{JinKibum} 11/22 Married Couple Day “良い夫婦”


onkeystagram

Cast : Lee Jinki, Kim Kibum

Pairing : JinKibum

Support : Lee Taemin

Genre : Fluff, sad romance (?)

Length : 1900 words

Author : Eternalonkey

Rating : PG

 A.n : 100% imajinasi liar author, jika ada kejadian yang mirip itu memang disengaja jika ada yg ga sama itu berarti ga sengaja! lol 

==@@==

 

Udara cukup dingin, Kibum mengeratkan selimut. Ia telungkup di atas kasur, dengan laptop didepannya. Hari ini masih pagi, yah ia seperti biasa mengisi waktu istirahatnya dengan bermalas – malasan di kamar. Well… setelah semalam ia kurang tidur karena ulah seseorang yang kini tertidur pulas disebelahnya.

“Tsk…”

Kibum berdecak saat merasakan telapak tangan menyentuh punggungnya.

Jinki.

“Kibum….”

Abaikan saja.

“Kibummmmm….”

“Yah! Bangun ! sleepy head!”

“Ppopo~..” Jinki mendekat dan memajukan bibirnya namun matanya masih tertutup.

Kibum menahan diri untuk tidak memutar bola matanya atau mencubit pipinya.

Apa semalaman masih belum cukup?

“Tidak…kau bau hyung..”

“Hmmhh…”

Jinki kini menelusupkan pipinya ke lengan Kibum. Menghirup aroma tubuhnya.

“Kau wangi sekali.. aku menyukainya..”

Kibum memilih untuk mengabaikan Jinki dan fokus pada artikel yang sedang ia baca sekarang.

Tak lama kemudian Jinki kembali terlelap. Jika kalian ingin tahu, tidur adalah nama tengah Lee Jinki.

Lee Sleeping Jinki.

Kibum terus membaca artikel itu, banyak sekali promosi event – event khusus untuk pasangan. Kibum mendesah,

Jika saja aku dan Jinki bisa seperti mereka.

Karena artikel itu dalam bahasa Jepang, ia mengerutkan dahinya lebih dari yang diperbolehkan. Yap! Mengerutkan dahi itu tidak baik bagi kulit wajahnya, dan rentetan huruf kanji ini membuat kerutan di dahinya semakin panjang.

Oh man! Aku harus cari artikel dalam bahasa inggris!

Google à what 11/22 day means in japan?

Lalu ia lihat artikel itu dalam bahasa Inggris itu, membacanya dengan seksama.

11/22 jika dibaca dalam bahasa Jepang  1=ichi, 2 = futatsu , maka 11/22 bisa dibaca ii fuufu jika dalam kanji 良い夫婦. Adalah hari dimana orang Jepang merayakan “couple day as in husband and wife” bersama – sama. Meskipun ada hari valentine dan white day, tapi hari itu tidaklah cocok untuk pasangan yang sudah bersama, karena valentine dan white day dirayakan untuk menyatakan perasaan. Sehingga orang Jepang merayakan dan menganggap 22 November adalah saat yang khusus dan mereka lebih serius merayakan ini. Biasanya hari ini dihabiskan dengan pasangan  dan saling mengungkapkan perasaan masing – masing.

Desahan lain yang lolos dari bibir manisnya.

Ah tapi jika aku mengajak Jinki keluar siang ini, tidak masalah kan? Ya pasti tidak masalah.

Kibum menoleh, melihat Jinki yang tertidur pulas, bahkan kini kaki Jinki menimpa kakinya. Sepertinya akan sulit membangunkannya.

Ah tidak dengan 1 cara.

“Baby….”

Kibum menutup layar laptop dan perlahan mendorong tubuh Jinki, sedikit sulit karena Jinki benar – benar tidak membuka matanya.

Hingga akhirnya tubuh Jinki sukses berubah posisi menjadi terlentang, dan…masih tidak membuka matanya.

“Yeonggam…”

Kontras memang, itulah Kim Kibum.

Namun percuma saja, Jinki masih tidak bergerak, tidak bahkan satu inchi.

“Baiklah jika memang kau tidak mau bangun, aku yakin aku bisa bangunkan yang lain”

!!!!!!!!!

Selimut putih tebal itu disingkapnya dan terjatuh ke lantai. Kibum mengeluarkan seringainya.

Sekali..

Dua…

Tiga…

SNAP

“Kibum! A-apa yang kau lakukan.. ah..”

Jinki terduduk otomatis dalam 8 detik, matanya terbuka lebar dan melihat tangan Kibum sudah menyentuh miliknya.

Oh poor little Jinki.

