[Onkey/SG] Bidadari Surga | 1shoot


Foreword : Hai, lama tak jumpa reader. Nih aku bawa ff yang terinspirasi dari ceritanya kakak kelasku yang udah lulus dua tahun lalu. Ni cerita bener-bener mengharukan banget. tapi tetep, isinya beda sama cerita aslinya karena telah bercampur dengan imajinasi saja.

so cek it out

Warning : Alur kecepetan, membuat pada reader MERINDING.

>0<

Tiga orang yeoja cantik memandang tengah bercanda ria di taman depan Shinee akademi. Mereka berdua saling tertawa dan membicarakan, you know lah, mereka perempuan pasti tahu apa yang selalu mereka bicarakan. Mulai dari namja terkeren, terpintar, dan ter ter lainnya. Namun, tiba-tiba saja salah seorang yeoja cantik berpipi chubby bertanya pada yeoja bermata kucing yang ada di hadapannya.

“Key, apa impianmu?”

Yang ditanya mulai berpikir apa impiannya. Tak lama kemudian ia tersenyum sangat cerah.

“Aku ingin menjadi bidadari surga,” jawabnya.

Kedua temannya yang bernama Jino dan Taemin saling berpandangan tidak mengerti atas apa yang yeoja paling cantik di Shinee akademinya itu bicarakan.

“Bidadari surga? Apa tidak salah, kau bicara seperti itu Key eoni?” tanya Taemin bingung.

Sontak Key langsung menggelengkan kepalanya. Dia meyakinkan temannya kalau apa yang ia bicarakan tadi itu adalah benar. Hal itu membuat Taemin dan Jino tertawa mendengarnya.

“Wae? Kenapa kalian tertawa? Apa aku salah bicara?” bingungnya, yang membuat Taemin dan Jino tertawa keras.

“Kau lucu sekali, semua yeoja pasti mempnyai mimpi akan bertemu dengan namja yang mencintainya dengan sungguh-sungguh, tapi kau malah hahaha, ingin menjadi bidadari surga?” tawa Jino makin keras seraya menunjuk-nunjuk Key yang hanya mempoutkan bibirnya kesal.

“Aniya, aku memang ingin menjadi bidadari surga,” ngototnya.

“Eoni, kau itu sudah menjadi bidadari di Shinee akademi ini, jangan berharap lebih tinggi lagi,” hibur Taemin mengelus punggung Key.

“Terserah kalian mau ngomong apa, yang penting impianku adalah menjadi seorang bidadari di surga,” ngeyel Key seraya membenahi barang-barangnya yang berserakan kemudian pergi meninggalkan Taemin dan Jino yang masih tertawa.

>0<

Yeoja cantik itu berjalan sambil menghentak-hentakkan kakinya. Pertanda kalau ia sedang kesal pada tingkah dua teman yang tadi mengejeknya. Tanpa ia sadari, seorang namja tampan dengan manik bulan sabit telah berlari kencang di koridor.

Brukk

Mereka berdua bertabrakkan. Karena tubuh sang yeoja lebih kecil dari sang namja, akhirnya dia jatuh terhuyung ke belakang. Beruntung namja tampan itu langsung memegang pinggang rampingnya.

“Gwenchana?” tanya namja tampan itu.

“Ne, gwenchana,” sahutnya.

“Mianhe,” kata mereka secara bersamaan. Sesaat mereka saling berpandangan kaget. Sedetik kemudian mereka berdua tertawa dengan keras.

“Mianhe, aku tidak sengaja menabrakmu tadi,” ucap sang namja seraya membungkuk 90 derajat.

“Gwenchana, aku juga minta maaf karena tidak melihatmu tadi,” sahut yeoja itu tersenyum cerah.

