[Onkey] Love Between the Dark part 5 A


Foreword : Selamat hari raya idul fitri. Nih ane bawa ff yang udah lama aku cari di folderku yang ternyata cuma nemu separo doang. karena seperonya masih belum aku buat. jadi aku bagi deh. Gwenchana ne?

Ok, read this and enjoy this.

ini bagian dari part terakhir. mohon dibaca dan berikan suaranya untuk inspirasiku saat melanjutkan ceritanya.

 

cek it out

 

“Jinki, kau bisa mendengarku kan?” tanya Key.

Jinki yang mendengar suara Key mulai mencari sumber suara, “Key? Apa itu kau?” tanyanya.

“Ne, ini aku, kau bisa memakai kekuatanku yang ada dalam kalung ini,” Jinki melihat kalung yang kini telah melayang dari kotaknya. Entah itu hanya halusinasinya atau apa, ia melihat sosok Key yang tengah mengenakan kalung tersebut.

“Bagaimana caranya, aku bisa memakai kekuatanmu?” tanya Jinki.

“Menembuslah kalung yang sejajar dengan jantungku ini, nanti kau akan tahu kekuatan apa yang tersimpan di dalamnya,” jelas Key.

“Yang paling penting adalah percayalah padaku,” lanjut Key.

Kalung permata merah muda itu bersinar terang seiring dengan mendekatnya tangan Jinki ke kalung itu, seuatu telah ia pegang dari kalung tersebut. Entah yang ia sentuh itu apa, yang terpenting adalah, ia percaya dengan dirinya dan percaya dengan Key yang kini memejamkan matanya.

 

~Love Between the Dark part 5~

Lalu secercah cahaya indah terpancar keluar mengitari tubuh Jinki. Bersamaan dengan cahaya itu, dia tengah memegang sebuah pedang yang sangat indah. Sedangkan Key yang asli tengah menjerit kesakitan, tapi tak lama kemudian dia tersenyum.

“Aku percaya padamu, Key,” lirih Jinki sambil mengangkat pedang tersebut tinggi-tinggi.

Jessica yang melihat kejadian itu hanya berdiri mematung, melihat apa yang ada di hadapannya. Sejenak, dia tersenyum sinis. Secercah kebahagiaan dan hasrat untuk segera memangsa Key semakin berkobar.

“Kau tahu Jinki, kenapa aku selalu ingin memakan tubuh Key? Bahkan, sejak dia masih bayi?” tanya Jessica pada Jinki.

“Wae?” sahut Jinki datar dan mulai memasukkan kalung Key ke dalam saku celananya.

Jessica memandang pedang yang dipegang Jinki. Sesaat kemudian, ia menjentikkan jarinya lalu keluar zombie yang langsung menyerang namja bermata sabit tersebut.

Karena kaget, Jinki langsung menghunuskan pedangnya kepada zombie. Ajaibnya, makhluk hijau itu langsung lenyap tanpa bekas. Berbeda sekali dengan pistol yang selama ini ia gunakan. Selama ini memang ia menembaki zombie, tapi si zombie tidak langsung menghilang.

“Apa ini? Kenapa Key mempunyai kekuatan seperti ini?” gumam Jinki sambil memandang pedang yang ada di tangannya. “Apalagi, pedang ini sangatlah besar, tapi aku sama sekali tidak merasa berat jika membawanya?”

“Hahaha, kenapa? Kau terkejut dengan kekuatan itu? Itulah sebabnya, aku ingin memakan Key, supaya aku bisa memiliki kekuatannya,” jelas Jessica.

Kemudian, keluarlah semua jenis zombie ketika sang ratu menjentikkan jarinya. Jinki yang melihatnya hanya menatap bingung ke arah para zombie dan menatap tajam ke arah Jessica.

“Jinki, kau pasti bisa mengalahkan mereka semua, aku selalu berada di sisimu,” tiba-tiba saja suara Key terdengar olehnya.

Jinki yang mendengarnya terus mencari sosok Key. Lalu ia melihat bayangan namja cantik itu di pedangnya. Jinki tersenyum melihat sosok tersebut.