“Bangun..dan mandi. Aku akan mandi di kamar Taemin..”

Kibum berdiri secepat kilat sebelum Jinki menariknya dan menjatuhkannya ke kasur.

Oh No.

Blam

Jinki……….. bingung.  O___O

Dan… hard as rock.

“down boy…down… “ Jinki berdesis.

 Fuck you Kibum.

|||OTL

==@@==

“Sebenarnya kita mau kemana?”

“Mencari udara segar! Aku tidak ingin membusuk didalam kamar hotel seharian..lagipula udara dan pemandangan disini sangat bagus!”

Kibum mendorong punggung Jinki.

“Taemin? Dia tidak ikut?”

Kibum menepuk jidat. Ia lupa membangunkan Taemin, tapi jika Taemin tidak ikut, ini akan terlihat sedikit…. Canggung.

“Sebentar..”

Kibum pergi ke kamar Taemin, baru saja Jinki ingin bersandar- oke terlentang – di atas sofa,

“Yah! Jangan kau berani – berani menempelkan pantat dan punggungmu di sofa itu Lee Jinki!”

Jinki mendesah pasrah. Baiklah… whatever for his boyfriend!

Tak lama kemudian Kibum berhasil membawa Taemin dari kamarnya, dalam kondisi yang…

Mengenaskan.

Matanya masih tertutup meskipun ia berdiri dan Kibum berupaya memakaikan coat hitamnya.

“Yah Taemin! Buka matamu!”

“Hyung… sebenarnya ada apa? Aku ingin tidur saja…hnggg”

Buk

Taemin menyenderkan kepalanya ke pintu. Jinki mengusap wajahnya dan menghela napas panjang. Ini akan menjadi hari yang panjang.

Kibum yang bersemangat untuk main keluar dan Taemin yang berjalan sambil tidur.

Great day!

Seandainya ada Jonghyun dan Minho disini. Ia tak perlu repot menemani Kibum ditambah Sleepy Taemin!

Oke mungkin Lee dan sleepy itu tidak terpisahkan.

.

.

.

Sesampainya di lokasi tujuan, Taemin yang tadinya tampah jauh lebih mengenaskan dari kondisi Jinki justru ia menjadi paling bersemangat.

Kid.

“Hyung! Itu..itu! ah kyeoptaaa! Kita bawa ke korea hyung! Belikan 1 otte?”

“Yah Taemin! Kau pikir kau bisa memelihara anjing laut didalam dorm? Mau kau taruh mana? Kamar mandimu?!”

Jinki menggelengkan kepalanya melihat tingkah dan antusias Taemin, lalu Kibum akan berteriak dan menarik Taemin saat ia berada terlalu ujung dari kolam.

How he love his Kibum and Taemin of course.

Jinki menoleh ke sekeliling dan melihat begitu banyak pasangan disini. Awalnya ia biasa saja, namun semakin lama semakin banyak pasangan kekasih, bahkan tidak ada anak – anak!

“Hyung aku haus!”

“Tunggu sebentar..” Jinki berbalik mencari mesin penjual minuman kaleng.

Crap

Jinki berbalik, Kibum sudah tepat berada di depannya.

“Old man.. aku tau kau tidak bisa membaca huruf keriting itu.. tsk”

Jinki terkekeh, dan kini mereka berjalan bersama. Tidak lupa sebelumnya meneriaki Taemin untuk tidak berpindah tempat.

“Jangan bergerak dari sana! Tidak meski  1 meter! Kau dengar itu Taemin!” teriak Kibum yang dibalas lambaian dan tawa Taemin.

Sigh .

Jinki berusaha memegang tangan Kibum, menggandengnya namun dengan cepat ditepis oleh Kibum.

“Jangan gila..”

Bisik Kibum, meski wajahnya sedikit terasa panas. Salah satu impiannya adalah bisa berkencan dengan bebas bersama Jinki, tanpa harus memakai masker, tanpa peduli tatapan aneh sekeliling mereka. Hanya berjalan, bergandengan tangan, sesekali bercanda. Sayang sekali..  aku tidak akan pernah bisa merasakannya.

Karena kalian bukan dan tidak akan pernah menjadi pasangan pada umumnya.

Jinki menggosok lehernya. Ia menoleh dan melihat wajah Kibum memerah, apa ia demam?

“Kibum..”Jinki berhenti dan menarik siku Kibum untuk berhenti lalu memegang pipinya.

“Yah!”

Kibum spontan menepis tangan Jinki dan suaranya agak keras membuat sekeliling mereka menoleh.

“Apa aku melakukan kesalahan? Kenapa kau marah padaku? Lalu kenapa wajahmu memerah? Kau demam?”