Deg

Deg

Deg

Tiba-tiba saja, jantung sang namja tampan itu berdetak lebih kencang dari biasanya. Begitu melihat senyum sang yeoja dihadapannya. Omo, baru pertama kali ini aku melihat yeoja sebaik dia, apalagi senyum itu sangat cantik seperti bidadari saja, pikir sang namja tampan itu tanpa mengalihkan perhatiannya pada sosok yeoja yang mulai memunguti bukunya yang berserakan.

“Biar ku bantu,” namja tampan itu menawarkan sebuah bantuan.

“Gomawo,” ucap sang yeoja tulus.

“Aku Lee Jinki, tapi biasa dipanggil Onew, kau?” akirnya sang namja tampan itu memperkenalkan dirinya.

“Ah ya,namaku Kim Kibum, tapi biasa dipanggil Key sama teman-teman,”  jawab Key.

Sesaat mereka saling berpandangan. Dengan Jinki yang masih memegang buku Key yang tadi tercecer. Keduanya merasakan detak jantung yang sama-sama kencangnya.

“Onew-hyung, hoy, sebentar lagi Mr Jung akan masuk, kau mau dihukum, eoh?” teriak suara bass yang ada di belakang Key.

Sontak Onew dan Key menoleh ke sumber suara dari seorang namja tinggi yang kini berkacak pinggang.

“Mianhe Key, aku harus pergi, senang berkenalan denganmu dan semoga kita bisa bertemu kembali,” pamit Onew sambil menyerahkan buku yeoja cantik itu kemudian berdiri. Sebelum ia pergi, dia tersenyum cerah dihadapan yeoja cantik tersebut.

Key langsung terpaku di tempat begitu melihat senyum yang terpancar namja tampan  yang bernama Onew tersebut. Seperti senyum seorang malaikat. Omo, apa aku tadi sedang berbicara dengan seorang malaikat? Pikir Key sambil terus memperhatikan sosok tampan itu menghilang di tikungan koridor.

>0<

Seorang namja tampan manik bulan sabit itu memperhatikan Mr Jung yang sejak tadi mengoceh tidak jelas. Kenapa tidak jelas? Karena namja tampan itu tidak memperhatikan sang dosen dengan sungguh-sungguh.

“Hyung, kau kenapa sih?” bisik seorang namja berambut nyentrik yang ada di sebelahnya.

“Aniya, gwenchana,” elaknya lalu berusaha fokus kepada Mr Jung lagi.

“Bilang saja kalau kau sedang memikirkan sang Diva Key itu,” bisik namja jangkung.

“Sudah, jangan main bisik-bisik tetanggan, nanti kena semprot Mr Jung baru tahu rasa kamu,” bisik Onew pada kedua sahabatnya yang mulai terkekeh melihat tingkahnya.

Tak lama kemudian, Mr Jung mengakhiri mata kuliahnya hari ini. semua mahasiswa fakultas seni musik itu membereskan barang-barang mereka. Termasuk ketiga sahabat yang sangat digandrungi di Shinee akademi.

Mulai yang paling kecil, Choi Minho. Yah walaupun umurnya paling muda di antara tiga sekawan tersebut, tapi dia mempunyai tubuh yang tinggi dan atletis. Membuat semua yeoja bertekuk lutut padanya. Namun, seperti para yeoja itu kurang beruntung, karena sang idola telah menentukan targetnya pada seorang yeoja cantik jurusan design, bernama Lee Taemin.

Yang kedua, namja paling nyentrik di antara ketiganya. Kim Jonghyun. Meskipun tinggi badannya kecil, tapi badannya kekar dan juga suaranya yang merdu nan seksi itu telah membuat banyak yeoja telah bertekuk lutut padanya. Lagi-lagi para yeoja itu harus berpikir dua kali untuk mendapatkan hatinya karena namja tampan itu telah memiliki yeojachingu dari jurusan yang sama dengan Taemin, Cho Jino.