“Sudah kubilang, aku percaya padamu,,,” Jinki memejamkan matanya kemudian ia tersenyum cerah “Key,”

Sosok Key ikut tersenyum lalu menghilang begitu saja di hadapan Jinki.

Namja bermata seperti bulan sabit itu memasang ancang-ancang untuk menyerang sang ratu zombie beserta pasukannya. “Akan lakukan ini, demi kau, keluargaku, dan untuk keselamatan semua orang di dunia,” batinnya. Lalu ia menyerang semua pasukan zombie dengan brutal.

~Love Between the Dark 5~

Sementara itu,  JongTaeHo telah kembali ke rumah keluarga Lee bersama dengan Heechul yang digendong oleh Jonghyun.

Keadaan Taemin sudah membaik, luka goresnya sudah tertutup, tapi dia belum sadarkan diri. Minho yang menggendongnya, masih sangat khawatir. Pasalnya, jantung Taemin sempat terhenti beberapa menit yang lalu. Ia takut, terjadi apa-apa dengan namja cantiknya.

Yunho yang menyadari kedatangan mereka mulai menyambutnya. Segera saja, ia membantu Jonghyun membawa Heechul menuju ke kamar yang kosong. Sedangkan Minho, membaringkan Taemin di sebelah Key.

Jaejoong memandang kedua namja cantik yang tengah memejamkan matanya itu. Tatapannya mengisyaratkan kesedihan yang mendalam, karena ini begitu miris. Taemin mempunyai bakat meramal, dari Taeminlah semua ini bisa ia ketahui bahwa Key-lah yang akan menyelamatkan dunia ini.

Flashback

Seorang namja cantik tengah memeluk seorang namja kecil dengan erat. Di depannya berdirilah sesosok makhluk berwarna hijau telah berdiri di depannya. Makhluk itu mulai mendekat, dan meraih dirinya.

DOR

Si makhluk mengerikan itu langsung jatuh begitu saja di depannya. Lalu, muncullah seorang namja cantik paruh baya berdiri dibelakang makhluk itu.

“Jaejoong, pergilah, dan bawalah Key bersamamu, berlindunglah di kediaman keluarga Lee,” ujarnya.

Tanpa berpikir lama, ia langsung berlari keluar dari rumahnya diikuti oleh namja tersebut di belakangnya. Mereka terus berlari. Dalam dekapan Jaejoong, ada Key kecil yang sedang gemetar karena ketakutan. Dia eratkan dekapannya pada namja kecilnya itu dengan harapan, ketakutan pada anaknya bisa hilang.

Di depan, sudah ada Yunho dan Jonghyun telah stand by dalam mobil jaguarnya. Jaejoong berlari ke arah suaminya tersebut. Namun, kakinya tersandung batu kecil yang mengakibatkan keseimbangannya itu runtuh dan ia terjatuh, sedangkan Key telah terlempar sedikit jauh darinya.

Key kecil terus menangis karena kaget, tiba-tiba saja, namja kecil itu di datangi oleh seseorang yang wajahnya tidak terlihat. Dia menyentuh kepala Key dan menatap mata kucing namja kecil itu. Tiba-tiba cahaya telah menyelimuti tubuh mungil Key. Jaejoong yang melihatnya mulai panik dan menghampiri namja kecilnya.

Saat Jaejoong sampai di depan Key. Orang itu telah hilang, sedangkan mata anaknya telah terpejam. Segera saja, ia gendong tubuh Key yang tak sadarkan diri itu, menuju mobil Yunho  yang telah menunggu mereka.

Blam

Jaejoong menutup pintu penumpang, tepat di sebelah Yunho. Namja tampan itu memandang istri dan namja kecil cantiknya itu.

“Ada apa dengan Key?” tanyanya.

“Molla, yang penting kita harus segera menuju ke rumah Donghae, begitu kata umma,” sahut Jaejoong.

“Lalu umma?” tanya Yunho lagi.

Jaejoong hanya mengangkat bahunya, “Aku tidak tahu, yang penting sekarang adalah keselamatan anak-anak terlebih dahulu,” ujarnya sambil memandang Yunho tajam.

