{JinKibum} Perfectly Fine – One Shot


 

vlcsnap-2014-03-29-23h08m00s113

Cast : Lee Jinki – Kim Kibum

Genre : Fluff, romance (and shit lol)

Rating : PG

Length :   1200  words

Author  : Eternalonkey (@onthigh)

 

a.n : im just delusional fan with bunch of stupid scenario about Lee jinki – this stupid ignorance handsome man – who hardly fall in love with Kim Kibum – the tough outside and warm heart inside- . Boy x boy story, leave it soon or don’t blame me if you fall –like me- to this sweetest yet miserable couple lol

Happy birthday DINI!!! Hope you enjoy this fanfic even its not like your request >/\< im deeply sorry!

===@===@====

 

 

Jinki menggeser layar iphone-6 goldnya, tampak ia menahan senyum. Ia sedang bosan. Hahh… Kibum lama sekali di kamar mandi, entah apa yang ia lakukan. Rasa kantuknya jadi hilang karena menunggu Kibum, kekasihnya.

Sudah 5 tahun mereka bersama.

Ya.. bersama. Sebagai sepasang kekasih.

Ia sedang membuka twitternya, dan mengecek mention. Seperti biasa, fans meneriakinya karena ia jarang sekali meng-update lalu beberapa mention menghentikannya saat ia melihat link video youtube disana.

Oh!

Ia ingat, ini adalah video komentar mereka saat mereka liburan. Kibum ke Inggris dengan Minho dan ia ke Thailand.

Ia membuka video itu, memasang headset agar suaranya terdengar jelas. Senyumnya mengembang ketika melihat wajah Kibum disana.

Dia sempurna

Kulitnya yang putih bersih, Kibum selalu menjaga kesehaan kulitnya, jika tidak percaya silahkan cek meja rias bak tuan putri didalam kamar dorm mereka.

“Jinki.. kau belum tidur…”

Jinki tidak menyadari Kibum yang memasuki kamar, hingga ia duduk tepat disebelahnya dan melepas sebelah headsetnya.

“Yah! Yeonggam! Apa yang kau tonton hingga membuatmu tersenyum seperti itu?jangan bilang kau nonton film….”

Jinki menoleh dan tersenyum saat Kibum kini sudah berada disebelahnya dan menarik tangan Jinki yang memegang iphone nya. Kibum tak sempat melanjutkan kata – katanya, karena yang ia lihat justru wajahnya sendiri disana.

errr..

“Ini? “ Jinki mengangkat iphonenya.

“Aku..melihat malaikat…” bisik Jinki seraya mengecup singkat pipi kiri Kibum yang kini memerah semu.

“Hentikan itu yeonggam! Kau tahu aku tidak suka bualan itu..”

Kibum such a surrender, he said he hate it while he love it so much.

And Jinki always know it.

Suara renyah tawanya memenuhi isi kamar, dan Kibum mencubit perut Jinki menyuruhnya diam.

“Yah! Berhenti tertawa!”

Jinki berhenti tertawa, namun masih tersenyum dan lagi kini mengecup bibir manis itu.

“Baiklah kemari, kita tonton ulang ini. Aku tidak sengaja menemukan video ini di youtube, biar kuberitahu, kita akan menonton seseorang yang sangat…-“

“Hentikan…” Kibum menutup bibir Jinki dengan telapak tangannya. Rasanya kupingnya memanas sekarang. Jinki and his sweet mouth. Yeah.

“Sangat .. berarti bagiku..” Jinki melanjutkan kalimatnya setelah Kibum melepas tangannya.

Kibum mendengus pasrah, namun jauh didalam hatinya ada rasa hangat yang dengan sangat cepat menjalar ke seluruh tubuhnya.

Jinki kembali tertawa dan menarik Kibum mendekat dan memaksanya duduk di pangkuannya meski ini menghabiskan waktu beberapa menit.

Kibum tidak percaya Jinki tidak akan melakukan apa – apa dengan tangannya.

Well but he really love that sneaky hands to be honest.

“Letakan tanganmu disisi tubuhmu dan kita tonton ulang video memalukan ini sekali lagi dengan tenang, mengerti?”

Jinki mengangguk dan tertawa lagi. Kibum selalu menggemaskan baginya.

Tak lama mereka menonton video itu dengan Kibum berada di pangkuan Jinki, dan ia memaksa Kibum memegang iphonenya.

Jinki memeluk pinggang Kibum erat dan menyandarkan dagunya di pundak kanan Kibum. Sesekali mengecup leher dan pundaknya. Merasakan aroma tubuh Kibum yang ia sukai.

Ah tidak, sangat sangat ia sukai.

Video berputar, sejak awal ia sampai di bandara bersama Minho dan tidak ingin berpisah dengannya, Jinki tertawa mengingat bagaimana Minho mengirimnya pesan atas kekesalannya atas Kibum namun tetap menjaga Kibum disana atas permintaan Jinki.