Yang paling tua di antara mereka, Lee Jinki atau biasa dipanggil Onew. Dia dikenal sebagai namja yang memiliki senyuman malaikat.begitu dia tersenyum, banyak yeoja yang bertekuk lutut padanya. Walaupun senyumannya sangat cerah, tapi dia jarang sekali menunjukkan senyumnya pada orang lain. Hanya pada satu orang yang baru saja ia temui, Kim Kibum, yang merupakan yeoja yang memiliki julukan bidadari Shinee akademi.

 

Tiga sekawan itu sedang bercanda di sepanjang koridor. Tiba-tiba saja mereka bertiga terdiam begitu melihat tiga orang yeoja cantik yang melewati mereka dengan tawa yang terkembang.

“Hahaha, sudahlah Key, lupakanlah mimpimu untuk menjadi seorang bidadari surga,” kata Taemin jengah.

“Siapa kau, berani menyuruhku menghentikan impianku? Sudahlah, lupakan saja soal itu, yang penting sekarang kita harus menyelesaikan design kita, otte?” Key mulai mengalihkan pembicaraan.

“Arraseo, aku tidak akan mengungkitnya lagi,” sahut Jino dan Taemin secara bersamaan.

Sementara itu, ketiga namja yang sedari tadi mendengarkan pembicaraan mereka bertiga, hanya terpaku di tempatnya. Terlebih namja bermanik sabit yang masih terpesona menatap yeoja bermanik kucing tersebut.

“Kau memang pantas menjadi seorang bidadari,” gumam namja tampan itu membuat kedua temannya melihat ke arahnya dengan bingung.

“Sepertinya, ada yang sedang jatuh cinta nih,” seru kedua Minho dan Jonghyun secara bersamaan.

“Mwo? Aniya, aku tidak jatuh cinta padanya,” elak Onew melihat kedua temannya yang mulai menyeringai.

“Siapa yang bilang kalau kau jatuh cinta pada Key? Wah, jadi benar, hyung ada rasa nih,” goda Jonghyun menyenggol lengan Onew.

“Ne, aku kalah, kajja, ada tugas yang harus kita selesaikan,” Onew mengalihkan pembicaraan. Lalu pergi melangkah sambil menyeret Minho dan Jonghyun.

>0<

Seperti biasa Key dan kedua temannya selalu mengerjakan tugas bersama-sama di taman belakang Shinee akademi. Mereka saling bercanda dan saling bertukar pikiran tentang tugas yang mereka kerjakan.

Gedubrak

Suara sebuah benda terjatuh terdengar dari belakang ketiga yeoja cantik tersebut. Sontak ketiganya langsung melihat ke arah suara itu berasal. Terlihat tiga orang namja tampan terjatuh saling bertumpuk satu sama lain, dengan kertas partitur yang berceceran di sekitar mereka.

“Aish, gara-gara Onew-hyung jatuh, kita semua ikut jatuh deh,” gerutu seorang namja berambut nyentrik tersebut seraya bangkit dari posisinya yang amat sangat memalukan.

“Kalian tidak apa-apa?” tanya Key semabari mengulurkan tangan pada ketiga namja tampan tersebut.

“Ne, gwenchana, kalian tidak usah mengkhawatirkan kami, ini karena Onew-hyung yang memang ceroboh dari sananya,” jawab Jonghyun polos.

“Eh, Key kami pergi dulu ya? Karena ada suatu urusan sebentar,” pamit Taemin dan Jino sambil menyeret Jonghyun dan Minho pergi tanpa menunggu jawaban dari yeoja cantik tersebut.

Key dan Onew menatap teman-temannya bingung.

“Kenapa mereka menyeret Jonghyun dan Minho?” bingung Onew seraya menggaruk belakang kepalanya.

“Molla, apa kau baik-baik saja?” sahut Key membantu Onew berdiri.

“Gomawo, kau baik sekali,” ucap Onew tulus.

“Memang harus ada alasan untuk baik pada seseorang?”

“Tidak juga sih, aneh saja, ada gadis secantik dan sebaik dirimu, semoga kau memperoleh namja yang baik juga,” kata Onew membuat kedua pipi Key memerah.