Dengan lembut dan sabar Jinki bertanya.

Kibum menghela napas, mengusap wajahnya dengan kedua telapak tangannya.

Shit!

Ia baru sadar ia telah bertingkah bodoh semenjak tadi. Jinki hanya ingin mengecek keadaannya dan ia telah bertingkah kasar. Bahkan sedikit menarik perhatian sekitar, meskipun Jinki tidak sedikitpun, tidak bahkan sedetik mengalihkan pandangannya dari dirinya.

Kibum merasa bersalah.

“Aku tidak apa – apa, dan jangan menyentuhku di tempat umum seperti ini..”

Kibum menoleh ke sekitarnya, begitu banyak pasangan kekasih (perempuan dan laki – laki) tentu saja yang menoleh, lalu ada juga yang duduk santai, berpegangan tangan dan tertawa bersama.

Mereka juga pasangan! Seharusnya mereka bisa seperti itu kan?!

Jinki mengikuti arah mata Kibum,

“Kibum dengar, aku-

“SShh.. nanti saja sekarang jangan buat Taemin menunggu lama..”

Kibum berbalik dan mempercepat langkahnya menuju mesin penjual minuman. Ia tidak tahu harus menjawab apa jika Jinki bertanya padanya apa yang terjadi ? dan kenapa moodnya sangat jelek? Ia tidak tahu apa yang harus ia katakan, karena ini semua begitu….konyol.

Or he desperately want to have simple date like the other and claim Jinki as HIS.

Too girly?

Jinki berjalan pelan dibelakang Kibum mencoba memutar memori sejak semalam, seingatnya ia melewati malam yang menyenangkan dan tidak ada masalah apapun.

Ia mengacak rambutnya lalu ia melihat big banner di depan sebuah foto box.

Ada tulisan bahasa Inggris dibawah tulisan Jepang,  ia paham.

Good husband and wife day! Half price!

Dengan cepat ia mengeluarkan i-phone nya dan membuka internet.

Artikel yang sama yang dibaca oleh Kibum dan sekarang ia serius membacanya.

Oh.

Jinki tersenyum.

Tak lama kemudian Kibum menghampirinya, ”Ayo kita kembali… “

Jinki tidak beranjak, ia mengarahkan dagunya ke arah foto box. Kibum menoleh , membacanya dan menghelas napasnya.

“Ya aku memang konyol kan membawa mu kesini, dan kita juga bukan pasangan yang sudah menikah. Ani, bahkan kita tidak akan menikah..”

“Kibum-
“Lupakan saja! Maaf aku memang bodoh.. aku benar – benar minta maaf”

Kibum merasakan panas dikedua matanya. Ia tidak tahu, kenapa ada rasa sakit di dadanya. Setidaknya ini membuatnya sadar jika di masa yang akan datang, ia tidak akan bersama Jinki…. Selamanya.

Baru beberapa langkah, namun Jinki segera menarik lengan Kibum dan menariknya kea rah foto box koin yang sepi.

Ia membawanya masuk, lalu mendorong kain gorden dan menutup akses orang luar agar tidak melihat mereka.

Kibum terkejut, punggungnya menempel di dinding box itu, jantungnya entah mengapa berdegup dengan sangat cepat.  Jinki mengambil minuman  yang Kibum pegang dan meletakkannya di atas box.

Sesaat kemudian yang ia rasakan adalah bibir Jinki yang melumatnya.

Dalam..hangat.

Intense.

Jinki menarik leher Kibum, memperdalam ciuman mereka. Kibum memeluk leher Jinki.

Air matanya menetes.  Ciuman itu kini terasa asin.

“Jangan….. berkata seperti itu lagi..”

Jinki memegang kuat, meremas pinggang Kibum, jidatnya menempel, kedua ibu jarinya mengusap air mata Kibum.

Ah his sweet Kibum.

“Mian…. A-aku..”

“sshh…”

Jinki menarik Kibum dalam pelukannya, erat. Terlalu erat, Kibum merasa tulangnya bisa patah dengan pelukan Jinki.

“Ackk!”

Kibum sedikit berteriak saat Jinki memeluknya lebih erat lagi, lalu ia tertawa. Getaran tawa terasa di dada Kibum.

Kenapa aku jatuh cinta pada pria ini?

Kibum memukul pelan pundak Jinki saat ia melepaskan pelukannya. Jinki tersenyum.

“Kau hanya perlu ingat ini Kim Kibum.. bahwa..”

Kiss kibum’s forehad

“aku..”

Kiss Kibum’s nose

“Mencintaimu..”

Last… kiss Kibum’s lips.