Kibum dan Minho memang bersahabat, namun tetap saja Minho mudah kesal dengan sifat Kibum yang bahkan terkadang lebih merepotkan dan manja dibandingkan dengan Taemin. Minho menyalahkan Jinki yang selalu memanjakan Kibum dan Taemin.

“Kau berlebihan hyung..” – Minho selalu berkata seperti ini.

Kibum sesekali juga tertawa melihat bagaimana wajahnya saat ia bangun tidur. Ia ingat sekali saat itu ia benar – benar tidak bisa tidur, karena diluar sangat berisik. Ia benar – benar menyesal memutuskan menginap di guest house..

“Aku terlihat buruk sekali disini.. oh my God…”

“Ya buruk sekali….”

“Yah!”

Kibum menoleh kesal, “Kau bilang di video ini aku terlihat baik – baik saja, jadi kau bohong emph-“

Jinki memotong kalimat Kibum dengan mencium bibir itu yang jaraknya terlalu dekat dengan wajahnya.

“Buruk sekali tidak ada aku disampingmu saat itu..”

Kibum diam seribu bahasa, meski tak lama ia tidak bisa menahan senyumnya.

Jinki tersenyum lalu kembali melihat video itu.

Setiap hal kecil yang tidak luput dari pandangannya, hal sekecil apapun tentang Kibum yang ia pahami.

“Kau selalu tertawa..apa itu?”

            “Aku sangat senang..”

“Kau selalu bersin tiga kali di pagi hari..”  

                “Benarkah..?”

“Kau terlihat luar biasa meskipun tanpa make up..”

                “itu…kamar kita memiliki cahaya lampu oranye..”

“Jadi oleh karena itu kau merekamnya?”

                “Ya….”

Begitu banyak pujian yang Jinki lontarkan untuk Kibum. Bahkan ketika Kibum merasa sangat malu saat ia mendeklarasikan dirinya sebagai “visual of SHINee” dan ia ditertawakan oleh gadis Inggris itu. Kibum tahu ia bukan visual, tapi ia tidak tahu responnya akan membuatnya…..malu.

“Apa aku sejelek itu?”

                “Tidak! Kau tidak jelek! sungguh..”

Kibum tersenyum mendengarnya, ya itu adalah hal kecil. Ia bersyukur karena Jinki begitu menyayanginnya, meskipun sikapnya terkadang menyebalkan. Namun..Jinki selalu memahaminya.

Mencintainya.

Kibum menahan senyumnya, ia baru menyadari sebanyak apa Jinki memujinya saat mereka membuat rekaman untuk mengomentari “SHINee one fine day”.

“Jinki….”

“Hm….”

“Aku bilang jangan macam – macam…”

Jinki tertawa dan dadanya bergetar menempel dengan punggung Kibum.

“Tapi kau sangat wangi Kibum~ah… hidungku tidak bisa diajak bekerja sama..”

Jinki menahan tawanya dan justru melanjutkan aksinya. Memainkan hidung bangirnya disepanjang leher  Kibum dan turun ke pundaknya, mengecupnya.

“Aww…yah! Yeonggam! Kenapa kau menggigitku?!”

Kibum berusaha untuk bangkit dari pangkuan Jinki dengan sekuat tenaganya dan akhirnya berhasil. Ia mengusap pundaknya, sebenarnya tidak sakit, hanya saja itu benar – benar merusak konsentrasinya menonton video.

Duduk dipangkuan seorang Jinki dengan tenang? Jangan mimpi.

Jinki dengan cepat berdiri dan mengangkat Kibum, lalu beberapa detik kemudian Kibum sudah berada diatas kasurnya.

“Yah!” Kibum tidak bisa menahan senyumnya lagi kali ini.

Jinki kini berada diatasnya, berat badannya tidak langsung mengenai Kibum karena ia menopang berat badannya dengan kedua lengannya dan lututnya.

Jinki tersenyum..lembut.

Reflek Kibum melingarkan lengannya di leher Jinki, wajah mereka sangat dekat. Mata Jinki dan Kibum terpejam dan Jinki mengelus hidung Kibum dengan hidungnya, Kibum terkekeh.

Lalu dua pasang mata itu bertatapan.

Jinki menghela nafas, entah sudah berapa lama namun rasanya tidak pernah berubah. Tidak ada yang berubah sejak awal ia mengenal Kibum. Masih Kibumnya yang dulu.

Kibumnya yang selalu jujur dengannya.

Yang paling penting adalah…Kibum yang selalu membuatnya merasa dicintai.

Kibum banyak menderita namun ia tidak akan memperlihatkannya didepan Jinki. Rasa khawatirnya yang begitu besar, bukan hanya untuk Jinki, tetapi juga untuk Taemin, Minho dan Jonghyun.