“Miane, impianku berbeda dengan impian banyak yeoja pada umumnya yaitu menjadi seorang….”

“Bidadari surga, ya kan?” potong Onew membuat yeoja cantik itu terkejut.

“Bagaimana kau bisa tahu?” tanya Key

“Mianhe, aku tidak sengaja mendengar pembicaraan kalian bertiga tadi,” jawab Onew.

Hal itu membuat yeoja cantik yang mempunyai manik kucing tersebut murung. Pasti saat ini namja tampan dihadapannya ini menganggapnya aneh. Akan tetapi, apa yang di anggap yeoja cantik itu salah.

“Semoga impianmu berhasil, aku akan mendukungmu,” Onew mengacak rambut Key.

Yeoja cantik itu hanya tersenyum menanggapi apa yang dilakukan namja tampan itu padanya. Keduanya saling tersenum mengalihkan perhatian dari degup jantung yang sedari tadi berdetak sangat kencang.

Tanpa mereka sadari, seseorang telah memotret keduanya. Orang itu tersenyum puas atas gambar yang baru saja ia ambil.

“Ini moment yang sangat langkah, sang malaikat dan bidadari yang tersenyum cerah, pasti jadi berita menarik di mading Shinee akademi,” gumam orang itu sembari memperhatikan gerak-gerik Onew dan Key yang mulai akrab satu sama lain.

>0<

Keesokannya seluruh Shinee akademi sangat riuh. Mereka berbondong-bondong melihat ke arah mading yang menampilkan foto Key dan Onew yang sedang tersenyum cerah. Sebagian yang ada disana sangat senang melihat idola mereka tersenyum, tapi sebagian orang juga terlihat murung karena orang yang mereka sukai telah bersama orang lain.

Key,orang yang mereka bicarakan itu datang sambil berusaha menelepon ibunya itu datang. Sontak membuat orang-orang yang ada disana melihat ke arahnya yang sedang sibuk sendiri.

“Key-eoni,” panggil Taemin menepuk bahu Key pelan.

Yeoja cantik itu menoleh ke arah namja imut tersebut. Dengan smartphone yang masih setia berada di tangannya.

“Ada apa Taemin?” tanya yeoja cantik tersebut.

“Kau memang seperti bidadari jika tersenyum seperti itu,” jawab Jino yang muncul dari belakang Taemin.

“Gomawo,” jawab Key singkat sambil berusaha menelepon ibunya lagi.

Taemin dan Jino hanya memandang temannya itu dengan bingung. Ada apa dengan temannya ini? tidak biasanya selalu memegang telepon genggamnya saat berbicara dengan seseorang.

“Key, waeyo?” tanya Jino heran.

“Oh, ini ibuku tidak bisa dihubungi dari tadi, aku tadi lupa memberitahu kalau nanti aku pulang terlambat karena mengerjakan tugas di rumah Taemin,” jelas Key terus melihat gadget berwarna merah mudah tersebut.

“Nanti kau bisa menghubunginya lagi Key, mungkin telepon ibumu sedang di charge,” nasehat Jino menenangkan Key yang sejak tadi sangat pani.

Yeoja cantik itu menganggukkan kepalanya sambil memasukkan samrtphonenya ke dalam tas.

Taemin memperhatikan pakaian yang di pakai Key hari ini. Entah kenapa, perasaannya hari ini sangat buruk.

“Eoni, kenapa pakaianmu serba putih begini?” tanya Taemin bingung.

“Molla, tiba-tiba saja ingin sekali memakai pakaian ini,” jawab Key singkat.

“Kau cantik sekali, seperti bidadari sungguhan,” Jino ikau menimpali.

Bagaimana tidak cantik. Yeoja cantik itu memakai longdress berwarna putih dengan hiasan renda berwarna senada di bagian bawahnya. Rambut blondenya yang panjang dikucir kuda dengan ikat rabut berwarna putih juga. Dan tas warna putih yang bertengger di pundaknya.