“Kau benar,” sahut namja tampan itu, lalu mulai menjalankan mobil jaguarnya menuju ke rumah keluarga Donghae.

^_^v

Akhirnya mereka sampai di rumah keluarga Lee. Seluruh keluarga Lee tengah bermain di halaman belakang. Mereka bersenang-senang. Sampai si namja yang paling kecil di keluarga Lee berkata

“Umma, cebental lagi aja tamu.”

Umma namja kecil itu menatap anaknya tak percaya. Sejak kapan, namja kecilnya ini memiliki kelebihan seperti hyungnya? Pikirnya.

Ting tong

Bunyi bel pintu menggema sampai ke halaman belakang. Seorang maid tengah membukakan pintu untuk orang yang membunyikan bel. Segera saja Eunhyuk sang nyonya rumah itu melangkah menuju ke depan.

Tampaklah semua keluarga Kim. Yunho yang tengah menggandeng Jonghyun kecil, sedangkan Jaejoong menggendong Key yang tak sadarkan diri. Di tambah lagi, wajah Jaejoong telah tertekuk.

“Omo, ada apa ini? Apa yang terjadi pada kalian?” kaget Eunhyuk melihat keadaan keluarga Kim. “Yeobo, kesini, ppali!” teriaknya memanggil sang suami.

Segera saja orang yang dipanggil itu menuju ke arahnya sambil menggandeng kedua namja kecilnya.

“Waeyo? Omo, Yunho, apa yang terjadi?” pekiknya.

Kemudian Jinki kecil melepas gandengannya pada sang ayah, dia berjalan menuju ke arah Key yang tak sadarkan diri. Dia tatap mata Jaejoong yang sendu dan mengeluarkan air mata.

“Kenapa ahjumma menangis? Uljima, semua akan baik-baik saja,” ujar Jinki kecil menghapus airmata Jaejoong.

Semua yang ada disana kaget atas perilaku Jinki kecil, kecuali Jonghyun dan Taemin. Lalu, si Jinki kecil memandang Key yang berada di sebelah Jaejoong.

“Yeppoh, dia yeppo sama seperti ahjumma,” kata Jinki menyentuh kening Key pelan. Ia usapkan tangan kecilnya pada wajah namja cantik itu. Sejurus kemudian, mata Key mulai terbuka.

Lagi-lagi yang ada disana dibuat terkejut oleh sifat Jinki kecil yang kini menampakkan senyum lebarnya,  sehingga, gigi kelincinya kelihatan. Key kecil yang mendapati Jinki kecil berada di depannya pun bertanya.

“Nuguya?”

“Annyeong, perkenlkan, Choneun Lee Jinki imnida, neo?” tanya Jinki kecil.

“Aku Kim Keybum, tapi biasa dipanggil Key,” sahut Key kecil. Lalu mereka berdua tersenyum bersama.

Jaejoong yang melihat adegan itupun hanya terbelalak tidak percaya. Jonghyun yang mengerti arti tatapan Jaejoong pun berjalan menghampirinya dan mulai memeluk sang umma.

Taemin merengek minta digendong sang appa. Tak menunggu lama, Donghae lalu menggendong anak bungsunya itu.

“Appa, makhluk hijau mengelikan itu apa?” tanya Taemin tiba-tiba.

“Oh, itu zombie, kenapa Taemin tanya seperti itu?” jawab Donghae.

“Uhm, hyung cama hyung cantik itu hebat ya?” puji Taemin memandang JinKey yang mulai akrab.

“Kenapa Taemin ngomong kayak gitu?” tanya Donghae mulai mendudukkan dirinya di sebelah Eunhyuk yang juga memandang Taemin kecil.

“Kalena meleka beldua yang mengalhkan zombienya, huhuhu,” jelas Taemin lalu ia mulai memeluk tubuh appanya erat-erat sambil menangis di dekapan sang appa.

“Kenapa Taemin menangis? Uljima ne?” Donghae menenangkan namja ciliknya itu.