Mungkin ia terlihat menyebalkan dengan perkataannya yang terlalu berterus terang, terkadang nada suaranya yang meninggi sering membuat orang salah paham.

Akan tetapi dibalik itu semua, Jinki tahu bahwa Kibum memiliki hati selembut kapas. Ia tidak akan membiarkan orang lain terluka didepan matanya. Ia diam – diam menyumbangkan hartanya untuk anak yatim piatu bahkan ia menyempatkan diri untuk mengajar mereka melukis.

For Jinki.. Kibum is fallen angel. He is angel that GOD sent for him.

“Kau… sangat sempurna… ingat itu baik – baik Kibum..” Ia mengecup kening Kibum, berpindah ke hidung lalu ke bibir . Sedikit lebih lama mengulum bibir yang selalu terasa manis itu.

Tawa renyah Kibum bagaikan melodi indah di telinga Jinki. Suara yang paling ia sukai, ia berharap ia menjadi orang yang paling sering membuat suara tawa itu keluar.

“Aku tahu…”

Kibum memutar bola matanya.

Lalu keduanya tertawa.

Bahagia.

 

There is nothing wrong with falling in love,

Because you never know when and with whom you will ever  ‘fall’, right?

You cant control the feelings, you cant force it because..

you just F-A-L-L

Jinki said “love has no boundaries”

And..Kibum said “ nothing is last forever….”

But…they knew it…

Now……They are perfectly fine.  

 

FIN

 

 

 

otte? komen pls ;__; im sorry its too lame /lambai kutang key

onkey3

 

cr pics (video capture) : onbom8991 & Hellokey

 

75 thoughts on “{JinKibum} Perfectly Fine – One Shot

  1. Hahahahha loveydovey onkey … ah kak yua pinter banget kalo udah bkin otak aku ngefly gara2 imajinasiin mereka hahahaha
    Kibum bakalan sempurna dimata orang2 yang bener2 tulus cinta sma dia *ㅂ*

  2. Inget video ini.. Babehh pernah bilang Emak itu ‘Pretty’😀
    Kekekekeke XDD
    Babehh tahu ajaaa aahhh gilee bikin diabet ^o^

    Cuman elu kali maaak, yg duduk diatas pangkuan Babehh..
    Dan Babehh emg gak bisa diemin tangannya kalo elu yg dipangkuannya :v

    Kerasa banget cinta mereka T^T
    Sweet… romantic..
    Fallen Angel? Of course T^T
    He’s a fallen angel…❤
    Kibum~~ Key :*

  3. Ahh manissss sekali😀 kadar gula naik ni kalo gini😀 aduduh~~ Jinkibumnya ngegemesin sekali🙂 wahh~ gag kebayang gmna meltingnya Kibum krna dipuji terus sama Jinki😀 hihi so sweet🙂

  4. aku bru menyelami ff kak yua dan aku ngras di bwa ke lngt ke tujuh bcay…
    kakak kau knp pndai sekali…
    dan ini crta yg kedua dan manisss kaaak…
    sumfaah mood gue lngsung bgus kak…
    dan apaan jinki selalu sja menang atas tndakannya…
    lope puul onkey♡♡♥♡

  5. Aaaaa dari awal sampe akhir bikin senyum2 terussss :3
    kebayang pas kibam duduk dipangkuan jinki, trs jinki cium2 nakal sampe jinki tatap2an sama kibum :3
    dapet semuaaaa feel nyaaa😀

  6. uwaaaa… bikin seneeeenggg..
    uwaaa… onkey memang perfect couple dah…
    wew…
    sukaaaa..
    :: onkey lanjuuuttt (?) ::
    :: ni bibir gak lepas dari senyum ::
    wew ..

  7. Waah ka Yua, bisa aja bikin ff yg bikin aku senyum2 jam 12mlm, to tweet. okee mau baca yg lain dulu… ^^

    Semoga OnKey beneran makin go public!! Delulu gue makin jalan ini 😭😭😭

  8. Ini duduk nonton video aja bisa jadi moment yg wow yak..
    *jadi inget iklan susu
    Ciyee yg punya fallen angel…
    sweet bgd sih..
    Di one fine day..
    Yg keliatan bener2 liburan cuma si jinki..
    Coba kalo yg liburan ke tempat yg sama itu jinkibum
    *ngayal

  9. They’re sooooooo sweet as always🙂
    Bikin yg baca ff merinding~~~
    Apalagi kalo udah liat moment mereka di stage >< rasanya ituuuuu….. eeeerrrrr……
    Ga tahan buat ga pelukin mereka satusatu! *ups
    But onkey for real? ㅋㅋㅋ i dont know~
    I just wont to imagine about this🙂 cuman takut kebablasan😄

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s