Dari kejauhan terlihat seorang namja tampan berlari menghampiri tiga yeoja cantik itu. Diikuti oleh dua namja yang tak kalah tampannya dengan namja yang ada di hadapannya.

“Key,” panggil namja tampan yang tadi berlari.

“Ne, waeyo Onew-oppa?” tanya Key menatap namja tampan yang terengah-engah di depannya.

“Apa kau punya waktu?” Onew mulai membuka pembicaraan.

Yeoja cantik itu memandang kedua temannya yang hanya tersenyum penuh arti.

“Ne, masih ada waktu lima belas menit, sebelum aku masuk,” setuju Key membuat Onew tersenyum mendengarnya.

“Kajja,” Onew menggenggam tangan Key.

Lalu Key dan Onew meninggalkan keempat temannya yang hanya tersenyum melihat pasangan paling serasi di seluruh Shinee akademi ini.

“Sepertinya akan ada pasangan baru di kampus ini,” gumam Joghyun meraih pinggang ramping Jino.

“Semoga, Onew-oppa menjaga Key-eoni dengan baik,” kata Taemin seraya memeluk Minho yang menatapnya bingung.

“Waeyo, chagi?” tanya Minho bingung mendapati sang yeojachingu telah menangis di dada bidangnya.

“Molla, aku merasakan firasat buruk yang akan terjadi pada Key-eoni,” sahut Taemin dengan suara serak.

“Mungkin hanya perasaanmu saja, semuanya akan baik-baik saja,” Minho menenangkan Taemin yang masih menangis.

>0<

Onew dan Key saling berhadapan satu sama lain di atas sebuah jembatan kecil di taman belakang Shinee akademi.

“Key, aku mau ngomong sesuatu sama kamu,” kata Onew gugup.

Key hanya menatap namja tampan itu bingung.

“Key, aku tahu kita baru saja bertemu, tapi aku masih tidak bisa menahan perasaanku ini padamu,” Onew mulai berbasa basi.

“Maksudmu apa Oppa?” bingung yeoja cantik itu.

“Lupakan yang itu, yang penting adalah Saranghae Key,” Onew setengah berteriak mengucapkannya.

Sontak yeoja cantik itu terkejut dengan apa yang telah ia ucapkan. Onew memejamkan  matanya, takut kalau ia akan ditolak.

“Nado saranghae, Oppa, tapi aku tidak yakin akan bisa berada disisimu dalam waktu yang lama,” jawab Key yang membuat Onew tersenyum lebar. Namun, senyum itu hilang setelah mencerna kata Key tadi.

“Maksudmu?” tanya Onew bingung.

“Aku juga tidak tahu, yang pasti aku juga mencintaimu, Oppa,” Key tersenyum ke arah Onew.

Perlahan, tapi pasti namja tampan itu mendekatkan wajahnya pada yeoja cantik bak bidadari itu. Lalu mencium bibirnya lembut. Sangat lembut dan manis saat bibir keduanya saling menyatu. Saling melumat tanpa nafsu, hanya cinta yang mendominasi ciuman di antara dua insan yang sangat indah di mata manusia biasa tersebut.

“Kajja, kau harus kembali ke kelas, sebentar lagi kan kau ada jadwal,” kata Onew setelah ciuman mereka terlepas.

Key hanya mengangguk dan menggandeng tangan Onew menuju kelas Key. Senyum menghiasi kedua insan tersebut. Membuat orang-orang yang melihatnya itu ikut tersenyum, sebagian juga ada yang terpesona melihat dua orang yang berjalan sambil bergandengan tangan tersebut.

>0<

Di depan kelas, Onew melepas tautan tangannya dengan Key. Memandang wajah cantik yeoja yang baru saja menjadi yeojachingunya itu.

“Nah, sampai disini saja ya? Nanti kau aku antar pulang, otte?” tanya Onew.