Kibum mengangguk dan lagi – lagi air matanya menetes.

Air mata bahagia.

“Aigooo…..”Jinki mengusap air mata Kibum dan mencubit pipinya.

Aku juga mencintaimu..Jinki.

Mencintaimu terlalu dalam, membuatku sulit bernafas.

.

.

.

“Hyung..  kalian lama sekali! Ah Kibum hyung.. kau baik – baik saja? Kenapa wajahmu merah sekali?”

Jinki memberikan minuman kaleng dingin Taemin, tidak habis pikir dengan anak ini, bisa – bisanya ia minum minuman dingin di cuaca yang sudah lumayan dingin ini.

Ice kid!

“Kibum sedikit tidak enak badan, ayo kita pulang Taemin.. “

“Andwaeee! Hyung aku lihat tadi ada foto sticker box, ayo kesana..!”

Bagaimana Taemin bisa tahu ada foto box sticker disana? Bukankah tidak terlihat dari sini?

Sigh.

This evil kid! Ia pasti sempat melihat mereka tadi. Tsk…

Kini Taemin mendorong punggung Kibum dan Jinki. Hingga akhirnya mereka mengambil foto bersama.

Meski box nya kecil, mereka bergantian mengambil posisi, pertama Kibum didepan lalu Jinki pindah ke depan.  Memasang ekspresi  ‘O’.

Well… setidaknya ada kenang – kenangan di hari yang special ini.

“Yah kalian foto berdua aku tunggu di luar ya..”

Taemin keluar namun tidak lama menonjolkan kepalanya masuk

“Jangan berciuman terlalu lama.. jebal…”

Wajah Kibum memerah dan baru saja ingin keluar menyusul Taemin namun pinggangnya ditarik oleh Jinki.

“Sudah.. sekarang kita foto berdua..”

Kibum didepan, agak sedikit merunduk. Jinki dibelakangnya melingkarkan lengannya di pundak Kibum, memejamkan matanya dan mencium pucuk kepala Kibum dari samping.

Click.

Pose kedua, Jinki menarik Kibum agar berdiri sejajar dengannya dan  menarik lehernya, mencium bibirnya. Kibum terkejut dan membelalakkan matanya.

Click.

Setiap orang memiliki rasa takut, begitu juga Jinki.

Namun ketakutannya yang paling besar adalah saat ia membuat Kibum menangis.

Kibum tahu ia dan Jinki memiliki batas yang tidak bisa dilewati.

Seiring berjalannya waktu batas itu  semakin meninggi seolah tembok yang menjulang.

Mencoba menggores hatinya, berpotensi mengurai rasa percaya dan cinta.

Akan tetapi pada akhirnya tembok itu akan hancur.

Because.. their love is bigger than their fear.

 

.

..

….

Ekstra scene:

“ige mwoya?!”

Minho menatap foto update instagram Key. Ia melihat Taemin Onew dan Key tampak bersenang – senang!

Wajahnya sangat serius!

“Oh jadi kau tidak mengangkat telponku karena sedang bersenang – senang ya… Lee Taemin..”

Minho mendesis.

“Lagi pula beraninya mereka bersenang – senang tanpa aku!”

Minho mengumpat dalam hati.

Namun setidaknya ia lega, Taemin tampak baik – baik saja. Kemarin ia sedikit flu. Tetapi tetap saja membuatnya khawatir semenjak tadi adalah hal yang dibencinya!

Goddamit!

Minho mengelus layarnya.

“Bogoshippo… Taemin~ah..” bisiknya pelan.

 

END

 

Too much onkey moment man! i cant! askjakdjaskjdakds

Yang komen makasi yang ga komen ga makasi *kick*

Annyeong~ *lambai pake sticker foto onkey kissu*

ontaekey

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

41 thoughts on “{JinKibum} 11/22 Married Couple Day “良い夫婦”

  1. Bhak cara bangunin jinki kayaknya emang harus begitu ya bum ?😀
    Lee dan sleepy tak terpisahkan, iya juga..
    Kasian banget taemin, kayak bayi ngompol di kasur terus dipaksa mandi..
    Masih merem gitu..
    Ide bagus Taemin..
    Bawa aja tuh anjing laut, taro di bathtub..
    Lebih ajaib dibanding siput yg dulu dipelihara key..
    Ih udah manis bgd kayak gini masih aja ada angst angst nya dikit yak..
    Tapi paham banget lah kenapa si kibum jadi sensi..
    Untung yeonggam selalu punya cara buat ngebujuk tuh emak emak satu..
    Fotonya manis bgd !

♔ Be our lovely Suunders, so leave ur comment in here :). Thank you! ♔

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s