“Taemin ndak mau umma-appa ninggalin Taemin,” ujar Taemin semakin mengeratkan pelukannya pada sang appa.

Semua yang ada disana semakin terkejut, karena Jonghyun juga bertingkah laku sama seperti yang Taemin lakukan yaitu memeluk Jaejoong sangat erat dan menangis disana.

^_^v

Benar saja apa yang dikatakan Taemin beberapa minggu yang lalu. Donghae dan Eunhyuk dinyatakan meninggal karena diserang oleh zombie saat mereka berusaha untuk menyelamatkan Heechul, tapi tidak bisa.

Jinki dan Taemin kecil sangat sedih karena ditinggal oleh kedua orang tuanya. Namun, keluarga Kim datang untuk menghibur mereka berdua.

“Aku janji akan melindungi Jinki dan Taemin seperti aku melindungi Jonghyun dan Key,” janji Yunho dalam hati.

Flashback End

Jaejoong terus memandangi wajah Key dan Taemin. Dia berharap agar kedua orang ini selamat. Namja cantik itu berjalan menuju ke arah Taemin. Dibelainya wajah putih mulus milik Taemin. Halus sekali, sama seperti punya aegyanya. Namun, sayang sekali, takdir kedua namja cantik yang sedang dipandangnya itu sangat sangat berat. Apakah semua ini akan berakhir?

Brakk

Bunyi pintu yang dibuka secara paksa oleh seorang namja yang sama cantik dengan dirinya, tapi agak sedikit tua itu memasuki kamar Taemin. Wajah namja itu terlihat begitu khawatir kalau-kalau terjadi sesuatu pada cucu dan anaknya. Ia pandang sejenak wajah Key yang kini tengah terlelap. Walau ia tahu kalau cucunya yang cantik itu tidak tidur, dan sedang kehilangan rohnya yang bersatu dengan Jinki dan bertarung mengalahkan sang ratu zombie yang sejak dulu ingin sekali ia bunuh itu.

Lalu namja itu memandang ke arah jam dinding, kemudian bertanya pada Jaejoong.

“Pada pukul berapa Key mulai tidak sadarkan diri?” Jaejoong yang ditanya hanya menggeleng. Ia memang tidak tahu kapan Key mulai tidak sadarkan diri.

“Saat nenek mulai melepas kalungnya, dan itu pukul 2 dini hari,” sahut Jonghyun yang ada di ambang pintu.

“Semoga saja putra sulung Donghae bisa kembali sebelum pukul 2 dini hari,” ujar Heechul sambil menatap sendu ke arah Key. Jonghyun dan Jaejoong yang mendengarnya hanya mengerutkan alis tidak paham.

“Waeyo? Apa yang akan terjadi, jika Jinki tidak kembali pada pukul dua dini hari?” tanya Jaejoong panik.

“Key akan pergi meninggalkan kita untuk selamanya, dengan kata lain, harapan kita satu-satunya akan pergi,” Heechul mulai meneteskan airmatanya.

“Tak kusangka, kau masih bisa menangis umma,” kali ini Yunho berkomentar.

“Ini karena Jonghyun telah kembali menarik hatiku yang sudah lama terkubur,” jawab Heechul sambil melirik Jonghyun yang tersenyum.

“Gomawo, kau memang bisa diandalkan,” ujar Yunho bangga, dia peluk Jonghyun sambil menepuk-nepuk bahu putra sulungnya.

Jaejoong yang melihat hal itu hanya tersenyum. Tiba-tiba saja Minho memasuki kamar tersebut. Dan memandang Heechul dengan tatapan menyelidik.

“Katakan, apa yang ada dalam pedangmu? Kenapa Taemin bisa seperti ini?” tanya Minho dengan nada yang dipaksa agar setenang mungkin.

Heechul menghela nafas lalu menjawab, “tenang saja, teknik pengobatan keluarga Choi bisa menyembuhkannya, dan hanya keluarga Choi-lah yang bisa mengobatinya dengan sangat baik, kau tenang saja, kalau kau ragu, kau bisa memanggil appamu dan bertanya bagaimana mengobatinya.”