“Mian oppa, aku ada akan mengerjakan tugas di rumah Taemin, mianhe, aku tidak bisa pulang bersamamu,” Key meminta maaf dengan raut kecewa.

“Gwenchana, tugasmu lebih penting,kalau begitu, annyeong, aku juga ada kelas, jadi sampai jumpa besok,” pamit Onew lalu beranjak pergi begitu saja.

Key memandangnya dengan raut wajah kecewa, karena Onew tidak melakukan sesuatu padanya. Ketika akan berbalik, dilihatnya Onew berlari menuju ke arahnya dengan wajah panik.

“Key, jaga dirimu baik-baik ne? Saranghae,” kata Onew memeluk Key erat. Seakan tidak ingin melepaskan yeojanya.

“Oppa, kau kenapa?” bingung Key atas perilaku Onew yang aneh.

“Molla, aku tidak ingin lepas darimu Chagiya,” sahut Onew masih memeluk Key dengan erat.

“Aku akan baik-baik saja oppa, sebentar lagi Mrs Park akan datang, aku tidak mau kena marah, sampai jumpa Nae cheonsa,” kata Key melepas pelukan Onew yang menariknya lalu mencium kening yeoja cantik itu.

“Ne, sampai jumpa,” pamit Onew kemudian berbalik menuju kelasnya sendiri.

>0<

Pelajaran telah selesai, semua mahasiswa jurusan design mulai berhambur keluar kelas menuju rumah masing-masing. Termasuk ketiga yeoja cantik yang melangkah meninggalkan kelas.

Ketiganya berjalan menuju halte bis yang ada di depan kampus. Mereka harus melewati jalur kereta api yang ada di depan kampus untuk menuju halte bis tersebut.

Dua dari tiga yeoja itu sedang asyik bercanda satu sama lain, meninggalkan seorang yeoja yang kembali sibuk dengan smartphonenya. Berniat untuk menelepon sang umma. Headset berwarna putih gading telah bertengger di telinganya. Bunyi nada sambung terdengar dari benda putih tersebut.

Tak jauh dari sana, terlihat seorang namja tampan telah mengawasi sang yeoja yang sibuk menggerutu sambil terus mengutak-atik smartphone warna merah mudanya.

Tiiin

Bunyi suara kereta api terdengar dari kejauhan. Dengan cepat, Taemin dan Jino menyeberang jalur kereta api tersebut. Namun tidak dengan yeoja yang sibuk sendiri di belakang mereka.

Sang namja tampan yang memperhatikannya itu langsung membelalakkan mata bulan sabitnya. Begitu kereta tersebut mau mendekati sang yeoja.

“Hey awas, ada kereta!” teriak orang-orang sekitar yang melihat Key berada di tengah rel kereta api.

Sontak Key menoleh pada orang-orang yang berteriak histeris melihat kereta yang mau mendekatinya. Onew melepas tas yang bertengger di pundaknya, lalu berlari menghampiri Key. Tapi

Brakk

Tiiiin

Kereta berhasil menabrak tubuh mungil yeoja cantik itu hingga sang yeoja terpental sejauh 5 meter dari tempat kejadian.

“Keeeeeeeeeeeeey,” teriak Onew histeris mendapati sang yeojachingu telah bersimbah darah yang mengotori long dress putihnya.

Orang-orang mendekatinya, termasuk Taemin, Jino, Minho, dan Jonghyun yang berada di menyaksikan peristiwa naas tersebut. Namun, semua orang kembali tercengang begitu melihat jasad yeoja cantik itu.

Dia tersenyum cerah, wajahnya yang pucat nampak bercahaya tangannya telah bersedekap. Seperti sudah tahu kalau hari ini adalah hari dimana ia dipanggil oleh sang maha kuasa.

Onew langsung memeluk jasad Key yang masih bersimbah darah.  Air mata yang berusaha ia bendung keluar seketika. Menangisi kepergian orang yang baru saja menjadi kekasihnya tersebut.

