar pantat Key tetap diatas, ia mencium bibir Key untuk mengalihkan perhatiannya, perlahan ia masukan satu jarinya kedalam hole Key, namja itu melenguh pelan namun masih baik-baik saja,

“Ah …ah …uhh…”, Key mendesah disela ciuamnnya ketika jari Onew keluar masuk di holenya.

“Ahh!”, Key tersentak ketika jari kedua Onew memasuki holenya, memutarnya didalam, “O-oneww..sakitt…”, lenguhnya, air matanya keluar membasahi pipinya.

“ssshh …aku tahu …tahan sedikit …”, bisik Onew memilin nipple Key, namja cantik itu hanya mencengkram sprei dan membenamkan wajahnya dibantal.

“OH, GOD, YESSS,,UNN~”, Onew tahu ia menemukan titik prostat Key ketika ia gerakan jarinya, dan tak lama ia tarik jarinya ketika ia rasa cukup, meski Key awalnya merasa sakit, namun ia juga merasa sedih saat jari Onew tak lagi disana.

“Key … aku masukan yah?”, bisik Onew memeluk Key dari belakang, Key hanya mengangguk malu , Onew menarik nafasnya, mengurut membernya sejenak sebelum memposisikan dirinya di hole Key.

“A-aahh!!!”, air mata Key keluar begitu saja.

Onew mengigit bibirnya berusaha menahan gerakannya agar tidak terlalu terburu-buru. Key yang merasakan itu sudah meremas sprei dengan kuat-kuat, sakit rasanya, seperti tubuhnya hancur berkeping-keping, perih dan sakit …

“S-sakit …O-onew …m-move …”, desah Key,

“A-aku tidak bisa, Key. Kau meremas memberku kuat sekali, aku..tidak bisa..ungh~..relax sedikit …”, ucap Onew mencium pundak Key dan mengelus nipplenya ,

“O-oneww …a-aku tidak bisa!! U-ujung membermu menyentuh—ahh!!”, Key tersentak ketika ia rasakan member Onew menyentuh prostatnya.

“A-apa aku menemukan ..ngh ..” Key tidak menjawab, ia hanya mengangguk mengiyakan. Setelah Onew merasa nafas Key tenang ia mulai memaju mundurkan dengan perlahan pinggulnya, keluar masuk secara perlahan.

“Good Key …ngh … relax …”, ucapnya memiringkan kepala Key dan menciumnya, namja cantik itu hanya bisa mendesah disela ciuman mereka.

Onew semakin melajukan gerakannya, semakin cepat , membuat tubuh Key terdorong kedepan dan kebelakang seiring gerakan mereka, Key yang mulai terbiasa ikut mengimbangi gerakan Onew. Desahan terdengar di ruangan itu secara bergantian. Key hampir mencapai klimaksnya lagi, jika Onew belum sampai juga, maka ia …

Namun tiba-tiba, Onew mengeluarkan membernya dan membalikan tubuh Key berhadapan dengannya. Sebelum akhirnya ia membuka kaki Key dan menusukan membernya kembali ke hole Key.

“Ahh! Stop teasing …me …like.this..ahh~ ..”

“Mianhe Key … Aku hanya ingin melihat wajahmu…”, ucap Onew membelai wajah Key dengan kedua tangannya, Key melingkarkan tangannya di pundak besar Onew, ia merasa dilindungi,merasa nyaman dan dicintai sepenuhnya oleh Onew, benar … Onew akan selalu menjadi orang favorit didalam hidupnya.

“Onew … I love you.”, ucap Key.

Onew tersenyum dan mencium bibir pinknya, “Neh … I love you too , Kibum …”, dan memulai menghujam Key dengan kekuatan maksimal, membuat badannya naik turun,

“Mmmh~~”, Key memeluk Onew erat dan memperdalam ciuman mereka. Tapi kemudian ia melepas ciuman itu saat ia merasa sesuatu sensasi menuju ke perutnya. “Onew … aku akan .sampai batas …ahh!”,

“A-aku juga … unn~~”, Onew meraih member Key ditangannya.

“Aaaahhh!!”,

Dengan sekali hentakan, member Key mengeluarkan spermanya diseluruh badannya dan juga tubuh Onew. Ia rasakan Onew juga sampai, dan mengeluarkannya didalam Key.

Key merasa lelah dan kehabisan energi, bahkan untuk membuka matanya saja ia tidak kuat lagi. Hal terakhir yang ia tahu adalah ketika ia lihat Onew menatapnya , tersenyum padanya dan mencium bibirnya dengan lembut. “Night Key ..”, dan ia benar-benar tidak bisa bertahan lagi, ia lelah …

.

.

Key terbangun dari tidurnya ketika ia rasakan sinar matahari pagi menerpa wajahnya, rasanya nyaman di atas kasur yang empuk, ia bisa cium bau tubuh Onew disekitarnya. Dengan mata tertutup ia menggerakan tangannya mencari dimana Onew, namun ia dengan cepat membuka matanya mengetahui Onew sudah tidak ada disana. Panik ia terbangun, namun terjatuh lagi karena rasa ngilu di punggung dan bagian belakang pantatnya.

“Ahh …ssh …”, desisnya hampir mengeluarkan air mata. “Onew …”, panggilnya manja.

“Oh, Key … kau sudah bangun?”, ia melihat Onew masuk kedalam kamarnya dan membawa cangkir ditangannya, Onew sudah rapih, bahkan ia sudah wangi, Key bisa tebak Onew bangun lebih dulu dan membersihkan tubuhnya.

“Ini, aku bawakan hot chocolate …”, katanya tersenyum, Key bangun perlahan dan mengambil cangkir itu dengan semangat.