Tak lama kemudian, Taemin menggenggam tangan Minho erat sekali. Sedangkan orang yang digenggamnya itu menoleh.

“Jinki-hyung, dia…..” kata Taemin dengan mata yang masih terpejam lalu tangannya yang tadi menggenggam tangan Minho itu mulai terjatuh.

Minho mulai meraih tangan itu dan mencari denyut nadinya, syukurlah, masih berdetak. Entah apa yang akan terjadi jika denyut nadi Taemin tidak ada, mungkin dia akan membunuh Heechul.

“Apa yang ingin dikatakan Taemin? Apa yang terjadi pada Jinki-hyung?” tanya Jonghyun panik. Jujur saja, ia merasa khawatir dan bersalah karena ia meninggalkan Jinki dalam sarang zombie tadi.

Semua yang ada disana hanya mengangkat bahunya. Tanpa menunggu aba-aba, Jonghyun menarik Minho untuk kembali ke tempat itu. Sebelum pergi, Heechul memberitahu seluk beluk rumahnya itu dengan detail tentu saja, dia akan bilang kalau mereka harus ekstra hati-hati terhadap sang ratu zombie.

~Love Between the Dark 5~

Jinki terus menyerang para zombie dengan brutal. Matanya mengisyaratkan kalau dia benar-benar tidak memaafkannya. Namja tampan itu terus mengayunkan pedangnya pada sang ratu zombie. Karena ia mempunyai target untuk menyerang sang ratu zombie.

Namun sayang, usaha Jinki telah diketahui oleh sang ratu. Dengan sekali jentikan jari, semua zombie yang ada disana menghilang. Jessica memandang Jinki intens. Seakan – akan yeoja itu berusaha untuk menjelajahi tubuh namja tampan itu. Tak lama kemudian, ia menyeringai.

“Wae?” tanya Jinki curiga.

“Kau harus kembali sebelum pukul dua pagi,kalau kau terlambat, maka Key akan mati,” sahut Jessica dengan wajah penuh kemenangan.

Dan sukses membuat mata bulan sabit namja itu terbuka lebar.

“Kecuali,” Jinki memandang Jessica dengan tatapan bertanya.

“Kau mau menjadi raja dan besanding denganku untuk membuat dunia dengan rakyat yang bisa kau perintah sesuka hatimu, otte? Apa kau setuju?” tanya Jessica dengan wajah digin.

Jinki menunduk, dan menatap pedang yang berada dalam genggamannya. Tiba-tiba saja, ingatannya kembali ke masa dirinya dan Key masih kecil.

Flashback

Setelah ayah Jinki dan Taemin meninggal, mereka berdua tinggal bersama keluarga Kim di samping rumah mereka. Dia menghabiskan waktunya dengan bermain bersama Jonghyun. Jinki dan Taemin pindah sekolah, alasannya agar Yunho bisa menjemput anak-anak dengan mudah.

Di sekolah, Key memang sedikit pendiam. Karena ia dijauhi oleh teman-temannya. Setelah ia tanyakan alasannya pada Jonghyun, ia sedikit tercengang dengan perkataan hyung Key itu.

“Dia dikira seorang monster dan ada yang bilang jika Key adalah orang gila, karena namja cantik itu pernah menjerit secara tiba-tiba saat di tengah pelajaran. Setelah itu, dia mengobrak-abrik ruangan kelas dengan brutalnya, dan hal itu membuat para siswa lari ketakutan,” penjelasan dari Jonghyun masih terus terngiang di telinga Jinki.

Namja tampan itu merebahkan tubuhnya di atap sekolah yang jarang sekali ada murid berada disana, alasannya karena berbagai mitos yang sangat mengganggu.

Krieeeek

Bunyi pintu tua telah terbuka, lalu tampaklah Jonghyun dengan wajah paniknya. Dia berlari ke arah Jinki.

“Jinki, gawat, Key kembali mengobrak-abrik kelas,” paniknya sambil menarik Jinki agar namja tampan itu berdiri.

“Kenapa kau memanggilku? Seharusnya kau memanggil umma dan appamu,” tanya Jinki bingung.