Tiba-tiba sebuah tangan menepuk bahu namja tampan itu. Sontak Onew langsung melihat orang yang menepuknya.

“Relakan saja dia, dia sudah bisa meraih impiannya, yaitu menjadi bidadari surga, karena ia mati dengan keadaan yang suci yaitu dia mati karena ingin menuntut ilmu,” kata orang itu kemudian pergi begitu saja.

Orang-orang yang ada disana hanya menangis terharu mendengar apa yang dikatakan oleh orang misterius itu. Onew semakin memeluk tubuh Key yang sudah tak bernyawa lagi semakin erat. Mencium setiap inci wajah yeoja cantik itu. Kemudain menggendongnya ke rumah keluarga Key untuk di istirahatkan dengan tenang.

>0<

Tak terasa sudah hampir 5 tahun semenjak peristiwa naas tersebut. Taemin, Minho, Jino, Jonghyun, dan Onew mulai berubah menjadi orang yang berbeda.

Taemin menjadi seorang koreografer di broadway. Minho menjadi seorang aktor yang hebat yang mulai dikenal di seluruh dunia. Jino menjadi seorang designer artis-artis papan atas baik di Korea maupun di Hollywood. Jonghyun menjadi seorang komposer lagu ternama di Korea banyak artis papan atas yang menyanyikan lagunya.

Onew menjadi seorang direktur utama. Dia mendirikan sebuah perusahaan entertaiment yang melahirkan banyak bintang terkenal hampir di seluruh dunia. Minho adalah salah satu diantara semua artis didikannya.

Sayangnya hal itu tidak merubah perasaannya. Direktur muda itu masih tidak bisa melupakan sosok yeoja cantik yang selalu berada di hatinya. Sosok yeoja yang menyimpan kunci hati namja tampan itu dengan baik. Key, cinta pertama dan terakhirnya. Dulu hingga sekarang, namja tampan itu tidak bisa melupakan sosok cantiknya.

Key, yang kini telah menjadi seorang bidadari sungguhan seperti mimpinya. Mungkin yeoja itu telah senang berada di surga sana. Namun tidak dengan sosok namja yang kini menatap kota Seoul dari kaca jendela besar di kantornya.

“Key, nan bogoshippo,” lirihnya. Tanpa terasa cairan bening mengalir membasahi pipinya.

Cklekk

“Hyung, maaf mengganggu, apa kau jadi ikut kami berlibur ke pulau Jeju?” tanya seorang namja jangkung yang masuk ke ruangannya.

“Dasar kau, Minho, apa kau tidak bisa mengetuk pintu terlebih dahulu?” marah Onew menatap namja tadi dengan dingin.

“Sudah ku ketuk, tapi tidak kau sahut, ya sudah aku masuk saja, hehehe,” kekeh Minho menggaruk tengkuknya yang tak gatal.

“Ne, terserah kau saja, aku ikut dengan kalian, tapi temani aku makan siang di luar ne?” sahut Onew mendirikan badannya dari kursi empuk.

“Asal kau yang traktir hyung,” kata Minho yang mendapat tatapan kesal dari Onew.

“Terserah kau sajalah,” jawab Onew kemudian beranjak dari ruangannya. Di ikuti oleh Minho yang hanya tertawa tidak jelas.

Di jalan yang di padati orang-orang yang lalu lalang. Minho dan Onew menyeberang jalan dengan tergesa-gesa karena lampu yang menandakan kalau mereka akan berhenti segera menyala.

Di tengah-tenga kerumunan orang yang lalu lalang. Onew melihat sosok yeoja cantik berpakaian serba putih menatapnya. Mata kucing yeoja tersebut menatap lekat ke arah mata sabit namja tampan yang kini terpaku di tengah-tengah jalan.

“Key?” panggilnya ragu.

Yeoja yang dipanggilnya Key itu tersenyum mengiyakan apa yang dikatakan olehnya. Akan tetapi…

“Onew-hyung awas!” teriak Minho histeris begitu melihat Onew tidak ada di sebelahnya malah berdiri mematung di tengah jalan.