Ia hirup baunya, coklat benar-benar paling pas untuk menambah tenaga, baunya nikmat. Ia sesap minuman itu, meski panas tapi tetap enak, ia tarik nafasnya dan bersandar di pundak Onew. Namja tampan itu tersenyum dan melingkarkan tangannya di pundak Key, mengelusnya dan mengelus kekepala Key.

“Apa sakit? Maaf aku terlalu kasar yah?”, ucap Onew mengelus pinggul Key. Key mendongak, menggeleng pelan dan tersenyum.

“Ani … aku bahagia kok ..”, katanya memejamkan mata dan bersandar di bahu Onew, ini sempurna… pikirnya … Onew tersenyum dan mencium pucuk kepala Key.

“Mau mandi?”, bisik Onew . Key mendongak dan melihat ke wajah Onew, ia sempat ingin membalas senyum itu, namun sepertinya setelah malam tadi ia tahu senyum itu artinya apa …

“Ng …”, Key memundurkan tubuhnya , “Aku..bisa mandi sendiri—ahh~~ Oneww turunkan aku~~”, ia berteriak ketika Onew sudah membopongnya di pundaknya dan membawanya ke dalam kamar mandi.

Dalam hidup Key ia belajar sesuatu, terkadang, apa yang ada digenggaman kita kita tidak pernah tahu betapa berharganya itu bagi kita. Bagi Key, Onew adalah teman terbaiknya, segalanya baginya, ia bersyukur Onew tidak pernah melepaskannya …

END

 Alamaak … nulis apa saya ini? udah lama banget nggak pernah nulis smutt, dan hasilnya liat sendiri kan saudara”? LMAO abis deh!

Oh, mau jelasin Part 1 banyak Typo, contoh Key itu yeoja/namja kan? emg tdnya ini mau SG, tapi saya pindah haluan ke YAOI *again wkwkwkw … sowwy neh makasih info typonya xD

Makasih yang udah komen dan Like di part 1 :”) i can die with Key in my arms now…*abaikan. Ini FF terkahir sebelum aku mau HIATUS sementara yah … aku mau UAS xD *wishmeluck* DAN untuk INTIMATE BABY -nya … woles, bakal dilanjut cuss habis UAS :)) patient neh~

END FOREWORD … PLEASE RCL … NEED THAT SOOO MUCH~ LOVE YOU ALL, MUACH ❤
OH, MIANHE MANY WRONG TYPO!!!

Advertisements

117 thoughts on “[Onkey-2shoot] Friends become Boyfriend – part 2end

  1. ini sweet banget>< akhirnya onkey saling tahu apa yang dirasain masing2 :))))) good job buat author d^^b DAEBAK

  2. Waaah jonghyun bahaya nih wkwk mau nipu key zzz~
    Jinki ternyata liar jg ya kalo diranjang ahahaha key sampe wanti2 gitu xD
    Key tabahkan hatimu kuatkan tubuhmu ya ngadepin keliaran(?) Jinki xD elu jg seneng kan mak wkwkwk xD

  3. I LOVE THIS ❤ ❤ ❤
    Onkey so sweet, tapi kasian key punya oppa kayak jjong
    *digorok para istrinya jjong*

  4. Hmmmm bed scene nya bikin merinding. Hahaha. Kata -kata terakhirnya saya suka. Ff nya bagus loh,mengemas nc dalam bentuk cerita yang alur ceritanya jelas. Ah,yang jelas i love this one so much. :* :* :*

  5. Wohoo ini NC lhoo hahaha
    Seruuu, key jangan ragukan cinta kalian gitu dong -,-
    Un, NCnya cool !!! HOT HAHAHA
    Lain kali nulis enceh lagi ya noona hehe

  6. hahaha jjong mw nipu Key , tpi untung si onew dtang ..

    ahh nc nya hottttt , ampe sy gk bisa brkomentar apa² ..

    onew msih pagi udah pervert , gk yakin kekamar mndi lngsung mandi ..

  7. uuupppssssahhhhh…
    ulalalalala
    DAHSYATTTTTTTT. merinding awa bcx, ini. WOOW@.@ sangat, panas euy panas.

    dasar itu jjong ahjusshi tukang tepu, bisa2x adu domba nae bumonim. keymma hampir aja nangis bombay klo onew appa gk datang disaat yg tepat, nappeun namja.ahihihi
    SUKAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA^_^

  8. udah deg-deg-an tau ga pas si Jong ngomong gitu ke Si Onew,, Key emang mudah jatuh cinta tapi cinta mati dia cuma buat si Onew hahhaha :p tega banged si jong ngomong gtu di depan Onew, ntar malah gajadian dong mereka , untung cuma boongan –”

    yups! Onew mirip pelarian Key , tapi si Key suka ma si Onew dari umur 12 taon neh, ampe nulis nama dia di patung dewi itu, pura” cara pacar biar Onew cemburu, kapan lagi nyari namja perfect kaya Onew , bodoh kau Key!!

    Key sempet ragu ya sama perasaan si Onew, haahh terbayar sudah lah ya, malah bercinta lagi ckckckck ahahaah itu adegan enceh LOL emang ga kluar darah perjaka (??) gtu akakakakka merinding bayangin nya @__@

  9. oh…ini nc nya panas pisan euiy…

    ni ac udah nyala..tetep ja panaas..

    semuut….semut….napa bikin panas….

    akhirnya kalian benar2 bersatu eoh….

    key…hyung mu sdah ngingetin kamu jgn lupa pake kondom…

    tp spertinya..kau lupaa….

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s