“Kata Taemin, Cuma kau yang bisa menghentikan Key tanpa harus memberi adikku itu obat bius,” tanpa menunggu jawaban Jinki, ia langsung menarik namja tampan itu menuju ke kelas 8-2.

Terlihat disana para siswa kelas 8-2 berhambur keluar dan para songsanim telah berusaha untuk menghentikan namja cantik bermata kucing yang telah mengobrak-abrik isi kelas dengan brutal.

Taemin berdiri di pintu kelas untuk melihat kejadian itu, dia menatap panik pada Key yang semakin brutal. Ketika Jinki dan Jonghyun datang, ia langsung menoleh dan mendekati mereka.

“Hyung, tenangkan Key-hyung, dia mengamuk karena ia tidak bisa mengendalikan kekuatannya, Cuma Jinki-hyung yang bisa menghentikannya,” Taemin menarik-narik lengan Jinki untuk membawanya masuk ke dalam kelas.

“Yak, kalian jangan masuk, itu berbahaya,” teriak Joon sang ketua OSIS, tapi dihentikan oleh Jonghyun.

“Tenang saja, mereka tidak akan kenapa-napa.”

“Tapi..” Joon sedikit ragu atas pernyataan Jonghyun.

Jinki dengan ragu menatap Key yang masih mengamuk, para songsanim berusaha untuk menahannya, tapi tidak berhasil. Entah keberanian darimana, Jinki berjalan mendekati namja cantik yang tengah mengangkat sebuah kursi yang hendak dilemparkannya pada songsanim yang tadi memegangnya.

“Key?” panggil Jinki ragu.

Namja bermata kucing itu tidak mendengar panggilan Jinki dan mulai melempar bangku itu kepada para songsanim dan Taemin yang berdiri tak jauh dari sana. Dengan satu gerakan, Jinki menahan lengan Key dan menurunkan meja yang dipegang namja cantik itu.

Key sedikit memberontak, karena cengkeraman tangan Jinki sangat kuat pada pergelangan tangannya. Dengan satu sentakkan, namja cantik bermata kucing itu, jatuh ke dalam pelukannya. Yah, walaupun bahu Jinki dicengkeram keras oleh Key, dan namja cantik itu berusaha melepas pelukannya, tapi Jinki tidak menyerah. Ia semakin mempererat pelukannya pada namja cantik itu.

“Key, kembalilah menjadi dirimu sendiri, kau tahu? Itulah yang membuat teman-temanmu menjauhimu,” bisik Jinki lalu melanjutkan, “aku mohon, kembalilah seperti Key yang pertama kali ku kenal.”

Ajaibnya Key langsung membalas pelukan Jinki dan apa yang namja tampan itu rasakan? Kalau sekarang seragamnya basah oleh airmata namja cantik itu.

Sementara itu, para songsanim dan siswa heran menatap, bagaimana cara Jinki membuat Key tidak mengamuk lagi. Sedangkan Jonghyun dan Taemin hanya tersenyum sambil mengangguk-anggukkan kepalanya.

“Jinki-hyung adalah orang yang diciptakan untuk meredakan kekutan Key-hyung, mereka memang ditakdirkan untuk bersama, tapi sayang, sebentar lagi, mereka akan terpisah jauh. Namun, hati mereka akan terus bersatu dan meski maut memisahkan mereka, tapi tidak dengan hatinya, benar-benar menarik,” kata Taemin tanpa sadar. Jonghyun yang mendengarnya hanya menatap bingung ke arah Taemin.

“Apa yang kau katakan barusan adalah takdir mereka?” tanya Jonghyun bingung, karena namja tampan itu mempunyai kelebihan dengan mengetahui pikiran orang-orang yang ada di sekitarnya.

“Mwo? Memang tadi aku bilang apa? Aku tidak tahu?” respon Taemin, “sepertinya aku mulai berbicara tanpa sadar lagi hyung, hehehe,” kekehnya membuat Jonghyun tidak tahan untuk mencubit pipi Taemin.