Sontak namja bermata bulan sabit itu menoleh ke arah Minho dan mendapati dirinya telah bersimbah darah. Orang-orang mulai mengerumuninya. Termasuk namja jangkung yang kini menatapnya khawatir.

“Onew-hyung pabo, kenapa sampai tidak melihat truk yang ugal-ugalan itu?” maki Minho dengan air mata yang mengalir dengan derasnya.

“Minho, aku melihat Key, dia ingin mengajakku ikut bersamanya,” gumam Onew lirih sekali.

“Tidak boleh, kau tidak boleh ikut bersamanya, Hyung!” Minho semakin berteriak histeris sambil terus memeluk tubuh sahabatnya itu.

“Mianhe, tapi aku tak bisa hidup tanpanya, aku akan menjadi malaikat yang akan menemani sang bidadari sepertinya,” kata Onew sebelum menutup kedua matanya.

“Hyung, Onew-hyung, jangan pergi, jangan meninggalkan sahabatmu ini, Hyuuuung, hiks,” tangis Minho mulai pecah, begitu mendapati Onew telah tak bernafas lagi.

“Huhuhu, selamat jalan Onew-hyung, semoga kau bahagia disana,” Minho menutup wajah Onew dengan sapu tangan putihnya.

Tak lama kemudian polisi dan ambulans datang. Segera saja Minho meletakkan jasad Onew ke tandu yang dibawa oleh petugas rumah sakit. Lalu mengantarnya menuju rumah sakit.

>0<

Di sebuah lorong yang gelap, tampaklah seorang namja tampan berpakaian serba putih berdiri disana.

“Dimana aku?” tanyanya pada diri sendiri.

“Onew-oppa ada di surga,” sahut seorang yang ada di belakangnya.

“Key, kau cantik sekali,” puji Onew memerhatikan wajah Key yang tersenyum cerah ke arahnya.

“Gomawo, Oppa juga tampan, kajja!” ajak Key menyeret Onew ke suatu tempat.

“Kita akan kemana Key?” tanya Onew bingung.

“Kita akan ke rumah kita, aku adalah bidadari yang diciptakan khusus untukmu,”jawab Key. Sontak membuat namja tampan itu tersenyum cerah dan ikut berlari bersama dengan Key.

Sementara itu, di kehidupan nyata. Seorang namja tampan yang menyaksikan jasad Onew yang di evakuasi hanya tersenyum.

“Sepertinya mereka memang ditakdirkan untuk bersama, semoga kalian berdua bahagia di atas sana,” kata orang itu memandang langit yang tersenyum cerah. Terlihat wajah Onew dan Key yang berseri-seri menandakan kalau mereka bahagia di atas sana.

The End

 

Story by Riataemints

Otte? alurnya kecepetan ya? Mianhe. kalau banyak Miss typonya juga. gomawo udah baca ff abal ini. terserah reader mau komen apa nggak.

46 thoughts on “[Onkey/SG] Bidadari Surga | 1shoot

  1. Ah ini mengharukan..
    Bru ketemu tapi key udh diambil..
    Jinki pun menyusul(?)
    Gpapa deh mending nyatu disana drpd trpisah..
    Tapi,tapi,,
    Agak gak rela gimanaa gitu..😥

  2. Woohhh ,, bidadari + malaikat daebak 😍😍
    Tapi penasaran tuh ,manusia misterius itu siapa ????

  3. huwaaaaaaaa
    ini real story? sumpah???
    kok sedih😥😥😥
    baru ketemu, baru jadian, terus tiba” udah di tinggalin aja~
    huhu
    mana 5 tahun kemudian si cowo nyusul lg. astagaaaaaaaaa
    nyentuh banget :”””

  4. epep nya keren thor T_T
    nyesek waktu gweboon sama jinki mati :” , tapi seneng waktu mereka bersatu di surga. feelnya dapet thor .

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s