Mereka menatap Jinki yang mulai memberitahu atas kejadian yang dialami oleh Key. Terlihat wajah kaget dan rasa bersalah disana, tapi namja tampan itu kembali menenangkannya dan mulai membungkuk meminta maaf pada para siswa dan songsanim.

^_^v

Malamnya, Jinki bermimpi telah bertemu sang appa. Dia mengatakan tentang kejadian yang selama ini terjadi, dan kenapa keluarga Kim berada di rumah beberapa tahun lalu. Dia berjanji pada Donghae kalau ia akan melanjutkan perjuangannya.

Setelah kejadian itu, Jinki lebih dekat dengan Key itu karena Jonghyun menyuruhnya untuk mengawasi adiknya agar tidak mengamuk lagi. Namun, ia tidak keberatan karena ia memang ada sedikit rasa pada namja cantik itu.

Hari-hari yang indah telah ia lewati, tapi sayang hari indah itu tergantikan dengan hari yang suram. Heechul mengambil berkas penelitian yang sudah dilakukan Donghae selama ini, dan membawanya kabur ke Daegu. Dan hal itu disaksikan sendiri oleh Jinki. Dengan berani, ia dan Taemin pindah ke Daegu dan itu tanpa pamit dengan Key. Mereka hanya berpamitan dengan Yunho dan Jaejoong saja.

Setelah kepergian Jinki, Key kembali mengamuk dan Yunho membuat sebuah kalung untuk meredam kekuatan namja cantik itu. Namun, sayang, Key tidak bisa menerimanya karena namja cantik itu langsung pingsan ketika mengenakan kalung tersebut. Akhirnya, Yunho mencoba untuk menghapus memori anak bungsunya. Jonghyun juga berjanji agar tidak mengungkit kejadian dimana Key suka mengamuk. Dan Yunho juga menghapus memori semua siswa dan songsanim yang ada di sekolah Key.

End Flashback

Jinki menunduk, sorot matanya mengisyaratkan kalau ia sangatlah merasa bersalah karena sempat meninggalkan Key hanya untuk mengejar Heechul. Jessica menatapnya.

“kesempatan terakhir, apakah kau mau menjadi raja dan besanding denganku untuk membuat dunia dengan rakyat yang bisa kau perintah sesuka hatimu?” tawar Jessica.

“Aku tetap akan berkata TIDAK dan TIDAK AKAN,” sahut Jinki lantang.

“Kalau begitu, kau harus merasakan, apa yang aku rasakan!” murka Jessica kemudian mengeluarkan begitu banyak zombie dengan banyak jenis dan ukuran disana.

Jinki bersiap untuk menyerang para zombie tersebut. Tetapi,

Zrakk

Bahu kanannya telah tergores oleh kuku zombie yang tajam. Darah segar telah menetes dari bahu kanannya yang sepertinya terluka amat dalam.

Brukk

Tubuh Jinki jatuh di tengah-tengah kerumunan zombie, karena tidak bisa menopang tubuhnya yang kelelahan juga kehabisan banyak darah.

TBC

Gimana? ane bingung adegan berkelahinya, jadi saya mengambilnya dari film anime Guilty crown. Mianhe kalau ada yang mirip. saya tunggu suara dari para suunders. Bye.

 

28 thoughts on “[Onkey] Love Between the Dark part 5 A

  1. Aigooooo,
    TBC aGi….

    Pi Jinki bsa nGaLahib Si Ratu Zombie kn…..?!?
    Mereka semua sLamat kn…….?!?
    Truz Jinkey psti brsatu kn..,…?!??
    Iya kn thor…….?????

    Wach, seru abz……
    Daebak……

  2. Aigooooo,
    TBC aGi….

    Pi Jinki bsa nGaLahib Si Ratu Zombie kn…..?!?
    Mereka semua sLamat kn…….?!?
    Truz Jinkey psti brsatu kn..,…?!??
    Iya kn thor…….?????

    Wach, seru abz……
    Daebak…… ^-^

  3. keren banget..
    tapi kenapa harus TBC ?
    cepetan lanjutin eonn..
    pokoknya udah ditunggu, jangan lama-lama🙂

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s